PICO: Metode Mudah Menemukan Jurnal Kedokteran

PICO: Metode Mudah Menemukan Jurnal Kedokteran

Bila saat ini anda sedang mengerjakan sebuah karya tulis ilmiah maka anda sedang berada pada halaman yang tepat. Artikel ini akan memberikan anda pemahaman yang dapat menghemat waktu anda dalam pencarian jurnal. Artikel ini akan memuat tentang tips dan trik mencari jurnal kedokteran menggunakan metode PICO. Harapannya dengan menggunakan metode ini anda akan lebih mudah mencari jurnal yang ingin anda gunakan sebagai referensi dari karya tulis ilmiah anda.

Mencari Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Mencari Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (Image by StartupStockPhotos from Pixabay)

Mari kita mengenal lebih jauh dengan salah satu metode, proses, atau analisis yang memudahkan kita untuk mendapatkan informasi klinis yang paling tepat.

 

Apa itu metode PICO?

PICO adalah Mnemonic yang memudahkan seseorang untuk mencari informasi klinis dalam praktik ilmu kesehatan berbasis bukti ilmiah. PICO sendiri merupakan suatu akronim dari kata-kata berikut:

  • P untuk Patient, Population, Problem
    • Kata-kata ini mewakili pasien, populasi, dan masalah yang diangkat dalam karya ilmiah yang ditulis
  • I untuk Intervention, Prognostic Factor, atau Exposure
    • Kata ini mewakili intervensi, faktor prognostik atau paparan yang akan diangkat dalam karya ilmiah
  • C untuk Comparison atau Intervention (jika ada atau dibutuhkan)
    • Kata ini mewakili perbandingan atau intervensi yang ingin dibandingkan dengan intervensi atau paparan pada karya ilmiah yang akan ditulis
  • O untuk Outcome yang ingin diukur atau ingin dicapai
    • Kata ini mewakili target apa yang ingin dicapai dari suatu penelitian misalnya pengaruh atau perbaikan dari suatu kondisi atau penyakit tertentu.

 

Bagaimana menggunakan metode PICO?

Metode PICO dapat dilakukan apabila penulis karya tulis ilmiah telah memiliki masalah. Misalnya masalah yang akan diteliti adalah:

“Apakah Terdapat Pengaruh Lokasi Infark Dengan Keberhasilan Fibrinolitik Pada Pasien STEMI?”

Berdasarkan pertanyaan klinis masalah tersebut maka kita dapat menyusun sebuah contoh PICO sebagai berikut:

  • P = STEMI
  • I = fibrinolitik
  • C = tidak ada pembanding atau intervensi lainnya
  • O = keberhasilan fibrinolitik

 

Contoh PICO lainnya dengan masalah sebagai berikut:

 

“Apakah Terdapat Pengaruh Pemberian Ekstrak Mengkudu Dosis Tertentu Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Tikus Wistar Diabetes?”

 

Berdasarkan masalah penelitian tersebut maka kita dapat menyusun PICO sebagai berikut:

  • P = Tikus Wistar Diabetes
  • I = Ekstrak Mengkudu
  • C = Dosis Tertentu
  • O = Kadar gula darah

 

Mengapa kita menggunakan PICO?

Suatu karya tulis ilmiah pada umumnya disusun berdasarkan suatu masalah. Masalah sendiri merupakan kesenjangan antara keinginan dan kenyataan. Masalah-masalah dalam bidang kedokteran dan kesehatan dapat disusun menjadi suatu pertanyaan klinis.

 

Pertanyaan klinis yang dibentuk sebaiknya harus memiliki model PICO sehingga memudahkan peneliti untuk menemukan referensi terbaik bagi karya ilmiahnya.

 

Pertumbuhan publikasi karya ilmiah belakangan ini terjadi dengan sangat pesat. Publikasi karya ilmiah dalam jurnal meningkat 2 kali lipat pada tahun 1950 dalam setiap 10 tahun hingga saat ini meningkat 2 kali lipat hanya dalam 1 tahun. Kondisi ini akan meningkat 2 kali lipat setiap 73 hari pada tahun 2020.

