Featured Image Anatomi Tulang Manusia

Tubuh kita dapat tegak berdiri sebab terdapat tulang yang menjadi lokasi melekatnya otot. Anatomi tulang manusia adalah ilmu yang mempelajari struktur tulang, jenis tulang, dan bagaimana tulang dapat berperan dalam sistem otot dan kerangka (sistem muskuloskeletal).

Kerangka Tulang Manusia
Kerangka Tulang Manusia (Image by Clker-Free-Vector-Images from Pixabay)

Pada umumnya, anatomi tulang manusia membagi tulang berdasarkan bentuknya yaitu:

  • Panjang
  • Pendek
  • Pipih (spongy)
  • Tidak beraturan (irreguler)
  • Sesamoid
Klasifikasi Tulang
Klasifikasi Tulang (OpenStax College / CC BY)

 

Tulang pada tubuh kita memiliki fungsi berupa:

  • Peran pendukung tubuh (suportif)
  • Pelindung
  • Berperan dalam gerakan tubuh
  • Menyimpan mineral dan faktor pertumbuhan
  • Lokasi pembentukan sel darah tubuh (haematopoietik)

 

Anatomi tulang menunjukkan bahwa terdapat sekitar 206 sampai 210 jenis tulang pada tubuh orang dewasa. Jumlah ini sebenarnya telah berkurang sebanyak sekitar 60 tulang sebab ketika seorang bayi lahir, mereka memiliki sekitar 270 tulang. Tulang tersebut menyusun tubuh kita dari kepala hingga kaki.

 

Lebih dari setengah tulang tersebut menyusun tangan dan kaki kita. Beberapa tulang utama pada anatomi tulang antara lain:

  • Vertebra (tulang belakang)
  • Panggul (innominata) yang membentuk panggul dan dapat terbagi menjadi ilium, ischium, dan pubis
  • Femur/tibia/fibula/patella (tulang tungkai bawah)
  • Tarsal/matatarsal/phalanges (tulang kaki)
  • Clavicula/scapula/humerus (tulang bahu)
  • Humerus/radius/ulna (tulang lengan)
  • Carpal/metacarpal/phalanges (tulang tangan)

 

Sebelum mempelajari struktur tulang manusia lebih lanjut, kami memiliki kumpulan gambar struktur tulang yang dapat teman-teman download melalui tautan di bawah ini:

Download Anatomi Tulang Manusia PPTX

 

Selain itu, kami juga memiliki Ebook Anatomi Tulang Manusia dalam bentuk PDF. Teman-teman dapat mendownload Ebook tersebut dengan klik gambar Ebook di bawah ini.

Ebook Anatomi Tulang Manusia (182 downloads)

 

Mari kita pelajari masing-masing kelompok anatomi tulang manusia ini.

 

Anatomi Tulang Manusia

Tulang-tulang dengan jumlah yang telah kami sebutkan di atas membentuk sistem saling terkait bersama dengan otot, tendon, dan sendi membentuk kerangka.

 

Kerangka ini yang menyebabkan tubuh kita dapat tegak tanpa goyah.

 

Gambar di bawah ini menunjukkan tulang utama pada tubuh kita.

Anatomi Tulang Manusia
Anatomi Tulang Manusia (LadyofHats / Public domain)

Klasifikasi Anatomi Tulang Manusia

Tulang pada tubuh kita dibedakan berdasarkan bentuknya, yaitu: tulang panjang, tulang pendek, tulang pipih, tulang irreguler, dan tulang sesamoid. Mari kita bahas satu per satu.

 

  • Panjang (long bone) adalah tulang utama terkait gerakan tubuh kita. Tulang panjang merupakan sebutan untuk tulang dengan struktur panjang lebih besar dari lebar. Bentuk atau struktur umum tulang panjang adalah sendi atau artikulasi pada kedua ujungnya. Contoh tulang panjang adalah Femur dan Humerus.
  • Pipih (flat bone) adalah tulang yang melindungi organ atau menjadi tempat melekatnya otot. Contoh tulang pipih adalah tulang tengkorak, tulang dada, tulang rusuk, dan tulang panggul (Illium, Ischium, dan Pubis).
  • Pendek (short bone) adalah tulang kecil dengan ukuran panjang dan lebar hampir sama dan terletak pada persendian. Contoh tulang pendek adalah tulang Carpalia pada pergelangan tangan dan Tarsalia pada pergelangan kaki.
  • Sesamoid adalah tulang yang terletak pada tendon atau otot yang berperan dalam transfer kekuatan otot. Contoh tulang Sesamoid adalah Patella.
  • Tulang irreguler adalah tulang yang tidak dapat masuk ke dalam kelompok manapun. Tulang ini umumnya miliki bentuk yang tidak tetap. Contoh tulang irreguler adalah Vertebra.
Baca Juga!  Diagnostik Pada Praktik Pelayanan Primer

