Skip to main content
solusi jurnal kedokteran

Pusing Mencari Jurnal Kedokteran? Ini Solusinya

Pernah merasa pusing dan kesulitan dalam menemukan sumber informasi kedokteran tepercaya yang Anda butuhkan? Terutama untuk tugas karya ilmiah, skripsi, atau tesis Anda. Bila jawaban Anda adalah “YA” maka Anda sedang berada pada artikel yang tepat. Pada artikel ini kami akan memberikan informasi terkait 7 mesin pencari jurnal kedokteran yang dapat memudahkan Anda dalam menemukan referensi kedokteran.

cari jurnal
(Sumber: pexels.com)

Akses terhadap informasi kesehatan dan medis yang kredibel merupakan salah satu hal yang penting. Terutama saat Anda sedang mencari referensi untuk tugas penulisan Anda.

 

Untuk itu Anda butuh masuk ke dalam mesin pencari jurnal kedokteran yang tepercaya.

 

Mesin pencari ini akan sangat membantu Anda dalam menemukan informasi sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

Mesin pencari artikel jurnal kedokteran adalah platform online yang memusatkan dan memungkinkan Anda menemukan literatur dari berbagai topi kedokteran dalam waktu yang cepat.

 

Bajpai AK et al dalam publikasinya berjudul “In search of the right literature search engine(s)” menemukan bahwa:

 

Menggunakan lebih dari satu platform pencarian akan menghasilkan pencarian yang lebih luas dan lebih baik dibandingkan hanya menggunakan satu mesin pencari saja.

 

Meski pun demikian, kami tidak merekomendasikan Anda untuk mencoba melakukan pencarian pada semua mesin pencari jurnal kedokteran yang kami sarankan pada artikel ini.

 

Silakan bandingkan masing-masing mesin pencari yang kami rekomendasikan dan temukan dua atau tiga mesin pencari yang menurut Anda paling dapat diandalkan untuk mencari informasi kedokteran.

 

Kami juga menyertakan setiap link menuju halaman mesin pencari atau database jurnal kedokteran tersebut.

 

Menemukan Jurnal Kedokteran pada Mesin Pencari Jurnal

jurnal kedokteran online
(Sumber: pexels.com)

Mesin pencari dirancang dengan mengintegrasikan database akademik online dari berbagai jenis literatur yang diterbitkan dan diarsipkan.

 

Suatu database jurnal medis yang besar akan mengindeks artikel dari ribuan jurnal kedokteran di seluruh dunia.

 

Berikut ini adalah beberapa database yang biasa digunakan untuk menemukan informasi kedokteran yang kredibel:

  • EMBASE – dimiliki oleh Elsevier dengan lebih dari 29 juta publikasi
  • MEDLINE – merangkum lebih dari 22 juta artikel yang diterbitkan oleh jurnal bidang biomedis
  • PsycINFO – berisi lebih dari 3,5 juta publikasi
  • Cochrane Database of Systematic Review (CDSR) – database khusus yang mengumpulkan berbagai tinjauan sistematis bidang biomedis
  • MedlinePlus

 

Untuk menemukan jurnal yang tepat maka Anda harus tahu pula tentang mesin pencari yang paling kredibel.

 

Inilah 7 mesin pencari andal untuk penulisan kesehatan atau kedokteran Anda.

 

7 Mesin Pencari Jurnal Kedokteran Terbaik

mesin pencari jurnal
(Sumber: pexels.com)

1. PubMed

PubMed adalah mesin pencari online pertama yang sering kami gunakan setiap kali membutuhkan artikel kedokteran.

 

PubMed merupakan mesin pencari online gratis dari berbagai artikel jurnal kedokteran yang dikelola oleh United States National Institutes of Health’s National Library of Medicine (NLM).

 

Mesin pencari ini berisikan 25 juta catatan dan dapat digunakan untuk melakukan pencarian dalam beberapa database.

 

Termasuk dengan melakukan pencarian langsung pada MEDLINE dan publikasi NLM lainnya seperti MedlinePlus.

 

Ketika menggunakan PubMed, Anda dapat dengan mudah mempersempit pencarian Anda untuk topik tertentu.

 

Pencarian Anda juga lebih dimudahkan dengan adanya MeSH (judul teks subjek kedokteran) yang bisa digunakan untuk memfilter dan menemukan artikel jurnal tertentu.

