Featured Image Makanan Penambah Darah

Sebagian dari kita, terutama usia remaja, mengalami kondisi kekurangan darah. Anemia adalah istilah kesehatan untuk kondisi kekurangan darah ini. Sesungguhnya, kekurangan darah bukan kondisi kurangnya volume darah pada tubuh kita. Melainkan, berkurangnya jumlah hemoglobin pada darah. Ketika seseorang mengalami anemia maka sering kali mereka bertanya apa yang harus makan agar kadar hemoglobin darah meningkat. Oleh sebab itu, kami menulis artikel berbagai makanan penambah darah yang harus kita tahu.

ilustrasi aliran darah
ilustrasi aliran darah (sumber: Image by Arek Socha from Pixabay)

Sebelum beranjak lebih jauh tentang apa saja makanan yang dapat menambah kadar hemoglobin, ada baiknya kita tahu apa itu hemoglobin.

 

Hemoglobin pada Sel Darah Merah

Ilustrasi Hemoglobin dalam Sel Darah Merah
Ilustrasi Hemoglobin dalam Sel Darah Merah (Sumber: OpenStax College, CC BY 3.0, via Wikimedia Commons)

Hemoglobin adalah protein pengikat oksigen. Protein ini berada dalam sel darah merah atau yang kita kenal sebagai eritrosit. Sel darah merah pada tubuh kita bertugas mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan. Protein pengikat ini memiliki dua komponen utama yaitu: heme dan globin.

 

Komponen heme mengandung molekul besi di setiap bagian heme dapat mengikat dan melepaskan oksigen, memungkinkan transportasi oksigen dalam tubuh.

 

Jumlah hemoglobin dalam tubuh kita bergantung pada proses sintesis hemoglobin. Sintesis tersebut adalah produksi globin dan sintesis heme. Gangguan pada sintesis hemoglobin ini dapat menyebabkan seseorang mengalami anemia.

 

Masalah lainnya yang menyebabkan anemia adalah kurangnya kandungan zat besi. Padalah sel darah merah sangat butuh zat besi untuk pembentukan hemoglobin.

 

Kita bisa memperoleh zat besi dari makanan yang kita konsumsi. Jadi, anemia yang dapat kita atasi dengan makanan adalah anemia karena kekurangan zat besi atau anemia defisiensi besi.

Baca Juga!  Apa itu Pulse Oximeter & Kaitannya dengan COVID-19

 

Mari kita lihat apa saja makanan yang mengandung zat besi yang bisa menjadi makanan penambah darah.

 

Buah Delima Primadona Makanan Penambah Darah

Buah Delima Segar Sebagai Makanan Penambah Darah
Buah Delima Segar Sebagai Makanan Penambah Darah (Sumber: Image by megspl from Pixabay)

Pernah mengonsumsi buah delima? Tahukah bahwa buah delima merupakan salah satu jenis makanan dengan kandungan zat besi tinggi.

 

Buah delima adalah sumber alami zat besi. Jadi, buah delima dapat kita katakan primadona sebagai makanan penambah darah.

 

Konsumsi zat besi akan sangat efektif meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah.

 

Buah delima tidak hanya mengandung zat besi, tapi juga asam folat, anti oksidan, vitamin A, E, dan Vitamin C.

 

Kita cukup makanan buah delima atau minum jus buah delima setiap hari untuk meningkatkan asupan zat besi. Kondisi ini tentu saja akan meningkatkan kadar hemoglobin darah dan tentu akan meningkatkan Hb secara signifikan.

 

Buah Favorit Nabi Sebagai Makanan Penambah Darah

Siapa sangka buah kurma yang merupakan salah satu makanan favorit Rasulullah SAW adalah makanan penambah darah. Kurma adalah buah dengan kandungan nilai nutrisi yang lengkap.

 

Selain sangat bergizi, kurma juga merupakan buah yang kaya zat besi. Nutrisi lain yang banyak terkandung dalam kurma adalah kalsium, kalium, magnesium, vitamin A, dan vitamin B.

