Artikel Kedokteran Dan Kesehatan Terbaru

Featured Image Infused Water

Infused Water: Manfaat Kesehatan & Mitos Dibaliknya

Sering melihat orang di sekitar kita, di kantor, di tempat umum, atau di transportasi umum membawa botol minuman bening dengan rendaman buah di dalamnya? Infused water begitu kita menyebutnya. Rendaman buah, sayuran, atau bumbu dapur ini dinyatakan memiliki manfaat tertentu.

Infused Water
(Sumber: Pixabay.com)

Sesungguhnya menjaga tubuh tetap stabil dengan selalu terhidrasi (memiliki cukup cairan) adalah hal yang paling baik.

 

Bahkan, kita sering sekali salah kaprah bahwa setiap dari kita harus mengonsumsi paling sedikit 8 gelas air putih sehari.

 

Namun, banyak di antara kita yang berpikir bahwa menambahkan beberapa bahan tertentu ke dalam air yang dikonsumsi akan memberikan manfaat kesehatan.

 

Beberapa manfaat kesehatan dari infused water antara lain:

  • menghindarkan tubuh dari toksin atau racun (detoksifikasi)
  • meningkatkan energi, dan
  • menurunkan berat badan

 

Artikel ini saya tulis untuk gambaran sederhana terkait infused water. Dan bagaimana kita dapat memisahkan apakah benar infused water memiliki manfaat kesehatan atau hanya mitos belaka.

 

Untuk yang pertama mari kita mengenali secara rinci apa yang dimaksud dengan infused water.

 

Apa itu infused water?

Air Detoks
(Sumber: Pixabay.com)

Infused water atau air difusi atau air detoksifikasi adalah rendaman buah, sayuran, atau herba tertentu pada air (biasanya air dingin atau air panas).

 

Kita dapat dengan mudah membuat air ini sendiri dengan mengombinasikan beberapa buah, sayuran, dan herba lainnya yang kita inginkan.

 

Karena tidak menghancurkan buah atau sayuran seperti ketika membuat jus. Minuman ini rendah kalori dan hanya akan mengubah rasa pada air.

 

Hal ini membuat jenis minuman ini menjadi sangat populer terutama dengan klaim detoksifikasi seperti air rendaman lemon yang sangat terkenal sebagai “master cleanse”.

 

Nah, setelah tahu apa itu infused water ada baiknya saya sampaikan juga bagaimana cara membuat air ini di rumah.

 

 

Bagaimana cara membuat air detoksifikasi?

Air Detoksifikasi
(Sumber: Pixabay.com)

Infused water lemon merupakan salah satu jenis air detoksifikasi yang paling terkenal.

 

Selain itu, ada pula infused water kurma atau dikenal pula sebagai air nabeez yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad ﷺ.

 

Membuat air detoks di rumah sangat sederhana.

 

Yang Anda butuhkan hanyalah air dan pilihan buah-buahan, sayur-sayuran, dan rempah-rempah.

 

Cukup potong bahan-bahan Anda dan tambahkan ke air panas atau dingin, tergantung keinginan Anda.

 

Semakin banyak bahan yang Anda gunakan, semakin kuat rasanya.

 

Jika Anda ingin membuat minuman dingin, Anda dapat meninggalkan air detoksifikasi di dalam lemari es selama 1–12 jam untuk memungkinkan rasa meresap lebih dalam.

 

Pastikan untuk membuang bahan seperti buah yang direndam setelah waktu di atas, sehingga mereka tidak mulai membusuk.

 

Jika Anda buru-buru ingin mendapatkan air detoksifikasi ini, menghancurkan atau menggeprek buah dan bumbu sebelum menggunakannya dapat membantu melepaskan citarasa lebih cepat.

 

Berikut adalah beberapa kombinasi resep air detoksifikasi yang populer:

  1. Mentimun dan mint.
  2. Lemon dan jahe.
  3. Blackberry dan oranye.
  4. Lemon dan cabai rawit.
  5. Semangka dan mint.
  6. Grapefruit dan rosemary.
  7. Jeruk dan lemon
  8. Lemon dan jeruk nipis.
  9. Stroberi dan kemangi.
  10. Apel dan kayu manis.

 

Lalu, apakah seluruh klaim kesehatan air detoksifikasi ini memiliki bukti ilmiah?

 

 

Klaim Kesehatan Infused Water

Banyak sekali klaim kesehatan yang disampaikan oleh orang-orang yang mendukung konsumsi air detoksifikasi ini.

