Featured Image Anatomi tubuh manusia

Anatomi adalah ilmu yang mempelajari struktur tubuh. Anatomi tubuh manusia adalah ilmu yang mempelajari morfologi tubuh manusia. Ilmu ini berkaitan dengan istilah pada tubuh manusia mulai dari bagian terkecil yang kasat mata hingga bagaimana bagian-bagian tersebut berinteraksi sehingga membentuk suatu kesatuan fungsional. Pada artikel ini kami akan menampilkan ringkasan anatomi tubuh dasar dan terminologi anatomi.

 

Sebelum teman-teman lanjut untuk memahami bagaimana posisi anatomi dan terminologi anatomi. Kami juga telah menuliskan beberapa artikel lengkap disertai gambar, slide, dan ebook terkait dengan anatomi tubuh manusia lainnya.

 

Silakan kunjungi tautan-tautan berikut sebelum melanjutkan:

Anatomi Tulang Manusia [LENGKAP]

 

Anatomi Sistem Kardiovaskular

 

Aorta Abdominalis [Anatomi Abdomen dan Pelvis]

 

Anatomi adalah salah satu ilmu kedokteran dan kesehatan dasar yang sangat penting dalam mengawali pembelajaran dalam bidang kedokteran dan kesehatan. Beberapa pakar bahkan berpendapat bahwa cabang ilmu yang mempelajari struktur tubuh manusia ini merupakan cabang ilmu utama yang harus dikuasai sebelum mempelajari cabang ilmu lainnya.

 

Mari kita mulai memahami prinsip dasar ilmu ini yaitu posisi anatomis.

 

Posisi Anatomis Pada Anatomi Tubuh Dasar

Posisi anatomis adalah konsep sentral dari semua deskripsi lokasi dan posisi struktur lainnya pada tubuh. Berikut ini merupakan deskripsi umum posisi anatomi:

  • Seseorang harus berdiri tegak, menghadap ke depan
  • Lengan lurus dan tangan terbuka setinggi pinggul, telapak tangan menghadap ke depan
  • Tungkai bawah dan kaki sejajar serta ibu jari menghadap ke arah depan

 

Bidang Anatomis Pada Anatomi Tubuh Dasar

Bidang merupakan potongan 2 dimensi terhadap ruang 3 dimensi, secara sederhana dapat dianggap sebagai lembaran kaca yang memotong tubuh pada 2 titik lurus tertentu.

Bidang anatomis adalah garis yang digunakan untuk membagi tubuh manusia. Biasanya terlihat sebagai model anatomi dan proyeksi.

Menggunakan bidang anatomis memungkinkan deskripsi lokasi struktur tertentu secara akurat, dan juga memungkinkan pembaca untuk memahami diagram atau gambar yang coba ditunjukkan.

Terdapat 3 bidang anatomis yang biasa digunakan, yaitu: sagital, koronal, tranversal

  • Bidang sagital: garis vertikal yang membagi tubuh menjadi dua bagian yaitu bagian kiri dan kanan
  • Bidang koronal: garis vertikal yang membagi tubuh menjadi bagian depan (anterior) dan bagian belakang (posterior)
  • Bidang transversal: garis horizontal yang membagi tubuh menjadi bagian atas (superior) dan bagian bawah (inferior)
anatomi tubuh
By National Cancer Institute [Public domain], via Wikimedia Commons

Artikel lain tentang Anatomi Tubuh dapat dibaca di sini:

Kulit: Organ Terbesar Pada Tubuh Manusia

Otot: Penggerak Utama Tubuh Manusia

 

Istilah Anatomis untuk Lokasi

Istilah anatomis untuk lokasi merupakan hal yang sangat penting untuk dipahami. Istilah lokasi ini digunakan untuk membantu menghindari kesalahpahaman ketika menjelaskan struktur tertentu.

