laserasi

Penanganan Luka Robek: Apa Yang Harus Dilakukan?

Luka robek (laserasi) merupakan inkontinuitas jaringan berupa robekan atau potongan jaringan lunak yang dapat disebabkan oleh trauma tumpul (jatuh atau kecelakaan kendaraan bermotor), insisi benda tajam, atau gigitan mamalia.

 

Perdarahan dapat terjadi pada luka robek mulai dari perdarahan minimal hingga perdarahan masif yang menyebabkan sudut luka tidak tampak jelas

Pada luka gigitan atau luka tusuk yang dalam, perdarahan biasanya terjadi secara internal dibandingkan eksternal. Kondisi mengakibatkan perubahan warna kulit disekitar luka.

Luka robek ini pada umumnya membutuhkan penutupan luka dengan metode penjahitan luka. Berdasarkan definisi penutupan luka robek dapat diklasifikasikan menjadi:

  1. Penutupan primer – penutupan luka pada saat presentasi awal.
  2. Penutupan luka primer tertunda (delayed) – penutupan luka dilakukan 3-5 hari setelah dressing awal luka pada luka yang harus dibiarkan terbuka karena risiko tinggi terinfeksi (misalnya luka gigitan).
  3. Penyembuhan luka intensi sekunder – membiarkan luka sembuh alami melalui kontraksi, tanpa upaya untuk membantu penutupan luka.

Pertimbangan Sebelum Pengobatan dan Indikasi Rujukan Bedah

  • Pertimbangkan hal ini sebelum membersihkan atau menutup luka
    • Mekanisme dan waktu cedera
    • Riwayat pasien, termasuk:
      • Infeksi HIV
      • Riwayat diabetes dan kadar gula darah terakhir
      • Alergi khususnya terhadap obat anastesia, lateks, antibiotik, dan perban
      • Riwayat imunisasi tetanus
    • Pemeriksaan awal status neurovaskular dan status fungsional bagian tubuh
    • Keparahan luka
    • Ada atau tidaknya benda asing pada luka
  • Indikasi rawat inap atau rujukan ke spesialis bedah
    • Luka dalam pada tangan dan kaki
    • Luka robek besar pada kelopak mata, bibir, atau telinga
    • Luka yang melibatkan nervus, arteri besar, tulang, sendi, dan tendon.
    • Luka penetrasi yang tidak diketahui kedalamannya
    • Cedera remuk berat
    • Luka terkontaminasi yang membutuhkan drainase
    • Luka dengan outcome terkait dengan kosmetik
    • Benda asing dekat pembuluh darah, sendi, dan nervus.

 

Manajemen Nyeri Peri Prosedural

Infiltrasi anestesia lokal

  • Anestetik lokal yang digunakan untuk infiltrasi seperti lidokain 1% (Xylocaine 10 mg / mL) atau bupivacaine 0,25% (Marcaine 2,5 mg / mL) sering digunakan untuk penutupan luka
  • Epinefrin dapat ditambahkan ke lidokain atau bupivakain untuk membantu mengendalikan perdarahan luka melalui vasokonstriksi di daerah dengan pasokan vaskular yang cukup banyak
  • Selain memberikan hemostasis, durasi kerja lidokain dengan epinefrin (sekitar 10,4 jam) dilaporkan dua kali lebih lama dibandingkan lidokain tanpa epinefrin (sekitar 4,9 jam)
  • Penambahan epinefrin tidak dianjurkan untuk daerah yang berisiko terkena iskemia karena suplai darah yang bervariasi, seperti ujung hidung distal, pinna, dan penis, namun dapat digunakan dengan suntikan pada daerah jari dan tangan.
  • Pilihan obat / dosis yang disarankan meliputi
    • Lidokain 3-5 mg / kg tanpa epinefrin, atau sampai 7 mg / kg dengan epinefrin
    • Bupivakain 1-2 mg / kg tanpa epinefrin, dan sampai 3 mg / kg dengan epinefrin
    • Luka besar pada ekstremitas mungkin memerlukan blok regional untuk mencegah dosis anestesi toksik
    • Pada pasien alergi terhadap bentuk amida anestesi lokal, pertimbangkan diphenhydramine intradermal 1%