 

Banyaknya jumlah publikasi ilmiah ini disertai dengan menurunnya beberapa kualitas terbitan karya ilmiah dengan munculnya jurnal-jurnal yang tidak lagi sepenuhnya mempertimbangkan kaidah dan etika keilmuan.

 

Kualitas publikasi ilmiah yang berkurang dan banyaknya jumlah publikasi ilmiah ini akan menyulitkan mahasiswa yang sedang menyusun skripsi atau tugas akhirnya menemukan referensi skripsi yang tepat untuk karya ilmiahnya.

 

Metode PICO dapat dengan mudah digunakan untuk menemukan referensi yang tepat untuk karya ilmiah yang sedang dibuat sangat menghemat waktu yang dibutuhkan untuk mencari referensi.

 

Analisis PICO terhadap Jurnal Kedokteran dan Kesehatan

Misalkan kita memiliki sebuah jurnal seperti yang terlihat pada gambar berikut ini.

Contoh Jurnal

Versi jurnal lengkapnya dapat ditemukan pada link berikut ini:

KLIK DI SINI

Analisis jurnal PICO adalah penggunaan masing-masing komponen untuk menentukan Populasi, Problem (masalah), Intervensi, Komparasi (perbandingan), dan Luaran (Outcome).

 

Untuk jurnal yang kami jadikan contoh di atas maka analisisnya adalah sebagai berikut:

  • P: Pasien Pasca Paparan COVID-19
  • I: Pemberian Hidrokloroquin
  • C: Tidak ada pembanding
  • O: Pencegahan penyakit

 

Contoh di atas merupakan cara paling sederhana dari cara menentukan PICO pada jurnal. Mari kita lanjutkan dengan memahami bagaimana memanfaatkan metode analisis ini dalam pencarian jurnal.

 

Bagaimana Memanfaatkan Metode Analisis Bukti Ilmiah Ini dalam Pencarian Jurnal?

Salah satu penyedia layanan pencarian dengan menggunakan metode PICO terbaik adalah PubMed. PubMed sendiri merupakan bank atau basis data dari referensi dan abstrak dengan topik ilmu pengetahuan alam dan biomedis (MedLine) yang dikelola oleh United States National Library of Medicine (NLM) pada National Institutes of Health di Amerika Serikat.

 

Layanan ini diberikan secara gratis untuk menemukan jurnal referensi karya tulis ilmiah berdasarkan metode ini. Layanan tersebut dapat diakses melalui link berikut:

KLIK DI SINI

 

Link ini akan menampilkan halaman utama layanan sebagai berikut:

PICO

Pada bagian Patient/Problem/Medical Condition anda dapat memasukkan kata kunci yang mewakit huruf P begitu seterusnya untuk huruf I, C, dan O.

 

Pada bagian Select Publication type anda bisa memilih jenis publikasi yang ingin anda cari dan disusun berdasarkan tingkat bukti pada evidence based medicine mulai dari tinjauan pustaka, pedoman klinis, hingga tinjauan sistematis dari beberapa meta analisis.

 

Pada kesempatan kali ini saya akan mencontohkan penggunaan masalah klinis berikut untuk mencari referensi yang dapat membantu dalam memecahkan masalah tersebut.

“Apakah terdapat perbedaan penggunaan captopril oral dan sublingual dalam kontrol tekanan darah pada pasien krisis hipertensi?”

 

Dari pertanyaan di atas maka kita dapat susun metode PICOnya sebagai berikut:

  • P = krisis hipertensi
  • I = captopril oral
  • C = captopril sublingual
  • O = kontrol tekanan darah

 

Maka, langkah selanjutnya adalah memasukkan istilah-istilah tersebut dalam kolom pencarian yang ditunjukkan pada gambar berikut:

Pico Isian

Pada contoh ini saya ingin mencari semua jenis publikasi dan pilihannya tetap pada “Not specified”. Langkah selanjutnya adalah menekan tombol “Submit”.

