Skip to main content
Featured Picture Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan Online: Baik VS Buruk?

Lebih dari 70% penduduk di seluruh dunia memiliki akses internet. Angka ini akan terus meningkat seiring dengan kemudahan akses ke dunia maya yang berkembang demikian pesat. Peningkatan ini juga merambah kepada bidang kesehatan. Sebagian besar pengguna internet menggunakan kemudahan ini untuk mencari jawaban atas pertanyaan terkait dengan masalah kesehatan dan juga bertanya kepada dokter secara online. Selain itu, peningkatan jumlah artikel kesehatan di dunia maya juga tidak dapat dihindarkan.

artikel kesehatan online
(Sumber: pixabay.com)

Setiap situs kesehatan dan kedokteran atau situs layanan kesehatan dan juga situs rumah sakit menyediakan artikel kesehatan online yang dapat dibaca.

 

Dapat diakses oleh siapa saja dan dari mana saja dengan memanfaatkan jaringan internet.

 

Tidak hanya oleh orang dewasa, anak-anak juga memanfaatkan internet untuk menemukan jawaban atas pertanyaan terkait masalah kesehatan mereka.

 

Pada bulan Februari dan Maret 2018, para peneliti dari University of Chicago meneliti secara terperinci bagaimana kaum muda berusia 14-22 tahun menggunakan sumber daya digital untuk mengakses informasi kesehatan.

 

Tim peneliti mensurvei lebih dari 1.300 orang muda untuk belajar lebih banyak tentang bagaimana penggunaan internet mereka memengaruhi kesehatan mental mereka.

 

Kesimpulan penelitian ini mendapatkan bahwa 87% dari anak-anak berusia 14 hingga 22 tahun yang disurvei secara ekstensif menggunakan sumber daya digital untuk mengakses informasi kesehatan, umumnya tentang kebugaran (63%), nutrisi (52%) dan stres (44%).

 

Pertanyaannya adalah apakah seluruh informasi kesehatan yang tersedia secara online di internet baik.

 

Atau malah sebagian besar informasi kesehatan yang ada di internet berisikan tentang ilmu pengetahuan palsu atau pseudosains.

 

Artikel ini akan menjabarkan terkait tentang kebaikan dan juga keburukan artikel kesehatan online di internet.

 

Yang pertama kita harus mengetahui karakteristik dari artikel kesehatan yang tersedia di internet.

 

 

Karakteristik Artikel Kesehatan Online

artikel kesehatan tubuh
(Sumber: pixabay.com)

Menurut Wyke S dalam publikasinya berjudul The Characteristics and Motivations of Online Health Information Seekers: Cross-Sectional Survey and Qualitative Interview Study yang diterbitkan pada Journal of Medical Internet Research setidaknya terdapat 9 karakteristik artikel kesehatan online, yaitu:

 

  1. Informasi kesehatan yang tersedia sangat banyak
  2. Tidak diatur atau tidak memiliki peraturan perundang-undangan
  3. Selalu aktif
  4. Dapat diakses dari mana saja
  5. Interaktif
  6. Informasi dapat diambil, diarsipkan, dan disimpan
  7. Konten dari sumber ahli dan sumber yang dibuat pengguna
  8. Konten didapatkan secara gratis atau berbayar
  9. Pengguna dapat mengatur penyebaran informasi tersebut dalam komunitas vitual

 

Beberapa hal dari karakteristik ini dapat menimbulkan dampak tertentu pada bidang kesehatan.

 

Terutama dampaknya terhadap bidang kesehatan masyarakat.

 

Selain dampak baik, maraknya kemunculan artikel kesehatan online ini juga menimbulkan potensi tantangan di bidang kesehatan masyarakat.

 

Apa saja dampak potensial dan tantangan masalah ini di bidang kesehatan masyarakat.

 

 

Dampak potensial artikel kesehatan online dibidang kesehatan masyarakat

artikel kesehatan singkat
(Sumber: pixabay.com)

Penggunaan Internet yang berkaitan dengan kesehatan telah dipuji sebagai alat untuk mendukung munculnya konsumen kesehatan yang cerdas dan diberdayakan, dan pergeseran keseimbangan kekuatan antara pasien dan profesional.

 

Banyak sekali pasien yang datang pada dokter saat ini telah membekali dirinya dengan membaca artikel kesehatan yang menurutnya sesuai dengan kondisi atau masalah kesehatan yang sedang dialami.