 

2. Ovid

Jika universitas Anda berlangganan database jurnal kedokteran tertentu maka salah satu diantaranya adalah mesin pencari yang mencari database pada MEDLINE seperti Ebscohost, ProQuest, dan Ovid.

 

Menurut kami, Ovid merupakan mesin pencari yang sebanding dengan PubMed.

 

Ovid juga memiliki kelebihan dibandingkan PubMed yaitu mencari lebih banyak database dibandingkan PubMed.

 

Bila PubMed hanya mencari database pada MEDLINE maka Ovid dapat melakukan pencarian selain MEDLINE, termasuk EMBASE dan Cochrane Database of Systematic Reviews (CDSR).

 

Hal ini akan memperluas pencarian Anda dan Anda akan mendapatkan lebih banyak hasil pencarian.

 

Lebih banyak hasil pencarian berarti lebih banyak bukti yang dapat digunakan untuk tulisan ilmiah Anda.

 

3. Web of Science

Web of Science merupakan salah satu mesin pencarian dengan database lebih dari 8.700 jurnal ilmiah dari Thomson Reuters.

 

Database ini memuat berbagai publikasi internasional terutama dari wilayah Asia Pasifik.

 

Web of Science memiliki database untuk mencari data penelitian ilmiah kedokteran yang sedang tren jika Anda menuliskan protokol (“protocols”) atau pedoman (“guidelines”) dalam kolom pencarian.

 

Mesin pencari ini mencakup lebih dari 250 disiplin keilmuan di bidang sains, ilmu sosial, seni, dan humaniora.

 

4. ScienceDirect

Pasti Banyak yang familiar dengan ScienceDirect.

 

Mesin pencari ini berisi database jurnal kedokteran yang dapat membantu Anda dalam menyelesaikan penulisan tugas ilmiah.

 

Pada mesin pencari ini Anda bisa menemukan artikel di lebih dari 3.800 jurnal sains, teknologi, dan kedokteran yang dimiliki oleh penerbit Elsevier.

 

Portal serupa lainnya adalah SpringerLink yang memiliki akses ke lebih dari lima juta artikel jurnal kedokteran yang dimiliki oleh penerbit Springer.

 

5. Scopus

Pada tahun 2006, seorang peneliti Amerika menulis ulasan yang menyarankan bahwa, jika Anda secara teratur menggunakan Web of Science untuk mencari artikel, Scopus bisa menjadi pelengkap yang hebat.

 

Scopus adalah database besar lebih dari 60 juta literatur peer-review yang juga dimiliki oleh Elsevier.

 

Scopus berinteraksi dengan database EMBASE dan MEDLINE untuk mencari artikel jurnal.

 

Anda dapat mengakses artikel teks lengkap dari lebih dari 4.200 jurnal teks lengkap, namun login mungkin diperlukan melalui berlangganan untuk beberapa artikel jurnal teks lengkap.

 

6. Cochrane Library

Jika Anda mencari artikel jurnal yang memuat tinjauan sistematis atau meta-analisis, Anda harus mencarinya di Cochrane Library.

 

Selain hasil yang diperoleh dari Cochrane Database of Systematic Reviews (CDSR), hasil pencarian Cochrane Library juga dapat mencakup penelitian terkontrol  yang terdapat pada MEDLINE dan EMBASE, protokol dan editorial Cochrane.

 

Cochrane Library adalah platform pencarian berbasis langganan. Namun, beberapa artikel akses terbuka dapat diperoleh, tergantung pada kapan artikel tersebut diterbitkan.

 

7. Google Cendekia

Last but not least, Google Cendekia. Mesin pencari jurnal kedokteran gratis yang mengindeks artikel jurnal dari berbagai database.

 

Jika Anda secara teratur menggunakan Google untuk melakukan pencarian secara online maka menggunakan Google Cendekia adalah mudah bagi Anda.

 

Trik melakukan pencarian jurnal pada Google Cendekia persis sama dengan pencarian di Google termasuk dengan menggunakan logika Boolean (AND, OR, NOT) dan berbagai trik pencarian lainnya.

 

Google Cendekia adalah mesin pencari artikel jurnal online yang bagus digunakan setelah Anda melakukan pencarian awal pada 6 mesin pencari jurnal di atas.

 

Jika Anda mengalami kesulitan menemukan artikel yang diinginkan maka kemungkinan Anda dapat menemukannya dengan pencarian pada Google Cendekia.

