kopi hitam

Indahnya Perpaduan Senyawa Kimia Di Balik Secangkir Kopi

Kopi saat ini merupakan salah satu minuman populer di seluruh dunia. Banyak di antara kita bahkan mengkonsumsinya setiap hari. Aromanya yang khas dan rasanya yang nikmat membuat setiap orang ingin selalu menikmatinya. Tapi, tidak setiap cangkir kopi dibuat dengan baik. Mulai dari biji kopi (bean) hingga metode pembuatan (brew), pengetahuan akan hal tersebut dapat membantu Anda dalam membuat secangkir kopi yang nikmat.

 

Pada artikel ini kami akan memberikan gambaran bahwa banyak sekali perpaduan senyawa kimia di balik secangkir kopi.

 

Tidak hanya kafein, tapi juga senyawa lainnya membuat kopi menjadi sempurna.

 

Senyawa kimia pada secangkir kopi

Kopi sendiri mengandung sekitar 2.000 zat kimia selain kafein.

 

Kafein merupakan komponen minuman yang paling Anda kenal.

 

Jumlah kafein dan zat lainnya sangat bergantung pada varietas kopi, jenis bubuk kopi, metode penyeduhan (brewing), proses pembuatan, dan ukuran gelas atau cangkir yang digunakan.

 

Membuat secangkir kopi yang nikmat tidak semudah memotong sebuah roti.

 

Kandungan senyawa kimia kopi akan berbeda berdasarkan varietas kopi dan perpaduan senyawa-senyawa kimia tersebutlah yang mempengaruhi aroma dan rasa kopi.

 

Meskipun demikian, terdapat karakteristik kimia umum pada seluruh jenis kopi setelah disangrai (roasting).

 

Karakteristik ini antara lain:

  • Karbohidrat
  • Asam amino
  • Protein
  • Kafein
  • Trigonelline
  • Lemak (cafestol dan kahweol)
  • Mineral terutama kalium
  • Asam dan ester seperti asam aliphatik dan asam klorogenik
  • Melanoidin

 

Sebagian besar senyawa kimia tersebut merupakan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.

 

Untuk mendapatkan secangkir kopi terbaik dibutuhkan proses yang sempurna pada:

 

  • Biji kopi (bean)
  • Proses sangrai (roasting), dan
  • Metode pembuatan kopi (brew)

 

Mari kita jabarkan satu per satu.

 

1. biji kopi

Petani kopi mencurahkan begitu banyak waktu dan tenaga untuk menghasilkan biji kopi yang berkualitas.

 

Mulai dari menanam pohon kopi, merawat, dan hingga panen ceri kopi.

 

Biji kopi merupakan bagian dari ceri kopi.

ceri kopi

Setelah ceri kopi di petik dari pohon maka selanjutnya ceri kopi akan dikeringkan dan melalui berbagai proses lainnya untuk menghasilkan biji kopi.

 

Untuk merasakan kopi dengan rasa terbaik maka pilihlah biji kopi arabika.

 

Mengapa demikian?

 

Hal ini dikarenakan kopi arabika memiliki kualitas rasa yang tinggi, beraneka macam rasa, dan aroma yang lebih baik.

 

Tapi, bila ingin mendapatkan lebih banyak kafein maka Anda bisa memilih biji kopi robusta.

 

Sebaiknya bila Anda membeli biji kopi maka pastikan bahwa biji kopi tersebut dikemas dalam kemasan dengan saluran udara dengan katup satu arah.

 

Kemasan ini memungkinkan untuk gas karbon dioksida (CO2) keluar dari kemasan tapi tidak memungkinkan oksigen (O2) masuk.

 

Hal ini akan mempertahankan kesegaran biji kopi lebih lama.

 

Karena kesegaran merupakan salah satu kunci, membeli biji kopi utuh bukan suatu hal harus dilakukan dan harus digunakan segera.

 

Semakin lama biji kopi disimpan maka semakin jelek hasil kopi yang dibuat (brew).

 

Biji kopi yang masih segar memiliki banyak sekali senyawa kimia.

 

Senyawa kimia ini akan membantu untuk meningkatkan rasa pada secangkir kopi.

 

Senyawa tersebut antara lain:

 

  • 3-Metilbutanal: memberikan rasa fruity (Cita rasa buah seperti beri atau sitrus)
  • Metilpropanal: memberikan rasa floral dan spicy
  • Acetaldehida: memberikan rasa fruity yang tajam

 

Selain itu, terdapat pula asam klorogenik ketika biji kopi disangrai.

 

Saat proses sangrai tersebut asam klorogenik ini akan memunculkan beberapa senyawa kimia lain yang berpengaruh terhadap rasa dan aroma kopi.

 

Untuk itu, mari kita kenali rahasia senyawa kimia biji kopi dibalik proses roasting (sangrai)

 

2. Proses sangrai (roasting)

Proses sangrai (roasting) biji kopi akan mengeluarkan rasa seperti floral, cokelat, dan banyak rasa lainnya seperti yang digambarkan dalam diagram rasa kopi SCAA – Lexicon Flavour Wheel di bawah ini.

roda rasa kopi

Proses keluarnya rasa tersebut sangat bergantung pada proses pemanasan saat biji kopi disangrai.

 

Proses yang pertama disebut sebagai reaksi Maillard.

 

Reaksi Maillard ini mungkin merupakan reaksi kimia yang paling nikmat di seluruh dunia.

 

Reaksi ini pertama sekali diperkenalkan oleh Louis Maillard.

 

Selama reaksi ini berlangsung, gula dan protein bereaksi membentuk senyawa yang menghasilkan aroma serta rasa.

 

Senyawa-senyawa tersebut yang akan menempel pada indra penghidu (hidung) sehingga kita dapat mencium aroma dan juga menempel pada lidah sehingga kita dapat mencicipi rasa.

 

Reaksi Maillard ini juga terjadi pada proses menyiapkan makanan lainnya seperti steak, kencang goreng, atau makanan yang dibakar lainnya.

 

Reaksi Maillard pada biji kopi yang disangrai akan menghasilakan senyawa 2-furfurilthiol.

 

Senyawa ini akan memberikan kopi rasa yang nikmat.

 

Ketika suhu naik (sekitar 170-200°c) maka gula akan mengalami karamelisasi dan menghasilkan senyawa antara lain diacetyl (butterscotch)  dan furanone (burn sugar).

 

Masing-masing akan menghasilakan rasa butterscotch dan burn sugar.

 

Ketika suhu mencapai 205°c, air di dalam biji kopi yang disangrai akan menguap dan menyebabkan biji kopi membesar dan terbuka (retak).

 

Kondisi ini dikenal sebagai “first crack” dalam industri kopi.

secangkir kopi

perbedaan roasting level

Untuk roasting tingkat “light” biji kopi akan diangkat dari pengorengan setelah “first crack” tersebut.

 

Light roast memiliki tingkat keasaman biji yang paling tinggi dan memiliki karakteristik yang berbeda dari biji kopi awal dengan warna cokelat muda.

 

Kemudian pada suhu 225-230°c biji kopi akan kembali mengalami keretakan. Kondisi ini disebut sebagai “Second crack”.

 

Second crack” ini mengakibatkan selulosa pada biji kopi rusak dan menyebabkan dinding sel biji kopi rusak serta tentu saja merusak struktur sel biji kopi lainnya.

 

Tidak berapa lama kemudian biji kopi akan berwarna cokelat gelap. Kondisi ini disebut sebagai “medium roast”.

 

Medium roast” akan membuat biji kopi yang  memiliki kadar keasaman yang seimbang dan masih memiliki rasa asal.

 

Senyawa aromatik akan muncul pada biji kopi “medium roast” dan memberikan kopi aroma earthy (Karakteristik aroma tanah atau debu yang tertinggal di biji kopi).

 

Aroma ini muncul karena senyawa 2-isobutil-3-methoxypyrazine dan 2-etil-3,5-dimetilpirazine.

 

Bila proses sangrai dilanjutkan, peningkatan suhu berikutnya akan membuat biji kopi semangkin berwarna gelap dan menjadi berminyak.

Ini adalah “dark roast”, yang sering digunakan untuk espresso.

dark roast

Jadi, Anda bisa memilih jenis roasting apa yang Anda inginkan.

 

Perbedaan rasa ini juga muncul pada perbedaan geografis dimana biji kopi tersebut berasal.

 

Selanjutnya, mari kita membahas tentang metode penyeduhan secangkir kopi (brew)

 

3. Metode pembuatan kopi (brew)

Setelah Anda mendapatkan biji kopi terbaik dan telah memilih tingkat roasting sesuai dengan keinginan Anda maka selanjutnya adalah bagaimana proses menyiapkan biji tersebut menjadi secangkir kopi yang nikmat.

 

Langsung menggiling biji kopi tersebut dan mencampurnya dengan air panas?

 

Sayangnya, Anda dapat meraih biji kopi yang telah diroasting dengan kualitas terbaik tapi secangkir kopi yang masih buruk.

 

Terdapat beberapa komponen kunci untuk mendapatkan secangkir kopi terbaik.

 

Yang pertama rasio air dan kopi.

 

Sangat disarankan untuk menimbang kopi dari pada menakarnya menggunakan sendok makan ataus sendok teh.

 

Lalu, lihat juga kualitas air.

 

Rasa air yang digunakan untuk membuat kopi akan mempengaruhi rasa kopi secara dramatis.

 

Jadi, sebaiknya gunakan air yang telah disaring atau air mineral dalam kemasan.

 

Kunci selanjutnya adalah suhu air. Suhu terbaik untuk menyeduh secangkir kopi adalah 92°C-96°C, usahakan jangan sampai lebih.

 

Jangan mendidihkan air hingga terlalu panas, karena Anda akan menghasilkan secangkir kopi gosong dengan air yang terlalu panas.

 

Lalu, yang selanjutnya Anda harus lakukan adalah memilih metode penyeduhan.

Mulai dari Mr. Coffee, percolator, pour-overs, french presses, dan chemexes.

metode brewing

metode brewing

Prinsip dasar dari seluruh metode brewing ini adalah sama.

 

Ketika Anda menambahkan air, air akan melewati bubuk kopi dan kemudian mengeluarkan gelembung CO2.

 

Ketika bubuk kopi sudah basah maka tambahkan kembali air panas dan air akan melarutkan senyawa kimia yang ada pada bubuk kopi.

 

Sebagian besar senyawa kimia yang menimbulkan rasa akan larut air lebih mudah. Jadi, tambahkan air yang cukup.

 

Tapi, jangan terlalu banyak karena rasa kopi akan menjadi buruk.

 

Yang terakhir adalah difusi.

 

Osmosis akan mendorong senyawa tersebut keluar dari bubuk kopi dan berpindah ke air serta tentu saja memunculkan aroma yang sedap.

 

Bagi Anda yang ingin membuat kopi di rumah sangat disarankan untuk memilih metode pour-over.

 

Metode ini lebih baik dibandingkan pembuat kopi automatis.

 

 

Beri tahu kami kopi apa yang Anda suka dan metode apa yang Anda gunakan untuk membuat kopi pada kolom komentar di bawah.