 

Hasil pencarian ini menunjukkan terdapat 7 PICO Jurnal atau publikasi ilmiah yang terdaftar di PubMed terkait dengan pencarian saya.

hasil pencarian PICO

 

Bila kita bandingkan dengan hasil pencarian di google scholar dengan memasukkan semua kata kunci yang sama pada metode ini dan menggunakan Boolean “AND” maka kita mendapatkan hasil berupa: 2.680 jurnal yang belum tentu  membahas spesifik tentang hal yang kita cari.

hasil google

 

Selain mengurangi jumlah pencarian jurnal yang lebih spesifik maka PICO PubMed ini juga memberikan beberapa kemudahan lainnya yaitu pada tombol-tombol

[TBL] [Abstract] [Full Text] [Related]

 

  • Tombol [TBL] akan menampilkan kesimpulan dari jurnal tersebut:

TBL PICO

 

  • Tombol [Abstract] tentu saja akan menampilkan abstrak dari jurnal yang dimaksud

PICO Abstrak

  • Tombol [Full Text] akan membawa anda ke sebuah halaman dimana anda dapat menemukan Full Text dari jurnal yang dimaksud. Meskipun, pada sebagian besar full text jurnal ini membutuhkan cara lain untuk dapat mengaksesnya karena jurnal ini sebagian besar adalah jurnal berbayar.

link full text

  • Tombol [Related] akan membawa anda ke sebuah halaman lainnya yang menunjukkan hasil pencarian yang sangat terkait dengan pencarian yang anda lakukan. Untuk kesempatan kali ini tentu saja yang terkait dengan penggunakan captopril oral vs sublingual untuk kontrol tekanan darah pada krisis hipertensi.

PICO Related

 

Pada pencarian ini menunjukkan terdapat 140 artikel lainnya yang terkait dengan masalah klinis yang telah ditanyakan yaitu apakah terdapat perbedaan pemberian captopril oran dengan captopril sublingual terhadap kontrol tekanan darah pada pasien dengan krisis hipertensi.

 

Kelebihan dan Kekurangan PICO

Penggunaan PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome) dalam penelitian dan pencarian jurnal memiliki kelebihan dan kelemahan. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang keduanya:

 

Kelebihan penggunaan PICO dalam penelitian:

 

  1. Fokus yang jelas: PICO membantu peneliti untuk merumuskan pertanyaan penelitian yang spesifik dan fokus. Dengan mengidentifikasi populasi, intervensi, pembanding, dan outcome yang relevan, PICO memungkinkan peneliti untuk membatasi cakupan penelitian mereka dan menghasilkan pertanyaan penelitian yang lebih terukur.

 

  1. Penelitian yang terarah: Dengan menggunakan PICO, peneliti dapat menentukan dengan jelas parameter penelitian mereka, seperti populasi yang harus disertakan, intervensi yang akan dievaluasi, pembanding yang relevan, dan outcome yang harus diukur. Hal ini membantu menjaga arah penelitian dan memastikan bahwa penelitian tersebut berkaitan langsung dengan tujuan penelitian yang telah ditetapkan.

 

  1. Meningkatkan validitas internal: Pendekatan PICO membantu meningkatkan validitas internal penelitian dengan memastikan bahwa pertanyaan penelitian yang diajukan berkaitan langsung dengan intervensi yang dievaluasi dan outcome yang diukur. Dengan demikian, PICO membantu meminimalkan bias yang mungkin terjadi karena pengaruh variabel-variabel yang tidak relevan.

 

  1. Memudahkan pencarian literatur: PICO memudahkan peneliti dalam melakukan pencarian literatur yang terfokus. Dengan merumuskan PICO dengan jelas, peneliti dapat mengidentifikasi kata kunci dan frasa pencarian yang spesifik yang sesuai dengan setiap komponen PICO. Hal ini membantu mempersempit cakupan pencarian dan menghasilkan literatur yang lebih relevan.

