Akhirnya Lulus?: Sebuah Renungan Bagiku & Rekan Sejawat

Untuk Angkatan 2010 Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala yang berbahagia.

Suatu kehormatan bagi saya dapat berbagi kelelahan dan pengalaman yang tidak dapat dilupakan dengan kalian selama 6 tahun. Izikanlah saya menulis sebuah renungan untuk kita semua. “Hidup adalah sebuah pilihan”. Memilih merupakan kekuatan terbesar manusia yang diberikan oleh sang pencipta. Kita semua telah memilih suatu kesempatan untuk berbagi berbagai halangan dan rintangan dalam beberapa tahun terakhir serta berharap dapat menggapai cita, harapan dan asa sebagaimana kita pada hari ini yang telah bersiap menyosong petualangan baru di hadapan kita semua.

Kita memulai pendidikan kedokteran ini dengan semangat. Semangat menggapai mimpi masa kecil atau realisasi ambisi orang tua. Kita berhasil diterima pada Fakultas Kedokteran. Siapa yang tidak senang? Tapi, Kita menyadari bahwa diperlukan tekat baja dan kerja keras untuk menjadi seorang dokter terbaik. Tetapi terkadang kita juga takut. Takut jika, “Bagaimana jika “mereka” mengetahui saya tidak terlalu pintar?” atau “wow, “Bonar” telah menyelesaikan membahas setengah silabus anatomi hanya dalam waktu setengah hari!”, kita takut orang lain lebih baik dari pada kita. Akan tetapi, apakah kita menyadari bahwa setiap dari kita adalah individu yang unik. Individu yang diapresiasi atas bakat yang berbeda dari masing-masing kita, dan kemudian kita mulai bangga dan nyaman dengan pemberian Allah SWT yang unik tersebut.

Izinkan saya kembali menuliskan tahun pertama pendidikan kita. Saya pribadi menyebutnya sebagai SMA kelas 4 atau kelas XIII ditambah dengan beberapa kuliah pengantar ilmu hukum dan etika. Kita mencoba untuk memahami kata-kata yang sulit misalnya “sulcus tendinis fleksoris halucis longus os calcaneus” (percayalah ini adalah istilah terpanjang di atlas Sobotta) untuk sebuah lekukan tempat melekatnya sebuah otot pada sebuah tulang atau saat masa preklinik dimana kita selalu dibayang-bayangi oleh sinyal-sinyal yang menyatakan kepada kita bahwa kita harus pulang ke rumah. Pertanyaan “Kapan bisa pulang ke rumah?” selalu terpirikirkan. Terkadang kita membesarkan diri kita sendiri dengan berkata dalam hati “Sabar, tinggal 4-5 jam lagi kita pasti pulang”. Di rumah, bantal dan kasur yang bahkan pasti akan menjadi teman terindah itupun kalau tidak ada referat atau laporan kasus yang harus diselesaikan.

Terminologi Kedokteran

Terminologi kedokteran atau dikenal juga sebagai istilah medis adalah sekumpulan istilah yang digunakan untuk menggambarkan dan mendeskripsikan anatomi dan fisiologi manusia (organ, sistem dan fungsinya), penyakit, gambaran klinis, pencitraan diagnostik, uji laboratorium dan bahkan diagnosa penyakit. Istilah-istilah ini digunakan untuk memudahkan komunikasi antara stu dokter dengan dokter lainnya karena biasanya istilah yang digunakan akan lebih ringkas dan jelas. Misalnya istilah Apendisitis maka diartikan sebagai radang (infeksi) pada usus buntu.

terminologi Kita seharusnya berterimakasih kepada orang yunani dan romawi, yang telah meletakkan dasar-dasar istilah medis ini. Khususnya kepada Hipokrates dan Aristoteles, karena 2000 tahun yang lalu mereka telah menyadari pentingnya kebutuhan akan bahasa medis yang deskriftif spesifik dan mulai membuat kata-kata yang cocok untuk bagian tubuh dan fungsi sistem ataupun organ tertentu. Sekarang meskipun kita kadang mengutuk mereka atau mengutuki betapa sulitnya untuk mempelajari istilah kedokteran, maka ada baiknya meluangkan waktu untuk berterimakasih kepada orang-orang yang terlahir lebih dulu dari pada kita. Yang telah menyelamatkan dunia kedokteran dari kebingungan.

Kedokteran pada awalnya berkembang di Yunani, namun bahasa latin adalah bahasa yang banyak digunakan dalam istilah medis atau kedokteran. Hal ini terjadi akibat perekembangan dunia kedokteran yang melesat cepat di zaman romawi. Istilah kedokteran mulai berkembang pada tahun 1800-an dimana kamus istilah kedokteran pertama muncul pada tahun 1830-an tak lama setelah Kamus Webster’s pertama diterbitkan.

Nah, untuk memudahkan diri kita dalam memahami istilah kedokteran maka dibawah ini ada beberapa link tempat referensi istilah kedokteran yang terpercaya. Karena lebih baik duduk didepan komputer, smartphone, ataupun tablet dan gadget lainnya dari pada harus keperpustakaan untuk mencari buku yang tebalkan?

  1. Medterms.com
  2. Medilexicon.com
  3. Merriam-Webster’s Medical Desk Dictionary
  4. webMD.com
  5. Dorland’s Illustrated Medical Dictionary
  6. Medical Terminology Systems Quick Study Guide

Kalau untuk bahasa indonesia sampai saat ini kami belum menemukan referensi untuk yang onlinenya tapi kalau dalam bentuk buku ada beberapa kamus yang telah diterjemahkan ke bahasa indonesia. Jadi dari pada tidak dapat mengerti atau susah mengerti bahasa inggris, masih bisa minta bantuan ke google translate.