 

 

Referensi
  1. https://www-accessscience-com.ezproxy1.carrollcc.edu/content/coffee-chemistry/an400121
  2. Cavalli L., Tavani A. (2016) Coffee Consumption and Its Impact on Health. In: Wilson T., Temple N. (eds) Beverage Impacts on Health and Nutrition. Nutrition and Health. Humana Press, Cham
psoriasis

Langkah Pencegahan Psoriasis & Tips Menghindari Pencetus

Psoriasis merupakan suatu penyakit kulit inflamatorik (peradangan) kronis. Penyakit ini pada umumnya mempengaruhi kulit dan/atau sendi. Psoriasis dapat dicetuskan oleh berbagai jenis obat, infeksi, trauma pada kulit, obesitas, stress dan faktor lingkungan lainnya. Lalu, Apa langkah-langkah Pencegahan Psoriasis dan juga Tips Menghindari Pencetus Psoriasis?

 

Gejala Kekambuhan Psoriasis

Gejala psoriasis dapat bervariasi antara satu orang dengan orang lainnya. Gelaja yang paling sering muncul antara lain:

  • Bercak merah yang ditutupi oleh skuama (sisik) putih mengkilat
  • Kulit kering, pecah-pecah, dan terkadang berdarah
  • Rasa gatal dan sensasi kulit terbakar
  • Kuku tidak rata
  • Sendi kaku dan bengkak
pencegahan psoriasis

By User:The Wednesday Island (of the English Wikipedia) – http://en.wikipedia.org/wiki/Image:Psoriasis_on_back.jpg, CC BY-SA 3.0, Link

Bagaimana Langkah Pencegahan Psoriasis

Gejala psoriasis dapat muncul dan kemudian menghilang, tapi tidak terdapat suatu metode untuk menyembuhkan kondisi ini.

Jalan terbaik yang dapat dilakukan adalah untuk mencegah gejala-gejala tersebut muncul.

Pencegahan psoriasis terbaik adalah dengan menghindari pencetus yang telah diketahui.

Pencetus psoriasis juga berbeda pada setiap orang. Jadi, langkah pertama yang paling penting adalah mendeteksi faktor apa yang membuat penderita psoriasis mengalami gejala.

Mengetahui faktor yang dapat meringankan gejala juga penting.

Berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk pencegahan psoriasis

 

Langkah-Langkah Pencegahan Psoriasis

Mengurangi Stress

Stress yang muncul karena kehidupan sehari-hari memang memiliki dampak buruk bagi setiap orang. Stress juga merupakan masalah yang terjadi pada orang yang mengalami psoriasis.

Tubuh cenderung memiliki reaksi inflamasi terkait stress. Respons inilah yang menyebabkan kekambuhan pada psoriasis.

Mengurangi tingkat stress sebisa mungkin adalah hal yang penting. Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi stress:

  • Psikoterapi
  • Yoga
  • Meditasi dan Teknik Relaksasi Lainnya

 

Hindari Konsumsi Beberapa Jenis Obat

Beberapa jenis obat dapat mempengaruhi respon sistem imun tubuh dan menyebabkan peradangan. Kondisi ini tentu saja akan mencetuskan psoriasis.

Beberapa obat ini harus dihindari dalam langkah pencegahan psoriasis.

  • Lithium
  • Obat anti malaria
  • Indometasin

 

Pastikan bahwa dokter mengetahui obat bebas apa yang Anda konsumsi. Dokter akan menukar obat dengan jenis obat lainnya bila obat-obat di atas dikhawatirkan dapat mencetuskan psoriasis.

Hindari Cedera Pada Kulit

Cedera pada kulit dapat mencetuskan psoriasis pada beberapa orang. Kondisi in disebut sebagai Fenomena Koebner.

Cedera kulit yang umum seperti garukan atau terbakar sinar matahari merupakan pencetus psoriasis.

Rawat kulit anda untuk mencegah cedera pada kulit. Lakukan tips berikut untuk menghindari cedera kulit ketika Anda melakukan aktivitas:

  • Gunakan tabir surya dan gunakan topi ketika beraktivitas di luar rumah
  • Gunakan lengan panjang dan sarung tangan ketika berkebun
  • Gunakan semprotan anti serangga ketika beraktivitas di luar rumah

Kunjungi dokter ketika gejala psoriasis muncul setelah cedera pada kulit. Bila cepat ditangani maka pengobatan dapat dilakukan secara efektif.

 

Hindari Infeksi

Infeksi merupakan salah satu penyebab psoriasis. Kondisi ini akan meningkatkan stress pada sistem imun yang menyebabkan reaksi peradangan.

Radang tenggorokan diketahui memiliki hubungan dengan onset psoriasis guttate khususnya pada anak-anak.

Tapi, gejala psoriasis juga dapat muncul setelah infeksi telinga, tonsilitis, atau infeksi paru-paru dan infeksi kulit lainnya.

Penting untuk menemui dokter, jika Anda mencurigai adanya infeksi. Jika Anda mengalami cedera kulit, seperti goresan atau luka, pastikan untuk membersihkannya dengan benar dan tetap tertutup untuk mencegah infeksi. Cara lain untuk mencegah infeksi termasuk:

  • sering mencuci tangan sepanjang hari
  • menghindari berbagi makanan, minuman, atau peralatan makan dengan orang lain
  • membatasi paparan dengan orang-orang yang sakit, terutama anak-anak

 

Identifikasi hal-hal yang dapat mencetuskan psoriasis merupakan hal penting dalam pencegahan psoriasis. Mengikuti rencana pengobatan dan menghindari pencetus akan meminimalisir munculnya gejala. Anda dapat berdiskusi dengan dokter untuk mengidentifikasi pencetus atau untuk menanyakan langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk mengurangi kekambuhan.

 

Bila Anda Memiliki Pertanyaan Seputar Pencegahan Psoriasis atau Pengalaman Dalam Pengobatan Psoriasis, Silakan Sampaikan Pertanyaan dan Pendapat Anda Di Kolom Komentar.

 

Referensi
  1. Menter A, Gottlieb A, Feldman SR, et al. Guidelines of care for the management of psoriasis and psoriatic arthritis: Section 1. Overview of psoriasis and guidelines of care for the treatment of psoriasis with biologics. J Am Acad Dermatol. 2008 May;58(5):826-50
  2. Menter A, Korman NJ, Elmets CA, et al; American Academy of Dermatology. Guidelines of care for the management of psoriasis and psoriatic arthritis. Section 3. Guidelines of care for the management and treatment of psoriasis with topical therapies. J Am Acad Dermatol. 2009 Apr;60(4):643-59
  3. Menter A, Korman NJ, Elmets CA, et al. Guidelines of care for the management of psoriasis and psoriatic arthritis: Section 4. Guidelines of care for the management and treatment of psoriasis with traditional systemic agents. J Am Acad Dermatol. 2009 Sep;61(3):451-85
  4. Menter A, Korman NJ, Elmets CA, et al. Guidelines of care for the management of psoriasis and psoriatic arthritis: Section 5. Guidelines of care for the treatment of psoriasis with phototherapy and photochemotherapy. J Am Acad Dermatol. 2010 Jan;62(1):114-35
  5. Boehncke WH, Schön MP. Psoriasis.  2015 Sep 5;386(9997):983-94
  6. Kupetsky EA, Keller M. Psoriasis vulgaris: an evidence-based guide for primary care. J Am Board Fam Med. 2013 Nov-Dec;26(6):787-801full-text
  7. Canadian Psoriasis Guidelines Committee. Canadian guidelines for management of plaque psoriasis CDA 2009 June PDF
  8. Canadian Psoriasis Guidelines Addendum Committee. 2016 Addendum to the Canadian guidelines for the management of plaque psoriasis 2009. J Cutan Med Surg. 2016 Sep;20(5):375-431full-text

 

perut kram karena keracunan makanan

Langkah-Langkah Pencegahan Penularan Keracunan Makanan

Keracunan makanan atau foodborne illness merupakan penyakit yang disebabkan oleh mengkonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh kuman. Gejala keracunan makanan sangat bervariasi termasuk mual, muntah, diare, dan perut kram. Beberapa orang juga dapat mengalami demam.

 

Sekitar 76 juta kasus terjadi di Amerika Serikat setiap tahunnya. Kondisi ini menyebabkan 300.000 orang harus mendapatkan perawatan dan 5.000 kematian.

Gejala dapat terjadi beberapa jam hingga beberapa hari setelah mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Keracunan makanan dapat disebabkan baik oleh bakteri, virus, atau parasit yang dapat menular. Jadi, bila Anda atau orang di sekitar Anda mengalami keracunan makanan, Anda harus melakukan beberapa hal dan mencegah penyebaran penyakit.

Terkadang keracunan makanan disebabkan oleh zat kimia atau racun yang ditemukan pada makanan. Keracunan yang disebabkan oleh zat kimia atau racun bukan merupakan suatu infeksi jadi tidak menular.

Sebelum membahas tentang langkah-langkah pencegahan keracunan makanan maka ada baiknya kita memahami jenis-jenis keracunan makanan.

 

Jenis-jenis keracunan makanan

Terdapat lebih 250 jenis foodborne illness yang berbeda. Sebagian besar penyakit tersebut disebabkan oleh salah satu dari mikroorganisme berikut.

 

  1. Bakteri

Bakteri merupakan organisme yang dapat masuk menuju saluran pencernaan dari makanan yang terkontaminasi. Infeksi bakteri jahat akan memunculkan gejala mual, muntah, diare, dan nyeri perut.

Bakteri dapat mengkontaminasi makanan melalui beberapa cara:

  • Bahan makanan atau makanan yang Anda beli telah terkontaminasi oleh bakteri
  • Bakteri mengkontaminasi makanan ketika makanan disimpan atau dipersiapkan.

Kondisi di atas terjadi bila Anda tidak mencuci tangan sebelum mempersiapkan makanan. Kondisi tersebut juga terjadi bila makanan kontak dengan permukaan yang terkontaminasi bakteri.

Penyimpanan makanan yang tidak baik seperti menyimpan makanan pada temperatur ruang atau di luar terlalu lama, juga dapat menyebabkan bakteri tumbuh dan bertambah banyak dengan cepat.

Penting untuk menyimpan makanan di kulkas atau freezer setelah dimasak. Jangan mengkonsumsi makanan yang terlalu lama ditaruh di luar ruangan.

Selalu ingat bahwa makanan yang terkontaminasi dapat memiliki rasa dan bau yang tetap normal.

bakteri penyebab keracunan makanan

Bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan dan tingkat kejadiannya antara lain:

  • Salmonella           15,89 per 100.000 orang
  • Campylobacter   12,97 per 100.000 orang
  • Shigella                 5,53 per 100.000 orang
  • STEC non-O157   1,64 per 100.000 orang
  • STEC O157           0,95 per 100.000 orang
  • Vibrio                    0,39 per 100.000 orang
  • Yersinia                0,29 per 100.000 orang
  • Listeria                 0,24 per 100.000 orang
  • Referensi-[MMWR Morb Mortal Wkly Rep 2016 Apr 15;65(14):368]

 

  1. Virus

Keracunan makanan yang disebabkan virus juga dapat menular dari satu orang ke orang yang lainnya. Virus yang paling sering menyebabkan foodborne illness adalah norovirus.