 

Kelemahan penggunaan PICO dalam penelitian dan pencarian jurnal:

 

  1. Keterbatasan kompleksitas: PICO mungkin tidak selalu dapat menggambarkan dengan sempurna kompleksitas kondisi atau intervensi yang sedang diteliti. Beberapa topik penelitian mungkin melibatkan berbagai faktor dan variabel yang sulit dimasukkan ke dalam kerangka PICO secara terperinci.

 

  1. Keterbatasan relevansi: Ada situasi di mana PICO tidak sepenuhnya relevan atau tidak dapat digunakan dengan baik. Misalnya, dalam penelitian eksploratif atau penelitian deskriptif, pendekatan PICO mungkin terlalu membatasi dan tidak sesuai untuk menggali fenomena yang lebih luas.

 

  1. Kelemahan dalam mencakup aspek kualitatif: PICO cenderung berfokus pada pengukuran hasil kuantitatif dan mungkin kurang memperhatikan aspek kualitatif dalam penelitian. Pertanyaan penelitian yang menggunakan PICO mungkin tidak selalu mampu menggambarkan pengalaman subjek penelitian atau memahami konteks sosial yang lebih luas.

 

  1. Keterbatasan dalam pencarian literatur: Terkadang pencarian literatur yang terlalu terfokus pada PICO dapat menghasilkan jumlah artikel yang terbatas atau bahkan tidak ada artikel yang relevan. Beberapa penelitian atau temuan penting mungkin terlewatkan jika pencarian terlalu tergantung pada batasan PICO yang ketat.

 

Meskipun PICO memiliki beberapa kelemahan, kelebihan penggunaannya dalam membantu merumuskan pertanyaan penelitian yang fokus, meningkatkan validitas internal, dan memudahkan pencarian literatur menjadikannya pendekatan yang berguna dalam penelitian ilmiah. Namun, penting untuk mempertimbangkan konteks dan karakteristik penelitian tertentu sebelum mengadopsi pendekatan ini secara eksklusif.

 

Rekomendasi Penggunaan PICO dalam Penelitian Kedokteran, Kesehatan, Keperawatan, dan Kebidanan

Berikut adalah beberapa rekomendasi tentang bagaimana menggunakan PICO secara efektif dalam penelitian kedokteran, kesehatan, keperawatan, dan kebidanan:

 

Memahami konteks dan tujuan penelitian

Sebelum menggunakan PICO, penting untuk memahami konteks penelitian Anda serta tujuan yang ingin dicapai. Pertimbangkan populasi yang ingin diteliti, intervensi yang relevan, pembanding yang tepat, dan outcome yang penting dalam konteks kesehatan dan keperawatan yang Anda teliti.

 

Gunakan pedoman PICO secara jelas

Pastikan untuk merumuskan setiap komponen PICO secara terperinci dan jelas. Identifikasi dengan tepat populasi yang ingin diteliti, termasuk karakteristik demografis dan kondisi yang relevan. Deskripsikan intervensi yang ingin dievaluasi dan pilihlah pembanding yang sesuai. Tentukan outcome yang spesifik dan relevan untuk penelitian Anda.

 

Sesuaikan dengan metodologi penelitian yang tepat

PICO dapat digunakan dalam berbagai metodologi penelitian, seperti penelitian observasional, uji klinis acak, atau penelitian kualitatif. Pastikan Anda menyesuaikan pendekatan PICO dengan metodologi yang Anda gunakan dan memperhatikan kebutuhan dan persyaratan metodologi tersebut.

