Featured Image Mandi Setiap Hari

Berapa kali kita mandi dalam sehari? Jawaban yang kita berikan akan sangat beragam. Ada yang menjawab satu, dua, tiga, dan bahkan 5 kali dalam sehari. Lalu, seberapa sering kita sebenarnya perlu mandi? Banyak di antara kita yang percaya bahwa mandi setiap hari sangat penting untuk kebersihan tubuh. Namun, beberapa orang juga percaya bahwa mandi setiap hari dapat menghilangkan minyak alami tubuh dan mengeringkan kulit. Apa pendapat ahli tentang seberapa banyak kita harus membersihkan tubuh kita setiap hari?

Ilustrasi Mandi Setiap Hari
Ilustrasi Mandi Setiap Hari

Perdebatan tentang Mandi Setiap Hari

Perbedaan pendapat terkait dengan tindakan membersihkan tubuh ini mulai muncul ketika beberapa artis menyatakan bahwa mereka malas mandi. Perdebatan semakin memuncak ketika Anya Geraldine menyatakan bahwa rekor paling lamanya untuk tidak mandi adalah 1 minggu.

 

“Di apartemen doang. Tiduran. Makanya enggak mandi,” jawab Anya kepada Gofar Hilman yang penasaran mengapa Selebgram dan Artis tersebut malas mandi.

 

Beberapa artis lainnya juga mengungkapkan bahwa mereka tidak mandi setiap hari. Artis-artis tersebut antara lain:

  1. Prisia Nasution
  2. Cita Citata
  3. Donita
  4. Melanie Subono
  5. Christy eks Cherrybelle
  6. Nagita Slavina

 

Mereka tidak peduli apa yang orang katakan kepada mereka. Ada yang mengatakan tindakan tersebut menjijikkan hingga pendapat yang menyatakan bahwa mereka tidak memiliki keterampilan kebersihan dasar.

 

Terlepas dari reaksi orang-orang terkait kebiasaan malas mandi ini, tampaknya mandi setiap hari juga semakin kurang populer.

 

Sebuah jajak pendapat di Amerika Serikat pada Bulan Mei 2020 juga menunjukkan bahwa 55,6 persen yang ikut serta menyatakan mereka tidak mandi setiap hari selama masa pandemi COVID-19.

 

Daily Mail pada tahun 2020 juga menyebutkan bahwa sekitar 25% orang di Inggris tidak membersihkan badannya setiap hari selama pandemi.

 

The New York Times juga menerbitkan sebuah artikel pada tahun 2021 tentang kisah orang-orang yang memutuskan untuk tidak mandi setiap hari selama pandemi.

 

Lalu, apa pendapat pakar atau ahli terhadap perdebatan tersebut?

 

Pendapat Ahli Tentang Mandi Setiap Hari

Ilustrasi Seorang Anak Sedang Mandi
Ilustrasi Seorang Anak Sedang Mandi

Jadi apakah kita harus mandi atau tidak mandi?

 

Mengutip Healthline, Minggu (29/8/2021), Derrick Philips, seorang dokter konsultan ilmu kesehatan kulit dari London, menyatakan bahwa mandi setidaknya satu kali setiap hari adalah optimal untuk alasan sosial, tetapi mungkin tubuh kita tidak membutuhkan untuk menjaga diri tetap sehat.

 

Tubuh kita memiliki mekanisme untuk membersihkan diri sendiri dan terkelupas secara alami. Menggosok kulit saat mandi akan menghilangkan kotoran fisik yang menempel dan memperkuat persepsi kebersihan tubuh, tetapi itu tidak selalu diperlukan.

 

Dengan kata lain, mandi setiap hari akan membantu kita untuk mencium wangi dari sabun yang kita gunakan dan merasa segar serta bersih. Namun, menggosok tubuh dari kepala hingga kaki setiap hari mungkin tidak membuat tubuh kita “lebih bersih”.

 

Beberapa orang yang setuju bahwa tidak perlu untuk membersihkan tubuh setiap hari berpendapat bahwa mandi dapat membahayakan kulit. Beberapa kondisi yang mereka anggap membahayakan kulit antara lain:

  • Kulit kering
  • Iritasi kulit
  • Infeksi
  • Gangguan pada kuman baik yang ada pada kulit

 

Penelitian tahun 2018 menunjukkan bahwa beberapa penyakit kulit dapat muncul akibat perubahan bakteri baik pada kulit. Namun, perubahan bakteri baik tersebut pada kulit orang dewasa yang sehat adalah stabil dari waktu ke waktu. Frekuensi mandi memang dapat menyebabkan perubahan lingkungan kulit, tetapi tidak mempengaruhi perubahan kuman baik pada kulit.