Norovirus dapat menyebabkan peradangan (inflamasi) pada lambung dan saluran cerna.

Hepatitis A juga foodborne illness lainnya yang disebabkan oleh virus. Virus ini sangat menular dan menyebabkan infeksi hati (liver) akut. Virus hepatitis A dapat ditemukan pada kotoran dan darah orang yang telah terinfeksi.

Bila Anda tidak mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi, hal ini akan memungkinkan penyebaran virus melalui jabat tangan dan kontak fisik lainnya.

Anda juga mungkin menyebarkan virus ke orang lain jika menyiapkan makanan atau minuman dengan tangan yang terkontaminasi.

Virus yang menular melalui makanan juga menyebar melalui kontak tidak lansung. Sepanjang hari, Anda dapat menyentuh beberapa permukaan dengan tangan yang terkontaminasi. Termasuk menyentuh sakelar lampu, telepon, dan gagang pintu. Siapa pun yang menyentuh permukaan ini dapat menjadi sakit jika mereka meletakkan tangan mereka di dekat mulut mereka.

keracunan makanan

Bakteri dan virus dapat hidup di luar tubuh pada permukaan yang keras selama berjam-jam, dan terkadang berhari-hari. Salmonella dan Campylobacter dapat hidup di permukaan hingga empat jam, sedangkan norovirus dapat bertahan hidup di permukaan selama berminggu-minggu.

 

  1. Parasit

Parasit yang dapat menyebabkan keracunan makanan termasuk:

  • Giardia duodenalis
  • Cryptosporidium parvum
  • Cyclospora cayetanensis
  • Toxoplasma gondii
  • Trichinella spiralis
  • Taenia saginata
  • Taenia solium

 

Parasit merupakan organisme penyebab penyakit lainnya. Seperti namanya organisme ini akan mengambil nutrisi dari inangnya.

Organisme ini dapat muncul pada kotoran manusia dan hewan. Parasit dapat masuk ke dalam tubuh melalui konsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi atau apapun yang masuk melalui mulut setelah kontak dengan kotoran orang atau hewan yang telah terinfeksi.

 

Bagaimana Mencegah Penyebaran Keracunan Makanan?

Siapa pun bisa mengalami keracunan makanan, tetapi ada cara untuk mencegah penyebarannya setelah Anda terinfeksi.

Mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan melalui makanan adalah penting karena komplikasi dapat timbul.

Karena keracunan makanan dapat menyebabkan muntah dan diare, ada risiko dehidrasi. Dalam kasus dehidrasi parah, rawat inap diperlukan untuk mengganti cairan yang hilang. Dehidrasi bisa sangat berbahaya bagi bayi, orang tua, dan orang-orang yang memiliki sistem kekebalan yang lemah.

Berikut beberapa kiat untuk mencegah penyebaran keracunan makanan setelah Anda sakit.

  • Tetap Tinggal di rumah dan tidak masuk sekolah atau bekerja sampai gejala hilang
  • Cuci tangan Anda dengan air sabun hangat setelah dari kamar mandi dan setelah bersentuhan dengan kotoran hewan atau manusia.
  • Jangan menyiapkan makanan atau minuman sampai gejala hilang dan Anda merasa lebih baik.
  • Ajari anak cara mencuci tangan dengan benar.
  • Disinfeksi permukaan yang biasa disentuh di rumah – sakelar lampu, kenop pintu, remote control, dan lain-lain.
  • Bersihkan toilet kamar mandi setelah setiap penggunaan, gunakan tisu desinfektan atau semprotan disinfektan di kursi dan pegangan kursi.
  • Gunakan sarung tangan saat membersihkan muntahan atau diare orang yang terinfeksi.

 

Apa Yang Harus Di Waspadai Dari Keracunan Makanan?

Keracunan makanan dapat menyebabkan berbagai gejala tidak nyaman seperti diare, muntah, sakit perut, dan demam. Namun, gejala biasanya sembuh sendiri dalam beberapa jam hingga hari dan biasanya tidak memerlukan perawatan dokter.

Banyak istirahat dan minum cairan dapat membantu Anda merasa lebih baik. Meskipun Anda mungkin tidak ingin makan, tubuh Anda membutuhkan energi, jadi penting untuk menggigit makanan lunak seperti biskuit, roti, dan nasi.

Cairan (air, jus) juga penting untuk menghindari dehidrasi. Jika Anda mengalami gejala dehidrasi, segera pergi ke rumah sakit. Tanda-tanda termasuk rasa haus ekstrim, buang air kecil jarang, urin berwarna gelap, kelelahan, dan pusing.

Pada anak-anak, gejala dehidrasi termasuk lidah kering, popok tidak basah selama tiga jam, kelemahan, irritabilitas, dan menangis tanpa air mata.

 

Bila Anda Memiliki Pertanyaan Seputar Makanan atau Pengalaman Terkait Keracunan Makanan Silakan Sampaikan Pertanyaan dan Pendapat Anda Di Kolom Komentar.

 

Referensi
  • Food and Drug Administration. Bad Bug Book (Second Edition): Foodborne Pathogenic Microorganisms and Natural Toxins Handbook: FDA 2014 Oct 7 PDF
  • Mandell GL, Bennett JE, Dolin R, eds. Mandell, Douglas, and Bennett’s Principles and Practice of Infectious Diseases. 8th ed. New York, NY: Saunders; 2014.
  • Zich DK. Food- and water-borne infections. In: Adams JG, ed. Emergency Medicine. 2nd ed. New York, NY: Saunders; 2013:1539-1549.e1.
  • Baron EJ, Miller JM, Weinstein MP, et al. A guide to utilization of the microbiology laboratory for diagnosis of infectious diseases: 2013 recommendations by the Infectious Diseases Society of America (IDSA) and the American Society for Microbiology (ASM)(a). Clin Infect Dis. 2013 Aug;57(4):e22-e121full-text
perut kram

Pengobatan Alami Untuk Mual, Muntah, Dan Perut Kram

Perut kram atau nyeri perut merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami oleh setiap orang.

Terdapat berbagai kemungkinan mengapa seseorang dapat mengalami sakit perut.

Sebagian besar disebabkan oleh penyakit yang tidak serius dan gejalanya menghilang dengan cepat.

Berikut ini beberapa pengobatan alami yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi nyeri atau kram perut.

Pengobatan Alami Untuk Perut Kram

Menghangatkan Perut

Orang yang mengalami kram atau nyeri perut sering kali melakukan kompres hangat pada perut dengan menggunakan air panas yang ditaruh pada botol kaca.

Selain itu, terdapat pula beberapa bantal pemanas yang dapat digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri pada perut.

Rasa hangat yang dimunculkan pada proses ini akan mengalihkan perhatian Anda dari kram atau rasa sakit.

Panas yang ditimbulkan juga akan merelaksasi otot-otot perut dan dapat mengurangi ketegangan pada rongga perut sehingga juga membantu mengatasi perasaan mual.

Tapi, jangan terlalu lama menggunakan metode ini. Penggunaan terlalu lama dikhawatirkan dapat merusak kulit dan menimbulkan luka bakar.

 

Jahe

Sejak zaman dahulu, orang telah menggunakan jahe untuk mengobati berbagai penyakit yang terkait dengan nyeri atau mual.

Bahan dapur ini juga masih digunakan pada masa kini untuk pengobatan berbagai penyakit.

Penelitian menunjukkan bahwa jahe sangat efektif untuk mengobati berbagi keluhan terkait dengan perut seperti mual, muntah, atau nyeri perut.

Jahe diketahui mengandung anti peradangan (anti inflamasi) alami.

Cara sederhana seperti mengunyah jahe atau mengkonsumsi suplemen jahe merupakan hal yang banyak digunakan untuk pengobatan rumahan masa kini.

Beberapa orang lainnya mungkin lebih menyukai membuat pengobatan dengan bahan jahe dalam berbagai bentuk lainnya.

Memotong jahe menjadi potongan kecil lalu mencampurkannya ke dalam teh merupakan salah satu metode yang disukai.

Beberapa lainnya langsung mengunyah dengan mengoleskan garam atau gula.

 

Teh Chamomile

Teh Chamomile dapat membantu untuk mengurai keluhan nyeri perut. Teh ini diketahui mengandung anti inflamasi alami.

Efek anti inflamasi ini membantu otot lambung untuk lebih relaks dan tentu saja akan mengurangi nyeri, kram, atau spasme otot.

 

Pepermin

Perpermin merupakan daun beraroma dari keluarga tanaman mint.

Daun atau minyak pepermin banyak dituliskan dapat membantu untuk mengurangi gejala mual dan kram perut.

Efek ini muncul karena kandungan menthol pada daun pepermin memiliki analgesik alami.

Zat tersebut bertindak sebagai pereda nyeri.

Untuk mengurangi gejala mual dan mengurangi nyeri perut maka Anda dapat melakukan:

  • Menyeduh secangkir teh pepermin
  • Menghirup ekstrak pepermin
  • Mengkonsumsi permen mint
  • Mengunyah daun pepermin

Tindakan di atas dapat membantu Anda untuk mengurangi perasaan perut kram dan perasaan mual.

 

Kapan Harus Memeriksakan Diri Ke Dokter Bila Mengalami Kram Perut?

Masalah lambung atau nyeri perut terkadang merupakan tanda masalah serius.

Muntah yang berkepanjangan berisiko menyebabkan dehidrasi.

Minum air sedikit tapi sering merupakan pencegahan utama untuk mencegah dehidrasi.

Periksakan diri Anda ke dokter bila anda mengalami keluhan mual, muntah, nyeri perut dan perasaan yang tidak nyaman selama 48 jam.

Jika Anda menyadari bahwa masalah perut yang Anda alami terjadi setelah mengkonsumsi berbagai makan atau setelah melakukan aktivitas tertentu maka segera hubungi dokter Anda.

Begitu pula ketika Anda mengalami gejala pusing, sangat lemas, demam dan muntah hitam maka Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter atau langsung menuju unit gawat darurat.

 

Referensi

posisi tidur miring kiri

Apakah Posisi Tidur Yang Baik Adalah Miring Ke Sisi Kanan?

Tidur merupakan salah satu aktivitas yang penting dilakukan oleh setiap orang. Tidur yang cukup dan kualitas tidur yang baik pada malam hari akan memberikan dampak positif pada kesehatan. Selain durasi dan kualitas tidur, posisi tidur juga merupakan hal yang harus diperhatikan untuk mendapatkan manfaat terbaik tidur. Setiap orang bisa berbaring atau merebahkan diri ke atas kasur dengan posisi telungkup atau telentang, menghadap ke kiri atau ke kanan. Tapi, posisi tidur yang baik adalah miring ke sisi kanan.

 

Artikel ini akan memberikan gambaran mengapa posisi tidur yang baik adalah miring ke sisi kanan.

