Featured Picture Meninggal Saat Tidur

Meninggal Saat Tidur: Anda Wajib Tahu Penyebabnya

Tidur adalah kebutuhan utama bagi setiap orang. Selain mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi dan melakukan olahraga teratur, tidur yang cukup adalah salah satu kunci untuk mempertahankan tubuh tetap sehat. Tetapi, tahukah Anda bahwa ketika Anda menutup mata dan masuk ke dalam kondisi tidur, Anda bisa saja tidak terbangun lagi untuk selamanya. Anda meninggal saat tidur.

meninggal saat tidur
Sumber: pixabay.com

Ketika Anda tidur, hampir seluruh bagian tubuh Anda ikut serta beristirahat. Tapi, sadarkah Anda bahwa terdapat organ-organ tubuh yang masih bekerja ketika Anda sedang terlelap.

 

Otak dan jantung adalah organ yang masih tetap bekerja selama Anda tidur. Meski pun banyak penelitian yang telah dilakukan terkait tidur, masih banyak misteri lainnya yang belum terjawab.

 

Misteri-misteri tersebut belum dapat diungkap oleh para ilmuwan modern.

 

Di samping misteri itu, terdapat pula beberapa hal yang mengejutkan ketika otak sadar Anda berhenti dan tubuh Anda mulai tertidur.

 

Hal mengejutkan tersebut termasuk kondisi orang-orang yang meninggal saat tidur.

 

Pada artikel ini, kami akan memberikan informasi terkait kondisi medis apa saja yang dapat menyebabkan seseorang meninggal saat tidur.

 

Bila Anda tidak punya cukup waktu untuk membaca artikel ini sekarang. Kami menyediakan versi pdf-nya. Anda dapat menekan tombol kematian saat tidur.pdf di bawah ini untuk mendownload versi PDF dari artikel ini.

 

Penyebab Meninggal Saat Tidur

  1. Henti Jantung Mendadak

henti jantung
Sumber: pixabay.com

Henti jantung mendadak pada umumnya terjadi akibat gangguan pada sistem listrik jantung Anda.

 

Jantung kita pada umumnya akan berdenyut sebanyak 60-100 kali per menit dalam irama teratur.

 

Apabila gangguan listrik jantung terjadi maka denyut jantung dapat meningkat atau lebih rendah dari nilai normal. Selain itu, denyut jantung bisa menjadi tidak teratur.

 

Kondisi gangguan listrik jantung yang mempengaruhi irama dan denyut jantung ini disebut sebagai aritmia.

 

Aritmia yang parah (aritmia mayor) dapat menyebabkan kematian seseorang hanya beberapa menit setelah kondisi ini terjadi.

 

Mengapa kondisi ini dapat menyebabkan seseorang meninggal saat tidur?

 

Pada dasarnya, kondisi gangguan irama dan denyut jantung akan menyebabkan penurunan aliran darah ke organ tubuh.

 

Termasuk berkurangnya aliran darah menuju otak. Otak akan mengalami kondisi kekurangan oksigen karena kurangnya aliran darah.

 

Kondisi ini akan berujung pada kematian sel otak beberapa menit kemudian.

 

Hal tersebut yang menyebabkan kematian saat tidur.

 

 

  1. Meninggal Saat Tidur Karena Gas CO

keracunan karbon monoksida
Sumber: pixabay.com

Karbon monoksida (CO), adalah gas yang tidak berwarna dan tidak berbau.

 

Gas ini dapat menyebabkan kematian bila dihirup dan terlalu banyak masuk ke dalam paru-paru Anda.

 

Gas ini banyak ditemukan pada asap yang berasal dari mobil, perapian, kompor gas, tungku, dan bahkan genset listrik.

 

Gas ini hampir mustahil untuk dideteksi secara kasat mata kecuali dengan menggunakan detektor karbon monoksida.

 

Lalu, mengapa keracunan gas karbon monoksida dapat menyebabkan kejadian meninggal saat tidur??

 

Gas karbon monoksida merupakan gas memiliki tingkat ikatan kuat dengan hemoglobin dalam darah.

 

Pada kondisi normal, hemoglobin dalam darah akan berikatan dengan oksigen dan membawa oksigen ke seluruh tubuh.