 

Variasi Kebiasaan dan Frekuensi Mandi

Berapa kali seseorang mandi setiap hari memang akan berbeda. Banyak atau tidaknya kita membersihkan tubuh setiap hari bergantung pada keadaan dan jenis tubuh.

 

Lalu, siapa yang sebaiknya tidak mandi setiap hari? Beberapa di antaranya adalah:

  • Bayi
  • Orang dengan kulit sensitif
  • Pasien penyakit kulit seperti eksim atau psoriasi
  • Orang yang bekerja dalam ruangan dan ber-AC

 

Sementara, beberapa orang yang butuh mandi setiap hari antara lain:

  • Anak-anak atau seseorang yang sering berada di lingkungan luar yang kotor
  • Penduduk yang tinggal di iklim atau daerah lembab
  • Olahragawan atau seseorang yang sering olahraga
  • Pekerja yang lebih menggunakan fisik sehingga lebih sering berkeringat

 

Kemudian, bagaimana rutinitas mandi yang ideal?

 

Rutinitas Mandi yang Ideal

Para ahli menyatakan bahwa mandi setiap hari aman untuk kulit. Bila kita membersihkan diri setiap hari maka akan berpengaruh terhadap interaksi sosial yang positif.

 

Berikut ini beberapa tips yang dapat kita lakukan untuk membentuk rutinitas mandi yang sehat.

  • Bersihkan diri setiap hari bila cocok dengan gaya hidup dan tipe tubuh
  • Mandi setiap hari jika khawatir kulit kotor bila tidak mandi
  • Hindari produk kebersihan kulit yang menyebabkan kulit menjadi terlalu kering
  • Sebaiknya tidak rutin melakukan scrub kulit dan teknik eksfoliasi kulit. Idealnya adalah tidak lebih dari sekali dalam seminggu
  • Gunakan pelembab kulit atau losion setelah mandi

 

Meskipun kita tidak harus membersihkan diri setiap hari, pakar percaya bahwa sebaiknya mandi 2 kali sehari.

 

Tubuh kita terpapar iritan, polusi, dan kuman setiap hari. Membiarkan paparan tersebut terlalu lama di kulit tentu tidak akan baik.

 

Lebih fokus membersihkan area berambut dan area tubuh yang cenderung berkeringat seperti ketiak, sekitar alat kelamin, dan kaki.

 

Pesan Dokter Rifan

Beberapa Ahli Kulit memiliki perbedaan pendapat terkait dengan mandi setiap hari. Namun, ada beberapa pesan penting yang disetujui oleh sebagian besar pakar, yaitu:

 

Pertama, membersihkan diri setiap hari tidak selalu penting, tetapi hal ini tidak akan merusak kesehatan kulit kita. Jika kita merasa kulit menjadi lengket atau kotor maka tidak sebaiknya kita mandi.

 

Kedua, seberapa sering kita harus mandi setiap hari? Silakan perhatikan perasaan tubuh kita. Biarkan kenyamanan kita yang menjadi panduan sekaligus memberikan jawab atas pertanyaan tersebut.

 

Semoga artikel ini bermanfaat, tetap sehat, dan tetap semangat.

 

Referensi

By Rifan Eka Putra Nasution

Dr. Rifan Eka Putra Nasution, Lahir di Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, 29 Oktober 1992. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya di kota kelahiran lalu menyelesaikan pendidikan tingginya pada Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.Dr. Rifan mendapatkan medali Emas pada Olimpiade Kedokteran Regional Sumatera Pertama untuk cabang Kardiovaskular-Respirologi dan menghantarkan dirinya menjadi Mahasiswa Berprestasi Universitas Syiah Kuala pada tahun 2013. Pada tahun 2014, ia mendapatkan penghargaan Mahasiswa Kedokteran Berprestasi Se-Sumatera dari ISMKI Wilayah I.Saat ini beliau bertugas sebagai Pegawai Negeri Sipil dengan Jabatan Dokter Ahli Pertama di UPTD Puskesmas Sukarame, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.Beliau juga aktif menulis di Media Online dan Situs Kedokteran dan Kesehatan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.