Tidur Menghadap Ke Kanan Adalah Anjuran Rasulullah

Diriwayatkan dari Al-Barra’ ibn Azib, bahwa Rasulullah SWT bersabda,“Jika ingin mendatangi pembaringan mu, maka berwudhulah seperti wudhu shalat, kemudian berbaringlah dengan menyamping ke kanan, lalu bacalah: ‘Allahumma aslamtu wajhi ilaika, wa fawwadhtu amri ilaika, wa alja’tu dhahri ilaika raghbatan wa rahbatan ilaika, la malja’a wala manja minka illa ilaika, dmantu bikitabika alladzi anzalta wa binabiyyika alladzi arsalta (Ya  Allah, ku serahkan wajah ku kepada-Mu, dan kusarahkan urusan ku kepada-Mu, kurebahkan punggung ku kepada-Mu dengan penuh kecintaan dan ketakutan kepada-Mu. Tiada tempat berlindung dan keselamatan dari-Mu kecuali Engkau. Aku beriman kepada kitab-Mu yang Kau turunkan dan kepada nabi-Mu yang Kau utus)’. Apabila kau mati pada malam itu, niscaya kau tetap dalam keadaan fitrah. Jadikan semua doa itu adalah akhir dari apa yang kau ucapkan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Mengapa Posisi Tidur Yang Baik Menghadap Ke Kanan

Secara ilmu Anatomi (ilmu yang mempelajari struktur tubuh) dan fisiologi (ilmu yang mempelajari fungsi normal tubuh) posisi menghadap ke kanan ini merupakan posisi terbaik untuk organ-organ tubuh.

Paru-paru misalnya, paru-paru kiri memiliki berat yang lebih ringan dibandingkan dengan paru-paru kanan, sehingga ketika posisi tidur menyamping ke kanan beban pompa jantung akan lebih ringan karena paru-paru yang berada di atas jantung adalah paru-paru kanan.

Begitu pula dengan liver (hati). Liver akan tetap pada posisinya. Liver berada pada sisi kanan tubuh dan di ikat oleh ligamen-ligamen pengikatnya agar tetap berada pada posisinya. Posisi tidur menghadap ke kanan akan membuat liver tetap pada posisinya tanpa harus membebani ligamen pengikatnya.

Pada posisi ini lambung akan berada di bagian atas. Posisi ini merupakan posisi ideal bagi lambung dalam mempercepat pengosongan makanan dan tetap stabil.

 

Kerugian dan Kekurangan Posisi Tidur Yang Lain

Kerugian yang pertama adalah posisi tidur telungkup. Posisi tidur ini dibenci Allah dan Rasullulah sebagaimana hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasullulah melihat seorang laki-laki yang tidur telungkup, maka Rasulullah bersabda, “Tidur semacam ini dibenci Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

Seseorang yang tidur telungkup maka beberapa saat kemudian akan merasa sesak napas. Hal ini terjadi karena tekanan terhadap dada sehingga dada sulit mengembang ketika menarik napas.

Posisi tidur telungkup juga dapat menyebabkan pembengkokan tulang belakang bagian leher. Selain itu, posisi tidur seperti ini juga dapat meletihkan jantung dan otak.

Suatu penelitian di Australia menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kematian anak-anak karena gangguan pernapasan pada anak yang tidur telungkup. Bahkan, peningkatan kematian ini hingga 3 kali lipat dibandingkan dengan anak-anak yang tidur terlentang atau miring kanan atau kiri.

Adapun tidur dengan posisi telentang, dapat memaksa seseorang bernapas dengan mulutnya.

Mengapa demikian?

Alasannya karena saat telentang mulut akan terbuka lebar sebagai akibat dari pelemasan pada rahang bagian bawah.

Kondisi bernapas dengan mulut ini mengakibatkan udara pernapasan yang dihirup menjadi tidak baik. Padahal organ yang disediakan untuk pernapasan adalah hidung bukan mulut.

Bila udara pernapasan terhirup melalui hidung makan udara akan lebih dahulu disaring dari kotoran oleh bulu-bulu halus hidung. Udara pernapasan juga akan dilembabkan dan dihangatkan sehingga sangat baik untuk saluran napas dan pertukaran udara di paru-paru.

Kondisi bernapas dengan mulut akan membuat pelakunya lebih sering terserang penyakit flu dan radang pada tenggorokan. Kondisi ini juga dapat menyebabkan infeksi dan pembengkakan pada gusi karena gusi akan cenderung kering.

Tidur terlentang juga menyebabkan seseorang mengorok karena lidah akan jatuh ke belakang menghalangi nasofaring.

 

Lalu, bagaimana dengan tidur miring kiri?

Posisi tidur ini juga tidak baik. Jantung akan menerima beban yang besar dari paru-paru kanan. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi fungsi dan kinerja jantung. Apalagi pada orang lanjut usia.

Selain itu, posisi ini juga akan mengakibatkan lambung tidak stabil dan akan memperlambat proses pengosongan lambung.

 

Kesimpulan

Posisi tidur yang baik adalah miring ke sisi kanan karena sesuai dengan fungsi dan struktur tubuh. Posisi tidur ini juga dapat menghindarkan pelakunya dari ancaman berbagai penyakit.

 

Referensi:

Thayyarah N. Buku Pintar Sains dalam Al-Qur’an: Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah. Jakarta: Zaman. 2013

 

 

gula berlebihan

Waspada! Konsumsi Gula Berlebihan Buruk Bagi Kesehatan Anda

Pada bulan Ramadhan ini Anda tentu akan sering mendengar anjuran “Berbukalah dengan yang manis”. Bila mendengar kata manis maka yang pertama kali terbayang pada pikiran kita adalah “gula”. Gula merupakan salah satu komponen yang paling sering kita konsumsi sehari-hari. Tapi, para ahli mempercayai bahwa konsumsi gula berlebihan merupakan penyebab obesitas dan penyakit kronis seperti diabetes.

Inilah 7 alasan mengapa konsumsi gula berlebihan buruk bagi kesehatan Anda.

 

1. Meningkatkan berat badan

Tingkat obesitas meningkat di seluruh dunia dan begitu pula dengan prilaku konsumsi gula, terutama dari minuman manis, dianggap sebagai salah satu penyebab utama.

Minuman manis seperti soda, jus dan teh manis mengandung fruktosa, sejenis gula sederhana.

Mengkonsumsi fruktosa (yang terdapat pada minuman manis atau disebut juga sebagai gula tebu) meningkatkan rasa lapar dan keinginan untuk makanan lebih besar daripada konsumsi glukosa, jenis gula utama yang ditemukan dalam makanan bertepung.

Selain itu, konsumsi fruktosa berlebihan dapat menyebabkan resistensi terhadap leptin, hormon penting yang mengatur rasa lapar dan memberitahu tubuh Anda untuk berhenti makan .

Dengan kata lain, minuman bergula tidak mengurangi rasa lapar Anda, sehingga mudah untuk mengonsumsi banyak kalori cair dengan cepat. Hal ini bisa menyebabkan penambahan berat badan.

Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa orang yang minum minuman manis, seperti soda dan jus, akan memiliki berat badan lebih tinggi daripada orang yang tidak.

Selain itu, minum banyak minuman manis yang dikaitkan dengan peningkatan jumlah lemak visceral, semacam lemak perut yang dalam yang terkait dengan kondisi seperti diabetes dan penyakit jantung.

 

2. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Diet tinggi gula telah dikaitkan dengan peningkatan risiko banyak penyakit, termasuk penyakit jantung, penyebab kematian nomor satu di dunia.

Bukti menunjukkan bahwa diet tinggi gula dapat menyebabkan obesitas, peradangan dan kadar trigliserida tinggi, begitu pula dengan gula darah dan tingkat tekanan darah. Semuanya merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung.

Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi gula, terutama dari minuman manis, telah dikaitkan dengan aterosklerosis, penyakit yang ditandai oleh penyumbatan pembuluh darah arteri oleh flak.

Sebuah penelitian di lebih dari 30.000 orang menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi 17-21% kalori dari gula tambahan memiliki risiko 38% lebih besar untuk meninggal akibat penyakit jantung, dibandingkan dengan mereka yang hanya mengonsumsi 8% kalori dari gula tambahan.

Hanya satu kaleng soda berukuran 16 ons (473 ml) mengandung 52 gram gula, yang setara dengan lebih dari 10% dari konsumsi kalori harian Anda, berdasarkan pada diet 2.000 kalori.

Hal ini berarti bahwa satu minuman manis sehari sudah dapat menempatkan Anda di atas batas harian yang disarankan untuk tambahan gula.

 

3. Berhubungan dengan Jerawat

Diet tinggi karbohidrat olahan, termasuk makanan dan minuman manis, telah dikaitkan dengan risiko lebih tinggi pembentukan jerawat.

Makanan dengan indeks glikemik tinggi, seperti permen olahan, meningkatkan gula darah Anda lebih cepat daripada makanan dengan indeks glikemik yang lebih rendah.

Makanan manis cepat meningkatkan gula darah dan kadar insulin, menyebabkan peningkatan sekresi androgen, produksi minyak dan peradangan, yang semuanya memainkan peran dalam pengembangan jerawat.

Penelitian telah menunjukkan bahwa diet rendah glikemik dikaitkan dengan penurunan risiko jerawat, sementara diet glikemik tinggi terkait dengan risiko yang lebih besar.

Misalnya, sebuah penelitian pada 2.300 remaja menunjukkan bahwa mereka yang sering mengonsumsi gula tambahan memiliki risiko 30% lebih besar terkena jerawat.

Juga, banyak penelitian populasi telah menunjukkan bahwa masyarakat pedesaan yang mengkonsumsi makanan tradisional yang tidak diproses memiliki tingkat jerawat yang hampir tidak ada, dibandingkan dengan daerah yang lebih urban dan berpenghasilan tinggi.

Temuan ini bertepatan dengan teori bahwa diet tinggi makanan yang diproses dan mengandung gula berkontribusi terhadap perkembangan jerawat.

 

4. Meningkatkan Risiko Diabetes

Prevalensi diabetes di seluruh dunia telah meningkat lebih dari dua kali lipat selama 30 tahun terakhir.

Meskipun ada banyak alasan untuk ini, ada hubungan yang jelas antara konsumsi gula berlebihan dan risiko diabetes.

Obesitas, yang sering disebabkan oleh terlalu banyak mengonsumsi gula, dianggap sebagai faktor risiko terkuat untuk diabetes.

Apa lagi, konsumsi gula tinggi yang berkepanjangan mendorong resistensi terhadap insulin, hormon yang diproduksi oleh pankreas yang mengatur kadar gula darah.

Resistensi insulin menyebabkan kadar gula darah meningkat dan sangat meningkatkan risiko diabetes.

Sebuah studi populasi yang terdiri lebih dari 175 negara menemukan bahwa risiko mengembangkan diabetes tumbuh sebesar 1,1% untuk setiap 150 kalori gula, atau sekitar satu kaleng soda, yang dikonsumsi per hari.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa orang yang minum minuman manis, termasuk jus buah, lebih mungkin terkena diabetes.