 

Saya mencoba untuk meringkas klaim kesehatan tersebut sebagai berikut:

  • Penurunan berat badan
  • Menghilangkan racun atau detoksifikasi.
  • Menyeimbangkan pH tubuh.
  • Kesehatan pencernaan yang lebih baik.
  • Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.
  • Meningkatkan mood.
  • Energi meningkat.
  • Memperbaiki kesehatan secara menyeluruh.

 

Meskipun demikian, kita semua perlu memahami bahwa manfaat air detoksifikasi ini akan bervariasi tergantung pada bahan yang kita gunakan dan kekuatan dari buah atau sayuran yang kita infus ke dalam air.

 

Namun, banyak klaim kesehatan untuk air detoksifikasi dapat dikaitkan dengan air itu sendiri, daripada bahan yang dibumbui dengan itu.

 

Yang perlu saya tekankan di sini adalah:

“Anda tidak mendapatkan banyak nutrisi dari bahan-bahan dalam infused water, terutama tidak dibandingkan dengan memakannya dalam bentuk utuh”.

 

 

Selanjutnya, mari kita kupas manfaat air detoksifikasi ini berdasarkan penelitian ilmiah.

 

Manfaat Kesehatan dari Infused Water berdasarkan Penelitian Ilmiah

Air Kesehatan
Air Kesehatan (Sumber: Pixabay.com)

Di bawah ini, saya akan menjabarkan hasil penelitian ilmiah terkait manfaat kesehatan air detoksifikasi.

 

Beberapa penelitian ini merupakan suatu penelitian yang baik dan valid.

 

Namun, beberapa lainnya menunjukkan kesimpulan penelitian yang dilebih-lebihkan.

 

Menurunkan Berat Badan

Mengonsumsi air dalam jumlah tertentu terbukti menurunkan berat badan. Hal ini adalah prinsip umum, jadi kalau Anda minum infused water dalam jumlah tertentu maka akan dapat menurunkan berat badan pula.

 

Mengonsumsi air terbukti meningkatkan metabolisme tubuh kita sehingga membakar lebih banyak kalori.

 

Bila kita minum setengah liter air maka kecepatan metabolisme kita akan meningkat hingga 30% selama 1 jam.[1,2]

 

Pada orang-orang yang mengonsumsi sejumlah air yang disarankan untuk menurunkan berat badan maka cenderung akan mengalami penurunan berat badan yang lebih besar.[3-6]

 

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pada orang dewasa dengan berat badan berlebih mengonsumsi setengah liter air sebelum makan maka mereka akan mengalami penurunan berat badan 40% lebih banyak dibandingkan dengan orang yang tidak minum.[7]

 

Kondisi ini dapat dijelaskan oleh peningkatan laju metabolisme tubuh tapi juga karena efek air terhadap nafsu makan kita.

 

Minum air dalam jumlah tertentu terkait dengan berkurangnya rasa lapar. Jadi, minum air sebelum makan akan membuat orang-orang makan lebih sedikit.[8,9]

 

Meningkatkan Kesehatan Saluran Cerna.

Manfaat infused water yang berikutnya adalah meningkatkan kesehatan saluran cerna.

 

Hidrasi yang cukup sangat penting untuk kesehatan saluran cerna dan mempertahankan gerakan usus normal. Dehidrasi (kekurangan cairan) kronis dapat menyebabkan konstipasi dan dapat menyebabkan perut terasa penuh dan tidak nyaman.[10-14]

 

Mengonsumsi air dalam jumlah tertentu dapat membantu makanan lebih lancar melewati usus dan mencegah konstipasi.

 

Memperbaiki Mood (Perasaan) dan Energi

Dehidrasi ringan dapat menyebabkan gangguan mood, konsentrasi, dan kekuatan tubuh.

 

Penelitian-penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi cairan tubuh 1% secara signifikan menurunkan mood, mengurangi konsentrasi dan menyebabkan nyeri kepala. [15-18]

 

Jika kita kurang minum, maka minum lebih banyak air dapat memperbaiki perasaan dan tenaga.

 

Meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh

Hal ini merupakan salah satu klaim yang sedikit berlebihan terkait dengan konsumsi air detoksifikasi.[19]

 

Mengonsumsi buah dan sayur atau minum jus buah dan sayuran dapat meningkatkan kekebalan tubuh.[20,21]

 

Bahkan, secara khusus vitamin C telah terbukti bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh bila dikonsumsi secara teratur.[22-25]

 

Namun, jumlah nutrisi yang akan kita dapatkan dari infused water atau air detoksifikasi cenderung minimal dan sangat bervariasi.