 

Mesin Pencari Jurnal Kedokteran Open-Access

cari jurnal kedokteran
(Sumber: pexels.com)

Jika Anda tidak mendapatkan akses penuh terhadap artikel full-text dari Institusi Anda maka, terdapat beberapa mesin pencari jurnal kedokteran yang dapat Anda gunakan untuk mencari artikel jurnal gratis atau open-access.

 

Mesin pencari tersebut antara lain:

  • Free Medical Journals – mengindeks lebih dari 4.832 jurnal peer-reviewed dengan open-access
  • Highwire Press – dikelola oleh Universitas Stanford, mesin pencari ini memuat lebih dari 3.000 jurnal high impact. Lebih dari setengahnya tersedia sebagai artikel full-text gratis.
  • Omni Medical Search – Anda dapat melakukan pencarian dan mendapatkan jurnal gratis dari lebih 250 jurnal yang memuat sekitar 55 topik kedokteran.

 

 

Apa mesin pencari jurnal kedokteran pilihan Anda untuk menemukan artikel jurnal? Silakan beri tahu kami pada kolom komentar di bawah.

 

literatur kedokteran

Trik Pencarian Literatur Kedokteran “Termudah” Dengan Mesin Pencari

Hingga detik ini, terdapat milyaran halaman pada mesin pencari yang dapat membatu kita untuk menemukan apa yang kita butuhkan. Jumlah halaman dan informasi yang sangat besar secara online merupakan keuntungan sekaligus kerugian terbesar Internet. Alih-alih menggunakan metode browsing manual pada situs, mesin pencari (seperti google) akan memberikan kita akses kepada halaman dengan kata kunci yang kita cari. Artikel ini memuat tips dan trik pencarian literatur kedokteran yang berfokus pada mesin pencari.

 

Bagaimana Mesin Pencari Bekerja?

Mesin pencari menggunakan robot (juga dikenal sebagai spider atau crawlees). Robot merupakan suatu program yang dapat secara otomatis mengikuti hyperlinks dari suatu dokumen ke dokumen lainnya dan mengirimkan informasi sistus baru kembali kepada repositori utama mesin pencari untuk kemudian dimasukkan ke dalam indeks mesin pencari.

Karena sifat sistus yang dinamis maka robot akan mengindeks huruf yang mereka temukan dan menempatkan mereka ditempat mereka ditemukan.

Mekanisme ini menyebakan website yang diketahui terindeks pertama pada urutan menjadi situs yang terkakses melalui mesin pencari.

 

Dasar-Dasar Melakukan Pencarian Online Dengan Google

Pada halaman utama, permintaan pencarian dapat dilakukan dengan memasukkan kata kunci pencarian pada kotak pencarian. Hasil pencarian akan diperoleh dengan mengklik tombol “Google Search”.

pencarian literatur kedokteran

Alternatif pencarian yang lebih cepat adalah dengan menekan tombol “I’m Feeling Lucky” yang akan segera membawa pengguna ke entri pertama hasil penelusuran dengan asumsi bahwa hasil tersebut merupakan sumber daya terbaik yang memungkinkan.

Halaman khas hasil pencarian menampilkan sidebar pada sisi kiri atau atas yang menunjukkan fungsi pencarian tambahan seperti pencarian hanya berupa gambar, video, atau berita.

Jumlah hasil pencarian dan waktu yang dibutuhkan untuk mengindeks seluruh hasil pencarian tersebut terdapat pada bagian bawah kotak pencairan yang berisi kata kunci pencarian.

Untuk setiap hasil pencarian, judul situs, URL, dan deskripsi singkat dari situs tersebut akan ditampilkan.

Urutan hasil pencarian ditentukan berdasarkan algoritma tertentu dari Google.

hasil pencarian literatur kedokteran

Terdapat beberapa trik dan operator yang dapat memfasilitasi pencarian pada mesin pencari untuk melakukan pencarian dengan menghapus kata tertentu, hanya mencari pada situs web tertentu, atau jenis file tertentu.

Operator dan trik tersebut akan ditampilkan pada tabel berikut.

contoh penggunaan operator pencarian literatur kedokteran

Bagaimana Melakukan Pencarian Literatur Kedokteran Online Yang Lebih Baik?