 

5. Meningkatkan Risiko Kanker

Makan terlalu banyak gula dapat meningkatkan risiko terkena kanker tertentu.

Pertama, diet yang kaya akan makanan dan minuman manis dapat menyebabkan obesitas, yang secara signifikan meningkatkan risiko kanker.

Selanjutnya, diet tinggi gula meningkatkan peradangan dalam tubuh Anda dan dapat menyebabkan resistensi insulin, keduanya meningkatkan risiko kanker.

Sebuah studi di lebih dari 430.000 orang menemukan bahwa konsumsi gula tambahan berhubungan positif dengan peningkatan risiko kanker esophagus, kanker pleura dan kanker usus halus.

Studi lain menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi roti manis dan kue lebih dari tiga kali per minggu 1,42 kali lebih mungkin mengembangkan kanker endometrium daripada wanita yang mengonsumsi makanan ini kurang dari 0,5 kali per minggu.

Penelitian tentang hubungan antara asupan gula tambahan dan kanker sedang berlangsung, dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk sepenuhnya memahami hubungan yang kompleks ini.

 

6. Meningkatkan Risiko Depresi

Sementara diet sehat dapat membantu meningkatkan mood Anda, konsumsi gula berlebihan dan makanan olahan dapat meningkatkan peluang Anda untuk mengalami depresi.

Mengkonsumsi banyak makanan olahan, termasuk produk dengan kandungan gula tinggi seperti kue dan minuman manis, telah dikaitkan dengan risiko depresi yang lebih tinggi.

Para peneliti percaya bahwa ayunan gula darah, disregulasi neurotransmitter dan peradangan semuanya dapat menjadi alasan untuk dampak merugikan gula pada kesehatan mental.

Sebuah penelitian yang melibatkan 8.000 orang selama 22 tahun menunjukkan bahwa pria yang mengonsumsi 67 gram atau lebih gula per hari 23% lebih mungkin mengalami depresi dibandingkan pria yang makan kurang dari 40 gram per hari.

Studi lain di lebih dari 69.000 wanita menunjukkan bahwa mereka dengan asupan gula tambahan yang tinggi memiliki risiko depresi yang jauh lebih besar, dibandingkan dengan mereka yang memiliki asupan terendah.

 

7. Mempercepat Penuaan Kulit

Keriput adalah tanda penuaan alami. Mereka muncul pada usia lanjut, terlepas dari apapun tingkat kesehatan Anda.

Namun, pilihan makanan yang buruk dapat memperburuk kerutan dan mempercepat proses penuaan kulit.

Advanced glycation endproducts (AGEs) adalah senyawa yang dibentuk oleh reaksi antara gula dan protein dalam tubuh Anda. Mereka telah ditemukan untuk memainkan peran kunci dalam penuaan kulit.

Mengkonsumsi diet tinggi karbohidrat olahan dan gula mengarah pada produksi AGEs, yang dapat menyebabkan kulit Anda menua sebelum waktunya.

AGEs merusak kolagen dan elastin, yang merupakan protein yang membantu meregangkan kulit dan menjaga penampilan mudanya.

Ketika kolagen dan elastin menjadi rusak, kulit kehilangan kekencangan dan mulai tampak kendor dan keriput.

Dalam sebuah penelitian, wanita yang mengonsumsi lebih banyak karbohidrat, termasuk gula tambahan, memiliki penampilan wajah yang lebih keriput dibandingkan wanita dengan diet tinggi protein rendah karbohidrat.

Para peneliti menyimpulkan bahwa asupan karbohidrat yang lebih rendah dikaitkan dengan penampilan penuaan kulit yang lebih baik.

 

Bagaimana Mengurangi Konsumsi Gula Berlebihan

Konsumsi gula berlebihan mengandung banyak efek kesehatan negatif.

Meskipun mengkonsumsi dalam jumlah kecil sekarang dan kemudian sangat sehat, Anda harus mencoba untuk mengurangi asupan gula jika memungkinkan.

Untungnya, hanya berfokus pada makan utuh, makanan yang tidak diolah secara otomatis menurunkan jumlah gula dalam diet Anda.

Berikut adalah beberapa tips tentang cara mengurangi asupan gula tambahan:

  • Tukar soda, minuman energi, jus dan teh manis dengan air putih.
  • Minum kopi Anda hitam atau gunakan Stevia untuk pemanis alami, nol-kalori.
  • Maniskan yogurt yang tawar dengan buah segar atau beku alih-alih membeli yogurt yang beraroma gula.
  • Mengkonsumsi buah utuh sebagai pengganti smoothies buah yang manis.
  • Ganti permen dengan campuran buah, kacang, dan beberapa keping cokelat hitam buatan sendiri.
  • Gunakan minyak zaitun dan cuka sebagai pengganti salad manis seperti mustard madu.
  • Pilih bumbu-bumbu, mentega kacang, saus kecap dan marinara dengan gula yang ditambah nol.
  • Carilah sereal, granola dan granola bar dengan di bawah 4 gram gula per porsi.
  • Tukar sereal pagi Anda untuk semangkuk gandum gulung dengan selai kacang dan buah beri segar, atau telur dadar yang dibuat dengan sayuran segar.
  • Alih-alih jelly, iris pisang segar ke dalam sandwich selai kacang Anda.
  • Gunakan mentega kacang alami sebagai pengganti selai manis seperti Nutella.
  • Hindari minuman beralkohol yang dimaniskan dengan soda, jus, madu, gula atau agave.

Cara terbaik untuk membatasi asupan gula tambahan Anda adalah menyiapkan makanan sehat Anda sendiri di rumah dan hindari membeli makanan dan minuman yang tinggi kadar gula tambahan.

 

Kesimpulan Terkait Konsumsi Gula Berlebihan

Makan terlalu banyak gula dapat memiliki banyak efek kesehatan negatif.

Kelebihan makanan dan minuman manis dapat menyebabkan kenaikan berat badan, masalah gula darah dan peningkatan risiko penyakit jantung, di antara kondisi berbahaya lainnya.

Untuk alasan ini, menambahkan gula harus dijaga seminimal mungkin, yang mudah ketika Anda mengikuti diet sehat berdasarkan makanan utuh.

Jika Anda perlu memotong gula tambahan dari diet Anda, cobalah beberapa perubahan kecil yang tercantum di atas.

Sebelum Anda menyadarinya, kebiasaan gula Anda akan menjadi sesuatu yang buruk dari masa lalu.

 

Referensi:

https://www.healthline.com/nutrition/too-much-sugar#section1

obat herbal anti diabetes

Waspada! Inilah Interaksi Obat & Tanaman Herbal dengan Obat Anti Diabetes

Diabetes merupakan kondisi kompleks dengan variasi penyakit. Pendekatan pengobatan yang memiliki target tunggal tidak menunjukkan outcome klinis yang ideal baik pengobatan untuk diabetes itu sendiri atau pun komplikasi nya. Pemberian obat anti diabetes terkadang membuat penderita diabetes menjadi kesulitan karena terkadang lebih dari 1 obat dan hasilnya kurang memuaskan.

 

Obat dan tanaman herbal telah digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk penyakit lainnya dan juga untuk diabetes.

Banyak pasien diabetes yang mengetahui manfaat anti diabetes obat atau tanaman herbal tertentu dan terkadang menggunakannya sebagai tambahan pengobatan dengan obat anti diabetes kompensional.

Kondisi ini mengakibatkan dua hal yang bertolak belakang. Pada satu sisi, kegunaan obat atau tanaman herbal tersebut dapat menurunkan dan menjaga kadar gula darah.

Di sisi lain, penggunaan obat atau tanaman herbal ini berbarengan dengan obat anti diabetes konvensional dapat berpotensi memunculkan risiko.

Artikel ini memberikan tinjauan terkait dengan literatur klinis dan eksperimental yang menunjukkan interaksi penggunaan obat atau tanaman herbal dengan obat diabetes.

 

Untuk Artikel Lain Terkait dengan Obat Herbal dan Pengobatan Alternatif Anda Dapat Membacanya disini:

 

Mekanisme Kerja dan Interaksi Herbal dan Obat

Pada umumnya dua obat yang diberikan bersamaan berpotensi menyebakan reaksi kimia atau interaksi farmakologis.

Interaksi ini dapat meningkatkan atau menurunkan efek obat yang satu terhadap obat yang lain.

Kemungkinan kondisi yang terjadi adalah peningkatan atau penurunan efektivitas dan/atau efek samping obat.

Outcomenya sangat bergantung pada fisikokimia obat yang berpengaruh pada farmakokinetik dan farmakodinamik.

Secara sederhana interaksi ini dapat dilihat pada gambar berikut.

obat anti diabetes

Diabetol Metab Syndr. 2017; 9: 59.

Beberapa mekanisme yang terkait dengan farmakokinetik interaksi obat herbal termasuk:

  • Perubahan kuantitatif klirens ginjal
  • Bioaviabilitas
  • Distribusi obat
  • Absorpsi obat
  • Proses eliminasi obat

Sistem enzim metabolik hati, terutama keluarga isoenzim sitokrom P450 (CYP450), tetap merupakan jalur umum untuk farmakokinetik interaksi obat herabl.

Banyak obat anti-diabetes adalah substrat dari isoenzim CYP450, misalnya:

  • pioglitazone, repaglinide dan rosiglitazone untuk CYP2C8,
  • glibenclamide, glimepiride, glipizide, nateglinide dan rosiglitazone untuk CYP2C9,
  • proguanil untuk CYP2C19,
  • pioglitazone dan repaginate untuk CYP3A4.

 

Sejumlah besar herbal juga telah ditemukan mempengaruhi sistem CYP450. Misalnya, St John’s wort menghambat CYP2C dan CYP3A dan ginkgo bilob amenghambat CYP3A4, CYP2C9, dan CYP2C19.

Farmakodinamik interaksi obat herbal dapat memodifikasi kerja obat / herbal secara kualitatif melalui efek pada berbagai organ, situs reseptor atau enzim.

Interaksi semacam itu dapat menghasilkan efek antagonis, aditif, atau sinergis.

Sebagai contoh, banyak obat-obatan herbal memiliki sifat antioksidan yang dapat bermanfaat untuk mengurangi stres oksidatif, faktor patogen utama diabetes.

 

Kami memiliki ebook Farmakologi Klinis Dasar yang berisi rangkuman Farmakokinetik dan Farmakodinamik Obat. Ebook tersebut dapat Anda Unduh pada Link berikut:

Farmakologi klinis mahasiswa kedokteran

 

 

Interaksi Obat Anti Diabetes dan Herbal

Aloe vera – Aloe barbadensis (Lidah Buaya)

Aloe vera telah menunjukkan tingkat signifikansi dalam menuunkan tekanan darah.

Beberapa penelitian melaporkan interaksi potensial Aloe vera dengan anti diabetes.

Salah satu interaksi yang tercatat adalah interaksinya dengan glibenklamid.

Konsumsi keduanya secara bersamaan akan menimbulkan efek additif.

Efek ini akan memberikan efek antihiperglikemia yang lebih besar dan peningkatan risiko hipoglikemia.