 

Potensi manfaat tulisan online kesehatan untuk bidang kesehatan masyarakat antara lain:

  1. Edukasi publik
  2. Pemberdayaan masyarakat yang mendukung peningkatan pengetahuan akan informasi kesehatan terkait dalam perawatan pasien sendiri
  3. Hubungkan orang dengan orang lain yang memiliki masalah serupa
  4. Dukungan sosial secara online
  5. Mengurangi hambatan (waktu, lokasi, dan biaya) untuk mengakses informasi dan layanan
  6. Menghindari stigma konsultasi dunia nyata untuk masalah tertentu
  7. Memberikan intervensi interaktif serta informasi interaktif
  8. Layanan kesehatan terpadu seperti catatan elektronik bersama
  9. Pengurangan emisi perjalanan dan karbon

 

Selain manfaat terdapat pula hambatan potensial dari artikel kesehatan online yang tersedia.

 

 

Hambatan Potensial Artikel Kesehatan Online Bagi Kesehatan Masyarakat

artikel kesehatan wanita
(Sumber: pixabay.com)

Meskipun artikel kesehatan online dapat memberikan manfaat tertentu seperti pada daftar di atas.

 

Pada saat yang sama, muncul kekhawatiran tentang kualitas informasi, potensi interaksi antar rekan, dan pengecualian individu yang mengalami hambatan akses menjadi beberapa masalah terkait artikel kesehatan online ini.

 

Hambatan-hambatan tersebut antara lain:

  1. Informasi yang salah menyebabkan bahaya
  2. Penyalahgunaan informasi atau layanan yang akurat seperti e-pharmacy
  3. Eksaserbasi ketidaksetaraan dalam kesehatan yang disebabkan oleh kesenjangan digital
  4. Tantangan bagi otoritas profesional kesehatan
  5. Perilaku yang mengganggu di komunitas virtual
  6. Isolasi sosial pengguna
  7. Kecanduan pengguna internet
  8. Efek ergonomis dari penggunaan komputer dan berkurangnya aktivitas fisik

 

 

Kesimpulan

artikel kesehatan
(Sumber: pixabay.com)

Artikel kesehatan online memiliki sisi baik dan sisi buruk.

 

Kita akan mendapatkan sisi baiknya bila membaca hanya artikel yang berkualitas yang dimuat oleh website yang relevan pula bukan hanya sekedar blog atau pun website yang tidak jelas.

 

Selain itu, suatu artikel kesehatan yang baik akan selalu menuliskan referensi dari mana sumber penulisan artikel kesehatan tersebut.

 

Selama Anda membaca artikel kesehatan dari sumber terpercaya maka Anda akan terhindar dari efek buruk membaca tulisan-tulisan online terkait kesehatan Anda.

 

Bila Anda memiliki pertanyaan seputar hal ini silakan Anda sampaikan pada kolom komentar.

 

Referensi

1.How young people (14-22) use the internet to research their health

https://www.healthwriterhub.com/heres-how-young-people-use-the-internet-to-research-health-2/

2. The Characteristics and Motivations of Online Health Information Seekers: Cross-Sectional Survey and Qualitative Interview Study

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3221342/

3. The doctor, the patient and the world-wide web: how the internet is changing healthcare

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC539397/

kafein pada kopi

Mengenal Lebih Dekat Senyawa Kafein

Bila Anda seorang pencinta kopi tentu Anda telah mengenal senyawa ini. Kafein adalah salah satu senyawa stimulan alami yang paling banyak ditemukan pada kopi.

 

Stimulan adalah senyawa kimia yang dapat mempercepat beberapa fungsi atau proses dalam tubuh.

 

Tapi, apakah Anda benar-benar yakin telah mengenal senyawa kafein ini dengan baik?

 

Tahukah Anda bahwa kafein juga dapat menyebabkan masalah pada tubuh bila dikonsumsi secara berlebihan?

 

Artikel ini akan memberikan kepada Anda gambaran yang sederhana terkait:

  • Apa itu kafein?
  • Bagaimana pengaruh kafein terhadap tubuh?
  • Kapan Anda harus membatasi atau menghindari konsumsi kafein?
  • Berapa batas kafein yang dapat Anda konsumsi?

 

Untuk pertama sekali mari kita bahas terkait apa itu senyawa kafein.

 

Bila Anda belum punya cukup waktu untuk membaca artikel ini hingga selesai, kami menyediakan file dalam format PDF yang dapat Anda unduh dan Anda baca kapan saja pada link berikut.

Senyawa Kafein.pdf

 

Apa itu Kafein?

senyawa kafein

Seperti yang telah disebutkan di atas, senyawa kafein adalah senyawa yang masuk dalam golongan stimulan.

 

Stimulan adalah senyawa yang dapat mempercepat proses beberapa fungsi tubuh. Senyawa ini ditemukan secara alami pada daun teh, biji kopi, dan juga biji coklat.

 

Selain secara alami, senyawa ini juga dapat diproduksi secara kimiawi. Persis seperti pembuatan obat-obatan.