Berikut ini beberapa saran dan kiat yang dapat membantu anda untuk memperoleh hasil pencarian yang lebih baik:

  • Kata kunci harus setepat mungkin
  • Fokus hanya mencari kata kunci yang anda inginkan
  • Persempit pencarian dengan menggunakan operator yang tepat (misalnya AND, OR, intitle, dan lain-lain)
  • Persempit hasil pencarian dnegan menggunakan lebih banyak langkah pencarian, hasil pencarian pertama tidak selalu mengarah ke informasi yang Anda cari
  • Berpikirlah bila seandainya Anda merupakan penulis informasi yang akan Anda cari dan kata kunci apa yang akan Anda gunakan untuk informasi tersebut.

 

Bila Anda ingin mencari dokumen PDF yang didalamnya terdapat judul hipertensi tapi tidak memiliki informasi terkait tatalaksana di dalamnya maka kata kunci pencarian yang paling tepat untuk dokumen tersebut adalah:

filetype:PDF intitle:hipertensi -tatalaksana

Kata kunci tersebut akan memberikan hasil pencarian yang lebih relevan.

Ini merupakan contoh yang paling tepat dalam melakukan pencarian literatur kedokteran yang berfokus pada mesin pencari.

Strategi pencarian ideal untuk mendapatkan hasil pencarian yang lebih baik harus dilatih dengan menggunakan lebih banyak kata kunci yang tepat atau operator pencarian.

Melatih kemampuan Anda dalam mempersempit hasil pencarian akan lebih menghemat waktu dan usaha yang Anda butuhkan untuk melakukan pencarian literatur kedokteran di kemudian hari.

 

Mesin Pencari Dalam Pecarian Literatur Kedokteran Dan Penelitian

Pubmed.com merupakan salah satu mesin pencari yang paling terkenal yang mengindeks seluruh situs yang berfokus pada topik atau sub topik kedokteran dan penelitian. Situs ini diluncurkan dan dikelola oleh The United States National Library of Medicine at the National Institutes of Health dan menyediakan sitasi lebih dari 22 juta repositori dari literatur biomedis dan kedokteran.

Pencarian melalui pubmed.com pada umumnya dapat dilakukan dengan memiliki bidang spesifik yang diinginkan atau topik penelitian. Metode pencarian ini dapat memfasilitasi alur pencarian Anda dengan sedikitnya menggunakan 2 langkah.

Akun gratis dapat didaftarkan pada pubmed.com dan dapat melakukan penyimpanan hasil pencarian dan juga mengirimkan pemberitahuan melalui email apabila terdapat publikasi terbaru terkait dengan kata kunci yang diinginkan secara otomatis.

 

Melakukan Pencarian Literatur Menggunakan Google Scholar

Google Scholar yang diluncurkan pada tahun 2004 merupakan salah satu mesin pencari yang mengindeks literatur ilmiah full text dan berbayar. Mesin ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan pencarian dengan cukup mudah namun memiliki beberapa tools yang dapat digunakan untuk membantu pencarian.

pencarian literatur kedokteran dengan google scholar

Tools tersebut termasuk untuk menyaring tanggal, relevansi, atau jenis dokumen. Mesin ini juga menampilkan berapa kali artikel atau tulisan telah digunakan sebagai sitasi pada artikel lainnya.

Mesin pencari ini dikembangkan oleh google sehingga operator pencarian google juga dapat digunakan pada google scholar.

 

Referensi

  1. Pew Internet: the social life of health information. 2011. http://pewinternet. org/Reports/2011/Social-Life-of-Health-Info/Summary-of- Findings.aspx. Accessed 8 Aug 2017.
  2. Top 15 Most Popular Search Engines. http://www.ebizmba.com/articles/ search-engines
  3. Google’s new record, 1 billion visitors in May. http://itsalltech. com/2011/06/22/googles-new-record-1-billion-visitors-in-may/ . Accessed 4 Sept 2017.
  4. http://en.wikipedia.org/wiki/PubMed . Accessed 28 Jan 2018.
PICO adalah

PICO: Metode Mudah Menemukan Jurnal Kedokteran

Bila saat ini anda sedang mengerjakan sebuah karya tulis ilmiah maka anda sedang berada pada halaman yang tepat. Artikel ini akan memberikan anda pemahaman yang dapat menghemat waktu anda dalam pencarian jurnal. Artikel ini akan memuat tentang tips dan trik mencari jurnal kedokteran menggunakan metode PICO. Harapannya dengan menggunakan metode ini anda akan lebih mudah mencari jurnal yang ingin anda gunakan sebagai referensi dari karya tulis ilmiah anda.