 

Gambar di bawah ini menunjukkan pengelompokan anatomi tulang manusia.

Klasifikasi Tulang
Klasifikasi Tulang (OpenStax College / CC BY)

Untuk selanjutnya mari kita bahas lebih lengkap anatomi tulang pada masing-masing bagian tubuh.

 

Anatomi Tulang Manusia: Kepala

Anatomi tulang kepala dibentuk oleh 8 tulang tengkorak dan 14 tulang wajah. Selain itu, terdapat 3 buah tulang yang paling kecil pada kepala kita, yaitu tulang pendengaran. Mari kita bahas satu persatu.

 

Anatomi Tulang Kepala (Tengkorak)

Tulang Kranial
Tulang Kranial (Edoarado / CC0)

Tulang kepala atau tulang tengkorak beserta lapisan selaput otak (mengingens) melindungi otak dari berbagai hal. Tengkorak merupakan jenis tulang pipih yang terdiri dari 2 lapis tulang. Delapan tulang yang membentuk tengkorak adalah:

  1. Frontal –> tulang frontal tidak berpasangan dan membentuk bagian dahi, bagian atas tengkorak, dan terdapat bagian tengah yang menonjol. Glabella adalah sebutan untuk bagian tengah tulang frontal yang menonjol.
  2. Parietal –> tulang parietal berpasangan dan membentuk bagian superior dan lateral tulang tengkorak.
  3. Temporal –> tulang temporal berpasangan dan tersusun atas beberapa bagian yaitu: 1) squamosa, 2) petrosa, 3) mastoid, dan 4) bagian timpani
  4. Occipital –> tulang occipital adalah tulang tengkorak yang tidak berpasangan dan berada pada bagian belakang (posterior) tulang tengkorak.
  5. Sphenoid –> tulang sphenoid adalah tulang yang membentuk bagian dasar tulang tengkorak atau langit-langit rongga hidung. Tulang spenoid terdiri dari corpus, ala minor dan mayor, serta proccesus pterygoideum.
  6. Ethmoid–> tulang ethmoid terletak antara tulang penyusun rongga orbita (mata). Tulang ini terdiri dari lamina cribosa, lamina perpendicularis, dan Cellulae elhmoidales.

 

Sutura pada Tulang Tengkorak

Sutura Pada Tengkorak
Sutura Pada Tengkorak (LadyofHats / Public domain)

Terdapat sendi atau sutura yang menyambungkan 8 potong tulang tengkorak di  atas. Sutura tersebut adalah:

  1. Coronal –> sendi yang menghubungkan tulang frontal dengan kedua tulang parietal. Sutura coronal berjalan pada bidang coronal dalam terminologi anatomi.
  2. Sagital –>merupakan sutura yang menghubungkan kedua tulang parietal. Sutura sagital berjalan pada bidang sagital.
  3. Squamosa –> menghubungkan tulang parietal dengan temporal
  4. Lamboidea –> menghubungkan tulang parietal dengan tulang occipital. Sebutan sutura lamboidea berasal dari bentuk sutura ini yang mirip dengan “Lamda”, huruf kesebelas dalam alfabet Yunani.
  5. Pterion –> persimpangan antara tulang frontal, parietal, dan temporal pada bagian lateral tengkorak.

 

Anatomi Tulang Wajah

Sebutan lain tulang tengkorak adalah neurocranium. Sementara tulang wajah adalah viscerocranium.