 

Ginseng – Panax  ginseng dan Panax quinquefolium

Keduanya merupakan tumbuhan pada famili ginseng dan telah menunjukkan potensi antidiabetik yang mempengaruhi jalur insulin dependen dan independen.

Komponen aktif ginseng yang bertanggung jawab untuk efek anti diabetik ini belum sepenuhnya diketahui.

Penelitian terhadap senyawa K, metabolit akhir dari protopanaxadiol ginsenosides menunjukkan bahwa senyawa K menghambat efek hiperglikemik dengan mekanisme kerja sekresi insulin mirip dengan mekanisme kerja metformin.

Konsumsi keduanya secara bersamaan akan menimbulkan efek additif.

Efek ini akan memberikan efek antihiperglikemia yang lebih besar dan peningkatan risiko hipoglikemia.

 

Karela – Momordica charantia (Paria/Pare)

Karela dikenal juga sebagai Paria/pare atau bitter melon karena rasanya yang pahit.

Sejumlah senyawa aktif tumbuhan antara lain sterol, glukosida dan polipeptida karantin.

paria obat diabetes

By Tony Hisgett [CC BY 2.0], via Wikimedia Commons

Penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan efektivitas apabila dikonsumsi bersamaan dengan metformin, glimidine, dan glibenklamid.

Konsumsi keduanya secara bersamaan akan menimbulkan efek additif.

Efek ini akan memberikan efek antihiperglikemia yang lebih besar dan peningkatan risiko hipoglikemia.

 

Bawang Putih – Allium sativum

Bawang putih dikenal sebagai salah satu bahan dapur yang banyak memiliki manfaat untuk kesehatan.

Sulfur pada bawang putih diduga mengandung senyawa bioaktif yang disebut sebagai allyl thiosulfinates.

Bawang putih juga telah diketahui memiliki efek anti diabetik.

Penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan efektivitas apabila jus bawang putih dikonsumsi bersamaan dengan metformin.

Konsumsi keduanya secara bersamaan akan menimbulkan efek additif.

 

Kesimpulan Interaksi Obat Anti Diabetik dan Obat Herbal

Berdasarkan hasil yang disajikan di atas, jelas bahwa banyak obat herbal, bila dikonsumsi bersamaan dengan agen anti diabetes, berpotensi mengubah sifat farmakokinetik dan / atau farmakodinamiknya.

Interaksi ini rumit mengingat banyaknya target patofisiologis / farmakologis yang terkait dengan penyakit dan sifat multikomponen dari obat herbal.

Variasi batch-to-batch dalam komposisi kimia herbal juga cenderung berdampak pada sifat interaksi, membuatnya tidak dapat diprediksi.

Meskipun berpotensi menimbulkan efek samping, kombinasi herbal dan obat anti diabetes lebih sering ditunjukkan memiliki implikasi klinis positif karena dapat menyebabkan efek anti diabetik yang meningkat, yang berpotensi memungkinkan pengurangan dosis agen anti diabetes, sehingga meminimalkan efek sampingnya.

Sebaliknya, antagonisme dapat menyebabkan efek berbahaya dan oleh karena itu perlu peringatan peringatan atau kontraindikasi untuk kombinasi.

Kesimpulannya, interaksi antara agen herbal dan farmasi adalah pedang bermata dua dan menjadi perhatian bagi pasien dan praktisi perawatan kesehatan.

Penting untuk melanjutkan penelitian tentang potensi risiko dan manfaat yang terkait dengan interaksi ini, terutama dalam kelompok pasien lanjut usia dan mereka yang sakit kronis.

Data tersebut sangat penting untuk pengembangan pedoman klinis di masa depan agar hasil perawatan kesehatan lebih baik.

 

Bila ada yang ingin ditanyakan terkait interaksi dan manfaat obat herbal lainnya terhadap penyakit diabetes silakan tanyakan di kolom komentar.

Referensi

  1. Gupta RC, Chang D, Nammi S, Bensoussan A, Bilinski K, Roufogalis BD. Interactions between antidiabetic drugs and herbs: an overview of mechanisms of action and clinical implications. Diabetology & metabolic syndrome. 2017 Dec;9(1):59.
poster difteri

Difteri di Indonesia: Outbreak Terburuk Pada Generasi Z

Judul di atas bukan suatu mitos semata melainkan suatu fakta yang sebenarnya cukup menyakitkan bagi bangsa Indonesia. Seandainya, The Guinness Book of Records memberikan catatannya maka tentu saja Indonesia akan mendapatkan rekor untuk kejadian luar biasa salah satu infeksi saluran napas atas yang dapat dicegah dengan pemberian vaksin yang disebut Difteri ini.

Merujuk kepada pernyataan yang dikeluarkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bahwa per Desember 2017,  kejadian luar biasa (KLB) difteri di Indonesia paling tinggi di dunia. KLB difteri terjadi di 28 provinsi serta 142 kabupaten/kota.

Pada periode yang sama, Desember 2017, Ikatan Dokter Indonesia menyatakan bahwa sudah 38 anak yang meninggal dunia karena difteri. Sementara 600 anak masih dirawat di rumah sakit karena penyakit yang sama.

Sayangnya, meskipun begitu banyak angka KLB infeksi saluran napas ini, masyarakat Indonesia kurang terlalu tertarik untuk mempelajari apa itu difteri. Silakan saja Anda kunjungi link berikut.

https://trends.google.co.id/trends/yis/2017/ID/

Link di atas akan membawa Anda ke halaman Google Trends di Indonesia (kata kunci dengan pencarian terbanyak pada tahun 2017). Apakah Anda menemukan kata Difteri di sana?

Anda tidak akan menemukannya bila tampilan situs Google Trends tersebut sama dengan tampilan ketika Saya menulis artikel ini.

Kata kunci Difteri hanya mendapatkan popularitas pencariannya pada pertengahan Desember 2017 saja. Lalu, apa itu Difteri dan mengapa Saya menyatakan bahwa Indonesia memiliki Outbreak Difteri terburuk sepanjang sejarah dunia?

 

Apa itu Difteri?

Difteri merupakan infeksi saluran napas atas (hidung dan tenggorokan) yang serius yang disebabkan oleh strain bakteri Corynebacterium diphtheriae yang dapat memproduksi toksin (racun).

Infeksi karena toksin ini akan menyerang membran mukosa saluran napas atas dan menyebar dengan mudah dari satu orang ke orang lainnya.

Tapi, dapat dicegah dengan vaksinasi difteri.

Lalu, mengapa Saya menyatakan bahwa ini adalah wabah KLB terburuk pada generasi Z?

 

Outbreak Difteri Terburuk pada Generasi Z

Seperti yang telah dijabarkan di atas bahwa IDAI juga berangapan bahwa KLB ini merupakan yang terbesar di bandingkan dengan KLB di negara lainnya.

Secara epidemiologi, distribusi geografis infeksi ini dapat ditemukan di seluruh dunia. Kejadian (prevalensi/insidensi) terbesarnya berada pada negara dengan iklim tropis karena suhunya lebih panas.

Infeksi ini sangat jarang juga ditemukan di negara dengan vaksinasi yang baik.

Untuk rekor “Outbreak Terburuk Sepanjang Sejarah Dunia” mari kita bandingkan dengan beberapa Outbreak lainnya yang tercatat dari seluruh dunia.

  • Outbreak di Yaman dengan 333 kasus dan 35 orang meninggal dunia sejak 31 Agustus 2017 hingga 21 Desember 2017.
  • Outbreak di Thailand tahun 2012, 15 kasus tidak ada yang meninggal dunia
  • Outbreak di Afghanistan tahun 2003 dengan 50 kasus dan 3 orang meninggal dunia

Outbreak terbesar terjadi pada tahun 1995 di Uni Soviet, dimana ditemukan 47.802 kasus dengan 1746 kematian pada 14 dari 15 negara bagian di Uni Soviet.

 

Mengapa infeksi ini bisa diderita?

Corynebacterium diphtheriae adalah kuman yang bertanggung jawab atas wabah ini.

Bakteri ini merupakan bakteri batang gram positif aerob. Tapi, hanya strain yang memproduksi toksin (racun) yang menyebabkan penyakit parah.

Corynebacterium diphtheriae dalam pewarnaan gram

By Photo Credit: Content Providers(s): [Public domain], via Wikimedia Commons

Strain yang tidak memproduksi toksin hanya menyebabkan penyakit yang ringan.

Bakteri ini dapat ditularkan melalui droplet pernapasan di udara antara satu orang dengan orang yang lain.

Selain melalui droplet di udara, kuman ini juga dapat ditularkan melalui kontak langsung via kulit.

Masa inkubasi kuman ini adalah 2-5 hari dengan rentang 1-10 hari.

Orang yang telah terinfeksi dapat menyebarkan bakteri sekitar 2 minggu (atau bahkan hingga 4 minggu) jika tidak diberikan antibiotik.

Bakteri ini pada umumnya menginfeksi hidung dan tenggorokan. Toksin yang diproduksi dapat menyebar melalui aliran darah dan menyebabkan lapisan bercak putih tipis pada daerah:

  • Hidung
  • Tenggorokan
  • Lidah
  • Saluran napas
  • Lesi pada kulit
bercak putih difteria

By User:Dileepunnikri (Own work) [CC BY-SA 3.0 (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0)], via Wikimedia Commons

Pada beberapa kasus, toksin ini juga merusak organ lainnya seperti jantung, otak, dan ginjal.

Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi mengancam jiwa seperti:

  • Miokarditis (inflamasi pada otot jantung)
  • Paralisis
  • Gagal ginjal

 

Gejala yang tampak bila terinfeksi

Gejala akan muncul 2 sampai 5 hari setelah terinfeksi. Beberapa orang tidak akan merasakan gejala.

Atau hanya merasakan gejala ringan sama seperti infeksi saluran napas atas atau flu.

Gejala atau tanda yang umumnya terlihat pada penderita difteri adalah lapisan bercak putih pada tenggorokan dan tonsil. Gejala lainnya yang dapat muncul antara lain:

  • Demam
  • Menggigil
  • Pembengkakan kelenjar pada leher (Bull neck)
Bull Neck Difteria

By Photo Credit: Content Providers(s): CDC [Public domain], via Wikimedia Commons

  • Nyeri tenggorokan
  • Lesi pada kulit
lesi kulit difteri

By CDC [Public domain], via Wikimedia Commons

Gejala lainnya yang menunjukkan bahwa penyakit bertambah parah

  • Sulit bernapas atau menelan
  • Perubahan pandangan
  • Bicara tidak jelas, dan
  • Tanda syok

 

Bagaimana Difteri dapat Didiagnosis

Bila Anda merasa yakin bahwa gejala yang sedang Anda atau anak anda alami adalah mirip dengan gejala difteri, maka sebaiknya segera ke dokter.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk memeriksa terutama pada daerah hidung, tenggorokan, kepala, dan leher.

Dokter juga akan menanyakan seputar gejala yang di alami secara lebih rinci.

Dokter akan memberikan sangkaan bahwa Anda penderita difteri apa bila melihat lapisan bercak putih menyelubungi tenggorokan atau tonsil.