 

Selain menambah darah, kurma juga baik dalam meningkatkan energi bagi tubuh kita. Kita bisa mengonsumsi 4 sampai 6 butir kurma kering atau kurma segar setiap hari agar mendapat manfaatnya sebagai makanan penambah darah.

 

Buah Bit yang Terkenal

Bila ada yang bertanya kepada dokter buah apa yang bisa meningkatkan kadar hemoglobin dengan cepat, maka dokter akan menjawabnya dengan menyebut buah bit.

 

Dokter sering merekomendasikan buah bit sebagai makanan penambah darah. Buah ini kaya akan zat besi, asam folat, kalium, dan serat. Nilai gizinya akan sangat membantu dalam meningkatkan jumlah sel darah merah tubuh.

Baca Juga!  Jantung adalah Panglima:"Bukti Ilmiah Jantung Mempengaruhi Kerja Otak Kita" (Bagian 2)

 

Cara termudah untuk mendapatkan manfaat penambah darah dari buah bit adalah dengan menyiapkan jus buah bit. Minumlah jus tersebut satu kali sehari untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh kita.

 

Kita juga dapat memasak bit dengan cara mengukusnya. Jangan kupas kulit luarnya, biarkan mereka terkukus dengan sempurna. Setelah selesai, biarkan dingin, kupas kulit luarnya. Kita dapat langsung makan satu buah bit kukus setiap hari.

 

Siapa Sangka Apel juga Makanan Penambah Darah

Ada sebuah nasehat yang cukup terkenal di dunia barat. “Makan satu apel setiap hari maka akan menjauhkan dirimu dari dokter.”

 

Faktanya, hal tersebut mungkin benar adanya. Apel sangat kaya akan zat besi dan senyawa baik untuk jantung. Tentu saja mereka dibutuhkan untuk menjaga sistem jantung dan pembuluh darah kita tetap sehat.

 

Namun, ingatlah bahwa zat gizi tersebut hanya akan kita dapatkan bila makan apel dengan kulitnya.

 

Kita juga tentu bisa membuat kombinasi jus apel dengan jus buah bit. Agar lebih beragam kita juga dapat menambahkan sedikit jahe dalam jus tersebut.

 

Tambahkan jus apel dalam sarapan maka kita akan mendapatkan satu set makanan penambah darah di pagi hari.

 

Pesan dr. Rifan

Ada banyak makanan lainnya yang bisa kita masukkan dalam daftar makanan penambah darah. Namun, artikel ini tentu akan menjadi sangat panjang. Pesan kami, sekarang kita sudah tahu makanan apa saja yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah secara alami.

 

Ayo tambahkan makanan ini ke dalam makanan harian kita. Selain menambah darah mereka juga akan memberikan banyak manfaat kesehatan lainnya.

 

Referensi

Abbaspour, N., Hurrell, R., & Kelishadi, R. (2014, February). Review on iron and its importance for human health. Journal of Research in Medical Sciences19(2), 164–174
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3999603/

Baca Juga!  Mengenal Lebih Dekat Senyawa Kafein

Hurrell, R., & Egli, I. (2010, March 3). Iron bioavailability and dietary reference values. The American Journal of Clinical Nutrition91(5), 1461S–1467S
https://academic.oup.com/ajcn/article/91/5/1461S/4597424

West, A. R., & Oates, P. S. (2008, July 14). Mechanisms of heme iron absorption: Current questions and controversies. World Journal of Gastroenterology14(26), 4101–4110
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2725368/

By Rifan Eka Putra Nasution

Dr. Rifan Eka Putra Nasution, Lahir di Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, 29 Oktober 1992. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya di kota kelahiran lalu menyelesaikan pendidikan tingginya pada Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Dr. Rifan mendapatkan medali Emas pada Olimpiade Kedokteran Regional Sumatera Pertama untuk cabang Kardiovaskular-Respirologi dan menghantarkan dirinya menjadi Mahasiswa Berprestasi Universitas Syiah Kuala pada tahun 2013. Pada tahun 2014, ia mendapatkan penghargaan Mahasiswa Kedokteran Berprestasi Se-Sumatera dari ISMKI Wilayah I. Beliau juga aktif menulis di Media Online dan Situs Kedokteran dan Kesehatan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.