Skip to main content

Pemilihan Cairan Untuk Resusitasi (MedUpdate)

Bila Artikel Ini Bermanfaat Silakan di Share:
[av_textblock size=” font_color=” color=”] Resusitasi cairan bertujuan untuk memulihkan dan mempertahankan volume intravaskular agar tercapai perfusi jaringan yang memadai sebagai bagian dari strategi resusitasi hemodinamik kompleks pada pasien yang menunjukkan tanda-tanda dekompensasi kardiovaskular.

Cairan yang digunakan untuk resusitasi dapat dikategorikan sebagai cairan kristaloid atau koloid berdasarkan konten molekul serta diperlakukan dan digunakan seperti obat intravena lainnya.

  • Organisasi profesi umumnya setuju pada cairan kristaloid untuk resusitasi cairan IV yang direkomendasikan untuk penatalaksanaan awal (SCCM kelas 1B; ABC-T kelas 1B; KDIGO Level 2, Grade B)
  • Pati Hidroksietil tidak dianjurkan karena resiko gagal ginjal akut (SCCM kelas 1B)
  • Beberapa organisasi menyarankan albumin 4% -5%  dipertimbangkan pada pasien dengan sepsis berat atau syok septik yang membutuhkan sejumlah besar kristaloid (SCCM kelas 2C)

Update Pemilihan Jenis Cairan Untuk Resusitasi

[/av_textblock] [av_image src=’http://pengejarjasputih.com/wp-content/uploads/2016/12/ebm-300×52.png’ attachment=’436′ attachment_size=’medium’ align=’center’ styling=” hover=” link=” target=” caption=’yes’ font_size=” appearance=’on-hover’ overlay_opacity=’0.4′ overlay_color=’#000000′ overlay_text_color=’#ffffff’ animation=’no-animation’] Resusitasi
[/av_image] [av_tab_container position=’sidebar_tab sidebar_tab_left’ boxed=’border_tabs’ initial=’1′] [av_tab title=’Update 1′ icon_select=’no’ icon=’ue800′ font=’entypo-fontello’] Review dari manajemen cairan pada pasien dengan sakit kritis.

Kidney Dis (Basel) 2016 Jun

[/av_tab] [av_tab title=’Update 2′ icon_select=’no’ icon=’ue800′ font=’entypo-fontello’] Pedoman Eropa pada manajemen pendarahan dan koagulopati akibat trauma: Edisi keempat.

Crit Care 2016 Apr 12

[/av_tab] [av_tab title=’Update 3′ icon_select=’no’ icon=’ue800′ font=’entypo-fontello’] Koloid dapat meningkatkan risiko cedera ginjal akut dan terapi pengganti ginjal, tetapi mungkin tidak meningkatkan mortalitas dibandingkan dengan kristaloid pada pasien yang membutuhkan penggantian volume vaskular.

Br J Surg 2016 Jan

[/av_tab] [/av_tab_container]
Berikan Komentar Di Sini
Bila Artikel Ini Bermanfaat Silakan di Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.