Bila hal ini terjadi maka dokter akan merujuk Anda ke Rumah Sakit yang dapat melakukan pemeriksaan terhadap sampel bercak pada tenggorokan atau tonsil tersebut untuk memastikan diagnosis.

 

Bagaimana Pengobatan Difteri Dilakukan?

Infeksi ini merupakan kondisi yang serius. Di negara maju seperti Amerika Serikat, penderita difteri akan mendapatkan anti toksin dan anti biotik.

Anti toksin diberikan berasal dari kuda. Antibiotik yang dapat diberikan berupa eritromisin per oral atau injeksi selama 14 hari atau procaine penicillin G setiap hari selama 14 hari.

Selama perawatan maka dokter akan meminta anda untuk berada di rumah sakit dan di rawat di ruang perawatan khusus sehingga tidak menularkan kuman kepada orang lain.

 

Mari sama-sama mencegah difteri

Difteri dapat dicegah dengan vaksin dan antibiotik

vaksinasi difteri dengan menggunakan vaksin DPT dilakukan dalam usia bayi dua, tiga, dan empat bulan. Vaksin ini merupakan upaya proteksi terhadap penyakit difteri, tetanus, dan batuk rejan (pertussis) dan diberikan sesuai dengan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2017. Jika vaksin yang diberikan jenis DTPa, maka vaksin diberikan pada usia 2, 4, & 6 bulan.

Anak berusia 7 tahun ke atas dan orang dewasa direkomendasikan untuk mendapatkan vaksinasi Td atau Tdap. Dilanjutkan vaksinasi ulang (booster) minimal setiap 10 tahun sekali.

 

Referensi:

  1. Centers for Disease Control and Prevention. Diphtheria for Clinicians. CDC 2014 May 15
  2. Diphtheria. In: Centers for Disease Control and Prevention. Epidemiology and Prevention of Vaccine-Preventable Diseases. 12th Edition. Atlanta, GA: Centers for Disease Control and Prevention; 2012

Keputihan: Penyebab, Gejala, dan Diagnosis

Keputihan sering dan terjadi secara reguler. Meskipun demikian terdapat beberapa jenis keputihan yang dapat mengindikasikan suatu infeksi. Cairan tidak normal tersebut dapat berwarna kuning atau hijau, konsistensinya sedikit lebih kental, dan memiliki bau yang tidak sedap.

Infeksi bakteri atau jamur merupakan penyebab infeksi tersering. Jika Anda menemui cairan yang keluar dari vagina tampak tidak seperti biasanya atau berbau tidak sedap, silakan segera temui dokter untuk diagnosis dan pengobatan yang lebih baik.

 

Jenis-Jenis Cairan Vagina atau Keputihan

Terdapat beberapa jenis cairan yang keluar melalui vagina. Cairan tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan warna dan konsistensinya. Beberapa jenis dari cairan ini normal. Sedangkan yang lainnya dapat mengindikasikan kondisi tertentu dan membutuhkan pengobatan.

 

Putih

Cairan berwarna putih dan volumenya sedikit, yang keluar khususnya pada awal atau akhir siklus menstruasi/haid adalah suatu hal yang normal.

Jika cairan ini disertai dengan gejala gatal dan sedikit lebih kental dari biasanya atau bahkan konsisitensinya tampak seperti keju yang meleleh maka keputihan itu tidak normal dan membutuhkan pengobatan.

Kondisi di atas biasanya muncul sebagai tanda infeksi jamur.

 

Jernih dan tampak seperti air

Cairan yang keluar dari vagina tampak jernih dan seperti air maka pada umumnya normal. Kondisi ini bisa terjadi kapan saja sepanjang bulan. Kondisi ini biasanya muncul khususnya setelah selesai melakukan olahraga berat.

 

Jernih dan kental

Ketika cairan yang keluar dari vagina jernih tapi sedikit kental seperti lendir, tidak menyerupai air maka kondisi ini mengindikasikan Anda sedang mengalami masa ovulasi. Ini adalah jenis cairan yang normal.

 

Kecoklatan atau tampak seperti darah

Cairan vagina yang tampak berwarna kecoklatan atau seperti darah biasanya normal. Terutama ketika anda sedang mengalami masa menstruasi/haid.

Pelepasan terlambat pada akhir periode menstruasi/haid Anda bisa terlihat berwarna cokelat dan bukan merah. Anda mungkin juga mengalami sejumlah kecil perdarahan di antara periode menstruasi. Kondisi ini disebut spotting.

Bila spotting terjadi selama jangka waktu normal (tidak sedang haid) dalam siklus menstruasi Anda dan Anda tidak sedang menjalani program keluarga berencana maka kondisi ini dapat menjadi salah tanda kehamilan.

Spotting yang muncul pada masa awal kehamilan juga dapat menjadi tanda keguguran (abortus), dan kondisi ini harus didiskusikan kepada dokter atau ahli kandungan.

Pada kasus yang jarang, cairan vagina yang berwarna coklat juga dapat menjadi tanda kanker leher rahim (serviks) tahap lanjut. Untuk kasus ini, penting dilakukan pemeriksaan panggul dan Pap Smear untuk memeriksa abnormalitas pada leher rahim.

 

Kuning atau Hijau

Keputihan yang berwarna kuning atu hijau, terutama dengan konsistensi kenyal dan kental, atau disertai dengan bau yang tidak sedap, merupakan pertanda tidak normal.

Keputihan jenis ini biasanya merupakan tanda infeksi trikomoniasis. Infeksi ini pada umumnya menyebar melalui hubungan seksual.

 

Penyebab Keputihan

Cairan vagina yang normal menunjukkan fungsi tubuh yang sehat. Kondisi ini merupakan cara tubuh untuk membersihkan dan melindungi vagina.

Sehingga, apabila cairan vagina meningkat pada saat melakukan hubungan intim atau masa ovulasi maka hal tersebut merupakan suatu hal yang normal.

Olahraga, konsumsi pil KB atau stress emosional juga dapat meningkatkan pengeluaran cairan vagina.

Cairan vagina abnormal (keputihan) biasa terjadi disebabkan oleh infeksi.

 

Bakterial vaginosis

Bakterial vaginosis merupakan infeksi bakteri yang sering ditemui. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan pengeluaran cairan vagina dengan bau yang cukup menyengat dan terkadang seperti bau ikan.

Kondisi ini tidak menyebabkan gejala lainnya. Wanita yang melakukan hubungan seks oral dan berganti-ganti pasangan memiliki risiko bakterial vaginosis yang lebih besar.

 

Trikomoniasis

Trikomoniasis merupakan jenis infeksi lainnya. Kondisi ini disebabkan oleh protozoa atau organisme bersel tunggal.

Infeksi ini biasanya ditularkan melalui hubungan seksual, tapi juga dapat ditularkan melalui kontak saat memakai handuk yang sama secara bergantian.

Kondisi ini akan mengakibatkan cairan vagina berwarna kehijauan dan berbau busuk. Nyeri, inflamasi, dan gatal merupakan gejala yang dapat dirasakan pada infeksi ini. Tapi, terkadang beberapa orang tidak mengalami gejala lain selain perbahan warna cairan vagina yang berbau busuk.

 

Infeksi jamur

Infeksi jamur akan menyebabkan keputihan dengan konsistensi seperti keju dan dapat pula disertai dengan sensasi seperti terbakar atau gatal.

Adanya jamur (ragi) pada vagina merupakan suatu hal yang normal, tapi pertumbuhannya dapat mendadak menjadi lebih banyak dan tidak terkontrol. Beberapa hal dibawah ini dapat menyebabkan infeksi jamur antara lain:

  • Stress
  • Diabetes
  • Mengkonsumsi pil KB
  • Kehamilan
  • Antibiotik, terutama yang dikonsumsi lebih dari 10 hari

 

Gonorea dan Klamidia

Gonorea dan klamidia merupakan infeksi menular seksual yang dapat menyebabkan perubahan cairan vagina. Pada kondisi ini cairan vagina biasanya berwarna kuning, kehijauan, atau tampak seperti berawan.

 

Penyakit inflamatorik panggul

Penyakit inflamatorik panggul (PID) adalah infeksi yang sering menular melalui kontak seksual. Kondisi ini terjadi ketika bakteri menyebar dari vagina menuju ke organ reproduksi lainnya. Kondisi ini menyebabkan cairan vagina berbau busuk.

 

Kapan Harus Menemui Dokter?

Jika Anda mengalami gejala keluarnya cairan vagina yang tidak biasa disertai dengan gejala lainnya, Anda harus segera menemui dokter. Gejala yang perlu Anda perhatikan termasuk:

  • Demam
  • Nyeri pada perut
  • Penurunan berat badan
  • Letih
  • Peningkatan buang air kecil

 

Pengobatan Rumahan untuk keputihan

Untuk mencegah infeksi maka jaga hieginitas dan gunakan pakaian dalam berbahan katun. Jangan mencuci vagina dengan mengunakan air atau cairan tertentu karena dapat memperburuk keputihan dan menghilangkan bakteri baik pada vagina. Lakukan hubungan seks yang aman untuk terhindar dari infeksi menular seksual.

Untuk mengurangi risiko infeksi jamur ketika mengkonsumsi antibiotik, Anda dapat mengkonsumsi yogurt yang mengandung bakteri baik. Jika anda merasa bahwa mengalami gejala keputihan karena infeksi bakteri maka anda dapat menggunakan krim atau suppositoria anti jamur.

 

Referensi:

Women’s Health. In: Murtagh AM J. eds. John Murtagh’s Patient Education, 7e New York, NY: McGraw-Hill; . http://murtagh.mhmedical.com/content.aspx?bookid=1914&sectionid=142123253. Accessed March 07, 2018.

cappucino

Waspadai Efek Terlalu Banyak Konsumsi Kafein

Kopi dan teh merupakan minuman yang paling banyak digemari di seluruh dunia. Kopi juga merupakan minuman yang sehat dan memiliki efek baik bagi tubuh. Kopi dan teh yang anda dikonsumsi mengandung kafein, suatu senyawa yang dapat meningkatkan metabolisme dan mood. Konsumsi kafein akan berpengaruh terhadap performa mental dan fisik.

Penelitian menunjukkan bahwa kafein aman untuk dikonsumsi dalam jumlah kecil hingga sedang. Konsumsi kafein dosis tinggi dapat memberikan rasa yang tidak nyaman hingga efek samping yang berbahaya.

Pemuda Minum Kopi

Meskipun demikian, penelitian menunjukkan bahwa gen setiap individu memiliki batasan tolerasi kafein yang berbeda untuk masing-masing orang. Beberapa orang dapat mengkonsumsi kafein lebih banyak dibandingkan orang yang lain tanpa mengalami efek negatif dari kafein tersebut.

Hal ini pula yag menjelaskan mengapa seseorang yang jarang mengkonsumsi kopi akan mengalami gejala efek samping tertentu sedangkan peminum kopi tidak mengalaminya.

 

Berikut ini merupakan efek samping dari konsumsi kafein yang berlebihan.