Tulang Wajah dan Tulang Tengkorak
Tulang Wajah dan Tulang Tengkorak (Powellle / CC BY-SA)

Viscericranium atau anatomi tulang wajah terdiri dari tulang yang membentuk bagian depan dan bawah tulang tengkorak. Anatomi tulang wajah tersusun atas:

  • Vomer
  • Nasal (2 pasang)
  • Maxilla (2 pasang)
  • Mandibula
  • Palatum (2 pasang)
  • Zygomaticum (2 pasang)
  • Lacrimalis (2 pasang)

 

Anatomi Tulang Pendengaran

Terdapat tulang paling kecil pada tubuh kita pada telinga bagian tengah. Ketiga tulang ini adalah tulang yang paling kecil dan berperan dalam proses pendengaran. Ketiganya adalah:

  1. Martil (malleus)
  2. Landasan (incus)
  3. Sanggurdi (Stapes) –> tulang paling kecil pada tubuh kita
Tulang Pendengaran
Tulang Pendengaran (No machine-readable author provided. Sigve assumed (based on copyright claims). / Public domain)

Anatomi Tulang Manusia: Punggung dan Dada

Anatomi Punggung atau Anatomi Tulang Belakang

Tulang belakang atau columna vertembralis adalah salah satu bagian dari anatomi tulang manusia.

Baca Juga!  Top 300 Pharmacy Drug Cards
Ilustrasi Anatomi Tulang Belakang
Ilustrasi Anatomi Tulang Belakang (Henry Vandyke Carter / Public domain)

Tulang belakang kita memanjang mulai dari setelah tengkorak hingga ke tulang ekor (coccyx). Seperempat dari total panjang tulang belakang kita terwakili oleh panjang dari discus intervertebralis.

 

Discus intervertebralis merupakan sendi yang menghubungkan tulang belakang (vertebra) yang satu dengan yang lain.

Discus Intervertebralis
Discus Intervertebralis (debivort / CC BY-SA)

Punggung kita tersusun dari 33 vertebra atau tulang belakang, yaitu:

  • 7 vertebra cervicalis (tulang leher)
  • 12 vertebra thoracalis (tulang belakang toraks/dada)
  • 5 vertebra lumbalis (tulang belakang bagian perut)
  • Gabungan 5 vertebra sacralis (tulang sakrum)
  • 3-4 tulang ekor (vertebra coccygeal)

 

Pada anatomi tulang manusia, setiap tulang belakang memiliki penamaan atau kode berdasarkan lokasinya (cervical, thoracal, lumbal, sacral). Pemberian nomor juga dilakukan yang terkait dengan tinggi tulang belakang tersebut dari atas ke bawah.

 

Misalnya, kita menyebut L3 untuk vertebra lumbalis ketiga.

 

Vertebra cervicalis, thoracalis, dan lumbalis merupakan tulang belakang yang tidak saling menyatu dan mampu bergerak mandiri. Tulang belakang leher dan perut cenderung relatif bergerak.

 

Tulang belakang pada dada atau thoraks relatif diam sebab bersambung dengan tulang rusuk hingga ke tulang dada (Sternum).

 

Anatomi Tulang Dada

Dalam anatomi tulang manusia, dada kita tersusun atas tulang Sternum dan juga 12 pasang tulang rusuk (Costae).

 

Sternum atau tulang dada adalah tulang dengan posisi tegak (vertikal) berbentuk huruf T pada dinding anterior dada. Secara anatomis, tulang Sternum terbagi menjadi 3 struktur, yaitu:

  1. Manubrium Sterni
  2. Corpus Sterni
  3. Procecuss Xifoideus
3 Bagian Tulang Sternum
3 Bagian Tulang Sternum

Sesuai dengan urutannya Manubrium Sterni terletak paling superior bila kita membandingkannya dengan Corpus Sterni.

 

Selain tulang Sternum terdapat pula 12 pasang tulang rusuk. Tulang rusuk merupakan rangka utama rongga dada kita yang berisi organ-organ penting seperti jantung dan paru.

 

Setiap tulang rusuk atau Costae berartikulasi pada bagian posterior dengan Vertebrae Thoracalis. Artikulasi ini disebut sebagai sendi Costovertebralis. Tulang rusuk atau Costae dapat kita bagi menjadi 3 kategori, yaitu:

  1. Vera –> tulang rusuk sejati
  2. Spuria –> tulang rusuk palsu
  3. Fluctuantes –> tulang rusuk melayang
Costa dan Sternum
Costa dan Sternum (OpenStax College / CC BY)

Selanjutnya mari kita lihat tulang yang menyusun alat gerak bagian bawah atau ekstremitas bawah.