 

Apa itu metode PICO?

PICO merupakan suatu akronim dari kata-kata berikut:

  • P untuk Patient, Population, Problem
    • Kata-kata ini mewakili pasien, populasi, dan masalah yang diangkat dalam karya ilmiah yang ditulis
  • I untuk Intervention, Prognostic Factor, atau Exposure
    • Kata ini mewakili intervensi, faktor prognostik atau paparan yang akan diangkat dalam karya ilmiah
  • C untuk Comparison atau Intervention (jika ada atau dibutuhkan)
    • Kata ini mewakili perbandingan atau interpensi yang ingin dibandingkan dengan intervensi atau pararan pada karya ilmiah yang akan ditulis
  • O untuk Outcome yang ingin diukur atau ingin dicapai
    • Kata ini mewakili target apa yang ingin dicapai dari suatu penelitian misalnya pengaruh atau perbaikan dari suatu kondisi atau penyakit tertentu.

 

Bagaimana menggunakan metode PICO?

Metode PICO dapat dilakukan apabila penulis karya tulis ilmiah telah memiliki masalah. Misalnya masalah yang akan diteliti adalah:

“Apakah Terdapat Pengaruh Lokasi Infark Dengan Keberhasilan Fibrinolitik Pada Pasien STEMI?”

Berdasarkan pertanyaan klinis masalah tersebut maka kita dapat menyusun sebuah PICO sebagai berikut:

  • P = STEMI
  • I = fibrinolitik
  • C = tidak ada pembanding atau intervensi lainnya
  • O = keberhasilan fibrinolitik

 

Contoh lainnya dengan masalah sebagai berikut:

 

“Apakah Terdapat Pengaruh Pemberian Ekstrak Mengkudu Dosis Tertentu Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Tikus Wistar Diabetes?”

 

Berdasarkan masalah penelitian tersebut maka kita dapat menyusun PICO sebagai berikut:

  • P = Tikus Wistar Diabetes
  • I = Ekstrak Mengkudu
  • C = Dosis Tertentu
  • O = Kadar gula darah

 

Mengapa kita menggunakan PICO?

Suatu karya tulis ilmiah pada umumnya disusun berdasarkan suatu masalah. Masalah sendiri merupakan kesenjangan antara keinginan dan kenyataan. Masalah-masalah dalam bidang kedokteran dan kesehatan dapat disusun menjadi suatu pertanyaan klinis.

Pertanyaan klinis yang dibentuk sebaiknya harus memiliki model PICO sehingga memudahkan peneliti untuk menemukan referensi terbaik bagi karya ilmiahnya.

Pertumbuhan publikasi karya ilmiah belakangan ini terjadi dengan sangat pesat. Publikasi karya ilmiah dalam jurnal meningkat 2 kali lipat pada tahun 1950 dalam setiap 10 tahun hingga saat ini meningkat 2 kali lipat hanya dalam 1 tahun. Kondisi ini akan meningkat 2 kali lipat setiap 73 hari pada tahun 2020.

Banyaknya jumlah publikasi ilmiah ini disertai dengan menurunnya beberapa kualitas terbitan karya ilmiah dengan munculnya jurnal-jurnal yang tidak lagi sepenuhnya mempertimbangkan kaidah dan etika keilmuan.

Kualitas publikasi ilmiah yang berkurang dan banyaknya jumlah publikasi ilmiah ini akan menyulitkan mahasiswa yang sedang menyusun skripsi atau tugas akhirnya menemukan referensi skripsi yang tepat untuk karya ilmiahnya.

Metode PICO dapat dengan mudah digunakan untuk menemukan referensi yang tepat untuk karya ilmiah yang sedang dibuat sangat menghemat waktu yang dibutuhkan untuk mencari referensi.

 

Pencarian Jurnal Menggunakan Metode PICO

Salah satu penyedia layanan pencarian dengan menggunakan metode PICO terbaik adalah PubMed.

PubMed sendiri merupakan bank atau basis data dari referensi dan abstrak dengan topik ilmu pengetahuan alam dan biomedis (MedLine) yang dikelola oleh United States National Library of Medicine (NLM) pada National Institutes of Health di Amerika Serikat.

Layanan ini diberikan secara gratis untuk menemukan jurnal referensi karya tulis ilmiah berdasarkan metode ini.