 

Meskipun secara teori mungkin terjadi, manfaat infused water untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

 

Mitos Seputar Infused Water

Saat ini banyak sekali orang yang mempromosikan manfaat infused water sebagai air detoksifikasi.

 

Sayangnya, sebagian besar manfaat yang dipromosikan tidak didukung dengan bukti ilmiah dan jelas memiliki kesalahan.

 

Berikut ini saya akan mencoba untuk menjabarkan beberapa kesalahan terkait dengan infused water.

 

Mitos 1: Air ini bermanfaat untuk mendetoks tubuh

Mungkin tulisan ini bukan tulisan pertama saya terkait dengan istilah detoksifikasi.

 

Istilah detoksifikasi sendiri merupakan salah satu klaim populer produk-produk diet, pembersihan tubuh, dan bahkan produk nutrisi termasuk infused water.

 

Produk-produk detoks sering kali mengklaim meningkatkan kesehatan dengan cara menghilangkan racun dari tubuh dan membantu untuk menurunkan berat badan.

 

Namun, baik “racun” dan “detoksifikasi” adalah istilah yang jelas secara kedokteran dimiliki oleh liver (hati).

 

Organ hati dan tubuh kita secara keseluruhan memiliki jalur detoksifikasi yang sangat luar biasa.

 

Tubuh kita dirancang untuk menghilangkan setiap racun yang masuk ke dalamnya.

 

Saat ini, tidak ada satu pun produk yang terbukti secara ilmiah dapat menjadikan proses detoksifikasi tubuh kita menjadi lebih cepat dan lebih efisien.[26]

 

Mitos 2: Infused Water Menyeimbangkan pH Tubuh.

Makanan dan minuman “alkali” juga merupakan salah satu tren populer saat ini.

 

Minuman dan makanan “BASA” ini diklaim membuat kondisi tubuh menjadi lebih basa.

 

Menurut teori “penyakit asam-basa” yang diyakini pendukungnya kondisi tubuh yang lebih basa akan lebih meningkatkan kesehatan.

 

Aduh, sayang sekali, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa pernyataan di atas merupakan suatu hal yang harus diyakini.

 

Dalam dunia kedokteran, kita tidak dapat mengubah pH darah atau sel hanya dengan makanan atau minuman yang kita konsumsi.

 

Kesimpulan

Gagasan bahwa Anda dapat mempercepat dan meningkatkan jalur detoksifikasi tubuh Anda dan meningkatkan kesehatan dengan meminum infused water adalah salah secara ilmu pengetahuan.

 

Semoga akan ada penelitian yang dapat membuktikan bahwa infused water benar memiliki manfaat kesehatan.

 

Meskipun demikian, minuman ini masih minuman sehat dengan sedikit manfaat kesehatan.

 

Anda mungkin bisa mendapatkan sebagian besar manfaat ini dari minum air biasa.

 

Namun, orang sering bosan minum air biasa.

 

Jika memasukkan buah-buahan dan sayuran yang akan menambah rasa air Anda berarti Anda minum lebih banyak air dan lebih sedikit minuman manis, maka itu hanya akan menjadi hal yang baik.

 

Wallahualam Bissawab

 

Bila teman-teman menemukan jurnal ilmiah tentang manfaat infused water silakan tuliskan di kolom komentar.

Referensi

Klik di Sini

Menurunkan Berat Badan

  1. Boschmann, M., Steiniger, J., Franke, G., Birkenfeld, A. L., Luft, F. C., & Jordan, J. (2007). Water drinking induces thermogenesis through osmosensitive mechanisms. The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, 92(8), 3334-3337.
  2. Boschmann, Michael, et al. “Water-induced thermogenesis.” The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism 88.12 (2003): 6015-6019.
  3. Stookey, Jodi D., et al. “Drinking water is associated with weight loss in overweight dieting women independent of diet and activity.” Obesity 16.11 (2008): 2481-2488.
  4. Vij, Vinu A., and Anjali S. Joshi. “Effect of ‘water induced thermogenesis’ on body weight, body mass index and body composition of overweight subjects.” Journal of clinical and diagnostic research: JCDR 7.9 (2013): 1894.
  5. Vij, Vinu Ashok Kumar, and Anjali S. Joshi. “Effect of excessive water intake on body weight, body mass index, body fat, and appetite of overweight female participants.” Journal of natural science, biology, and medicine 5.2 (2014): 340.
  6. Dubnov-Raz, G., et al. “Influence of water drinking on resting energy expenditure in overweight children.” International journal of obesity 35.10 (2011): 1295.
  7. Parretti, Helen M., et al. “Efficacy of water preloading before main meals as a strategy for weight loss in primary care patients with obesity: RCT.” Obesity 23.9 (2015): 1785-1791.
  8. Parretti, Helen M., et al. “Efficacy of water preloading before main meals as a strategy for weight loss in primary care patients with obesity: RCT.” Obesity 23.9 (2015): 1785-1791.
  9. Daniels, Melissa C., and Barry M. Popkin. “Impact of water intake on energy intake and weight status: a systematic review.” Nutrition reviews 68.9 (2010): 505-521.

