Featured Image 20 Keluhan Umum

Halo, Perkenalkan saya Rifan. Seorang dokter umum yang bertugas di Puskesmas. Selama masa Pandemi COVID-19 saya sering bertemu pasien yang tidak mau untuk dirujuk ke rumah sakit. Alasan utama pasien tidak mau dirujuk adalah takut di-COVID-kan. Kemudian saya berpikir, bila ada pasien tidak mau dirujuk ke rumah sakit maka pasti ada pula pasien yang tidak mau datang berobat ke Puskesmas ketika sakit. Atas dasar ini saya berpikir bagaimana memberikan informasi seputar PENGOBATAN RUMAHAN. Pengobatan yang Dapat Dilakukan Setiap Orang di Rumah Masing-Masing. Bahkan dengan bumbu dapur seperti garam atau pengembang kue (baking soda). Sekarang saya bertanya kepada pembaca, APAKAH PEMBACA TIDAK BERKEINGINAN UNTUK MEMAHAMI TIPS PRAKTIS PENGOBATAN RUMAHAN?

 

Jika, Pembaca TERTARIK, Kami sangat MENGANJURKAN untuk terus membaca!

 

Seperti yang telah kita sama tahu bahwa pandemi COVID-19 membuat banyak perubahan. Termasuk perubahan dalam pelayanan kesehatan. Kita akan cenderung menghindari datang untuk berobat ke puskesmas atau ke rumah sakit.

 

Lalu, bagaimana jika kita atau keluarga yang paling kita cintai mengalami sakit? Sementara kita menghindari berkunjung ke layanan kesehatan?

 

Maka, PENGOBATAN RUMAHAN adalah jawabannya.

 

Apa itu Pengobatan Rumahan?

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (2004), pengobatan rumahan atau swamedikasi adalah perawatan sendiri oleh masyarakat terhadap penyakit umum yang diderita. Pengobatan ini dilakukan dengan menggunakan obat bebas dan atau obat bebas terbatas yang didapat tanpa resep dokter.

 

Sebagai bocoran, informasi yang akan kami berikan kepada pembaca adalah daftar obat bebas dan obat bebas terbatas yang dapat digunakan untuk mengatasi keluhan umum penyakit.

 

 

Informasi Tips Pengobatan Rumahan

Tidak hanya itu, kami juga memberikan 20 TIPS PENGOBATAN RUMAHAN lainnya. Termasuk Bagaimana Kita Bisa Menggunakan Garam untuk Pengobatan Rumahan.

 

Kurang lebih pembaca akan menerima informasi sebagai berikut:

  1. Kami memberikan informasi tentang penjelasan atau deskripsi terkait keluhan umum penyakit dengan BAHASA SEDERHANA.
  2. Kemudian, kami jabarkan saran OBAT dan TINDAKAN apa yang dapat pembaca lakukan di rumah untuk mengatasi keluhan tersebut.
  3. Terakhir, kami memberikan saran Kapan Pembaca Harus Ke Dokter bila keluhan tidak membaik setelah melakukan pengobatan rumahan.

 

Bila pembaca masih penasaran silakan lihat tangkapan layar berisi daftar isi informasi yang akan kami sampaikan tersebut.

Daftar Isi Ebook 1

Daftar Isi Ebook 2

Daftar Isi Ebook 3
Daftar Isi Ebook Pengobatan Rumahan untuk 20 Keluhan Umum Penyakit Orang Indonesia

HAL PENTING!

Informasi ini kami rangkum sedemikian rupa dan kami sertakan ilustrasi untuk memudahkan pembaca memahami tips pengobatan ringkas dan informatif ini.

 

Satu hal yang harus kami tekankan bahwa: informasi yang kami sampaikan ini tidak menggantikan saran dan nasehat dokter.

 

Kami hanya mengharapkan bahwa pembaca tidak langsung menuju pusat layanan kesehatan atau rumah sakit bila hanya mengalami 20 keluhan umum yang kami berikan tips pengobatannya.

 

Selain hal penting di atas, ada kabar baik lainnya.

 

Informasi tips pengobatan ini kami susun dalam sebuah ebook yang dapat pembaca akses melalui Google Play Book.

 

Awalnya, Kami memberikan harga ebook ini sebesar:

 

Rp. 55.000.-

 

Namun, khusus untuk pembaca yang melihat halaman ini kami memberikan potongan spesial menjadi

Rp.25.000.-

 

Sayangnya, Kami hanya bisa memberikan potongan harga ini kepada pembaca saja.

 

Penawaran ini sangat terbatas dan hanya tersedia pada halaman ini.

 

Bila tertarik untuk mengetahui informasi PENGOBATAN sederhana yang dapat dilakukan siapa saja di rumah maka silakan klik link berikut ini:

 

Beli Ebook Pengobatan Rumahan

 

Beli akses ebook pengobatan ini segera untuk menolong kita dan orang yang kita cintai ketika sakit di masa pandemi COVID-19.

 

NB:

Jadikan ebook Pengobatan ini sumber referensi dalam pengobatan keluhan umum penyakit anggota keluarga di rumah.

By Rifan Eka Putra Nasution

Dr. Rifan Eka Putra Nasution, Lahir di Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, 29 Oktober 1992. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya di kota kelahiran lalu menyelesaikan pendidikan tingginya pada Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.Dr. Rifan mendapatkan medali Emas pada Olimpiade Kedokteran Regional Sumatera Pertama untuk cabang Kardiovaskular-Respirologi dan menghantarkan dirinya menjadi Mahasiswa Berprestasi Universitas Syiah Kuala pada tahun 2013. Pada tahun 2014, ia mendapatkan penghargaan Mahasiswa Kedokteran Berprestasi Se-Sumatera dari ISMKI Wilayah I.Saat ini beliau bertugas sebagai Pegawai Negeri Sipil dengan Jabatan Dokter Ahli Pertama di UPTD Puskesmas Sukarame, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.Beliau juga aktif menulis di Media Online dan Situs Kedokteran dan Kesehatan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan Newsletter Kami

Berlangganan Newsletter Kami

Bergabunglah dengan milis kami untuk menerima berita dan pembaruan terbaru dari tim kami.

Anda Telah Berhasil Berlangganan