Bagian ini akan memuat istilah anatomi dasar dan contoh penggunaannya dalam ilmu anatomi

 

istilah anatomi
By Anatomy_Directional_terms_heb.svg: *Human_anatomy_planes.svg: GYassineMrabetTalk✉This vector image was created with Inkscape.derivative work: Yosi I (talk)derivative work: Cristianrodenas (Anatomy_Directional_terms_heb.svg) [CC BY-SA 3.0 or GFDL], via Wikimedia Commons

Medial dan Lateral

Bayangkan sebuah garis pada bidang sagital membagi 2 tubuh menjadi bagian kanan dan kiri sama besar. Garis ini disebut sebagai midline atau garis tengah tubuh.

 

Medial merupakan istilah yang digunakan untuk struktur yang lebih dekat dari midline.

Lateral merupakan istilah yang digunakan untuk struktur yang lebih jauh dari midline.

Contoh:

  • Mata terletak lateral dari hidung
  • Hidung terletak medial dari telinga
  • Arteri brachialis terletak medial dari tendon biceps

 

Anterior dan Posterior

Anterior (ventral) merujuk kepada “depan” dan posterior (dorsal) merujuk kepada “belakang”. Bila digunakan dalam konteks anatomi, jantung terletak posterior dari sternum karena jantung berada di belakang sternum. Begitu pula sebaliknya, sternum terletak anterior dari jantung. Contoh lainnya adalah sebagai berikut:

  • Pectoralis mayor terletak anterior dari m. Pectoralis minor
  • Tripceps brachii terletak posterior dari m. Biceps brachii
  • Patela berada di anterior dari os. Femur dan os. Tibia
Baca Juga!  Alergi 101: Mengenal Segala Jenis Alergi

 

Superior dan Inferior

Kedua istilah di atas merujuk kepada sumbu vertikal. Superior berarti “lebih tinggi” sedangkan inferior berarti “lebih rendah”. Kepala terletak superior dari leher. Umbilikus terletak inferior dari sternum.

Contohnya:

  • Sendi shoulder terletak superior dibandingkan sendi elbow
  • Paru-paru terletak superior dibanding hepar
  • Appendiks terletak inferior dibandingkan colon transversa

Terdapat masalah kecil dalam penggunaan kedua istilah ini. Tungkai atas dan tungkai bawah merupakan kedua struktur yang sangat mobile sehingga sulit untuk untuk menentukan posisi struktur yang mana yang lebih superior atau inferior dibanding dengan struktur lainnya. Untuk itu, terdapat satu pasang istilah lainnya untuk membantu kita yaitu:

 

Proksimal dan Distal

Istilah proksimal dan distal digunakan pada struktur yang dipertimbangkan memiliki awal dan akhir (seperti tungkai bawah, tungkai atas, dan pembuluh darah). Istilah ini mendeskripsikan posisi struktur dengan referensi terhadap asalnya. Proksimal berarti lebih dekat dari asalnya, distal berarti lebih jauh.

Contohnya:

  • Sendi wrist lebih distal dari sendi elbow
  • Scaphoid terletak pada garis proksimal susunan ossa. Carpalia
  • Sendi knee terletak proksimal dari sendi ankle

 

Istilah Anatomis untuk Gerakan Tertentu

Istilah anatomis untuk gerakan digunakan untuk menggambarkan tindakan otot pada tulang. Otot berkontraksi untuk menghasilkan gerakan pada persendian, dan gerakan selanjutnya dapat dideskripsikan dengan tepat menggunakan terminologi di bawah ini.

 

Adapun istilah anatomis lokasi, istilah yang digunakan mengasumsikan bahwa tubuh dimulai pada posisi anatomis. Sebagian besar gerakan memiliki gerakan berlawanan, atau dikenal sebagai gerakan antagonis. Istilah tersebut dijelaskan di sini dalam pasangan antagonis untuk memudahkan pemahaman.