Metode untuk meminimalkan rasa sakit injeksi lokal

  • Buffer lidocaine dan epinefrin dengan 10 mL : 1 mL bikarbonat 8,4%
  • Hangatkan obat anestesi lokal
  • Mengalihkan perhatian pasien (menggunakan musik atau berpaling dari pasien) dan / atau menarik perhatian dari area injeksi (jepit atau tekanan ringan di dekat tempat suntikan)
  • Gunakan jarum ukuran 27- atau 30-gauge
  • Masukkan jarum yang lebih tegak lurus dibandingkan sejajar dengan kulit
  • Menstabilkan spuit dengan tangan lain untuk menghindari goyangan jarum, dan letakkan ibu jari di ujung spuit sebelum menembus kulit.
  • Suntikkan 0,5 mL di bawah dermis (bukan di dermis), lalu tunggu sampai pasien mengatakan bahwa rasa sakit sudah hilang sebelum melanjutkan
  • Suntikkan 2 mL tambahan sebelum menggerakkan jarum, dan kemudian menyuntikkan secara anterior sambil menggerakkan jarum perlahan (pastikan 1 cm anestesi lokal selalu teraba atau terlihat di depan jarum)
  • Tusukkan kembali jarum 1 cm pada kulit yang pucat

Pembersihan Luka Robek

Rekomendasi Umum

  • Persiapan yang dilakukan pada daerah yang mengalami laserasi dan area sekitarnya termasuk:
    • Pembersihan luka dengan ≥ 1 irigasi, kompres, atau perendaman berdasarkan jenis cedera, pertimbangan lingkungan, dan keparahan luka
    • Bersihkan semua benda asing yang tampak dengan menggunakan klem
    • Debridement jaringan
    • Cukur rambut sekitar untuk mencegah kontaminasi (hindari mencukur alis mata)

Irigasi

  • Irigasi menggunakan air atau normal saline dialirkan secara perlahan melalui permukaan luka dan merupakan langkah yang penting untuk optimalisasi penyembuhan luka
  • Keuntungan irigasi antara lain:
    • Membersihkan debris dalam
    • Hidrasi luka
    • Membantu dalam inspeksi luka
  • Sesuaikan volume irigasi berdasarkan karakteristik luka dan derajat kontaminasi untuk mencegah kerusakan jaringan lebih lanjut.
    • Jika tekanan irigasi terlalu tinggi, dapat menyebabkan risiko:
      • Kerusakan jaringan lebih lanjut, khususnya luka yang memiliki vaskularisasi besar seperti daerah kulit kepala dan wajah
      • Infeksi jika bakteri masuk ke kompartemen yang lebih dalam
    • Volume dan tekanan irigasi yang optimal masih tidak jelas
      • Volume irigasi 50-100 ml per cm laserasi dilaporkan cukup adekuat
      • Tekanan irigasi dapat dicapai denga menggunakan spuit volume 30 atau 60 mL dengan menggunakan jarum yang berukuran 18G
    • Pertimbangan tambahan:
      • Irigasi semua permukaan luka, termasuk yang membutuhkan pembukaan sisi kulit atau skin flap
      • Cairan irigasi yang dihangatkan lebih nyaman bagi pasien
      • Hindari penggunaan povidone-iodine, hidrogen peroksida, dan detergen karena dapat menghalangi proses penyembuhan

 