Layanannya dapat diakses melalui link berikut:

https://pubmedhh.nlm.nih.gov/nlmd/pico/piconew.php

 

Link ini akan menampilkan halaman utama layanan sebagai berikut:

PICO

Pada bagian Patient/Problem/Medical Condition anda dapat memasukkan kata kunci yang mewakit huruf P begitu seterusnya untuk huruf I, C, dan O.

Pada bagian Select Publication type anda bisa memilih jenis publikasi yang ingin anda cari dan disusun berdasarkan tingkat bukti pada evidence based medicine mulai dari tinjauan pustaka, pedoman klinis, hingga tinjauan sistematis dari beberapa meta analisis.

Pada kesempatan kali ini saya akan mencontohkan penggunaan masalah klinis berikut untuk mencari referensi yang dapat membantu dalam memecahkan masalah tersebut.

“Apakah terdapat perbedaan penggunaan captopril oral dan sublingual dalam kontrol tekanan darah pada pasien krisis hipertensi?”

Dari pertanyaan di atas maka kita dapat susun metode PICOnya sebagai berikut:

  • P = krisis hipertensi
  • I = captopril oral
  • C = captopril sublingual
  • O = kontrol tekanan darah

 

Maka, langkah selanjutnya adalah memasukkan istilah-istilah tersebut dalam kolom pencarian yang ditunjukkan pada gambar berikut:

Pico Isian

Pada contoh ini saya ingin mencari semua jenis publikasi dan pilihannya tetap pada “Not specified”. Langkah selanjutnya adalah menekan tombol “Submit”.

Hasil pencarian ini menunjukkan terdapat 7 publikasi ilmiah yang terdaftar di PubMed terkait dengan pencarian saya.

hasil pencarian PICO

 

Bila kita bandingkan dengan hasil pencarian di google scholar dengan memasukkan semua kata kunci yang sama pada metode ini dan menggunakan Boolean “AND” maka kita mendapatkan hasil berupa: 2.680 jurnal yang belum tentu  membahas spesifik tentang hal yang kita cari.

hasil google

 

Selain mengurangi jumlah pencarian jurnal yang lebih spesifik maka PICO PubMed ini juga memberikan beberapa kemudahan lainnya yaitu pada tombol-tombol

[TBL] [Abstract] [Full Text] [Related]

 

  • Tombol [TBL] akan menampilkan kesimpulan dari jurnal tersebut:

TBL PICO

 

  • Tombol [Abstract] tentu saja akan menampilkan abstrak dari jurnal yang dimaksud

PICO Abstrak

  • Tombol [Full Text] akan membawa anda ke sebuah halaman dimana anda dapat menemukan Full Text dari jurnal yang dimaksud. Meskipun, pada sebagian besar full text jurnal ini membutuhkan cara lain untuk dapat mengaksesnya karena jurnal ini sebagian besar adalah jurnal berbayar.

link full text

  • Tombol [Related] akan membawa anda ke sebuah halaman lainnya yang menunjukkan hasil pencarian yang sangat terkait dengan pencarian yang anda lakukan. Untuk kesempatan kali ini tentu saja yang terkait dengan penggunakan captopril oral vs sublingual untuk kontrol tekanan darah pada krisis hipertensi.

PICO Related

 

Pada pencarian ini menunjukkan terdapat 140 artikel lainnya yang terkait dengan masalah klinis yang telah ditanyakan yaitu apakah terdapat perbedaan pemberian captopril oran dengan captopril sublingual terhadap kontrol tekanan darah pada pasien dengan krisis hipertensi.

 

Silakan anda mencobanya sendiri dengan mulai untuk menyusun PICO berdasarkan masalah yang anda angkat dalam karya tulis anda.

Masukkan istilah tersebut dalam kolom pencarian yang disediakan dan buktikan sendiri bahwa anda dapat menghemat begitu banyak waktu untuk melakukan pencarian referensi anda hanya dengan menggunakan metode ini.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan memberikan anda banyak referensi terkait dengan karya ilmiah yang sedang anda tulis.

 

Apabila anda mengalami masalah dalam pencarian jurnal tertentu, kami dapat membantu anda untuk mengatasi masalah tersebut. Silakan hubungi kami di sini.