 

Anatomi Tulang Anggota Gerak Bagian Bawah

Anatomi Tulang Panggul

Tulang panggul atau pinggul merupakan tulang pipih yang membentuk sendi panggul dengan tulang kaki (Femur). Mereka ini menempel pada tulang Sakrum (membentuk sendi sakroiliaka) dan kedua belahannya membentuk persambungan Simfisis Pubis. Tulang panggul terdiri dari 3 tulang yang saling menyatu, yaitu:

  • Ilium
  • Ischium
  • Pubis
Tulang Panggul
Tulang Panggul (Anatomography / CC BY-SA 2.1 JP)

Tulang panggul memiliki beberapa bagian penting, yaitu:

  • Acetabulum: lokasi persendian tulang panggul dengan tulang paha (Femur).
  • SIAS: spina iliaka anterior superior adalah tonjolan tulang Ilium pada bagian depan atas. Tonjolan ini dapat teraba di pinggir abdomen.
  • Crista iliaka
  • Tuberositas iskia: tulang duduk

 

Selanjutnya mari kita bahas anatomi tulang manusia bagian paha, betis, dan kaki.

 

Anatomi Tulang Ekstremitas Bawah

Tungkai bawah adalah istilah untuk 4 tulang yang menyusun anggota gerak bagian bawah kecuali tulang kaki dan pergelangan kaki. Keempat tulang tersebut adalah:

  • Femur
  • Tibia
  • Fibula
  • Patella
Tulang Ekstremitas
Tulang Ekstremitas (LadyofHats / Public domain)

Femur atau tulang paha memiliki 2 persendian (artikulasi). Caput Femur atau kepala tulang paha berartikulasi dengan Acetabulum pada tulang panggul membentuk sendi pinggul.

 

Condilus Femoralis merupakan bagian distal dari Femur yang berartikulasi dengan Tibia dan Petella. Ketiganya membentuk sendi lutut.

Baca Juga!  Gangguan Asam-Basa: Petunjuk Diagnosis

 

Kita harus mengingat bahwa Femur tidak berartikulasi dengan Fibula dan Femur adalah satu-satunya tulang pada bagian paha.

 

Hal yang menarik Femur juga merupakan tulang terkuat pada tubuh. Tulang Femur yang sehat dapat menahan beban bagian depan sebuah mobil sedan.

 

Anatomi Tulang Manusia pada bagian paha mengenalkan kita dengan Patella. Patella atau tulang lutut merupakan tulang yang berfungsi untuk meningkatkan kekuatan dari urat atau tendon paha depan pada Femur. Sehingga Femur dapat bekerja optimal.

 

Patella juga memberikan perlindungan pada sendi lutut sehingga disebut sebagai pelindung lutut.

 

Tulang berikutnya adalah anatomi tulang betis. Tibia atau tulang kering memiliki ukuran 2 kali lebih lebah bila kita membandingkannya dengan Femur dan Fibula.

 

Tulang Tibia berartikulasi dengan tulang Femur pada bagian lutut dan tulang pergelangan kaki (tulang Tarsalia). Bagian bahwa tulang tibia membentuk mata kaki bagian dalam.

 

Tulang terakhir pada anatomi tulang ekstremitas bawah adalah Fibula. Tulang ini terletak di samping Tibia dan saling melekat pada bagian atas dan bawah. Bagian bawah tulang Fibula membentuk mata kaki bagian luar.

Selanjutnya, mari kita mengenal tulang yang membentuk pergelangan dan kaki kita.

 

Anatomi Tulang Kaki

Tulang pada kaki kita terbagi menjadi 3 kategori, yaitu:

  1. Tarsal (7): talus, calcaneus, cuneiformis (3), cuboid, dan navicular
  2. Metatarsal (5): metatarsal I, II, III, IV, dan V sesuai urutan dari jari kaki (jempol ke kelingking)
  3. Phalanges (14): tersusun atas 3 phalanges yaitu proksimal, intermedia, dan distal.
Tulang Kaki
Tulang Kaki (Public Domain)

Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini.