 

Meningkatkan Kesehatan Saluran Cerna

  1. Popkin, Barry M., Kristen E. D’Anci, and Irwin H. Rosenberg. “Water, hydration, and health.” Nutrition reviews 68.8 (2010): 439-458.
  2. Arnaud, M. J. “Mild dehydration: a risk factor of constipation?.” European journal of clinical nutrition 57.S2 (2003): S88.
  3. Murakami, K., et al. “Association between dietary fiber, water and magnesium intake and functional constipation among young Japanese women.” European journal of clinical nutrition 61.5 (2007): 616.
  4. Robson, Kristen M., Dan K. Kiely, and Tony Lembo. “Development of constipation in nursing home residents.” Diseases of the colon & rectum 43.7 (2000): 940-943.
  5. Müller-Lissner, Stefan A., et al. “Myths and misconceptions about chronic constipation.” The American journal of gastroenterology 100.1 (2005): 232.
  6. Masento, Natalie A., et al. “Effects of hydration status on cognitive performance and mood.” British Journal of Nutrition 111.10 (2014): 1841-1852.
  7. Pross, Nathalie, et al. “Influence of progressive fluid restriction on mood and physiological markers of dehydration in women.” British Journal of Nutrition 109.2 (2013): 313-321.
  8. Benton, David, and Hayley A. Young. “Do small differences in hydration status affect mood and mental performance?.” Nutrition reviews 73.suppl_2 (2015): 83-96.
  9. Armstrong, Lawrence E., et al. “Mild dehydration affects mood in healthy young women.” The Journal of nutrition 142.2 (2011): 382-388.

 

Meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh

  1. Pross, Nathalie, et al. “Effects of changes in water intake on mood of high and low drinkers.” PloS one 9.4 (2014): e94754.
  2. Gibson, Andrew, et al. “Effect of fruit and vegetable consumption on immune function in older people: a randomized controlled trial.” The American journal of clinical nutrition 96.6 (2012): 1429-1436.
  3. Appleton, Katherine M., et al. “Increasing vegetable intakes: rationale and systematic review of published interventions.” European journal of nutrition 55.3 (2016): 869-896.
  4. Wintergerst, Eva S., Silvia Maggini, and Dietrich H. Hornig. “Immune-enhancing role of vitamin C and zinc and effect on clinical conditions.” Annals of Nutrition and Metabolism 50.2 (2006): 85-94.
  5. Maggini, S., S. Wenzlaff, and D. Hornig. “Essential role of vitamin C and zinc in child immunity and health.” Journal of International Medical Research 38.2 (2010): 386-414.
  6. Shaik-Dasthagirisaheb, Y. B., et al. “Role of vitamins D, E and C in immunity and inflammation.” J Biol Regul Homeost Agents 27.2 (2013): 291-295.
  7. Sorice, Angela, et al. “Ascorbic acid: its role in immune system and chronic inflammation diseases.” Mini reviews in medicinal chemistry 14.5 (2014): 444-452.

 

Mitos Infused Water

26. Detox diets for toxin elimination and weight management: a critical review of the evidence.

Featured Image diet detoksifikasi

Diet Detoksifikasi: Tidak Perlu & Tidak Bermanfaat

Ramadan telah usai begitu pula dengan pola hidup sehat puasa Ramadan bagi umat muslim yang menjalankannya. Ketika memasuki bulan Syawal sudah sewajarnya kita juga mengambil langkah positif untuk gaya hidup yang lebih sehat. Tapi, tidak semua klaim terhadap suatu hal yang bermanfaat dan memberikan gaya hidup sehat baik untuk Anda. Salah satu yang tidak perlu dan tidak bermanfaat adalah Diet Detoksifikasi, yang disebut pula sebagai pembersihan, cukup populer akhir-akhir ini.

diet detoksifikasi
diet detoksifikasi

Orang-orang yang mengklaim bahwa detoksifikasi dengan mengonsumsi produk tertentu dapat membantu membuang racun. Selain itu, produk-produk makanan atau minuman ini mengklaim bahwa dapat membantu sistem pencernaan.