 

referensi ilmiah

Rintangan Dalam Menemukan Referensi Skripsi

Skripsi merupakan karangan ilmiah yang wajib ditulis oleh mahasiswa sebagai bagian dari persyaratan akhir pendidikan akademisnya. Karangan atau karya ilmiah sendiri merupakan laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Sehingga, untuk membuat skripsi menjadi baik maka dibutuhkan referensi skripsi yang baik pula.

 

referensi skripsi
D3images – Freepik.com

Menemukan referensi skripsi yang baik terkadang cukup sulit untuk dilakukan, artikel ini memberikan gambaran terkait dengan hambatan dalam menemukan referensi yang baik dan beberapa hal untuk mengatasi hambatan tersebut.

Hal-hal yang menyebabkan kesulitan dalam menemukan referensi skripsi yang tepat dan baik.

1. Pertumbuhan publikasi karya ilmiah yang begitu cepat

Pertumbuhan publikasi karya ilmiah belakangan ini terjadi dengan sangat pesat. Publikasi karya ilmiah dalam jurnal meningkat 2 kali lipat pada tahun 1950 dalam setiap 10 tahun hingga saat ini meningkat 2 kali lipat hanya dalam 1 tahun. Kondisi ini akan meningkat 2 kali lipat setiap 73 hari pada tahun 2020.

Banyaknya jumlah publikasi ilmiah ini disertai dengan menurunnya beberapa kualitas terbitan karya ilmiah dengan munculnya jurnal-jurnal yang tidak lagi sepenuhnya mempertimbangkan kaidah dan etika keilmuan.

Kualitas publikasi ilmiah yang berkurang dan banyaknya jumlah publikasi ilmiah ini akan menyulitkan mahasiswa yang sedang menyusun skripsi atau tugas akhirnya menemukan referensi skripsi yang tepat untuk karya ilmiahnya.

 

2. Hambatan dalam penggunaan bahasa dan istilah

Sebagian besar publikasi ilmiah yang terbit pada jurnal didominasi oleh bahasa Inggris. Hal ini menyebabkan pemahaman terhadap bahasa Inggris sangat dibutuhkan untuk mengerti apa yang seorang penulis karya ilmiah ingin sampaikan terkait dengan penelitiannya.

Kondisi ini menyulitkan mahasiswa dalam menemukan referensi yang tepat bagi skripsi atau tugas akhirnya. Beberapa mahasiswa hanya melakukan pencarian referensi atau jurnal untuk skripsinya dalam bahasa Indonesia. Indonesia sendiri hingga saat ini belum banyak melakukan publikasi ilmiah sehingga referensi untuk topik tertentu cukup terbatas.

Terkadang hanya dibutuhkan sedikit usaha dan tekad yang kuat untuk tidak menyerah hanya karena hambatan bahasa, maka jurnal referensi untuk topik skripsi dapat ditemukan dengan mudah.

Meskipun, terdapat kesulitan dalam menerjemahkan jurnal, kita dapat menggunakan bantuan alat-alat translasi (misalnya google translate) untuk membantu kita dalam memahami jurnal tertentu.

Selain hambatan bahasa, istilah yang digunakan dalam pencarian referensi skripsi juga menjadi masalah lainnya. Istilah-istilah ilmiah tertentu dalam bahasa Indonesia terkadang harus dicari padanan katanya dalam bahasa Inggris. Sebab, tidak semua istilah tersebut merupakan terjemahan langsung dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris.

Jika, istilahnya yang tepat sudah ditemukan maka pencarian referensinya akan lebih mudah dilakukan.

menulis skripsi

3. Tidak melakukan pencarian dengan menggunakan metode pencarian tertentu

Mahasiswa yang melakukan pencarian jurnal untuk referensi skripsi terkadang hanya melakukan pencarian dengan mengetik keseluruhan judul tugas akhir atau skripsi yang akan dia tulis pada mesin. Kondisi ini akan mengakibatkan munculnya ribuan bahkan puluhan ribu hasil pencarian yang akan sulit untuk disaring mana yang baik dan tepat sebagai referensi.

Di bawah ini terdapat beberapa metode yang dapat membantu dalam menemukan referensi yang tepat:

A. Pencarian Kata Kunci

Kata kunci merupakan sebuah kata atau frasa yang digunakan untuk menunjukkan topik yang dibahas oleh suatu jurnal. Bila kita menemukan istilah kata kunci yang tepat bagi skripsi atau tugas akhir maka kita hanya perlu memasukkan kata kunci tersebut dalam kolom pencarian. Tidak perlu memasukkan seluruh judul skripsi dalam kolom pencarian tersebut.