 

Gunakan database dan sumber daya yang tepat

PICO memudahkan pencarian literatur yang terfokus. Gunakan kata kunci dan frasa pencarian yang sesuai dengan setiap komponen PICO untuk mencari artikel dan sumber daya yang relevan. Gunakan basis data khusus dalam kedokteran, kesehatan, keperawatan, dan kebidanan, seperti PubMed, Medline, CINAHL, atau Cochrane Library, untuk mendapatkan artikel yang terkait dengan topik penelitian Anda.

 

Lakukan penelusuran literatur yang menyeluruh

Saat melakukan pencarian literatur, pastikan untuk melakukan penelusuran yang menyeluruh dan melibatkan beberapa sumber daya. Jangan hanya bergantung pada satu basis data atau artikel yang ditemukan secara acak. Gunakan juga referensi dalam artikel yang relevan untuk menemukan literatur yang tidak terdeteksi secara langsung oleh pencarian Anda.

 

Evaluasi dan pilih artikel yang relevan

Setelah menemukan serangkaian artikel yang relevan, lakukan evaluasi kritis terhadap setiap artikel tersebut. Perhatikan metodologi penelitian, desain penelitian, dan kualitas bukti yang disajikan. Pilihlah artikel yang paling relevan, berkualitas, dan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap penelitian Anda.

 

Perbarui pencarian secara berkala

PICO dapat membantu Anda dalam pencarian literatur yang terfokus, tetapi penting untuk memperbarui pencarian secara berkala. Pastikan Anda mengikuti perkembangan terbaru dalam bidang kesehatan, kedokteran, keperawatan, dan kebidanan untuk memastikan bahwa penelitian Anda tetap relevan dan menggambarkan pemahaman yang terkini.

 

Berkolaborasi dengan ahli dalam bidang yang relevan

Jika memungkinkan, kolaborasi dengan ahli dalam bidang kesehatan, kedokteran, keperawatan, atau kebidanan dapat membantu memperluas pemahaman Anda tentang PICO dan memastikan penggunaannya yang efektif. Diskusikan pertanyaan penelitian Anda, metode PICO yang digunakan, dan hasil pencarian literatur Anda dengan para ahli tersebut untuk mendapatkan perspektif yang berharga.

 

Penggunaan PICO dalam penelitian kedokteran, kesehatan, keperawatan, dan kebidanan dapat membantu memfokuskan pertanyaan penelitian, merumuskan pencarian literatur yang terarah, dan meningkatkan relevansi hasil penelitian. Dengan memperhatikan rekomendasi di atas, Anda dapat menggunakan PICO secara efektif dalam penelitian Anda di bidang ini.

 

Kesimpulan

Pada artikel ini kami telah menyampaikan pengertian PICO dan seluk beluk penggunaannya. Silakan Anda mencobanya sendiri dengan mulai untuk menyusun masalah yang diangkat dalam karya tulis Anda.

 

Cara membuat PICO juga cukup sederhana terlebih dengan keberadaan alat dari PubMed yang memudahkan kita dalam melakukan pencarian.

 

Masukkan istilah tersebut dalam kolom pencarian yang disediakan dan buktikan sendiri bahwa anda dapat menghemat begitu banyak waktu untuk melakukan pencarian referensi anda hanya dengan menggunakan metode ini.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan memberikan anda banyak referensi terkait dengan karya ilmiah yang sedang anda tulis.

 

Apabila anda mengalami masalah dalam pencarian jurnal tertentu, kami dapat membantu anda untuk mengatasi masalah tersebut. Silakan hubungi kami dengan menuliskan komentar pada kolom komentar.