Antibiotik Profilaksis

  • Antibiotik profilaksis diindikasikan pada gigitan mamalia, luka tusuk dalam, atau luka yang melibatkan tangan atau jari, tapi tidak dibutuhkan pada jenis luka bersih lainnya, atau luka non gigitan pada pasien yang sehat.
  • Rekomendasi dari Infectious Disease Society of America (IDSA) 2014 untuk penggunaan antibiotik pada luka gigit:
    • Pilihan antibiotik oral atau parenteral bergantung pada kedalaman dan keparahan luka serta waktu sejak gigitan (> 8 ham berhubungan dengan peningkatan risiko infeksi)
    • Untuk gigitan binatang, rejimen antibiotiknya berupa
      • Amoksisilin-klavulanat 875 mg setiap 12 jam PO
      • Bila alergi terhadap beta-laktam gunakan doksisiklin PO atau IV, Kotrimoksazol PO atau fluorokuinolon ditambahkan dengan klindamisin atau metronidazole
      • Pada ibu hamil yang alergi beta laktam pertimbangkan pemberian Azitromisin dan observasi ketat terkait toleransi obat
      • Pilihan IV adalah ampicillin-sulbactam 1.5-3 g setiap 6 jam
    • Gigitan manusia
      • Oral Amoksisilin-klavulanat 875 mg setiap 12 jam PO
      • Jika alergi penisilin, gunakan siprofloksasin atau levofloksasin ditambahkan dengan metronidazole
      • Pada ibu hamil yang alergi penisilin berikan kotrimoksazol
      • Pilihan IV adalah ampicillin-sulbactam 1.5-3 g setiap 6 jam

 

Profilaksis Tetanus Pada Luka Robek

  • Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan profilaksis tetanus pada:
    • Berikan vaksinasi tetanus booster segera jika
      • Tidak ada riwayat imunisasi tetanus
      • Pasien dengan riwayat imunisasi < 3 dosis atau jumlah dosis yang tidak pasti
      • Dosis pemberian terakhir > 10 tahun yang lalu
      • Dosis pemberian terakhir dalam 5-10 tahun dengan laserasi berat
    • Berikan tetanus immune globulin pada pasien dengan luka tusuk atau luka terkontaminasi dan tanpa riwayat imunisasi, riwayat imunisasi < 3 dosis, atau riwayat imunisasi yang tidak pasti.

 

Penutupan Luka Robek

Waktu Penutupan Luka Robek

  • Bukti yang menyarankan bahwa waktu optimal dari cedera hingga perbaikan laserasi tidak cukup baik, tapi rekomendasi menyarankan penutupan luka segera dan berhubungan dengan pembuhan luka yang lebih baik.
    • Laserasi non kontaminasi pada daerah dengan suplai pembuluh darah yang banyak, seperti kepala dan wajah, dapat ditutup hingga 24 jam dari waktu cedera
    • Laserasi non kontaminasi pada daerah tubuh dan ekstremitas harus ditutup < 12 jam pasca cedera. Beberapa bukti menunjukkan penyembuhan yang adekuat setelah 19 jam pasca cedera.
  • Luka robek karena gigitan harus dibiarkan terbuka karena risiko infeksi kecuali pada daerah wajah karena berpotensi menyebabkan cacat
  • Pertimbangkan penutupan luka primer tertunda pada hari ke 3-5 setelah dressing pada luka gigitan

 

Refensi

  1. Worster B, Zawora MQ, Hsieh C. Common questions about wound care. Am Fam Physician. 2015 Jan 15;91(2):86-92
  2. Nicks BA, Ayello EA, Woo K, Nitzki-George D, Sibbald RG. Acute wound management: revisiting the approach to assessment, irrigation, and closure considerations. Int J Emerg Med. 2010 Aug 27;3(4):399-407
  3. Forsch RT. Essentials of skin laceration repair. Am Fam Physician. 2008 Oct 15;78(8):945-51full-text,
  4. Al Youha S, Lalonde DH. Update/Review: changing of use of local anesthesia in the hand. Plast Reconstr Surg Glob Open. 2014 May;2(5):e150
triad diagnostik

Diagnostik Pada Praktik Pelayanan Primer

Praktik umum merupakan disiplin ilmu kedokteran yang cukup sulit, kompleks, dan penuh tantangan. Praktik ini membutuhkan seluruh seni penyembuhan. Dokter praktik umum selalu berada di garis terdepan dunia kedokteran. Sebagai praktisi, dokter praktik umum, memikul tanggung jawab memberikan diagnostik awal penyakit yang sangat serius atau bahkan mengancam jiwa.

For most diagnoses all that is needed is an ounce of knowledge, an ounce of intelligence, and a pound of thoroughness.- ANON (1951), LANCET

diagnostik

Area praktik kedokteran umum memiliki sangat luas. Dokter layanan primer terkadang harus menghadapi masalah yang tidak terkait dengan kesehatan atau bertemu dengan gejala penyakit yang tidak khas atau sindrom penyakit yang sangat sulit untuk ditentukan diagnosis bandingnya. Gejala-gejala yang sulit untuk menentukan diagnosis bandingnya antara lain: kelelahan, masalah tidur, kegelisahan dan stres, pusing, sakit kepala, gangguan pencernaan, anoreksia dan mual dan beberapa gejala lainnya.