 

Efek samping konsumsi kafein

 

  1. Ansietas atau kecemasan

Kafein diketahui dapat meningkatkan kewaspadaan.

Kondisi ini terjadi karena kafein akan menghambat adenosine, suatu senyawa kimia otak yang menyebabkan seseorang dapat merasakan letih. Pada saat yang bersamaan, kafein melepaskan adrenalin, hormon yang berhubungan dengan peningkatan metabolisme dan energi.

Tapi, pada dosis tinggi, efek yang dihasilkan dari interaksi kedua efek diatas menyebabkan ansietas, perasaan cemas dan kurang percaya diri.

Faktanya, gangguan ansietas yang disebabkan oleh kafein merupakan salah satu dari empat sindrom terkait dengan kafein yang dituliskan dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM). DSM merupakan petunjuk diagnosis gangguan mental dan jiwa yang dipublikasikan oleh American Psychiatric Association.

Asupan kafein sangat tinggi lebih dari 1.000 mg per hari (8-16 gram bubuk kopi atau satu gelas kopi mengandung 95-300 mg kafein) dilaporkan menyebabkan gejala gugup dan kecemasan.

 

Kesimpulan:

Meskipun kafein dosis rendah hingga sedang dapat meningkatkan kewaspadaan, konsumsi kafein dalam jumlah yang besar dapat menyebabkan ansietas dan kegelisahan. Perhatikan respons tubuh anda untuk menentukan seberapa banyak kopi yang dapat anda minum tanpa menimbulkan ansietas atau efek samping lainnya.

  1. Insomnia

Kafein memiliki kemampuan untuk membuat seseorang tetap terbangun. Disisi lain, konsumsi kafein yang berlebihan menyebabkan seseorang dapat sulit tidur.

Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi kafein berhubungan dengan peningkatan waktu yang dibutuhkan untuk dapat tertidur dan menurunkan total durasi tidur khususnya pada lanjut usia.

Bertolak belakang dengan penelitian di atas, penelitian lainnya menunjukkan bahwa kafein dalam jumlah kecil dan sedang tidak mempengaruhi tidur pada orang yang tidak mengalami gangguan tidur.

 

 

Anda mungkin tidak menyadari bahwa terlalu banyak kafein mengganggu tidur anda. Meskipun kopi dan teh adalah sumber kafein paling utama, minuman berkarbonasi (soda), cokelat, dan minuman berenergi serta beberapa obat juga mengandung kafein.

Beberapa minuman ringan berkarbonasi mungkin hanya mengandung kafein hingga 350 mg akan tetapi, 1 kaleng minuman berenergi dapat mengandung hingga 500 mg kafein.

Yang penting, jumlah kafein yang dapat Anda konsumsi tanpa mempengaruhi tidur Anda akan tergantung pada genetika dan faktor lainnya.

Selain itu, kafein yang dikonsumsi di kemudian hari bisa mengganggu tidur karena pengaruhnya biasanya memerlukan waktu beberapa jam setelah konsumsi.

Penelitian telah menunjukkan bahwa sementara kafein tetap berada di sistem tubuh Anda selama rata-rata lima jam, jangka waktunya berkisar antara satu setengah jam sampai sembilan jam, bergantung pada individu.

Satu penelitian menyelidiki bagaimana waktu konsumsi kafein mempengaruhi tidur. Peneliti memberi 12 orang dewasa sehat 400 mg kafein enam jam sebelum tidur, tiga jam sebelum tidur atau sesaat sebelum tidur.

Baik waktu yang dibutuhkan ketiga kelompok untuk tertidur dan waktu yang mereka habiskan di malam hari karena tidak dapat tidur meningkat secara signifikan.

Hasil ini menunjukkan bahwa penting untuk memperhatikan baik jumlah dan waktu konsumsi kafein untuk mengoptimalkan tidur Anda.

 

Kesimpulan:

Kafein dapat membantu Anda tetap terjaga di siang hari, namun hal itu dapat berdampak negatif pada kualitas dan kuantitas tidur Anda. Kurangi konsumsi kafein Anda pada sore hari untuk menghindari masalah tidur.

 

  1. Masalah Pencernaan

Banyak orang menemukan bahwa secangkir kopi pagi membantu mengeluarkan isi perut mereka.

Efek pencahar kopi telah dikaitkan dengan pelepasan gastrin, hormon yang diproduksi oleh lambung sehingga mempercepat aktivitas di usus besar. Terlebih lagi, kopi tanpa kafein telah terbukti menghasilkan respons yang serupa.

Namun, kafein itu sendiri juga nampaknya merangsang pergerakan usus dengan meningkatkan peristaltik, kontraksi yang menggerakkan makanan melalui saluran pencernaan Anda.

Dengan efek ini, tidak mengherankan bahwa dosis besar kafein dapat menyebabkan anda sering buang air besar atau bahkan diare pada beberapa orang.

luis_molinero / Freepik

Meski selama bertahun-tahun kopi diyakini menyebabkan sakit maag, sebuah penelitian besar terhadap lebih dari 8.000 orang tidak menemukan adanya hubungan antara keduanya.

Di sisi lain, beberapa penelitian menunjukkan bahwa minuman berkafein dapat memperburuk penyakit refluks gastroesofagus (GERD) pada beberapa orang. Hal ini tampaknya terutama berlaku untuk kopi.

Karena kopi dapat memiliki efek utama pada fungsi pencernaan, Anda mungkin ingin mengurangi jumlah yang Anda minum atau beralih ke teh jika Anda mengalami masalah pencernaan apa pun.

 

 

Kesimpulan:

Meskipun konsumsi kopi sejumlah kecil sampai sedang dapat meningkatkan motilitas usus, dosis yang lebih besar dapat menyebabkan diare atau GERD. Mengurangi asupan kopi atau mengganti teh mungkin bermanfaat.

 

  1. Peningkatan Tekanan Darah

Secara keseluruhan, kafein nampaknya tidak meningkatkan risiko penyakit jantung atau stroke pada kebanyakan orang.

Namun, telah terbukti meningkatkan tekanan darah pada beberapa penelitian karena efek stimulasi pada sistem saraf.

Tekanan darah yang meningkat merupakan faktor risiko serangan jantung dan stroke karena bisa merusak arteri seiring berjalannya waktu, membatasi aliran darah ke jantung dan otak Anda.

 

Untungnya, efek kafein terhadap tekanan darah nampaknya bersifat sementara. Juga, tampaknya memiliki dampak paling kuat pada orang-orang yang tidak terbiasa mengonsumsinya.

Asupan kafein yang tinggi juga telah terbukti meningkatkan tekanan darah saat berolahraga pada orang sehat, dan juga pada orang dengan tekanan darah yang sedikit meningkat.

Karena itu, memperhatikan dosis dan waktu konsumsi kafein itu penting, apalagi jika sudah memiliki tekanan darah tinggi.

 

Kesimpulan:

Kafein nampaknya menaikkan tekanan darah saat dikonsumsi pada dosis tinggi atau sebelum berolahraga, begitu juga pada orang yang jarang mengkonsumsinya. Tapi efek ini mungkin hanya sementara, jadi yang terbaik adalah memantau respons tubuh Anda sendiri.

 

  1. Mempercepat Denyut Nadi

Efek stimulasi asupan kafein yang tinggi dapat menyebabkan jantung Anda berdetak lebih cepat.

Hal ini juga dapat menyebabkan irama detak jantung yang berubah, disebut atrial fibrillation, yang telah dilaporkan pada orang muda yang mengkonsumsi minuman energi yang mengandung kafein dosis sangat tinggi.

Dalam satu studi kasus, seorang wanita yang mengonsumsi bubuk dan tablet kafein dalam percobaan bunuh diri mengembangkan detak jantung yang sangat cepat, gagal ginjal dan masalah kesehatan serius lainnya.

Namun, efek ini sepertinya tidak terjadi pada semua orang. Memang, bahkan beberapa orang dengan masalah jantung mungkin bisa menoleransi kafein dalam jumlah besar tanpa efek samping.

Dalam satu penelitian terkontrol, ketika 51 pasien gagal jantung mengkonsumsi 100 mg kafein per jam selama lima jam, denyut jantung dan irama jantung mereka tetap normal.

Terlepas dari hasil penelitian apapun, jika Anda melihat adanya perubahan pada detak jantung atau irama jantung setelah minum minuman berkafein, pertimbangkan untuk mengurangi asupan kafein Anda.

 

Kesimpulan:

Dosis besar kafein dapat meningkatkan denyut jantung atau irama jantung pada beberapa orang. Efek ini tampak sangat bervariasi pada setiap orang. Jika Anda merasakannya, pertimbangkan untuk mengurangi asupan kafein Anda.

 

  1. Buang Air Kecil Menjadi Lebih Sering

Peningkatan buang air kecil adalah efek samping yang umum dari asupan kafein yang tinggi karena efek stimulasi senyawa kafein pada kandung kemih.

Anda mungkin telah memperhatikan bahwa Anda perlu sering buang air kecil saat minum kopi atau teh lebih banyak dari biasanya.

Sebagian besar penelitian yang melihat efek senyawa kafein pada frekuensi kencing terfokus pada orang lanjut usia dan mereka yang memiliki inkontinensia (tidak dapat menahan kencing).

Untuk seseorang seberat 58 kg, kondisi peningkatan frekuensi buang air kecil akan terjadi bila mengkonsumsi sekitar 300 mg kafein per hari.

Selain itu, asupan tinggi dapat meningkatkan kemungkinan pengembangan inkontinensia pada orang dengan kandung kemih sehat.

Satu studi besar melihat efek asupan kafein yang tinggi terhadap inkontinensia pada lebih dari 65.000 wanita tanpa inkontinensia.

Mereka yang mengkonsumsi lebih dari 450 mg setiap hari memiliki peningkatan inkontinensia yang meningkat secara signifikan, dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi kurang dari 150 mg per hari.

Jika Anda mengkonsumsi banyak minuman berkafein dan merasa buang air kecil lebih sering atau mendesak daripada seharusnya, mungkin sebaiknya Anda mengurangi asupan kafein untuk melihat apakah gejala Anda membaik.

 

Kesimpulan:

Asupan kafein yang tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan frekuensi kencing dan urgensi dalam beberapa penelitian. Mengurangi asupan Anda dapat memperbaiki gejala ini.

 

 

Take Home Massages

Asupan kafein ringan sampai sedang nampaknya memberikan manfaat kesehatan yang mengesankan pada banyak orang.

Di sisi lain, dosis yang sangat tinggi dapat menyebabkan efek samping yang mengganggu kehidupan sehari-hari dan bahkan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Meskipun tanggapan bervariasi dari orang ke orang, efek asupan tinggi menunjukkan bahwa lebih banyak belum tentu lebih baik.

Untuk mendapatkan manfaat kafein tanpa efek yang tidak diinginkan, lakukan penilaian yang jujur tentang tidur, tingkat energi dan faktor lain yang mungkin terpengaruh, dan kurangi asupan kafein jika diperlukan.

 

Artikel ini diterjemahkan dari:

https://www.healthline.com/nutrition/caffeine-side-effects#section10

dengan sedikit perubahan.