 

Selanjutnya mari kita lihat tulang pada Bahu

 

Anatomi Tulang Manusia: Bahu dan Ekstremitas Atas

Anatomi Tulang Bahu

Bahu kita memiliki 3 tulang, yaitu:

  1. Clavicula (tulang selangka)
  2. Scapula (tulang belikat)
  3. Humerus (tulang lengan atas)

 

Artukulasi atau persendian ketiganya pada anatomi tulang manusia membentuk sendi bahu.

Anatomi Tulang dan Sendi Bahu
Anatomi Tulang dan Sendi Bahu (National Institute Of Arthritis And Musculoskeletal And Skin Diseases (NIAMS); SVG version by Angelito7 / Public domain)

Sendi glenohumeral (artikulasi antara fossa glenoid scapula dan caput humerus) adalah sendi utama bahu. sendi lainnya termasuk sendi akromioclavicular antara Clavicula dan Acromion yang merupakan bagian penting pada Scapula.

 

Mari kita mempelajari apa saja tulang yang membentuk lengan atas.

 

Anatomi Tulang Lengan Atas

Lengan atas terdiri dari 3 tulang, yaitu:

  1. Humerus
  2. Radius, dan
  3. Ulna

 

Humerus berartikulasi dengan Scapula pada sendi bahu. Humerus juga membentuk sendi dengan Ulna dan Radius. Keduanya membentuk sendi siku. Siku merupakan sendi engsel antara ujung Humerus dan ujung Radius serta Ulna.

Anatomi Tulang Lengan dan Tangan
Anatomi Tulang Lengan dan Tangan (LadyofHats / Public domain)

Selanjutnya mari kita lihat anatomi tulang manusia terkait dengan tangan.

 

Anatomi Tulang Tangan

Mirip seperti anatomi tulang kaki, anatomi tulang tangan dapat kita bagi menjadi 3 kategori, yaitu:

  1. Carpal (8): capoid, Lunatum, Triquetrum, Pisiformis, Trapezium, Trapezoid, Capitatum, Hamatum.
  2. Metacarpal (5): metacarpal I, II, III, IV, dan V sesuai urutan dari jari tangan (jempol ke kelingking)
  3. Phalanges (14): tersusun atas 3 phalanges yaitu proksimal, intermedia, dan distal.

 

Referensi

  1. Standring S. Gray’s Anatomy: The Anatomical Basis of Clinical Practice. Elsevier. 2016
  2. Drake R et al. Gray’s Atlas of Anatomy [3 ed.]. Churchill Livingstone / Elsevier. 2020
  3. Martini F & Bartholomew EF. Essentials of anatomy & physiology [Eighth edition.]. Pearson. 2020.

By Rifan Eka Putra Nasution

Dr. Rifan Eka Putra Nasution, Lahir di Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, 29 Oktober 1992. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya di kota kelahiran lalu menyelesaikan pendidikan tingginya pada Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.Menyadari betapa pentingnya berorganisasi untuk meningkatkan softskill selain mengikuti pendidikan formal, semasa kuliah dr. Rifan aktif mengikuti organisasi pada Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Lembaga Dakwah Fakultas FK Unsyiah, Asian’s Medical Student Association, Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia, dan pernah diberikan amanah untuk memimpin Unit Kegiatan Mahasiswa Cendekia Unsyiah yang berfokus pada bidang penalaran, penelitian serta pengembangan diri mahasiswa.Dr. Rifan mendapatkan medali Emas pada Olimpiade Kedokteran Regional Sumatera Pertama untuk cabang Kardiovaskular-Respirologi dan menghantarkan dirinya menjadi Mahasiswa Berprestasi Universitas Syiah Kuala pada tahun 2013. Pada tahun 2014, ia mendapatkan penghargaan Mahasiswa Kedokteran Berprestasi Se-Sumatera dari ISMKI Wilayah I.Saat ini beliau menjadi Pegawai Negeri Sipil dengan Jabatan Dokter Ahli Pertama di UPTD Puskesmas Sukarame, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.Beliau juga aktif menulis di Media Online dan Situs Kedokteran dan Kesehatan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.