 

Beberapa model sederhana dapat digunakan oleh dokter praktik umum untuk memudahkan diagnosis dan mengurangi kemungkinan kesalahan diagnosis.

 

Konsep Triad Diagnostik

Panduan yang paling berguna untuk belajar dan menghafal diagnosis, terutama kondisi yang sulit dipahami serta tidak tidak biasa adalah dengan meningat tiga hal penting dalam kondisi atau penyakit tersebut.

diagnosis

Triad diagnostik akan memberikan pola yang berguna untuk metodologi diagnostik. Beberapa contoh dari Triad diagnostik ditunjukkan pada tabel berikut.

 

Tabel Triad diagnostik

NoKondisi IKondisi IIKondisi IIIDiagnosis
1AnginaDispneuPandangan GelapStenosis Aorta
2Disfungsi menstruasiObesitasHirusutismeSindrom Polikistik Ovarium
3MalaiseBerkeringat malam hariPruritusLimpoma Hodgkin
4Nyeri abdomendiareDemamPenyakit Crohn
5VertigoVomitusTinitusSindrom Ménière
6PusingGangguan PendengaranTinitusNeuroma Akoustik
7LetihKelemahan ototKramHipokalemia
8DemamrigorhipotensiSeptikemia
9DemamvomitusNyeri kepalameningitis
10letihpusingsinkopAritmia jantung
11DemamAir liur berlebihstridorepiglotitis
12Nyeri kepalavomitusPenurunan kesadaranPerdarahan Subarachnoid
13Nyeri abdomenamenorrhoeaPerdarahan abnormal pervaginamKehamilan ektopik
14letihDispneu saat aktivitaspusingKardiomiopati

       

Triad diagnostik ini dapat memudahkan kita dalam mengingat beberapa diagnostik. Silakan berkreasi sendiri untuk membuat beberapa model lainnya. Semoga bermanfaat.

menguap 2

Menguap: Mengapa Kita Melakukannya?

Menguap merupakan refleks tidak sadar (involunter) yang menyebabkan mulut terbuka lebar, dan paru-paru mendapatkan lebih banyak udara. Kemudian udara yang masuk akan dikeluarkan secara perlahan. Selama periode tersebut, gendang telinga akan menegang dan mata tertutup rapat.

menguap

Tidak ada gerakan atau tindakan yang dapat menyebabkan kita menguap. Proses seperti yang telah dituliskan di atas terjadi sama pada setiap orang. Menguap pada umumnya terjadi baik sebelum atau setelah tidur. Hal ini yang menyebabkan menguap dipertimbangkan sebagai salah satu gejala keletihan. Menguap juga sering terjadi pada seseorang yang sedang melakukan aktivitas yang membosankan dan menjemukan.

Menguap juga memiliki aspek sosial. Kondisi ini dianggap dapat menular diantara orang yang satu dengan yang lainnya begitu pula pada binatang, dan penyebaran menguap terdokumentasikan dengan baik akan tetapi sulit untuk dipahami.

 

Fakta-fakta Tentang Menguap

menguap 2Berikut ini merupakan poin kunci tentang menguap. Detail lebih lengkapnya dapat dibaca pada artikel ini secara keseluruhan.

  • pada umumnya, menguap adalah respons terhadap keletihan atau  kurangnya stimulasi
  • Bayi dapat menguap bahkan janin pun dapat melakukannya
  • Menguap menular, sebagai bagian dari respons empati natural
  • Menguap memberikan fungsi sosial sebagai alat yang mengkomunikasikan kebosanan.

 

 

Apa yang potensial menyebabkan menguap?

Tidak terdapat bukti yang pasti untuk kondisi ini. Banyak teori yang disarankan dan telah diteliti, beberapa dari teori tersebut memberikan sedikit petunjuk mengapa kita menguap.