 

Pada kondisi keracunan karbon monoksida, gas CO lebih banyak berikatan dengan hemoglobin sehingga gas oksigen tersingkirkan.

 

Akibatnya tubuh akan kekurangan oksigen. Bila Anda sadar bahwa tubuh Anda mengalami kekurangan oksigen maka Anda akan mengalami gejala pusing, kelemahan otot, sakit kepala, atau sakit perut.

 

Tapi, ketika Anda tidur dan menghirup sejumlah besar karbon monoksida.

 

Anda dapat meninggal saat tidur bahkan sebelum Anda menyadari bahwa Anda telah memasukkan terlalu banyak zat karbon monoksida ini dalam tubuh Anda.

 

 

  1. Infark Miokard (Serangan Jantung)

serangan jantung
Sumber: pixabay.com

Serangan jantung adalah salah satu penyebab kematian terbesar di seluruh dunia. Kondisi ini juga dapat terjadi ketika Anda sedang tertidur pulas.

 

Tapi, sebagian besar pasien yang mengalami serangan jantung ketika tidur akan terbangun karena nyeri dada sebelah kiri yang mereka rasakan.

 

Nyeri ini terkadang muncul sebagai suatu perasaan yang paling menyakitkan sepanjang kehidupan orang-orang yang mengalami serangan jantung.

 

Sebagian kecil kasus, serangan jantung ini akan menyebabkan kejadian meninggal saat tidur.

 

Mengapa hal ini terjadi?

 

Kondisi serangan jantung pada dasarnya muncul karena sel otot jantung kekurangan suplai oksigen.

 

Suplai oksigen sel otot jantung ini pada kondisi normal diberikan oleh arteri atau pembuluh darah jantung (koroner).

 

Sumbatan pada pembuluh darah koroner akan menyebabkan sel otot kekurangan oksigen hingga kematian sel otot jantung.

 

Kondisi kematian sel inilah yang disebut infark sedangkan miokard sendiri adalah bahasa latin untuk otot jantung.

 

Serangan jantung butuh pertolongan medis segera karena merupakan kondisi gawat darurat.

 

Bagaimana Anda mendapatkan pertolongan medis segera bila Anda mengalami kondisi ini ketika tidur?

 

 

  1. Aneurisma Serebral

aneurisma otak
Sumber: pixabay.com

Aneurisma serebral, juga dikenal sebagai aneurisma otak, pada dasarnya adalah titik lemah di dinding pembuluh darah di otak.

 

Aneurisma ini ibarat balon tipis pada dinding pembuluh darah yang juga terisi darah.

Namun seiring berjalannya waktu, ketika darah dipompa oleh jantung melalui pembuluh darah arteri, ia terus melemah dan membengkak.

 

Jika tekanannya meningkat terlalu banyak, bisa terjadi robekan (pecah) atau dalam istilah medis disebut sebagai aneurisma.

 

Bagaimana kondisi ini dapat menyebabkan kematian saat tidur?

 

Ketika aneurisma pecah, pendarahan biasanya hanya berlangsung selama beberapa detik.

 

Tetapi darah akan membeku, menggumpal, dan menekan sel-sel otak lainnya.

 

Kondisi ini menyebabkan kerusakan pada sel-sel otak di sekitarnya dan dapat meningkatkan tekanan di dalam tengkorak.

 

Jika tekanan meningkat terlalu banyak, kondisi ini dapat dengan cepat berubah fatal.

 

Batang otak dapat tertekan, menghentikan proses pernapasan Anda dan berujung pada kematian.

 

 

  1. Obstructive Sleep Apnea

obstructive sleep apnea
Sumber: pixabay.com

Obstructive sleep apnea (OSA) adalah gangguan tidur di mana pasien berulang kali mengalami henti napas lalu memulai kembali proses pernapasan mereka selama tidur.

 

OSA sejauh ini adalah jenis sleep apnea yang paling umum dan ternyata kondisi ini juga merupakan alasan yang paling mungkin bahwa seseorang dapat meninggal saat tidur.

 

Jenis sleep apnea ini secara harfiah disebabkan oleh obstruksi yang menghalangi jalan napas.

 

Obstruksi atau sumbatan ini biasanya disebabkan oleh otot-otot tenggorokan yang kendur, meskipun otot dan lidah, uvula (anak tekak), amandel, dan bagian lunak pada langit-langit rongga mulut semuanya dapat berperan.