 

Referensi

  1. Melnyk, B. M., & Fineout-Overholt, E. (2015). Evidence-based practice in nursing & healthcare: A guide to best practice. Wolters Kluwer Health.
  2. Moher, D., Liberati, A., Tetzlaff, J., & Altman, D. G. (2009). Preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses: The PRISMA statement. PLoS Medicine, 6(7), e1000097. [DOI: 10.1371/journal.pmed.1000097]
  3. Booth, A. (2006). Clear and present questions: Formulating questions for evidence-based practice. Library Hi Tech, 24(3), 355-368. [DOI: 10.1108/07378830610692127]
  4. Higgins, J. P., & Green, S. (Eds.). (2011). Cochrane handbook for systematic reviews of interventions. John Wiley & Sons.
  5. Sackett, D. L., Richardson, W. S., Rosenberg, W., & Haynes, R. B. (2000). Evidence-based medicine: How to practice and teach EBM. Churchill Livingstone.
  6. Beller, E. M., Glasziou, P. P., Altman, D. G., Hopewell, S., & Bastian, H. (2013). Seventy-five trials and eleven systematic reviews a day: How will we ever keep up? PLoS Medicine, 10(10), e1001531. [DOI: 10.1371/journal.pmed.1001531]
  7. Helfand, M., Balshem, H., & Middleton, J. C. (2012). Evaluating the evidence: Separating science from spin. AHRQ Publication No. 13-EHC033-EF. Agency for Healthcare Research and Quality.
  8. Wong, S. S., & Wilczynski, N. L. (2009). Haynes RB. Developing optimal search strategies for detecting clinically relevant qualitative studies in MEDLINE. Studies in Health Technology and Informatics, 143, 146-151. [DOI: 10.3233/978-1-60750-044-5-146]

Dr. Rifan Eka Putra Nasution, CPS., CTPS. Lahir di Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, 29 Oktober 1992. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya di kota kelahiran lalu menyelesaikan pendidikan tingginya pada Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Dr. Rifan mendapatkan medali Emas pada Olimpiade Kedokteran Regional Sumatera Pertama untuk cabang Kardiovaskular-Respirologi dan menghantarkan dirinya menjadi Mahasiswa Berprestasi Universitas Syiah Kuala pada tahun 2013. Pada tahun 2014, ia mendapatkan penghargaan Mahasiswa Kedokteran Berprestasi Se-Sumatera dari ISMKI Wilayah I. Beliau juga aktif menulis di Media Online dan Situs Kedokteran dan Kesehatan lainnya dan juga memiliki ketertarikan terkait proses pembelajaran serta ilmu komunikasi terutama terkait dengan public speaking.

39 thoughts on “PICO: Metode Mudah Menemukan Jurnal Kedokteran

  • selamat siang . mohon maaf saya ingin bertanya . saya telah emmasukan kata kunci sesuai dengan variabel saya namun hasil yang keluar hanya satu jurnal saja. apakah berarti jurnal yg spesifik hanya itu saja yang masuk dalam kriteria variabel yg saya masukkan yah ? mohon bantuannya , terimakasih

  • Bila telah memasukkan variabel pada masing-masing komponen P, I, C, dan O maka jurnal yang muncul merupakan jurnal terbaik untuk variabel-variabel tersebut.

    Bila membutuhkan lebih banyak referensi maka langkah lainnya adalah menukar kata kunci pada variabel dengan kata kunci yang sama atau mirip.

    Contoh kata kunci dapat ditemukan melalui alat pencarian kata kunci MESH yang juga diberikan gratis oleh Pubmed. Mesh ini dapat dilihat melalui tautan berikut: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/mesh/

    Silakan coba untuk mengganti kata kunci pada variabel terlebih dahulu untuk menemukan jurnal lainnya yang sesuai keinginan.

    Terima kasih.

  • Halo Mbak Trisy. PICO dapat digunakan untuk penelitian klinis dalam bidang kedokteran. Terutama alat yang kami jabarkan pada artikel ini dikembangkan oleh PubMed database jurnal biomedis dari Amerika Serikat. Bila jurnal bahan material yang dicari terkait dengan biomedis maka alat PICO bisa jadi juga dapat digunakan. Terima kasih sudah mengunjungi situs kami. Semoga bermanfaat.