 

Sebagian besar kafein yang Anda konsumsi berasal dari berbagai jenis minuman, antara lain:

  • Kopi
  • Teh
  • Minuman berkarbonasi
  • Minuman energi

 

Selain dari minuman, kafein juga dapat ditemukan pada:

  • Permen min
  • Permen karet
  • Cokelat
  • Energi bar
  • Dan makanan lainnya.

 

Bila Anda perhatikan, beberapa obat yang dijual bebas, terutama obat anti nyeri dan obat sakit kepala juga mengandung kafein.

 

Jadi pada dasarnya kafein merupakan stimulan alami tapi dapat pula diproduksi secara kimiawi. Kafein ditemukan pada makanan dan minuman serta digunakan pula dalam obat.

 

Bila kafein juga digunakan sebagai salah satu komposisi obat apa yang dapat dilakukan kafein terhadap tubuh?

 

Sebelum melanjutkan, Bila Anda Tertarik Dengan Artikel Terkait dengan Kopi Maka Anda Dapat Membaca Artikel Terkait Kopi Lainnya pada Link Berikut Ini:

Pengaruh Baik & Buruk Kopi Instan Untuk Kesehatan

Indahnya Perpaduan Senyawa Kimia Di Balik Secangkir Kopi

Manfaat Kopi Bagi Kesehatan Berdasarkan Sains

Peminum Kopi Lebih Panjang Umur: Fakta atau Mitos?

 

Pengaruh Senyawa Kafein Terhadap Tubuh Anda

pengaruh kafein

Karena berperan sebagai stimulan, setiap organ tubuh Anda yang memiliki reseptor stimulan dapat terpengaruh dengan kadar kafein dalam darah.

 

Kafein yang masuk ke dalam tubuh Anda melalui berbagai makanan dan minuman yang Anda konsumsi akan diserap oleh sistem pencernaan.

 

Sistem pencernaan akan menyerap kafein ke dalam pembuluh darah. Peningkatan kadar kafein dalam pembuluh darah dapat mempengaruhi berbagai bagian dan organ tubuh, yaitu:

  • Kafein akan menstimulasi otak dan membuat Anda terjaga lebih lama, berenergi, dan membantu agar dapat berkonsentrasi lebih baik
  • Denyut nadi akan meningkat
  • Bekerja lebih lama tanpa merasa capek
  • Membuat Anda menjadi lebih tidak sensitif terhadap nyeri atau sakit
  • Membantu otot untuk bekerja lebih baik
  • Meningkatkan jumlah asam lambung

 

Meskipun demikian, tidak selamanya kafein memberikan dampak positif pada tubuh Anda.

 

Konsumsi kafein yang berlebihan juga dapat memberikan efek buruk terhadap kesehatan Anda.

 

Efek buruk tersebut antara lain:

  • Cemas, gangguan tidur, dan keletihan
  • Denyut jantung cepat dan tidak teratur (irreguler)
  • Otot berkedut
  • Mual
  • Nyeri perut atau nyeri ulu hati

Peningkatan kadar kafein dalam darah juga mengakibatkan percepatan proses pembentukan urine dan dapat menyebabkan Anda kekurangan cairan atau dehidrasi.

 

Untuk itu jangan heran bila Anda akan lebih sering buang air kecil setelah mengonsumsi satu gelas kopi atau teh.

 

Kafein dalam kopi atau teh tersebut yang membuat Anda menjadi lebih sering untuk ke kamar mandi.

 

Efek negatif dari senyawa kafein ini lebih sering terjadi pada orang yang jarang mengonsumsinya.

 

Bila Anda rutin minum segelas kopi atau teh mungkin Anda jarang mengalami dampak negatif dari kafein dibandingkan orang yang jarang minum teh atau kopi.

 

Kondisi ini disebut sebagai toleransi kafein. Toleransi kafein ini berbeda-beda sehingga dampak kafein dan seberapa banyak kafein memberikan dampak pada tubuh berbeda-beda pula antara orang yang satu dengan orang yang lain.

 

Lalu, kapan Anda harus membatasi atau menghindari konsumsi kafein?

 

 

Kondisi yang Menyebabkan Anda Harus Menghindari Konsumsi Kafein

efek negatif kafein

Senyawa kafein dapat memberikan masalah bila Anda menderita:

  • Diabetes tipe 2 (konsumsi kafein lebih dari 250 mg akan meningkatkan kadar gula darah)
  • Penderita serangan panik atau gangguan cemas (ansietas)
  • Denyut jantung tidak teratur
  • Penyakit jantung atau riwayat serangan jantung
  • Tekanan darah yang tidak terkontrol
  • Gangguan tidur
  • Ulkus peptikum (luka pada lambung atau usus)
  • Penyakit refluks asam lambung
  • Sindrom premenstruasi

 

Bila Anda merupakan salah seorang yang mengalami kondisi tersebut maka Anda sebaiknya menghindari konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein.