 

Diperkirakan bahwa sebanyak 22 juta orang Amerika menderita sleep apnea tetapi 80 persen kasus tidak terdiagnosis.

 

Hal ini menjadikannya sebagai “silent killer” sejati yang masih belum diketahui banyak orang.

 

Lalu mengapa OSA dapat menyebabkan seseorang meninggal saat tidur?

Orang-orang yang mengalami OSA tentu saja akan mengalami penurunan kadar oksigen dalam darah secara tiba-tiba ketika mereka berhenti bernafas.

 

Dan jika mereka sudah berisiko terkena serangan jantung, stroke, atau gagal jantung, maka OSA bisa menjadi pemicu yang membuat kejadian henti jantung mendadak

 

Dalam kasus seperti ini, seperti yang telah disampaikan pula di atas kematian dapat terjadi sebelum korban bahkan memiliki kesempatan bangun.

 

 

Kesimpulan

Itulah beberapa kondisi medis yang dapat mengakibatkan seseorang mengalami kematian saat tidur.

 

Kondisi-kondisi tersebut adalah bagian-bagian dari penyakit tidak menular.

 

Sebagian besar kondisi tersebut sebenarnya dapat dicegah dengan perbaikan pola hidup sehat dan olahraga teratur.

 

Pencegahan adalah hal yang paling penting dan harus kita lakukan dari sekarang.

 

Semoga hal-hal tersebut tidak terjadi pada diri Anda.

 

Bila Anda memiliki pertanyaan dan komentar terkait dengan kondisi medis yang menyebabkan peristiwa ini silakan tuliskan di kolom kometar.

 

tidur berkualitas

Tips Agar Tidur Lebih Berkualitas dan Menyehatkan

Seperti yang sudah dijabarkan pada artikel sebelumnya bahwa tidur yang buruk (durasi tidur singkat dan kualitas tidur yang buruk) dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Namun, yang menjadi masalah, sebagian orang kesulitan untuk mendapatkan tidur lebih berkualitas. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lebih dari seperempat penduduk Amerika Serikat tidak dapat tidur berkualitas.

Untuk dapat tidur lebih berkualitas dan menyehatkan anda mungkin membutuhkan beberapa perubahan gaya hidup. Salah satu yang paling penting adalah untuk mengembangkan kebiasaan tidur yang baik dan menjauhi segala sesuatu yang dapat membuat anda terus terjaga pada malam hari. Artikel ini akan menampilkan beberapa tips yang dapat membuat tidur lebih berkualitas dan cara mempersiapkan lingkungan tidur terbaik agar tidur menjadi lebih sehat.

 

Bentuk Suatu Rutinitas Tidur Lebih Berkualitas

Jadwal tidur yang konsisten menjadi salah satu bagian yang penting untuk membentuk pola tidur yang baik. Berdasarkan penelitian Mayo Clinici, terlalu sering mengubah waktu tidur akan menyebabkan gangguan pada jam biologis kita.

Waktu tidur yang reguler bahkan pada hari minggu atau hari libur, dapat membantu anda dalam mendapatkan tidur yang lebih berkualitas.

tidur lebih berkualitas
by Ijeab – Freepik.com

Patuhi jadwal waktu tidur, persiapkan pikiran dan tubuh anda untuk tidur, dan buatlah rutinitas sebelum tidur yang nyaman pada jam yang sama setiap malam. Contoh rutinitas yang dapat dilakukan adalah mandi air hangat sebelum tidur, membaca buku, atau melakukan aktivitas lainnya yang dapat membuat anda mengantuk.

Rutinitas ini akan memberikan sinyal bahwa tubuh anda sudah membutuhkan tidur dan akan membantu anda tertidur lebih cepat dan lebih mudah.

 

Jauhkan Benda Elektronik dari Tempat Tidur

Coba untuk menjauhkan tempat tidur dengan perangkat elektronik yang dapat mengganggu anda untuk tertidur.

Berdasarkan National Sleep Foundation, adanya perangkat elektronik disekitar tempat tidur seperti ponsel atau laptop dapat menyebabkan anda sulit tertidur.

tidur sehat
by Whatwolf – Freepik.com

Cahaya biru yang keluar dari layar elektronik akan menahan produksi melatonin (hormon penting untuk tidur) tubuh.