  • Saya mau mengakat judul hubungan prilaku merokok dengan hipertensi pada laki laki, saya bingung untuk pico nya, tolong bantu ya

  • Halo Pak Komang parta yasa. Bila kita ingin menggunakan PICO untuk judul tersebut maka beberapa yang dapat kita masukkan ke dalam pencarian PICOnya antara lain:

    P : “Hipertensi” atau “hipertensi pada pria”
    I: kita gunakan komponen eksposur sehingga masuk kata kunci “merokok”.
    C : untuk perbandingannya boleh tidak diisi atau masukkan kata kunci “tidak merokok”
    O : untuk Outcome yang ingin diukur atau ingin dicapai bisa dimasukkan kata kunci “Tekanan darah”

    Begitu menurut kami, Pak. Semoga dapat membantu.

    Terima kasih sudah membaca dan berkomentar di artikel yang kami tulis.

  • pak saya mau mengangkat judul Prevalence of depression, anxiety and insomnia among healthcare workers during COVID-19 pandemic: A systematic review and meta-analysis. kira-kira bagaimana PICO nya ya? mohon bantuannya, Pak.‍♂️

  • Untuk judul prevalence of depression, anxiety and insomnia among healthcare workers during COVID-19 pandemic: A systematic review and meta-analysis, menurut hemat saya, kita membutuhkan beberapa PICO pak.

    Misalnya PICO yang pertama

    P: healthcare workers
    I: COVID (faktor paparan)
    C: depression
    O: prevalence

    Ketika kami mencoba menggunakan tools PICO Pubmed kata kunci tersebut menghasilkan 170 artikel pencarian.

    Silakan bapak mencoba untuk mengganti komponen C pada PICO dengan kondisi lainnya pada judul termasuk anxiety dan insomnia.

    Semoga bermanfaat dan dapat membantu.

    Terima kasih sudah berkunjung ke situs kami.

  • maaf pa jika saya memakai judul.hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang asi dan pola laktasi pada bayi baru lahir.berarti PICO nya gimana.dan langkah selanjutnya hrs seperti apa

  • maaf pak jika saya mengambil judul tentang “karakteristik pasien covid 19 di kota dan faktor risiko yang mempengaruhinya’ ,kira-kira pico nya bagaimana pak ? mohon bantuan nya

  • Halo muliamiko.

    Untuk judul tersebut maka PICOnya kurang lebih sebagai berikut:

    P: Pasien COVID-19
    I: Faktor Risiko
    C: Penduduk Kota
    O: Karakteristik

    Semoga bermanfaat. Terima kasih sudah berkunjung ke situs kami.

  • Halo pak, maaf saya ingin bertanya. Jika saya diminta untuk menganalisis terapi relaksasi untuk mengurangi nyeri dengan PICO, bagaimana ya pak? Mohon bantuannya

  • Selamat Malam dokter. Izin bertanya dokter, bila dengan judul “Hubungan usia dan tingkat pendidikan terhadap kejadian kanker payudara di RS A tahun 2020” Bagaimana kira-kira PICO nya dokter? terima kasih banyak sebelumnya dokter

  • Selamat malam dokter. Izin bertanya jika judulnya “Efektivitas Hand Sanitizer dalam Membunuh Mikrooorganisme pada Masa Pandemi COVID-19”, kira-kira untuk PICO-nya bagaimana ya Dok? Terimakasih.

  • Maaf mau tanya jika judul saya efektivitas jalan kaki pada penderita diabetes mellitus tipe 2, PICO nya apa ya pak? terimakasih

  • Mohon maaf kak mau bertanya saya baru mau menggunakan pico ini sudah saya memasukkan semua piconya terapi tidak keluar hasilnya setelah submit kira kira kenapa ya ,

  • maaf pak jika saya mengambil judul tentang “perbedaan hasil hitung jumlah trombosit dengan metode direct counting berdasarkan jenis reagen dan jenis antikoagulan” ,untuk PICOnya bagaimana pak, mohon bantuan nya. terimakasih