 

Fleksi dan Ekstensi

Fleksi dan Ekstensi adalah gerakan yang terjadi pada bidang sagital. Mereka mengacu pada peningkatan dan penurunan sudut antara dua bagian tubuh:

  • Fleksi merujuk kepada gerakan yang menurunkan sudut antara dua bagian tubuh. Fleksi siku menurunkan sudut antara os. Humerus dan os. Ulna. Sedangkan ketika fleksi lutut, pergelangan kaki akan mendekati bokong, dan sudut antara os. Femur dan os. Tibia menjadi lebih kecil.
  • Ekstensi merupakan gerakan yang meningkatkan sudut antara dua bagian tubuh. Ekstensi siku kan meningkatkan sudut antara os. Humerus dan os. Ulna sedangkan ekstensi lutut akan meluruskan tungkai bawah.
ekstensi lutut
By Centers for Disease Control and Prevention [Public domain], via Wikimedia Commons

Abduksi dan Adduksi

Abduksi dan adduksi merupakan dua istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan gerakan mendekati dan menjauhi midline tubuh.

  • Abduksi merupakan gerakan menjauhi Seperti menjauhi seseorang. Sebagai contoh, abduksi sendi bahu dengan mengayunkan tangan menjauhi badan.
  • Adduksi adalah gerakan mendekati Adduksi sendi panggul adalah dengan menjauhkan kedua kaki.

Jari-jari tidak menggunakan midline tubuh sebagai acuan melainkan titik tengah tangan dan kaki masing-masing. Sehingga abduksi jari-jari adalah merentangkan mereka bersama-sama.

 

Rotasi Medial dan Rotasi lateral

Rotasi medial dan rotasi lateral menjelaskan pergerakan tungkai disekitar sumbu panjangnya.

  • Rotasi medial merupakan gerakan berputar menuju Terkadang disebutjuga sebagai rotasi internal. Untuk memahaminya, kita dapat menggunakan 2 skenario ini. Pertama, dengan kaki yang lurus coba putar kaki menuju ke arah jempol. Ini adalah rotasi medial sendi panggul. Kedua, bayangkan Anda membawa nampan teh di depan Anda, dengan siku 90 derajat. Sekarang putar lengannya, arahkan tangan ke arah pinggul yang berlawanan  (siku masih di 90 derajat). Ini adalah rotasi internal bahu.
  • Rotasi lateral adalah gerakan berputar menjauh Istilah ini digunakan berlawanan arah dengan gerakan yang dijelaskan di atas.
Baca Juga!  Mendefinisikan Ulang Terminologi Anatomi

 

Elevasi dan Depresi

Elevasi mengacu pada pergerakan ke arah yang superior (misalnya mengangkat bahu), depresi mengacu pada pergerakan ke arah yang inferior.

 

Pronasi dan Supinasi

Isitilah ini dengan rotasi medial dan lateral sering membingungkan, namun memiliki perbedaan.

Banyangkan tangan Anda bertumpu pada meja di depan Anda, dengan posisi bahu dan siku tetap, putar tangan Anda ke punggungnya, telapak tangan ke atas. Ini adalah posisi telentang, jadi gerakan ini adalah supinasi.

Sekali lagi, dengan siku dan bahu tetap, putar tangan Anda ke depannya, telapak ke bawah. Ini adalah posisi telungkup, jadi gerakan ini dinamakan pronasi.

Istilah ini juga berlaku untuk seluruh tubuh – saat berbaring telentang, tubuh supinasi. Saat berbaring rata di bagian depan, tubuh pronasi.

 

Dorsofleksi dan Flantarfleksi

Dorsifleksi dan plantarflesi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan gerakan pada pergelangan kaki. Mereka mengacu pada dua permukaan kaki; dorsum (permukaan superior) dan permukaan plantar (telapak kaki).

