Rokok Elektrik, Kesehatan, dan Efek Jangka Panjang

Nikotin Pada Rokok Elektrik

Penelitian awal yang dilakukan menemukan bahwa rokok elektrik mengandung lebih banyak nikotin dan bahan kimia berbahaya lainnya. Bahan kimia ini, termasuk didalamnya zat-zat pemicu kanker (karsinogen) dan zat yang dapat mengiritasi paru-paru.

Nikotin merupakan zat adiktif yang menyebabkan kecanduan. Hampir semua produk rokok elektrik mengandung nikotin. Bahkan, beberapa produk yang mengklaim tidak mengandung nikotin masih memiliki nikotin didalam produknya. Penelitian yang dilakukan oleh FDA pada tahun 2009 pada Cartridge dengan label bebas nikotin masih menemukan adanya kandungan nikotin di dalamnya. Pada tahun 2014, penelitian lainnya dari FDA menunjukkan bahwa kadar nikotin yang tertulis pada cartridge berbeda dengan kadar nikotin sesungguhnya. Semakin besar kadar nikotin semakin besar efek kecanduannya. Hal ini tentu saja meningkatkan efek samping dari nikotin terhadap kesehatan. Selain nikotin, proses pemanasan terhadap e-liquid juga akan menghasilkan formaldehida/formalin. Formalin merupakan bahan kimia yang digunakan sebagai pengawet mayat dan berpotensi menimbulkan kanker.

“Dapat kita simpulkan bahwa rokok elektrik sama atau bahkan lebih berbahaya dibandingkan dengan rokok tradisional”

Berikan Komentar Di Sini
Baca Juga!  Beberapa Fakta Mengenai Tubuh Manusia Yang Mungkin Belum Anda Ketahui!

One thought to “Rokok Elektrik, Kesehatan, dan Efek Jangka Panjang”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.