Hindari menonton televisi, bermain laptop, dan mengecek ponsel di atas tempat tidur.

Menguatkan hubungan dan meletakkan suatu pikiran bahwa kasur hanya untuk tidur akan membuat anda lebih nyaman dan mendapatkan tidur lebih berkualitas serta menyehatkan.

 

Ciptakan Lingkungan Tidur yang Mendukung

Bayangkan diri Anda sedang tidur nyenyak. Seperti apa ruangan itu? Bagaimana itu dibandingkan dengan kamar tidur Anda saat ini? Menurut Mayo Clinic, memperbaiki tidur Anda bisa berarti membuat perubahan pada lingkungan Anda.

Pertama, periksa tempat tidur Anda. Apakah itu cukup besar? Apakah Anda terbangun dengan leher yang sakit? Apakah  tempat tidur, kasur, bantal, atau selimut baru bisa membuat perbedaan besar.

lazy sleep
by freepik

Selanjutnya, pikirkan kamar tidur Anda di malam hari. Cahaya, suara, dan suhu adalah beberapa penyebab gangguan tidur yang paling umum. Cobalah mencari cara untuk merubah faktor-faktor tersebut dan ciptakan lingkungan yang tenang, gelap, dan sejuk secara konsisten.

Jika Anda tidak bisa mengabaikan suara bising di sekitar Anda, penyumbat telinga dapat membantu anda.

Gunakan nuansa jendela atau tirai untuk menghalangi cahaya dari luar dan pastikan lampu dalam ruangan tidak menyala. Terakhir, jaga agar suhu kamar Anda tetap nyaman dan sejuk.

 

Perhatikan apa yang Anda Minum Sebelum Tidur

Apa yang Anda minum beberapa jam sebelum tidur bisa membuat atau menghancurkan kemampuan Anda untuk tertidur. Kafein dan alkohol adalah dua penyebab umum yang mengganggu tidur.

Kafein adalah stimulan yang bisa membuat Anda terjaga. Menurut Divisi Sleep Medicine di Harvard Medical School, efek kafein bisa memakan waktu enam sampai delapan jam untuk hilang. Jadi hindari minum minuman berkafein, seperti kopi atau soda, di malam atau sore hari.

Cobalah minum secangkir kecil sesuatu dengan efek menenangkan sebelum tidur, seperti teh herbal panas atau susu. Minum terlalu banyak cairan sebelum tidur bisa menyebabkan anda terus terbagun di malam hari untuk pergi ke toilet, yang juga bisa mengganggu tidur Anda.

 

Semangat dan Coba Lagi Demi Tidur Lebih Berkualitas

Bahkan dengan tips-tips di atas, Anda mungkin masih mengalami kesulitan tidur. Mengikuti jadwal tidur yang teratur adalah hal penting, memaksa diri Anda untuk tidur terkadang menjadi hal yang sia-sia.

Jika Anda masih terjaga setelah 15 menit mencoba tertidur, bangun dari tempat tidur dan melakukan sesuatu yang lain. Mayo Clinic menyarankan melakukan ritual relaksasi tidur Anda lagi. Mandi, baca, atau dengarkan musik yang menenangkan. Lalu kembali tidur ketika kegelisahan karena tidak bisa tertidur sudah lenyap.

Tidak peduli seberapa tergoda Anda, jangan menyalakan televisi, naik komputer, atau periksa pesan di ponsel atau email Anda. Cobalah untuk tidak mengekspos diri Anda pada cahaya terang, suhu ekstrim, atau suara keras. Aktivitas merangsang ini hanya akan membuat Anda lebih sulit untuk tertidur.

 

Referensi:

  1. Healthy sleep tips. (n.d.). Retrieved from org/sleep-tools-tips/healthy-sleep-tips/page/0/1
  2. Mayo Clinic Staff. (2014, June 9). Sleep tips: 7 steps to better sleep. mayoclinic.org/healthy-living/adult-health/in-depth/sleep/art-20048379
  3. Sleep and sleep disorders. (2015, March 12) cdc.gov/sleep/index.html
  4. Twelve simple tips to improve your sleep. (2007, December 18) healthysleep.med.harvard.edu/healthy/getting/overcoming/tips