 

Kafein dapat memperburuk penyakit yang sedang Anda derita.

 

Lalu, bila Anda cukup sehat, berapa banyak kafein yang dapat Anda konsumsi?

 

 

Jumlah Senyawa Kafein Yang Dapat Anda Konsumsi

konsumsi kafein

Jumlah kafein yang dapat Anda konsumsi selama satu hari adalah sekitar 200 hingga 300 mg per hari.

 

Bila Anda hamil, maka Anda tidak boleh mengonsumsi kafein pada 3 bulan pertama kehamilan (trimester pertama) dan tidak boleh lebih dari 200 mg pada usia kehamilan selanjutnya.

 

Satu hal yang harus dipahami, khusus untuk kopi, jumlah kafein dalam kopi sangat bergantung pada jumlah bubuk kopi yang digunakan, jenis kopi, dan proses penyeduhan kopi tersebut.

 

Kandungan kafein dalam beberapa minuman dapat adalah sebagai berikut:

 

  • Satu cangkir kopi reguler (250 mL) dapat mengandung 75 hingga 120 mg kafein
  • Kopi espresso mengandung sekitar 30 hingga 50 mg kafein untuk setiap 31,25 mL atau untuk setiap one shot
  • Satu cangkir teh (250 mL) mengandung 20 hingga 100 mg kafein
  • Minuman ringan dengan kafein mengandung sekitar 30 hingga 70 mg kafein untuk setiap botolnya (375 mL)
  • Minuman berenergi dapat mengandung 50 hingga 300 mg kafein dalam setiap 250 mL.

 

Ketika Anda telah mengetahui berapa jumlah senyawa kafein dalam minuman di atas maka cara terbaik untuk mengetahui apakah Anda telah mengonsumsi terlalu banyak kafein adalah dengan memperhatikan bagaimana efek kafein terhadap tubuh Anda.

 

Jika Anda merasakan gejala buruk kafein seperti:

  • Terlalu sering buang air kecil
  • Nyeri ulu hati
  • Jantung berdebar
  • Diare

 

Maka Anda telah terlalu banyak mengonsumsi kafein.

 

Anda dapat mengukur sendiri besar toleransi tubuh Anda terhadap kafein.

 

 

Kesimpulan

Senyawa kafein mempengaruhi banyak bagian dan organ tubuh.

 

Kafein dapat membantu Anda lebih waspada dan lebih sulit capek.

 

Konsumsi terlalu banyak kafein dapat menyebabkan Anda terlalu bersemangat, gangguan tidur, dan masalah perut. Kafein juga dapat mempengaruhi detak jantung Anda.

 

Cara terbaik untuk mengetahui apakah Anda terlalu banyak mengonsumsi kafein adalah dengan memperhatikan bagaimana kafein mempengaruhi tubuh Anda dengan melihat gejala yang muncul.

 

Bila Anda memiliki pertanyaan terkait dengan konsumsi kafein maka silakan Anda tuliskan dalam komentar

 

Referensi
duduk santai

Duduk Terlalu Lama dan Risiko Kesehatan

Perkembangan pada era globalisasi pada bidang informasi, komunikasi, teknologi, ekonomi, dan sosial berdampak pada lebih seringnya seseorang untuk duduk. Artikel ini akan memberikan gambaran terkait dengan beberapa fakta duduk dan mengapa duduk terlalu lama memiliki risiko untuk kesehatan kita.

Menonton televisi, berselancar di dunia maya dengan komputer, mengerjakan tugas kantor ataupun bermain game merupakan  aktivitas yang membutuhkan waktu bercokol di kursi cukup lama.

Beberapa penelitian terkait dengan duduk

duduk
Background vector created by Iconicbestiary – Freepik.com

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa setiap orang rata-rata menghabiskan > 10 jam untuk duduk.

Beberapa penelitian lainnya membuktikan bahwa posisi bercokol di kursi terlalu lama tidak baik untuk kesehatan bahkan merupakan suatu rutinitas yang lebih mendekatkan diri kepada kematian.

Sebuah penelitian besar yang melibatkan 220.000 penduduk di Australia menemukan bahwa orang yang bersandar di kursi lebih dari 8 jam memiliki risiko kematian 15% lebih muda dibanding kan orang yang duduk kurang dari 4 jam sehari.

Laporan dari American Institute of Cancer Research juga menemukan bahwa menetap dalam posisi ini terlalu lama (kurangnya aktivitas fisik) terkait dengan 43.000 kasus kanker kolon dan 49.000 kanker payudara.