 

Perubahan Kondisi

Menguap umumnya merupakan tanda mengantuk atau bosan, akan tetapi kedua kondisi itu tidak selalu menjadi penyebab seseorang menguap.

Ketika seseorang yang mengalami keletihan menguap, maka denyut jantung akan meningkat, sehingga kondisi ini dapat dipertimbangkan sebagai tanda waspada dibandingkan tanda lesu.

Pada umumnya, menguap merupakan jalan sederhana tubuh untuk mengubah kondisi atau tingkat kewaspadaan pada:

  • sebelum tidur: menguap merupakan tanda tubuh menyiapkan diri untuk tidur
  • ketika bosan: menguap ketika mengerjakan suatu aktivitas yang membosankan merupakan tanda transisi otak dari tingkat kewaspadaan tinggi menjadi yang lebih rendah untuk mengurangi penggunaan energi otak.
  • setelah berolahraga: menguap setelah berolahraga juga merukan tanda penurunan penggunaan energi oleh otak dari kondisi penggunaan tinggi ke rendah.

 

Orang-orang juga menguap ketika mengalami perubahan fisik seperti bergerak dari lingkungan dengan tekanan tinggi ke tekanan rendah. Tekanan ini akan menyebabkan perubahan pada gendang telinga dan menyebabkan seseorang menguap.

 

Fungsi Respirasi

Menguap dapat berfungsi untuk pernapasan. Menguap lebih sering terjadi ketika darah membutuhkan lebih banyak oksigen. Menguap menyebabkan inspirasi udara yang lebih banyak dan mempercepat denyut jantung. Kondisi ini secara teori menyebabkan jantung akan memompa lebih banyak oksigen ke seluruh tubuh. Jadi, menguap secara sederhana diciptakan untuk memberikan suplai oksigen yang lebih banyak kepada tubuh.

 

Untuk Mendinginkan Otak

Menguap dapat mendinginkan otak. Menguap dapat merenggangkan rahang, meningkatkan aliran darah pada leher dan wajah. Inspirasi besar oksigen dan peningkatan denyut nadi juga akan menyebabkan darah dan cairan serebro spinal mengalami siklus yang lebih cepat. Seluruh proses ini akan membuat otak menjadi lebih dingin.

Penelitian yang dipublikasikan pada Physiology & Behavior  mendukung teori ini. Peneliti menemukan bahwa menguap lebih sering terjadi pada suhu 20 °C. Suhu ini merupakan suhu ideal untuk mendinginkan darah dan otak.

 

Sebagai alat komunikasi

Beberapa peneliti percaya bahwa fakta manusia menguap merupakan salah satu bentuk komunikasi. Sebelum manusia berkomunikasi secara vokal seperti saat ini. Manusia berkomunikasi dengan menguap untuk menyampaikan pesan. Menguap dipertimbangkan sebagai gejala kebosanan dan mengantuk. Sehingga menguap dianggap sebagai salah satu bentuk komunikasi non verbal.

menguap 3

Mengapa Menguap Dapat Ditularkan?

Menguap merupakan refleks yang tidak mengikuti suatu pola tertentu. 

Sebagian besar orang setuju bahwa menguap mungkin saja ditularkan. Melihat orang lain menguap dapat membuat orang yang melihat juga menguap.

Ilmu pengetahuan mencoba mencari tahu mengapa hal ini terjadi. Beberapa teori diajukan terkait dengan hal tersebut termasuk:

  • Waktu sehari: Beberapa peneliti telah menyarankan bahwa waktu sehari atau kecerdasan orang-orang yang menangkap menguap menyebabkan  menguap menular, namun kebanyakan orang tidak memikirkan hal ini lagi.
  • Empati: salah satu teori yang paling umum mengapa menguap menular adalah tanda empati untuk orang lain. Melihat seseorang menguap dapat menyebabkan yang melihat juga menguap, khususnya jika mereka sangat dekat atau nyaman dengan orang tersebut.

Penelitian terbaru yang dipublikasikan pada PLOS One menunjukkan video sekelompok simpanse menguap ketika simpanse lain menguap. Hasil ini menunjukkan bahwa simpanse akan menguap ketika melihat simpanse lainnya menguap. Hal ini mendukung ide bahwa empati terlibat dalam menularnya menguap.

