PICO adalah

Bila saat ini anda sedang mengerjakan sebuah karya tulis ilmiah maka anda sedang berada pada halaman yang tepat. Artikel ini akan memberikan anda pemahaman yang dapat menghemat waktu anda dalam pencarian jurnal. Artikel ini akan memuat tentang tips dan trik mencari jurnal kedokteran menggunakan metode PICO. Harapannya dengan menggunakan metode ini anda akan lebih mudah mencari jurnal yang ingin anda gunakan sebagai referensi dari karya tulis ilmiah anda.

Mencari Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Mencari Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (Image by StartupStockPhotos from Pixabay)

Mari kita mengenal lebih jauh dengan salah satu metode, proses, atau analisis yang memudahkan kita untuk mendapatkan informasi klinis yang paling tepat.

 

Apa itu metode PICO?

PICO adalah Mnemonic yang memudahkan seseorang untuk mencari informasi klinis dalam praktik ilmu kesehatan berbasis bukti ilmiah. PICO sendiri merupakan suatu akronim dari kata-kata berikut:

  • P untuk Patient, Population, Problem
    • Kata-kata ini mewakili pasien, populasi, dan masalah yang diangkat dalam karya ilmiah yang ditulis
  • I untuk Intervention, Prognostic Factor, atau Exposure
    • Kata ini mewakili intervensi, faktor prognostik atau paparan yang akan diangkat dalam karya ilmiah
  • C untuk Comparison atau Intervention (jika ada atau dibutuhkan)
    • Kata ini mewakili perbandingan atau intervensi yang ingin dibandingkan dengan intervensi atau paparan pada karya ilmiah yang akan ditulis
  • O untuk Outcome yang ingin diukur atau ingin dicapai
    • Kata ini mewakili target apa yang ingin dicapai dari suatu penelitian misalnya pengaruh atau perbaikan dari suatu kondisi atau penyakit tertentu.

 

Bagaimana menggunakan metode PICO?

Metode PICO dapat dilakukan apabila penulis karya tulis ilmiah telah memiliki masalah. Misalnya masalah yang akan diteliti adalah:

“Apakah Terdapat Pengaruh Lokasi Infark Dengan Keberhasilan Fibrinolitik Pada Pasien STEMI?”

Berdasarkan pertanyaan klinis masalah tersebut maka kita dapat menyusun sebuah contoh PICO sebagai berikut:

  • P = STEMI
  • I = fibrinolitik
  • C = tidak ada pembanding atau intervensi lainnya
  • O = keberhasilan fibrinolitik

 

Contoh PICO lainnya dengan masalah sebagai berikut:

Baca Juga!  Tekanan Darah Rendah: Tips Untuk Meningkatkannya

 

“Apakah Terdapat Pengaruh Pemberian Ekstrak Mengkudu Dosis Tertentu Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Tikus Wistar Diabetes?”

 

Berdasarkan masalah penelitian tersebut maka kita dapat menyusun PICO sebagai berikut:

  • P = Tikus Wistar Diabetes
  • I = Ekstrak Mengkudu
  • C = Dosis Tertentu
  • O = Kadar gula darah

 

Mengapa kita menggunakan PICO?

Suatu karya tulis ilmiah pada umumnya disusun berdasarkan suatu masalah. Masalah sendiri merupakan kesenjangan antara keinginan dan kenyataan. Masalah-masalah dalam bidang kedokteran dan kesehatan dapat disusun menjadi suatu pertanyaan klinis.

 

Pertanyaan klinis yang dibentuk sebaiknya harus memiliki model PICO sehingga memudahkan peneliti untuk menemukan referensi terbaik bagi karya ilmiahnya.

 

Pertumbuhan publikasi karya ilmiah belakangan ini terjadi dengan sangat pesat. Publikasi karya ilmiah dalam jurnal meningkat 2 kali lipat pada tahun 1950 dalam setiap 10 tahun hingga saat ini meningkat 2 kali lipat hanya dalam 1 tahun. Kondisi ini akan meningkat 2 kali lipat setiap 73 hari pada tahun 2020.

 

Banyaknya jumlah publikasi ilmiah ini disertai dengan menurunnya beberapa kualitas terbitan karya ilmiah dengan munculnya jurnal-jurnal yang tidak lagi sepenuhnya mempertimbangkan kaidah dan etika keilmuan.

 

Kualitas publikasi ilmiah yang berkurang dan banyaknya jumlah publikasi ilmiah ini akan menyulitkan mahasiswa yang sedang menyusun skripsi atau tugas akhirnya menemukan referensi skripsi yang tepat untuk karya ilmiahnya.