 

Bahkan, produk detoksifikasi ini menjanjikan pola hidup yang lebih sehat, berenergi, dan awet muda.

 

Benarkah demikian?

 

Diet detoksifikasi biasanya ditawarkan melalui salah satu hal berikut:

  • Menggantikan makanan dengan produk cairan (serbuk, susu, susu diet, dan lain-lain)
  • Mereka dengan klaim manfaat proses detoksifikasi percaya bahwa proses ini akan membersihkan saluran pencernaan Anda melalui usus besar.
  • Klaim produk-produk tertentu mendukung proses detoksifikasi alami tubuh Anda.

 

Orang-orang ini biasanya akan mengiklankan dan menawarkan produk mereka sebagai saran membersihkan tubuh dari kelebihan racun, mengistirahatkan sistem pencernaan dan kekebalan tubuh, dan memulai kembali metabolisme tubuh.

 

Sayang, Seribu Sayang, detoksifikasi tidak dapat membuktikan seluruh klaim di atas.

 

Hal yang benar dan ilmiah adalah tidak ada bukti ilmiah bahwa detoksifikasi atau pembersihan, atau pengaturan ulang ini benar-benar bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan Anda.

 

Beberapa produk dengan aturan pemakaian yang sangat ketat bahkan lebih berbahaya untuk kesehatan dibandingkan dengan kebaikannya.

 

Salah satu produk yang telah terbukti efek buruknya adalah H*rbalif*.

 

H*rbalif*, Klaim Kesehatan dan Efek Sampingnya.

ilustrasi h*rbalif*
ilustrasi h*rbalif*

H*rbalif* merupakan salah satu merek produk kesehatan dan perawatan tubuh. Produk-produk yang mereka tawarkan pada umumnya berupa suplemen makanan atau minuman dan ada pula produk perawatan kulit.

 

Mereka mengklaim bahwa produk yang mereka tawarkan bermanfaat untuk tubuh. Beberapa klaim kesehatan produk mereka antara lain:

  1. Menurunkan dan mengontrol berat badan
  2. Menambah massa otot tubuh
  3. Membuang cairan tubuh yang tidak dibutuhkan (detoksifikasi)
  4. Menjaga kesehatan dan stamina tubuh
  5. Merawat wajah dan kulit

 

Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa klaim kesehatan di atas belum menunjukkan bukti ilmiah.

 

Tapi, malah menunjukkan bahwa salah satu produk yang diklaim dapat melakukan detoksifikasi dan menurunkan berat badan merusak hati (liver).

 

Hepatotoksisitas (kerusakan hati akibat zat kimia) merupakan salah satu masalah yang ditimbulkan oleh produk ini.

 

Bukti ilmiahnya dapat ditemukan secara luas. Saya cukup memasukkan kata kunci  H*rbalif* pada situs pubmed.com maka akan muncul hasil pencarian yang menujukan bahwa produk berefek hepatoksik.

hasil pencarian pubmed diet detoksifikasi
hasil pencarian pubmed diet detoksifikasi

Tapi, saya percaya bagi Anda yang telah ditanamkan paradigma atau keyakinan bahwa detoksifikasi bermanfaat bagi kesehatan, Anda tidak akan mudah percaya dengan tulisan saya ini.

 

Anda juga mungkin telah membaca blog dan artikel lain yang menunjukkan bahwa detoksifikasi memiliki bukti ilmiah.

 

Misalnya pada artikel-artikel di situs berikut:

  • https://lifestyle.kompas.com/read/2019/02/19/173108920/5-aturan-makan-untuk-detoksifikasi-selama-7-hari?page=all
  • https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/cara-detoksifikasi-mengeluarkan-racun-dari-tubuh/
  • https://www.alodokter.com/diet-detoksifikasi-perlu-dan-aman-dilakukan

 

Maka, saya sangat menyarankan Anda untuk terus membaca artikel ini.

 

Kami akan mencoba untuk menghilangkan prasangka klaim manfaat kesehatan tanpa bukti ilmiah dari detoksifikasi yang paling umum dan paling populer.