Di sisi lain, duduk terlalu lama juga tidak baik untuk kesehatan jantung. Penelitian selama 6 tahun terhadap 8.800 di Australia juga menemukan fakta bahwa menonton tv lebih dari sejam sehari meningkatkan risiko kanker 15% lebih besar dan kematian akibat penyakit jantung 45% lebih tinggi.

Penelitian-penelitian di atas seharusnya menyadarkan kita untuk tidak duduk terlalu lama. Tapi, bagaimana bila kita harus tetap duduk untuk menyelesaikan pekerjaan di kantor?

Tips untuk mengurangi durasi bercokol di kursi dan meningkatkan kesehatan

duduk dan kesehatan
Background vector created by Iconicbestiary – Freepik.com

Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi durasi bersandar di kursi kita saat bekerja.

Tips mengurangi waktu yang anda habiskan melakukan aktivitas lainnya:

Berdiri kapanpun anda bisa

  • Gunakan meja berdiri
  • Berdiri ketika mengangkat telepon
  • Berdiri ketika membaca email
  • Berdiri kapanpun anda bisa

Berjalan kapanpun anda bisa

  • Berjalan menuju meja rekan kerja anda untuk menyampaikan pesan singkat. Hindari menggunakan aplikasi chatting
  • Naik melalui tangga bila hanya ingin berpindah 1 atau 2 lantai dari pada menggunakan lift
  • Makan siang keluar kantor

Bila memungkinkan, lakukan olahraga ringan

  • Push up atau sit up semala masa istrihat
  • Lakukan perenggangan ringan ketika memiliki waktu luang

Buatlah beberapa alat yang sederhana untuk membantu anda

  • Membuat alarm untuk mengingatkan anda agar berdiri sebentar setelah duduk selama 30 menit
  • Gunakan gelas yang kecil, sehingga anda lebih sering mengambil air dari dispenser
  • Gunakan kamera anda untuk mengambil beberapa video atau gambar ketika beristirahat

Beberapa penelitian menyarankan untuk berdiri dan berjalan ataupun berbaring selama 2 jam setelah melakukan pekerjaan selama delapan jam.

 

Referensi:

Slideshare- Getting Your Butt Off the Chair Can Save Your Life

manfaat kopi

Manfaat Kopi Bagi Kesehatan Berdasarkan Sains

Kopi merupakan komoditas yang sangat populer baik sebagai minuman atau sebagai bahan tambahan pada makanan. Manfaat kopi bagi tubuh cukup banyak karena kandungan antioksidannya. Selain itu, manfaat kopi dapat meningkatkan kesehatan karena kandungan nutrisi didalamnya.

Penelitian menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki risiko mengalami beberapa penyakit yang lebih rendah.

artikel ini akan memberikan 10 manfaat kopi bagi kesehatan yang telah dikonfirmasi dengan penelitian ilmiah langsung pada manusia.

 

manfaat kopi
Designed by Freepik

 

 

Manfaat Kopi 1: Kopi dapat membuat orang yang merasa letih menjadi lebih bertenaga.

Manfaat kopi ini didapat karena kandungan senyawa stimultan yang disebut kafein. Senyawa ini merupakan senyawa psikoaktif yang paling sering dikonsumsi di seluruh dunia.

Setelah anda mengkonsumsi kopi, kafein akan diserap menuju aliran darah. Aliran darah kemudian membawa senyawa ini hingga menuju ke otak.

Pada otak, kafein akan menghambat neurotransmiter inhibitorik bernama Adenosine.

Ketika kondisi tersebut terjadi, sejumlah neurotransmitter lainnya seperti norepinefrin dan dopamin akan meningkat. kondisi ini mengakibatkan sel saraf (neuron) menjadi lebih aktif.

Banyak uji klinis yang dilakukan pada manusia menunjukkan bahwa kopi meningkatkan berbagai aspek fungsi otak. Manfaat kopi bagi fungsi otak antara lain meningkatkan memori, mood, tenaga, dan fungsi kognitif umum lainnya.

Kesimpulan:

Kafein menghambat suatu neurotransmiter inhibitorik pada otak, sehingga memunculkan efek stimultant. Kondisi ini akan meningkatkan tenaga, mood, dan berbagai aspek fungsi otak lainnya.

 

Manfaat Kopi 2: Kopi dapat membantu anda membakar lemak

Tahukah anda bahwa kafein juga ditemukan pada sebagian besar produk suplemen pembakar lemak yang dijual?

Alasan terbaik untuk hal tersebut karena kafein merupakan salah satu dari sangat sedikit zat alami yang dapat membantu proses pembakaran lemak.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan tingkat metabolisme hingga 3-11%.

penelitian lainnya menunjukkan bahwa kafein secara spesifik dapat meningkatkan pembakaran lemak. Maanfaat kopi ini dirasakan baik pada orang obesitas (peningkatan pembakaran lemak 10%) ataupun yang kurus (peningkatan pembakaran lemak 29 %).