 

Metode PICO dapat dengan mudah digunakan untuk menemukan referensi yang tepat untuk karya ilmiah yang sedang dibuat sangat menghemat waktu yang dibutuhkan untuk mencari referensi.

 

Analisis PICO terhadap Jurnal Kedokteran dan Kesehatan

Misalkan kita memiliki sebuah jurnal seperti yang terlihat pada gambar berikut ini.

Contoh Jurnal

Versi jurnal lengkapnya dapat ditemukan pada link berikut ini:

KLIK DI SINI

Analisis jurnal PICO adalah penggunaan masing-masing komponen untuk menentukan Populasi, Problem (masalah), Intervensi, Komparasi (perbandingan), dan Luaran (Outcome).

 

Untuk jurnal yang kami jadikan contoh di atas maka analisisnya adalah sebagai berikut:

  • P: Pasien Pasca Paparan COVID-19
  • I: Pemberian Hidrokloroquin
  • C: Tidak ada pembanding
  • O: Pencegahan penyakit

 

Contoh di atas merupakan cara paling sederhana dari cara menentukan PICO pada jurnal. Mari kita lanjutkan dengan memahami bagaimana memanfaatkan metode analisis ini dalam pencarian jurnal.

Baca Juga!  Gangguan Asam-Basa: Petunjuk Diagnosis

 

Bagaimana Memanfaatkan Metode Analisis Bukti Ilmiah Ini dalam Pencarian Jurnal?

Salah satu penyedia layanan pencarian dengan menggunakan metode PICO terbaik adalah PubMed. PubMed sendiri merupakan bank atau basis data dari referensi dan abstrak dengan topik ilmu pengetahuan alam dan biomedis (MedLine) yang dikelola oleh United States National Library of Medicine (NLM) pada National Institutes of Health di Amerika Serikat.

 

Layanan ini diberikan secara gratis untuk menemukan jurnal referensi karya tulis ilmiah berdasarkan metode ini. Layanan tersebut dapat diakses melalui link berikut:

KLIK DI SINI

 

Link ini akan menampilkan halaman utama layanan sebagai berikut:

PICO

Pada bagian Patient/Problem/Medical Condition anda dapat memasukkan kata kunci yang mewakit huruf P begitu seterusnya untuk huruf I, C, dan O.

 

Pada bagian Select Publication type anda bisa memilih jenis publikasi yang ingin anda cari dan disusun berdasarkan tingkat bukti pada evidence based medicine mulai dari tinjauan pustaka, pedoman klinis, hingga tinjauan sistematis dari beberapa meta analisis.

 

Pada kesempatan kali ini saya akan mencontohkan penggunaan masalah klinis berikut untuk mencari referensi yang dapat membantu dalam memecahkan masalah tersebut.

“Apakah terdapat perbedaan penggunaan captopril oral dan sublingual dalam kontrol tekanan darah pada pasien krisis hipertensi?”

 

Dari pertanyaan di atas maka kita dapat susun metode PICOnya sebagai berikut:

  • P = krisis hipertensi
  • I = captopril oral
  • C = captopril sublingual
  • O = kontrol tekanan darah

 

Maka, langkah selanjutnya adalah memasukkan istilah-istilah tersebut dalam kolom pencarian yang ditunjukkan pada gambar berikut:

Pico Isian

Pada contoh ini saya ingin mencari semua jenis publikasi dan pilihannya tetap pada “Not specified”. Langkah selanjutnya adalah menekan tombol “Submit”.

 

Hasil pencarian ini menunjukkan terdapat 7 PICO Jurnal atau publikasi ilmiah yang terdaftar di PubMed terkait dengan pencarian saya.

hasil pencarian PICO

 

Bila kita bandingkan dengan hasil pencarian di google scholar dengan memasukkan semua kata kunci yang sama pada metode ini dan menggunakan Boolean “AND” maka kita mendapatkan hasil berupa: 2.680 jurnal yang belum tentu  membahas spesifik tentang hal yang kita cari.

Baca Juga!  Pusing Mencari Jurnal Kedokteran? Ini Solusinya

hasil google

 

Selain mengurangi jumlah pencarian jurnal yang lebih spesifik maka PICO PubMed ini juga memberikan beberapa kemudahan lainnya yaitu pada tombol-tombol

[TBL] [Abstract] [Full Text] [Related]

 

  • Tombol [TBL] akan menampilkan kesimpulan dari jurnal tersebut:

TBL PICO

 

  • Tombol [Abstract] tentu saja akan menampilkan abstrak dari jurnal yang dimaksud

PICO Abstrak

  • Tombol [Full Text] akan membawa anda ke sebuah halaman dimana anda dapat menemukan Full Text dari jurnal yang dimaksud. Meskipun, pada sebagian besar full text jurnal ini membutuhkan cara lain untuk dapat mengaksesnya karena jurnal ini sebagian besar adalah jurnal berbayar.

link full text

  • Tombol [Related] akan membawa anda ke sebuah halaman lainnya yang menunjukkan hasil pencarian yang sangat terkait dengan pencarian yang anda lakukan. Untuk kesempatan kali ini tentu saja yang terkait dengan penggunakan captopril oral vs sublingual untuk kontrol tekanan darah pada krisis hipertensi.

PICO Related

 

Pada pencarian ini menunjukkan terdapat 140 artikel lainnya yang terkait dengan masalah klinis yang telah ditanyakan yaitu apakah terdapat perbedaan pemberian captopril oran dengan captopril sublingual terhadap kontrol tekanan darah pada pasien dengan krisis hipertensi.

 

Kesimpulan

Pada artikel ini kami telah menyampaikan pengertian PICO dan seluk beluk penggunaannya. Silakan Anda mencobanya sendiri dengan mulai untuk menyusun masalah yang diangkat dalam karya tulis Anda.

 

Cara membuat PICO juga cukup sederhana terlebih dengan keberadaan alat dari PubMed yang memudahkan kita dalam melakukan pencarian.

 

Masukkan istilah tersebut dalam kolom pencarian yang disediakan dan buktikan sendiri bahwa anda dapat menghemat begitu banyak waktu untuk melakukan pencarian referensi anda hanya dengan menggunakan metode ini.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan memberikan anda banyak referensi terkait dengan karya ilmiah yang sedang anda tulis.

 

Apabila anda mengalami masalah dalam pencarian jurnal tertentu, kami dapat membantu anda untuk mengatasi masalah tersebut. Silakan hubungi kami dengan menuliskan komentar pada kolom komentar.

 

By Rifan Eka Putra Nasution

Dr. Rifan Eka Putra Nasution, Lahir di Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, 29 Oktober 1992. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya di kota kelahiran lalu menyelesaikan pendidikan tingginya pada Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.Menyadari betapa pentingnya berorganisasi untuk meningkatkan softskill selain mengikuti pendidikan formal, semasa kuliah dr. Rifan aktif mengikuti organisasi pada Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Lembaga Dakwah Fakultas FK Unsyiah, Asian’s Medical Student Association, Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia, dan pernah diberikan amanah untuk memimpin Unit Kegiatan Mahasiswa Cendekia Unsyiah yang berfokus pada bidang penalaran, penelitian serta pengembangan diri mahasiswa.Dr. Rifan mendapatkan medali Emas pada Olimpiade Kedokteran Regional Sumatera Pertama untuk cabang Kardiovaskular-Respirologi dan menghantarkan dirinya menjadi Mahasiswa Berprestasi Universitas Syiah Kuala pada tahun 2013. Pada tahun 2014, ia mendapatkan penghargaan Mahasiswa Kedokteran Berprestasi Se-Sumatera dari ISMKI Wilayah I.Saat ini beliau menjadi Pegawai Negeri Sipil dengan Jabatan Dokter Ahli Pertama di UPTD Puskesmas Sukarame, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.Beliau juga aktif menulis di Media Online dan Situs Kedokteran dan Kesehatan lainnya.

9 thoughts on “PICO: Metode Mudah Menemukan Jurnal Kedokteran”
  1. selamat siang . mohon maaf saya ingin bertanya . saya telah emmasukan kata kunci sesuai dengan variabel saya namun hasil yang keluar hanya satu jurnal saja. apakah berarti jurnal yg spesifik hanya itu saja yang masuk dalam kriteria variabel yg saya masukkan yah ? mohon bantuannya , terimakasih

  2. Bila telah memasukkan variabel pada masing-masing komponen P, I, C, dan O maka jurnal yang muncul merupakan jurnal terbaik untuk variabel-variabel tersebut.

    Bila membutuhkan lebih banyak referensi maka langkah lainnya adalah menukar kata kunci pada variabel dengan kata kunci yang sama atau mirip.

    Contoh kata kunci dapat ditemukan melalui alat pencarian kata kunci MESH yang juga diberikan gratis oleh Pubmed. Mesh ini dapat dilihat melalui tautan berikut: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/mesh/

    Silakan coba untuk mengganti kata kunci pada variabel terlebih dahulu untuk menemukan jurnal lainnya yang sesuai keinginan.

    Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.