 

B. Pencarian dengan Operator Boolean

pencarian kata kunciBila ingin mencari referensi dengan satu atau lebih kata kunci maka sebaiknya kita menggunakan operator boolean. Operator Boolean adalah istilah yang digunakan untuk bahasa pemograman dimana terdiri dari operator AND, OR, dan NOT. Apabila kita ingin mencari 2 atau lebih kata kunci dalam satu kali pencarian maka dapat menggunakan operator AND. Misalnya kita ingin melakukan pencarian filsafat dan islam, maka kalau kita menuliskan hanya filsafat islam hasil pencariannya akan menemukan kata filsafat islam, filsafat saja, atau islam saja, atau filsafat dan islam dalam frasa terpisah.

Bila menggunakan operator AND maka kita melakukan pencarian filsafat islam dengan memasukkan AND antara kata filsafat dan islam, hasil pencariannya akan menampilkan seluruh halaman dengan frasa filsafat islam.

Cara mudah lain untuk menemukan frasa filsafat islam dimana kata filsafat dan islam terletak berdampingan maka cukup ketikkan: “filsafat islam” (dengan tanda kutip) dalam kolom pencarian.

 

C. Pencarian dengan Metode PICO (khusus kedokteran dan kesehatan)

PICO merupakan salah satu metode yang akan memudahkan pencarian referensi skripsi dibidang kedokteran dan kesehatan. PICO berisi pertanyan digunakan untuk membantu dalam memperjelas apa yang hendak  docari dan sebagai alat bantu untuk menentukan kata kunci yang dipakai untuk menemukan referensi. Pertanyaan yang baik harus memuat 4 hal PICO (pasien, intervensi , comparison, outcome).

Pasien/Populasi/PenyakitSeperti apa karakteristik pasien kita (poin-poin penting saja).

Bisa dimasukkan di dalamnya

  • hal-hal yang berhubungan atau relevan dengan penyakit pasien seperti usia , jenis kelamin atau suku bangsa.
  • hal-hal mengenai masalah, pemyakit atau kondisi pasien
Intervensi/Prognosis/ExposureBerisikan hal sehubungan dengan intervensi yang diberikan ke pasien

  • Apakah tentang meresepkan suatu obat ?
  • Apakah tentang melakukan tindakan ?
  • Apakah tentang melakukan tes dignosis?
  • Apakah tentang menanyakan bagaimana prognosis pasien ?
  • Apakah tentang menanyakan apa yang menyebabkan penyakit pasien ?
Comparison (perbandingan)Tidak harus selalu ada pembandingnya. Pembanding bisa dengan plasebo atau obat yang lain atau tindakan terapi yang lain
OutcomeHarapan yang anda inginkan dari intervensi tersebut,seperti

  • Apakah berupa pengurangan gejala ?
  • Apakah berupa pengurangan efek samping ?
  • Apakah berupa perbaikan fungsi atau kualitas hidup ?
  • Apakah berupa pengurangan jumlah hari dirawat RS ?

Contoh kasus:

Seorang wanita Ny Susi , 28 th G1P0A0 hamil 36 minggu datang ke dokter ingin konsultasi mengenai cara-cara melahirkan. Ibu Susi punya pengalaman kakaknya divakum karena kehabisan tenaga mengejan , anaknya saat ini 6 tahun menderita epilepsi dan kakaknya harus dijahit banyak pada saat melahirkan.Ia tidak mau melahirkan divakum. Dia mendengar tentang teknik yang menggunakan forsep. Dia bertanya yang mana yang lebih aman untuk ibu dan bayi.

Maka kata kunci dari pertanyaan yang mungkin diajukan adalah:

  • Pasien : melahirkan, kala II lama
  • Intervensi : vakum
  • Comparison : forcep
  • Outcome : aman untuk ibu dan bayi

 

4. Hanya melakukan pencarian di mesin pencari

Melakukan pencarian referensi skripsi di mesin pencari akan memakan waktu yang sangat banyak untuk menemukan jurnal yang tepat. Bila ingin menghemat waktu dan menemukan referensi yang baik serta tepat untuk skripsi atau tugas akhir maka silakan masuk ke website tertentu lalu lakukan pencarian jurnal disana.

Semoga tips ini dapat bermanfaat dan semoga dimudahkan dalam melakukan pencarian referensi skripsi yang baik dan tepat.