Kesimpulan:

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan pembakaran lemak pada tubuh dan meningkatkan laju metabolisme.

 

Manfaat Kopi 3: Kafein dapat meningkatkan performa fisik secara drastis

Seperti yang telah disebutkan di atas, kafein dapat menstimulasi sistem saraf pada otak. Kondisi ini akan menyebabkan dikirimkannya sinyal ke sel lemak untuk menghancurkan lemak badan.

Bukan hanya itu, kafein juga meningkatkan kadar Epinefrin (Adrenalin) di dalam darah.

Epinefrin merupakan hormon yang memiliki fungsi dalam mempersiapkan metabolisme tubuh untuk suatu kondisi yang membutuhkan aktivitas fisik.

Manfaat kopi ini akan didapat karena kafein membuat proses penghancuran sel lemak dan melepaskannya dalam bentuk asam lemak bebas dalam darah sehingga dapat digunakan sebagai bahan dasar yang menghasilkan tenaga.

Berdasarkan efek ini, tidak mengejutkan bahwa kafein dapat meningkatkan performa fisik rata-rata sekitar 11-12%.

Oleh karena itu, pertimbangkan untuk mengkonsumsi segelas kopi satu setengah jam sebelum anda berolahraga.

Kesimpulan:

Kafein dapat meningkatkan kadar adrenalin dan melepaskan asam lemak dari jaringan lemak. Kondisi ini mungkinkan peningkatan signifikan performa fisik.

 

Referensi:

https://www.healthline.com/nutrition/top-13-evidence-based-health-benefits-of-coffee

 

pengendalian tembakau

Pengendalian Tembakau: Fakta dan Permasalahannya

pengendalian tembakauSlogan peringatan pada bungkus rokok di Indonesia dimulai dengan “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin” hingga pada saat ini berupa “Merokok Membunuh Mu” hanyalah sebatas formalitas. Peringatan tersebut wajib tercantum pada bungkus rokok semata-mata agar perusahaan rokok telah mematuhi aturan terkait dengan iklan ataupun kemasan rokok. Pertanyaannya, Berapa banyak dari kita yang berhenti merokok ketika menyadari ada peringatan tersebut pada kemasan rokok? Tentu saja sangat sedikit. Bahkan, sangat sulit bagi seorang dokter untuk mengedukasi pasien dalam hal berhenti merokok. Lalu, apakah pemerintah sudah melaksanakan program pengendalian tembakau?

 

Fakta Tentang Rokok dan Pengendalian Tembakau 

Indonesia sebagai salah satu negara berkembang yang menyumbang populasi perokok dunia. Data WHO pada tahun 2015 menyebutkan bahwa 51,1% populasi di Indonesia merupakan perokok dan angka tersebut adalah yang terbesar untuk Asia Tenggara. Pada tahun 2016 angka perokok di Indonesia mengalami penurunan yaitu sekitar 36% perokok aktif atau sekitar 60 juta penduduk Indonesia. Angka ini menempatkan Indonesia pada posisi 28 dari seluruh negara di dunia terkait dengan jumlah perokok. Akan tetapi, Berbeda dengan konsumsi rokok di banyak negara lain yang diprediksi bakal menurun, angka perokok aktif di Indonesia diyakini akan naik menjadi 90 juta orang pada tahun 2025.

WHO sendiri berkomitmen untuk memerangi epidemi tembakau global. Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau WHO mulai berlaku pada Februari 2005. Sejak saat itu itu, konvensi ini telah menjadi salah satu perjanjian yang paling banyak dianut dalam sejarah PBB dengan 180 pihak yang meliputi 90% dari populasi dunia.

Konvensi Kerangka Kerja WHO adalah alat pengendalian tembakau yang paling penting dari WHO dan tonggak dalam promosi kesehatan masyarakat. Konvensi ini adalah perjanjian berbasis bukti yang menegaskan kembali hak masyarakat untuk standar tertinggi kesehatan, memberikan dimensi hukum bagi kerjasama kesehatan internasional dan menetapkan standar yang tinggi untuk kepatuhan suatu negara.

Pada tahun 2008, WHO memperkenalkan cara praktis, hemat biaya untuk meningkatkan pelaksanaan ketentuan Konvensi Kerangka Kerja WHO yang disingkat dengan: MPOWER. Setiap ukuran MPOWER sesuai dengan setidaknya 1 ketentuan Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau WHO.