  • Terimakasih banyak Dr. Rifan Eka Putra Nasution untuk ketersediaannya membagikan ilmu berharga ini
    Mohon maaf, bagaimana analisa PICO untuk contoh judul “Mothers’ willingness-to-pay for human papillomavirus vaccines”?
    Apa betul seperti ini:
    P : Mother (Ibu)
    I : Human Papillomavirus Vaccines (Vaksin HPV)
    C : Human Papillomavirus (HPV)
    O : Willingness-to-pay (Kemauan untuk membayar)

    Mohon koreksi dan bimbingannya
    Terimakasih banyak dan sukses selalu

  • Selamat Siang, sebelumnya saya mengucapkan terimakasih atas ilmu yang dibagikan sangat bermanfaat sekali.
    sebelumnya saya sedikit mengalami kendala kebingungan jika menggunakan PICO ini di rumusan masalah skripsi saya. berikut saya sertakan rumusan masalah skripsi saya :
    “Bagaimana kajian rancangan penelitian klinis obat herbal topikal untuk rongga mulut?”
    apabila dibuat dengan metode PICO, apakah susunannya seperti ini ?
    P : kajian rancangan penelitian klinis
    I : rancangan penelitian klinis
    C : obat herbal topikal
    O : obat herbal topikal untuk rongga mulut.

    Apakah seperti itu? Mohon bimbingan dari Bapak.
    Terimakasih

  • selamat malam, saya sudah membaca artikel ini beberapa kali, saya mulai paham, tapi belum sepenuhnya, jadi saya ingin bertanya, dalam contoh judul “Hubungan Sikap dengan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Dalam Mengerjakan Skripsi di Kampus Cendekia Merdeka” itu bagaimana ya aturan PICO nya ? terima kasih banyak

  • maaf dok jika saya mengambil pertanyaan tentang “bagaimana tindakan perawatan pada ibu post partum mengenai penyembuhan luka lambat dengan latar budaya yang berbeda?” ,kira-kira pico nya bagaimana dok ? mohon bantuan nya dok

  • maaf dok jika saya mengambil pertanyaan tentang “bagaimana tindakan perawatan pada ibu post partum mengenai penyembuhan luka lambat dengan latar budaya yang berbeda?” ,kira-kira pico nya bagaimana dok ? mohon bantuan nya dok

  • maaf dok jika saya mengambil pertanyaan tentang “bagaimana tindakan perawatan pada ibu post partum mengenai penyembuhan luka lambat dengan latar budaya yang berbeda?” ,kira-kira pico nya bagaimana dok ? mohon bantuan nya dok. ini intervensi nya mengenai transcultural nursing dok

  • maaf pak, jika saya mengambil judul tentang “pengaruh budaya terhadapa kesehatan ibu dan anak” PICO nya apa ya pak?

  • Population (Populasi):
    Populasi yang akan menjadi fokus penelitian ini adalah keluarga dengan ibu dan anak. Anda dapat merinci lebih lanjut, seperti keluarga dalam budaya tertentu atau wilayah geografis tertentu jika diperlukan.

    Intervention (Intervensi):
    Intervensi dalam konteks ini bisa mencakup berbagai hal terkait budaya yang mungkin memengaruhi kesehatan ibu dan anak. Contohnya, pengaruh tradisi budaya terhadap pola makan, perawatan medis, atau praktik kehamilan.

    Comparison (Perbandingan):
    Perbandingan adalah bagian penting dalam PICO. Anda perlu membandingkan kelompok yang mendapatkan intervensi budaya dengan kelompok yang tidak mendapatkannya atau mendapatkannya dalam tingkat yang berbeda. Ini membantu dalam menilai dampak intervensi budaya.

    Outcome (Hasil):
    Hasil yang ingin Anda amati adalah perubahan dalam kesehatan ibu dan anak yang terkait dengan intervensi budaya. Ini bisa mencakup perubahan dalam angka kejadian penyakit, pola pertumbuhan anak, atau pemahaman ibu tentang perawatan kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Artikel Terkait