 

Dorsifleksi mengacu pada fleksi pada pergelangan kaki, sehingga titik kaki lebih superior. Dorsifleksi tangan adalah istilah yang membingungkan, dan jarang digunakan. Dorsum tangan adalah permukaan posterior, dan gerakan ke arah itu adalah eksternsi. Oleh karena itu, kita bisa mengatakan bahwa dorsofleksi pergelangan tangan sama dengan ekstensi.

 

Plantarfleksi merujuk ekstensi pada pergelangan kaki, sehingga titik kaki berada di inferior. Demikian pula ada istilah untuk tangan, yaitu palmarfleksi.

 

Inversi dan Eversi

Inversi dan eversi adalah gerakan yang terjadi pada sendi pergelangan kaki, mengacu pada rotasi kaki di sekitar sumbu panjangnya.

  • Inversi melibatkan pergerakan telapak kaki menuju bidang median – sehingga telapak kaki berada di arah medial.
  • Eversi melibatkan pergerakan telapak kaki menjauhi dari bidang median – sehingga telapak kaki berada dalam arah lateral.

 

Anatomi Tubuh Manusia: Ringkasan Klinis

Anatomi tubuh manusia adalah struktur yang kompleks dan memiliki keterkaitan antara struktur yang satu dengan struktur lainnya.

 

Jika pada bagian sebelumnya kita sudah mengenal istilah yang sering digunakan ketika akan belajar anatomi tubuh manusia maka pada bagian ini kami akan meringkas struktur tubuh manusia berdasarkan sistem organ.

 

Ringkasan ini hanya berisi daftar organ atau struktur anatomi tubuh manusia yang singkat dan dikelompokkan berdasarkan sistem organ.

 

Kami juga hanya memasukkan struktur dengan makna klinis besar ke dalam daftar ini.

 

Misalnya pada anatomi tubuh manusia bagian perut atau abdominal kami hanya akan memasukkan daftar organ-organ pada bagian abdominal saja.

 

Inilah beberapa struktur tubuh manusia yang erat kaitannya secara klinis.

 

Bagian Toraks atau rongga dada

Bagian ini akan memberikan daftar struktur anatomi tubuh manusia bagian dada.

Anatomi Trakea

Trakea adalah struktur yang terdiri dari tulang rawan hialin berbentuk U pada dinding anterior dan leteral. Sementara bagian posterior trakea disusun oleh otot polos. Seluruh lumen atau rongga trakea dilapisi oles sel kolumnar psudostratifikatum dan sel goblet yang membentuk mukosa trakea.

 

Trakea merupakan saluran yang menyusun sistem jalan napas. Trakea dimulai tepat di bawa kartilago cricothyroid (setingkat C6). Trakea setidaknya memiliki 16 hingga 20 cincin kartilago hialin yang dihubungkan oleh ligamentum annular. Akhir dari trakea merupakan cabang bronkus utama yang disebut sebagai carina.

 

Carina berada setingkat T5 di posterior atau setingkat angulus sterni pada bagian anterior. Trakea bercabang menjadi bronkus utama dekstra dan sinistra.

Anatomi trakea dan anatomi bronkus
Anatomi trakea dan anatomi bronkus (sumber: smart.servier.com)

Anatomi Tubuh: Pleura

Di dalam rongga toraks, paru-paru dipisahkan dari dinding toraks oleh pleura visceral dan parietal. Di antara dua lapisan ini ada ruang potensial yang disebut rongga pleura.

 

Pleura signifikan secara klinis, karena proses patologis dapat menghasilkan akumulasi cairan dalam ruang ini.

 

Rongga pleura juga mempertahankan tekanan intrapleural negatif, yang menahan kecenderungan alami paru-paru untuk kolaps dan memfasilitasi fungsi yang tepat selama respirasi.

Baca Juga!  Rangkuman Pedoman Klinis Kardiologi Pada Tahun 2017
Anatomi Pleura dan paru
Pleura dan paru Anatomi Pleura dan Paru (Sumber: Kontribusi Ilustrasi oleh Beckie Palmer)

 

Anatomi Tubuh Manusia: Paru dan Jantung

Fungsi paru-paru adalah untuk menyediakan oksigen ke darah. Sistem pernapasan terbagi menjadi saluran napas dan parenkim paru-paru.