6 langkah MPOWER adalah:

  1. Memantau penggunaan tembakau dan kebijakan pencegahan
  2. Melindungi orang dari penggunaan tembakau
  3. Menawarkan bantuan untuk berhenti menggunakan tembakau
  4. Memperingatkan tentang bahaya tembakau
  5. Menegakkan larangan iklan, promosi dan sponsor rokok
  6. Menaikkan pajak tembakau.

Pengendalian Tembakau di Indonesia

Bagaimana dengan Indonesia? Apakah Indonesia sudah melakukan penandatanganan dan ratifikasi terhadap konvensi keranka kerja pengendalian tembakau tersebut?, mari kita perhatikan gambar di bawah ini.

pengendalian tembakau
Laporan lengkapnya dapat diunduh di :http://www.who.int/entity/tobacco/surveillance/policy/country_profile/idn.pdf?ua=1

Gambar tersebut merupakan potongan dari lembaran profil negara yang tertuang pada laporan tahunan WHO terkait dengan Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau. Indonesia sampai saat ini adalah satu-satunya negara di Asia yang belum menandatangani Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) tersebut.

Salah satu alasan Indonesia belum melakukan ratifikasi karena rokok merupakan penyumbang terbesar pendapatan cukai dengan kontribusi sebesar 96 persen, dengan nilai Rp 139,5 triliun dari total pendapatan cukai negara sebesar Rp 144,6 triliun pada tahun 2015. Selain itu, Tembakau sebagai komoditi strategis dan  petani tembakau akan terancam kehilangan lapangan kerja jika ratifikasi dilakukan. Akan tetapi, dampak positif akan diperoleh terkait dengan kesehatan warga dan juga kepentingan generasi muda kedepan.

Sumber:

  1. WHO report on the global tobacco epidemic 2015
tertawa dan kesehatan

Tertawa dan Kesehatan: Fakta Ilmiah Tentang Tertawa

Setiap orang yang sehat pasti pernah tertawa. Sebagian orang bahkan tertawa lebih banyak dibandingkan dengan orang lain. Akan tetapi, mudah untuk tertawa merupakan sifat alami manusia. Perilaku ini akan membuat diri kita merasa lebih nyaman dan dapat mempersatukan orang-orang dalam komunitas sosial. Lalu bagaimana kita dapat tertawa dan apa fungsinya serta bagaimana hubungan tertawa dan kesehatan?

Tertawa: Pandangan Neurosains

Tertawa merupakan suatu tindakan yang kompleks, bervariasi, dan bermakna. Tindakan ini tidak terbatas hanya pada suatu lokasi pada otak kita. Sampai saat ini, para peneliti masih berusaha mengungkapkan mekanisme tindakan ini.

tertawa dan kesehatan

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Cerebral Cortex, menggunakan MRI  untuk menyelidiki bagian otak yang bekerja saat seseorang tertawa. Mereka membagi peserta menjadi tiga kelompok: kelompok pertama digelitik pada telapak kaki dan diberikan izin untuk tertawa, kelompok kedua digelitik pada lokasi yang sama tetapi diminta untuk menahan tawa mereka, dan kelompok terakhir diminta untuk tertawa secara sukarela tanpa digelitik.

Pada kelompok pertama, terdapat bagian otak tertentu yang secara konsisten lebih aktif dibandingkan pada dua kelompok lainnya. Bagian tersebut adalah:

  • Hipotalamus lateral : bagian ini terlibat dalam berbagai proses fisiologis manusia seperti: nafsu dan keinginan untuk makan, mengurangi persepsi nyeri, fungsi pencernaan, dan tekanan darah.
  • Operkulum parietal : bagian ini berperan dalam memproses persepsi indra kita seperti: sentuhan dan suhu
  • Amigdala : bagian otak yang berperan dalam proses pembentukan memori (ingatan), pengambilan keputusan dan kontrol emosi
  • Serebelum kanan : bagian ini berperan dalam fokus penglihatan, bahasa dan imajinasi.

Para peneliti tersebut juga menemukan aktivasi materi abu-abu (substansia grisea) pada area periakuaduktal saat seseorang tertawa. Baik tawa yang muncul secara sukarela atau tawa yang dibuat-buat. Akan tetapi, bagian ini tidak teraktivasi pada orang yang menahan untuk tertawa.

Menariknya, Bagian substansia grisea ini merupakan bagian yang berperan penting untuk analgesia (mencegah persepsi nyeri). Bagian otak ini juga merupakan daerah target dari implant stimulasi otak untuk mengobati pasien dengan nyeri kronik.

Selama seseorang tertawa, bagian korteks prefrontalis ventromedial juga teraktivasi. Bagian ini mengeluarkan hormon endorfin yang menyebabkan seseorang merasa euforia dan mengurangi rasa nyeri.