Penelitian lainnya yang diterbitkan pada PLOS One  juga menemukan bahwa penularan pada manusia merupakan suatu respons individual. Terdapat korelasi sedikit antara inteligensi, waktu, dan empati. Faktor terbesar yang ditemukan adalah usia. Lansia lebih sering menguap dibandingkan kelompok usia lainnya.

Alasan yang pasti mengapa menguap menular belum dapat dijelaskan.

 

 

Tips dan Trik Agar Lebih Mudah Login Pada Website Yang Servernya Mengalami Banyak Kunjungan (Hit)

Pendahuluan

Saat pemilihan wahanan internship akan banyak sekali calon dokter internship yang mencoba masuk melalui website dokter intership indonesia yang beralamat di http://www.internsip.kemkes.go.id/. Banyaknya hit ini akan menimbulkan beban pada server website akibatnya hanya sebagian kecil dari teman-teman yang bisa masuk disaat yang bersamaan. Di sisi lain, analisis terhadap performa website internship tersebut cukup buruk. Seperti yang ditunjukkan pada gambar 1 berikut beserta beberapa perbandingannya.

Gambar 1. Analisis performa website. F adalah nilai paling buruk untuk sebuah website

Apa yang dapat kita lakukan?

Saat ini, kita tidak mungkin meminta KIDI untuk menambah server dan bandwith websitenya karena hal itu butuh waktu paling cepat 5 hari kerja. Beberapa hal yang dapat kita lakukan antara lain.

  1. Install browser internet paling terbaru (Mozilla, Opera, dan Chrome). Di sarankan untuk menginstal ketiganya. Tapi kalau tidak bisa pilihan utamanya adalah Chrome (Performa paling bagus). Jika sulit login coba pakai ketiga website.
  2. Gunakan koneksi yang stabil dan cepat. Selama ini kalau untuk di Banda Aceh, Koneksi yang paling stabil adalah Wifi.id. Cari lokasi yang tidak banyak orangnya. Jika tidak bisa pakai Wifi.id, koneksi smartfren juga baik pada beberapa lokasi di Banda Aceh.
  3. Tidak disarankan untuk melakukan login dari dua laptop yang berbeda karena akan terjadi conflict I.P.
  4. Disarankan tidak masuk melalui halaman beranda atau home yang beralamat di http://www.internsip.kemkes.go.id/. Tapi masuklah melalui alamat http://www.internsip.kemkes.go.id/sistem/index.php yang langsung menuju halaman login.
  5. Kunjungi website internship lebih sering beberapa hari sebelum waktu pemilihan. Setiap laptop yang kita gunakan memiliki alamat berupa 12 angka yang disebut Internet Protocol (I.P). I.P ini akan dicatat oleh server setiap website yang kita kunjungi. Biasanya I.P dengan kunjungan lebih sering akan mendapatkan prioritas pada server.
  6. Jangan hapus history browser internet kita setelah mengunjungi website internship beberapa hari sebelum karena pada browser terdapat “Cache” yang biasanya menyimpan data gambar dan files dari website yang kita kunjungi sehingga saat kita mengunjungi kembali website tersebut browser tidak perlu mendownload kembali gambar dan file. Misalnya pada website internship ada sekitar 3,74 mb yang harus didownload oleh browser agar website internship terbuka sempurna (Gambar 1). Contoh yang dimaksud “Cache” dapat dilihat pada gambar 2.

Gambar 2. Tampilan delete browser history chrome. Jangan hapus yang tanda panah merah. Untuk history yang lain boleh dihapus.

Yang terakhir perbanyak berdoa dan sabar, rejeki kita tidak akan tertukar, Setiap dari kita memiliki pilihan yang menurut kita paling bagus tapi Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Semoga kita semua mendapatkan lokasi internship yang sesuai dengan keinginan kita dan semoga selalu dimudahkan dalam urusan internship ini ke depannya.

 

NB: Bagi yang punya tips dan trik lain atau ada pertanyaan, pendapat dan saran silakan tuliskan di kolom komentar. Bagi yang ingin latihan lansung. Silakan Japri Rifan di Line setiap hari pukul 11.00-14.00 WIB sampai sebelum hari pemilihan.