 

Saluran napas terdiri dari bronkus, yang bercabang dari trakea dan membelah menjadi bronkiolus dan kemudian menjadi alveoli. Parenkim bertanggung jawab untuk pertukaran gas dan termasuk alveoli, saluran alveolar, dan bronkiolus.

 

Paru-paru memiliki tekstur seperti spons dan memiliki warna abu-abu merah muda. Paru secara anatomi digambarkan memiliki puncak, tiga batas, dan tiga permukaan. Selanjutnya, mereka dibagi menjadi lobus dan segmen. Parenkim paru-paru juga ditutupi oleh pleura.

Anatomi Paru
Anatomi Paru (sumber: sumber: smart.servier.com)

 

Jantung adalah organ berotot yang terletak di tengah dada di belakang sternum. Terdiri dari empat ruang: dua ruang atas disebut atrium kanan dan kiri, dan dua ruang bawah disebut ventrikel kanan dan kiri.

 

Atrium kanan dan ventrikel kanan sering disebut jantung kanan, dan atrium kiri dan ventrikel kiri  secara fungsional membentuk jantung kiri.

 

Anatomi Jantung
Anatomi Jantung (sumber: Gray’s Anatomy Plates)

 

Kami juga telah membuat artikel khusus yang membahas sistem kardiovaskular. Artikel tersebut dapat teman-teman lihat melalui tautan berikut ini:

 

Anatomi Sistem Kardiovaskular

 

Kami juga memiliki bagian khusus yang membahas tentang aorta abdominalis yang dapat teman-teman kunjungi melalui tautan berikut:

 

Aorta Abdominalis

 

Anatomi Tubuh Bagian Dinding Toraks atau Dinding Dada

Vertebra torakalis

Vertebra Torakalis
Vertebra Torakalis (sumber:smart.servier.com)

Vertebra dan diskus intervertebralis membentuk kolom vertebra atau tulang belakang. Kolom vertebra ini dimulai tepat setelah tulang tengkorak hingga ke tulang ekor.

 

Vertebra sendiri dapat dibedakan menjadi:

  • Vertebra cervicalis
  • Vertebra thoracalis
  • Vertebra lumbalis
  • Vertebra sacralis

 

Tulang belakang berfungsi untuk melindungi sumsum tulang belakang dan saraf tulang belakang (saraf spinal). Vertebra juga berperan sebagai penopang dada dan perut serta memungkinkan kelenturan dan mobilitas tubuh.

 

Diskus intervertebralis bertanggung jawab atas mobilitas ini tanpa mengorbankan kekuatan suportif kolom vertebra.

 

Daerah dada berisi 12 tulang belakang, dilambangkan dengan T1-T12. Diskus intervertebralis, bersama dengan lamina, pedikel, dan prosesus artikular dari vertebra yang berdekatan, menciptakan ruang di mana saraf tulang belakang keluar.

 

Vertebra torakaliss, sebagai satu kelompok, menghasilkan kurva kyphotic. Vertebra torakalis unik karena memiliki peran tambahan sebagai pelengkap tulang rusuk.

 

  • Costae
  • Cartilago costalis
  • Sternum
  • Intercostal space (ICS)
  • Diafragma
  • Pleura

 

Saluran napas bagian bawah

  • Trakea
  • Bronkus
  • Paru

 

Mediastinum

  • Perikardium
  • Anatomi Jantung
  • Mediastinum superior
  • Timus Esofagus
  • Duktus Thoracica
  • Trunkus simpatikus thorakalis

 

Anatomi Tubuh Manusia Bagian Perut (Abdomen) dan Panggul (Pelvis)

Fasia dan otot pada dinding abdomen

  • Otot pada dinding abdomen anterior
  • Anatomi insisi abdomen
  • kanalis inguinalis

