diet golongan darah

Diet DASH bagi Penderita Darah Tinggi

Darah tinggi masih menjadi salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia. ACC/AHA baru saja merevisi pedoman tatalaksana hipertensi dan menempatkan tekanan darah 130/80 mmHg sebagai diagnosis hipertensi. Meskipun demikian tidak semua pasien darah tinggi harus ditatalaksana dengan pemberian obat. Tatalaksana yang paling dianjurkan adalah modifikasi gaya hidup. Modifikasi yang dapat dilakukan antara lain dengan mengatur pola makan sesuai dengan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH). Diet DASH merupakan salah satu metode diet sehat yang disusun serta telah diteliti dapat menurunkan tekanan darah.

Metode diet ini berfokus pada diet tinggi serat, protein dan lemak sedang, dan rendah lemak jenuh, kolesterol serta garam. Selain itu, diet DASH juga disertai dengan peningkatan konsumsi buah, sayur, gandum, produk rendah lemak, kacang, dan daging tanpa lemak.

Berdasarkan beberapa penelitian metode ini dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan menurunkan kejadian darah tinggi. Metode diet ini dan pengurangan konsumsi garam (2,300 mg/hari) dapat menurunkan tekanan darah dan lebih efektif apabila dilakukan secara bersamaan.

Peningkatan kepatuhan terhadap diet DASH juga berhubungan terhadap penurunan risiko kardiovaskular, mortalitas, infark miokard, dan stroke. Selain itu, diet ini dapat menurunkan kadar lemak dan homosistein.

 

Rencana Nutrisi Diet DASH

Target nutrisi harian (untuk diet sebesar 2.100 kkal)

Lemak total 27% dari total kkal

Lemak jenuh 6% dari total kkal

Protein 18% dari total kkal

Karbohidrat 55% dari total kkal

Diet serat 30 gram

Kolesterol 150 mg

Garam 2.300 mg

Kalsium 1.250 mg

Magnesium 500 mg

 

 

Contoh menu makan berdasarkan diet DASH untuk kebutuhan kalori 2.000 kkal/hari
o 6-8 porsi / hari gandum (1 porsi = 1 roti iris; 1 ons sereal kering; 1/2 gelas [64 gr] nasi, pasta, atau sereal)
o 4-5 porsi sayuran (1 porsi = 1 cangkir sayuran berdaun mentah, 1/2 cangkir sayuran mentah atau dimasak, 1/2 cangkir jus sayuran)
o 4-5 porsi / hari buah (1 porsi = 1 buah buah sedang; 1/4 cangkir buah kering; 1/2 cangkir buah segar, beku atau kaleng; 1/2 cangkir jus buah)
o 2-3 porsi / hari susu bebas lemak atau susu rendah lemak dan produk susu lainnya (1 porsi = 1 cangkir susu atau yogurt, 1 1/2 ons keju)
o 6 porsi atau kurang / hari dari daging, unggas, ikan, atau telur tanpa lemak (1 porsi = 1 ons daging, unggas atau ikan utuh; 1 butir telur utuh)
o 4-5 porsi / minggu kacang-kacangan dan biji-bijian (1 porsi = 1/3 cangkir atau 1 1/2 ons kacang; 2 sendok makan selai kacang; 2 sendok makan atau 1/2 ons biji; 1/2 cangkir kacang polong dimasak [ kacang kering dan kacang polong])
o 2-3 porsi / hari lemak dan minyak (1 porsi = 1 sendok teh margarin lembut, 1 sendok teh minyak sayur, 1 sendok makan mayones, 2 sendok makan saus salad)
o 5 porsi atau kurang / permen dan gula tambahan (1 porsi = 1 sendok makan gula, jeli, atau selai; 1/2 cangkir sorbet, gelatin; 1 gelas limun)

Rencana menu harian lainnya dapat dilihat di pedoman berikut: UNDUH DI SINI

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *