gen kecerdasan

Gen Kecerdasan Tidak Diturunkan Oleh Wanita

Benarkah Gen Kecerdasan di Turunkan Oleh Wanita?

Beberapa hari yang lalu ada yang bertanya kepada saya apakah benar gen kecerdasan itu diturunkan oleh wanita atau Ibu kepada seorang anaknya bukan oleh laki-laki atau Bapak. Saya merasa perlu mencari kebenaran akan hal tersebut. Sekaligus menjawab pertanyaan yang diajukan.

Klaim gen kecerdasan diturunkan oleh Ibu ini banyak kita temukan pada beberapa media berita online yang menuliskan artikel tentang gen kecerdasan ini. Bahkan jika kita memasukkan kata kunci “gen kecerdasan” pada kolom pencarian google hasil pencarian teratas akan merujuk pada link-link berikut.

lifestyle.liputan6.com › Lifestyle

https://science.idntimes.com › Discovery

health.kompas.com/read

female.kompas.com

Pada artikel-artikel tersebut mereka mengutip pendapat bahwa Gen kecerdasan berasal dari kromosom X, sementara para ibu memiliki dua kromosom X, ini berarti seorang anak kemungkinannya lebih besar mendapat kecerdasan dari ibu.

Bahkan walau pihak ayah mewariskan gen kecerdasannya, maka kesempatan itu sangat kecil karena gen cerdas itu gugur dan tidak aktif.

Akan tetapi, ada satu hal yang menarik perhatian saya. Yaitu sumber rujukan yang digunakan oleh mereka berasal dari sebuah jurnal. Tulisan rujukan tersebut diterbitkan oleh The Medical Research Council Social and Public Health Sciences Unit.

Pada profesi dan keilmuan saya, bidang kedokteran, ilmu pengetahuan yang dipublikasikan oleh jurnal berkembang sangat pesat. Setiap hari ada ribuan jurnal baru dibidang kedokteran yang diterbitkan. Sehingga, pada masa pendidikan pun kami disarankan untuk merujuk jurnal yang terbaru paling tidak 5 tahun terakhir. Rujukan yang digunakan di atas terbitan 10 tahun yang lalu. Meskipun penelitiannya besar karena 12.686 responden berusia 14 hingga 22 tahun, tapi pasti ada penelitian lain yang terkait dengan gen kecerdasan. Terlebih saat ini telah berkembang pesat sebuah cabang spesialisasi keilmuan baru yaitu “Bioinformatik”. Cabang ilmu ini berfokus pada penggunaan perkembangan teknologi informasi untuk meneliti sifat dan prilaku struktur terkecil pada tubuh makhluk hidup (asam amino, DNA/RNA, dan Gen).

Hal inilah yang membawa saya untuk mencoba mencari sumber pembanding dan tentunya lebih baru dibandingkan dengan yang menjadi rujukan pada situs-situs di atas.

Berikan Komentar Di Sini
1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.