hipertensi

pengukuran tekanan darah ibu hamil

Langkah & Rekomendasi Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil

Hipertensi merupakan salah satu sindrom yang umum terjadi selama kehamilan. Kondisi hipertensi ini baik hipertensi gestasional dan preeklamsia terjadi pada 7-15% kehamilan diseluruh dunia. Untuk itu diperlukan langkah-langkah pencegahan hipertensi pada ibu hamil. Artikel ini memuat tentang jenis hipertensi pada kehamilan, faktor risikonya dan beberapa rekomendasi seputar pencegahan hipertensi pada ibu hamil. Jenis-Jenis Hipertensi Pada Ibu Hamil Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥140 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥90… Selengkapnya »Langkah & Rekomendasi Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil

pedoman praktik klinis

Rangkuman Pedoman Klinis Kardiologi Pada Tahun 2017

Rangkuman pedoman klinis kardiologi pada tahun 2017 ini berisikan 11 kelompok pedoman klinis dan rekomendasi yang dikeluarkan pada tahun 2017. Rangkuman ini berisikan pedoman mulai dari target kadar kolesterol hingga pedoman klinis tromboemboli vena. Anda dapat membaca hingga ke bawah keseluruhan dari rangkuman ini. Tapi, Apabila Anda hanya ingin membaca topik tertentu maka Anda dapat memilih salah satu topik tersebut pada daftar isi di atas. Anda dapat menemukan link referensi… Selengkapnya »Rangkuman Pedoman Klinis Kardiologi Pada Tahun 2017

krisis hipertensi

Captopril Sublingual & Oral: Mana Yang Lebih Efektif?

Krisis hipertensi merupakan salah satu kondisi yang sering kita temui di Puskesmas. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan tekanan darah berat (tekanan darah sistolik > 180 mmHg atau tekanan darah diastolik > 120 mmHg) dengan atau tanpa komplikasi berupa disfungsi organ target (hipertensi emergensi atau hipertensi urgensi). Untuk hipertensi emergensi obat pilihan untuk menurunkan tekanan darah adalah obat anti hipertensi intra vena seperti nicardipine, labetolol, dan esmolol. Pada hipertensi urgensi maka… Selengkapnya »Captopril Sublingual & Oral: Mana Yang Lebih Efektif?

anti hipertensi

Kapan Waktu Tepat Mengkonsumsi Anti Hipertensi?

Peneliti telah lama menemukan bahwa kejadian kardiovaskular lebih sering terjadi di pagi hari. Stroke, serangan jantung, dan gangguan irama jantung (aritmia) sering terjadi pada pagi hari. Lalu, pertanyaannya adalah apakah kita harus memberikan obat anti hipertensi mengikuti pola kejadian penyakit kardiovaskular tersebut?   Artikel ini akan memberikan gambaran tingginya insiden kejadian kardiovaskular di pagi hari dan beberapa penelitian terkait waktu yang tepat untuk memberikan obat penurun tekanan darah.   Kejadian… Selengkapnya »Kapan Waktu Tepat Mengkonsumsi Anti Hipertensi?

herbal

Pengobatan Darah Tinggi Dengan Herbal

Banyak orang beranggapan bahwa pengobatan dengan menggunakan obat kimiawi akan menimbulkan efek samping. Salah satu yang paling dipercayai masyarakat adalah: mengkonsumsi obat anti hipertensi dalam waktu yang lama akan membuat ginjal menjadi rusak. Kepercayaan ini menyebabkan sebagian orang mengalihkan pengobatan darah tinggi mereka dengan mengkonsumsi herbal atau pengobatan alternatif. Lalu, apakah pengobatan alternatif tersebut dapat memberikan efek penurunan tekanan darah? Apakah pengobatan alternatif tersebut aman sebagai pengganti pengobatan darah tinggi… Selengkapnya »Pengobatan Darah Tinggi Dengan Herbal

diskusi pasien dokter

Mitos VS Fakta Tekanan Darah Tinggi

Pernahkah anda merasa khawatir dengan tekanan darah anda, keluarga, atau teman anda yang tinggi? AHA dan ACC di Amerika Serikat baru saja menerbitkan pedoman hipertensi yang menyebabkan hampir setengah populasi dewasa di Amerika mengalami darah tinggi. Hipertensi apabila tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan lainnya termasuk penyakit jantung dan stroke. Mengetahui lebih banyak terkait tekanan darah tinggi (hipertensi) dapat membantu anda untuk mencegah hipertensi. Anda dapat memulai… Selengkapnya »Mitos VS Fakta Tekanan Darah Tinggi

diet golongan darah

Diet DASH bagi Penderita Darah Tinggi

Darah tinggi masih menjadi salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia. ACC/AHA baru saja merevisi pedoman tatalaksana hipertensi dan menempatkan tekanan darah 130/80 mmHg sebagai diagnosis hipertensi. Meskipun demikian tidak semua pasien darah tinggi harus ditatalaksana dengan pemberian obat. Tatalaksana yang paling dianjurkan adalah modifikasi gaya hidup. Modifikasi yang dapat dilakukan antara lain dengan mengatur pola makan sesuai dengan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH). Diet DASH merupakan salah satu… Selengkapnya »Diet DASH bagi Penderita Darah Tinggi

Ringkasan Pedoman Hipertensi ACC/AHA 2017

Pada tanggal 13 November 2017, American Heart Association (AHA) dan American College of Cardiology (ACC) mengeluarkan pedoman hipertensi terbaru. Pedoman ini berisikan banyak perubahan besar dalam pengelolaan hipertensi. Salah satu lompatan terbesar pedoman ini adalah perubahan klasifikasi atau bahkan definisi hipertensi dimana sebelumnya hipertensi dinyatakan sebagai peningkatan tekanan darah arteri sistemik yang menetap dimana tekanan darah sistolik  ≥ 140 Hgmm atau tekanan darah diastolik  ≥ 90 mmHg. Pada pedoman hipertensi… Selengkapnya »Ringkasan Pedoman Hipertensi ACC/AHA 2017

Pedoman Hipertensi ACC/AHA 2017

Pada tanggal 13 November 2017, American Heart Association (AHA) dan American College of Cardiology (ACC) mengeluarkan pedoman hipertensi terbaru. Pedoman ini berisikan banyak perubahan besar dalam pengelolaan hipertensi. Salah satu lompatan terbesar pedoman ini adalah perubahan klasifikasi atau bahkan definisi hipertensi dimana sebelumnya hipertensi dinyatakan sebagai peningkatan tekanan darah arteri sistemik yang menetap dimana tekanan darah sistolik  ≥ 140 Hgmm atau tekanan darah diastolik  ≥ 90 mmHg. Pada pedoman hipertensi… Selengkapnya »Pedoman Hipertensi ACC/AHA 2017

organ target krisis hipertensi

Krisis Hipertensi: Rekomendasi Tatalaksana

Krisis hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah berat (severe). Kondisi ini diklasifikasikan dengan kriteria: Tekanan darah sistolik: > 180 mmHg Atau Tekanan darah diastolik: > 120 mmHg.   Selanjutnya, kondisi krisis hipertensi juga dapat diklasifikasikan menjadi 2, yaitu: Hipertensi emergensi: peningkatan tekanan darah berat disertai dengan kerusakan organ target (end organ damage) Hipertensi urgensi: peningkatan tekanan darah berat tanpa disertai dengan kerusakan organ target (end organ damage) Kebanyakan pasien asimptomatik Terapi… Selengkapnya »Krisis Hipertensi: Rekomendasi Tatalaksana