Keterlibatan hipokampus dan amigdala juga merupakan suatu catatan khusus pada penelitian tersebut. Keduanya merupakan bagian otak yang telah lama diketahui sebagai bagian dari sistem limbik yang berperan dalam kontrol emosi, makan dan berbagai sifat manusia lainnya yang terkait untuk mempertahankan kehidupan.

Tertawa dan Kesehatan

tertawa dan kesehatanBertrand Russell, seorang filsafat mengatakan bahwa:

“Tertawa adalah obat yang paling murah dan paling efektif. Tertawa adalah pengobatan universal.”

Selama bertahun-tahun, para peneliti telah mencoba untuk menemukan kemampuan tertawa dalam berbagai kondisi medis.

 

Kemajuan terbaru ditemukan pada bidang psikoneuroimunologi yang secara bersama sejalan dengan bidang psikologi, aktivitas neuronal, dan kemampuan hormon. Salah satu temuan bidang ini adalah kerangka pemikiran positif yang kita kembangkan dapat membuat hidup kita lebih sehat.

Akan tetapi, penelitian yang berfokus untuk menyelidiki efek terapi tawa terhadap berbagai kondisi medis berjumlah sangat sedikit. Selain sedikit, penelitian tersebut hanya melibatkan jumlah subjek penelitian yang sedikit dan hanya menarik kesimpulan sementara. Tapi, gabungan dari penelitian-penelitian tersebut dapat menjadi informasi yang menarik.

Berikut ini adalah beberapa penelitian terbaru yang telah menyelidiki potensi hubungan tertawa dan kesehatan.

Konspirasi: Setengah dari Amerika Percaya, Anda?

Lebih dari 50 Tahun banyak teori konspirasi terkait dengan kedokteran dan kesehatan masyarakat dimunculkan. Diantaranya adalah teori konspirasi tentang flouridasi air, vaksin, telepon genggam dan pengobatan alternatif. Flu vaccine drips out of a syringe as a nurse prepares for a patient at a clinic in central London

Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa setengah dari orang dewasa di Amerika mempercayai setidaknya satu teori konspirasi di atas. Bahkan banyak yang mempercayai lebih dari satu teori konspirasi akibat telah mempercayai teori yang lain. Sebagai contoh: sepertiga orang amerika percaya bahwa pemerintah Amerika yang berwenang dalam urusan obat (FDA) telah menyembunyikan dan mencegah penduduknya untuk mendapatkan obat alami (herbal) juga mempercayai bahwa mata-mata amerika telah menyebarkan virus HIV dan menginfeksi sejumlah besar penduduk dengan ras afrika-amerika.

J. Eric Oliver, peneliti utama studi di atas  dari University of Chicago, mengatakan bahwa orang mungkin percaya pada teori konspirasi karena mereka lebih mudah untuk memahaminya daripada informasi medis yang kompleks. Oliver mempelajari tentang teori-teori konspirasi setelah dia menemukan beberapa orang dari petugas kesehatan juga menolak pemberian vaksin dan flouridasi air di Oregon, Amerika. Sehingga Oliver memutuskan untuk menanyakan kepada orang-orang apa yang mereka pikirkan tentang kurang lebih enam teori konspirasi dengan pendukung yang besar seperti pemberian vaksin, pemakaian hp, dan terapi alternatif untuk kanker. Selain itu, Oliver juga menanyakan tentang tiga teori lainnya yang terkait dengan penyebaran virus HIV oleh mata-mata Amerika, Modifikasi makanan secara genetik untuk menurunkan populasi di dunia dan pengunaan flouridasi air oleh perusahaan untuk mengurangi polusi yang telah mereka hasilkan.

kebanyakan dari orang yang mendukung teori konspirasi adalah orang-orang dengan tingkat ekonomi dan pendidikan yang rendah. Kepercayaan mereka terhadap teori konspirasi menyebabkan mereka cenderung untuk melakukan pemeriksaan fisik secara teratur. Dan mereka lebih cenderung untuk membeli makanan organik, menghindari suntikan vaksin flu dan tabir surya, dan menggunakan vitamin dan suplemen herbal.  Survey tersebut melibatkan 1.351 orang secara online pada bulan Agustus dan September. Penemuan ini dipublikasikan  di JAMA Internal Medicine. “Dunia adalah tempat yang rumit,” kata Oliver. “Sulit untuk memahami hal itu. Banyak teori konspirasi ini secara intuitisi menarik.”

  Setengah dari Orang Dewasa di Amerika Percaya, Bagaimana Dengan Anda?

sumber:

http://www.npr.org/blogs/health/2014/03/19/291405689/half-of-americans-believe-in-medical-conspiracy-theories

http://www.reuters.com/article/2014/03/18/us-medical-conspiracies-idUSBREA2H22K20140318

http://archinte.jamanetwork.com/article.aspx?articleid=1835348