panduan klinis

anafilaksis obsturksi jalan napas

Anafilaksis: Rangkuman Diagnosis, dan Tatalaksana

Anafilaksis adalah reaksi alergi sistemik akut yang mengancam jiwa yang dapat berkembang dengan cepat menuju obstruksi jalan napas dan kegagalan (kolaps) kardiovaskular. Anafilaksis dapat dikaitkan dengan kondisi alergi lainnya. Pemicu umum meliputi alergen makanan, obat-obatan, sengatan serangga, media kontras, dan paparan lateks dan anamnesis adalah modalitas yang paling penting dalam menentukan apakah anafilaksis telah terjadi dan apa yang menjadi penyebabnya.   Diagnosis Anafilaksis Segera menilai jalan napas, pernapasan, sirkulasi, dan… Selengkapnya »Anafilaksis: Rangkuman Diagnosis, dan Tatalaksana

Anemia: Panduan Diagnosis Berdasarkan Gejala

Anemia dapat menjadi entitas yang berdiri sendiri atau sebagai suatu konsekuensi dari proses yang menyebabkan pansitopenia  (penurunan kadar 3 jenis sel darah [leukosit, trombosit, dan eritrosit]). Langkah awal untuk menentukan penyebab kondisi ini adalah dengan mengidentifikasi mekanisme umum dan mekanisme yang mendasari berdasarkan kerangka patofisiologi, berupa: Perdarahan akut Penurunan produksi eritrosis Peningkatan destruksi eritrosis (Hemolisis)   Pasien dengan kecurigaan anemia harus selalu dilakukan penilaian terkait gejala dan tanda perdarahan akut.… Selengkapnya »Anemia: Panduan Diagnosis Berdasarkan Gejala

asidosis metabolik

Gangguan Asam-Basa: Petunjuk Diagnosis

Diagnosis banding gangguan asam-basa cukup luas (Tabel 1) akan tetapi dapat disusun menjadi 4 kondisi utama tanpa memperhatikan kelainan primer, yaitu: Asidosis metabolik Alkalosis metabolik Asidosis respiratorik Alkalosis respiratorik Tabel 1 Diagnosis primer gangguan asam-basa Asidosis pH < 7,4     Asidosis Metabolik HCO3− < 24 mEq/L Asidosis Respiratorik PaCO2 > 40 mmHg Anion gap Non anion gap   Ketoasidosis ·         Diabetik ·         Alkaholik ·         Low intake Diare Anhidrase karbonik… Selengkapnya »Gangguan Asam-Basa: Petunjuk Diagnosis