Rongga Peritoneal

  • Fossa intraperitoneal
  • Rongga Subprenik

Anatomi Saluran Pencernaan

  • Lambung
  • Duodenum
  • Usus halus
  • Usus besar
  • Apendiks
  • Rektum
  • Pembuluh darah saluran cerna
  • Sistem vena porta
  • drainase limfatik saluran pencernaan

 

Adnexa sistem saluran pencernaan

  • Anatomi liver (hepar/hati)
  • Anatomi Sistem bilier
  • Anatomi Kantung empedu
  • Anatomi Pankreas
  • Anatomi Limfa

 

Anatomi Saluran Kemih

  • Anatomi ginjal
  • Anatomi ureter
  • Anatomi kandung kemih
  • Anatomi uretra

 

Organ Kemaluan Pria

  • Anatomi Prostat
  • Anatomi Skrotum
  • Anatomi Testis dan Epididimis
  • Anatomi Vas Deferens
  • Anatomi Vesikula Seminalis

 

Tulang dan Ligamentum pada Panggul (Pelvis)

  • Os. Innominatum
  • Os. Sacrum
  • Os. Coccyx
  • Junction of Pelvis
  • Sendi dan hubungan ligamentum pada panggul
  • Perbedaan Panggul Pria dan Wanita
  • Pengukuran obstetri panggul
  • Variasi bentuk panggul

 

Otot Pada Dasar Panggul dan Perineum

  • Perineum Anterior
  • Perineum Poserior

 

Organ Genitalia Wanita

  • Anatomi vulva
  • Anatomi vagina
  • Anatomi uterus
  • Anatomi Tuba Fallopi
  • Anatomi Ovarium
  • Pemeriksaan Vagina

 

Anatomi Tubuh Manusia Bagian Belakang: Abdomen

  • Kelenjar suprarenal
  • Aorta abdominalis
  • Vena cava inferior
  • Rantai simpatetik lumbal

 

Referensi:

  1. Frank HN. ATLAS OF HUMAN ANATOMY INTERNATIONAL EDITION. ELSEVIER-HEALTH SCIENCE; 2018.
  2. Gosling JA, Harris PF, Humpherson JR, Whitmore I, Willan PL. Human Anatomy, Color Atlas and Textbook E-Book. Elsevier Health Sciences; 2016 Feb 27.

By Rifan Eka Putra Nasution

Dr. Rifan Eka Putra Nasution, Lahir di Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, 29 Oktober 1992. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya di kota kelahiran lalu menyelesaikan pendidikan tingginya pada Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.Menyadari betapa pentingnya berorganisasi untuk meningkatkan softskill selain mengikuti pendidikan formal, semasa kuliah dr. Rifan aktif mengikuti organisasi pada Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Lembaga Dakwah Fakultas FK Unsyiah, Asian’s Medical Student Association, Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia, dan pernah diberikan amanah untuk memimpin Unit Kegiatan Mahasiswa Cendekia Unsyiah yang berfokus pada bidang penalaran, penelitian serta pengembangan diri mahasiswa.Dr. Rifan mendapatkan medali Emas pada Olimpiade Kedokteran Regional Sumatera Pertama untuk cabang Kardiovaskular-Respirologi dan menghantarkan dirinya menjadi Mahasiswa Berprestasi Universitas Syiah Kuala pada tahun 2013. Pada tahun 2014, ia mendapatkan penghargaan Mahasiswa Kedokteran Berprestasi Se-Sumatera dari ISMKI Wilayah I.Saat ini beliau menjadi Pegawai Negeri Sipil dengan Jabatan Dokter Ahli Pertama di UPTD Puskesmas Sukarame, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.Beliau juga aktif menulis di Media Online dan Situs Kedokteran dan Kesehatan lainnya.

3 thoughts on “Anatomi Tubuh Manusia Dasar & Terminologi Anatomi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.