 

Diet Detoksifikasi Pertama: Jus dan Smoothie untuk pembersihan

ilustrasi jus dan smoothie
ilustrasi jus dan smoothie

Kedua minuman pembersih khusus ini merupakan yang paling populer. Mereka dikatakan dapat menggantikan makanan padat.

 

Terutama untuk jus atau smoothie berbahan dasar buah dan sayuran. Biasanya, jus atau smoothie ini memiliki aturan pembersihan 3 hingga 21 hari.

 

Meskipun, beberapa produk mengharuskan seseorang untuk mengonsumsinya lebih lama.

 

Ada banyak perusahaan yang memproduksi dan menjual jus dan smoothie ini. Beberapa di antaranya bahkan dijual dengan cara multi level marketing.

 

Anda juga dapat membuatnya di rumah atau membeli produk ini di toko khusus.

 

Bila Anda minum jus dan smoothie segar berbahan dasar buah dan sayuran adalah hal yang sehat.

 

Namun, sering kali minuman ini disarankan untuk menggantikan makanan.

 

Jus dan smoothie tentunya memiliki kandungan gizi yang bagus untuk tambahan diet.

 

Tapi, masalah akan muncul bila Anda hanya mengonsumsi mereka untuk diet detoksifikasi.

 

Masalah yang muncul adalah ketika proses yang katanya detoksifikasi (menggunakan minuman) ini akan menghilangkan sebagian besar asupan protein dan lemak dari makanan.

 

Anda tidak hanya akan mengalami kekurangan protein dan lemak tapi juga akan memunculkan efek samping lainnya.

 

Termasuk hepatotoksisitas seperti salah satu produk yang saya sampaikan di atas.

 

Proses menggantikan makanan padat dengan minum jus atau smoothie saja juga dapat menyebabkan gula darah rendah, masalah otak, penurunan konsentrasi dan produktivitas, serta kelelahan.

 

Diet Detoksifikasi Kedua: Detoks untuk Liver

liver
liver

Tren populer lainnya adalah detoks untuk liver. Mereka mengklaim bahwa tujuan detoks liver atau hati ini adalah untuk memberikan dorongan pada sistem detoksifikasi tubuh dengan meningkatkan fungsi hati.

 

Walaupun terdengar cukup meyakinkan dan suatu ide yang bagus tapi sesungguhnya tubuh kita atau liver kita tidak pernah membutuhkan makanan untuk memberikan fungsi yang sehat.

 

Hati atau liver adalah organ tubuh kita dengan berbagai mekanisme yang sangat baik untuk menangani racun.

 

Tidak perlu mengonsumsi produk dengan klaim meningkatkan detoks untuk liver.

 

Cukup mengonsumsi makanan kaya akan buah dan sayur termasuk serat dan kacang-kacangan serta membatasi konsumsi alkohol.

 

Hati Anda akan bekerja pada kondisi puncak.

 

Diet Detoksifikasi Ketiga: Pembatasan Makanan

pembatasan makanan
pembatasan makanan

Salah satu bentuk detoks lainnya adalah membatasi makanan atau kelompok makanan tertentu sebagai cara untuk membersihkan tubuh dari racun dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

 

Membatasi atau menghilangkan makanan tertentu dalam daftar makan Anda dapat membantu dalam keadaan atau kondisi tertentu.

Manfaat itu hanya dapat diperoleh bila Anda melakukan pembatasan makanan dengan cara yang benar.

 

Beberapa orang misalnya mendapatkan manfaat dengan menghilangkan atau tidak mengonsumsi susu atau gluten.

 

Begitu pula pada pasien dengan penyakit diabetes mellitus. Pembatasan konsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi akan sangat bermanfaat dalam kontrol kadar gula darah.

 

Menahan diri untuk tidak mengonsumsi makanan atau kelompok makanan utuh sekaligus seperti banyak dipromosikan oleh metode detoks tidak akan memberikan dampak positif terhadap tubuh Anda.

 

Diet Detoksifikasi Keempat: Pembersihan Usus Besar (Kolon)

Sebagian proses detoks atau pembersihan yang ditawarkan berupaya untuk membuang racun dari tubuh melalui perubahan pola makan.

 

Salah satu detoks yang terkenal adalah pembersihan usus besar (kolon). Usus besar merupakan organ akhir saluran pencernaan yang bertugas untuk membersihkan tubuh dari racun.

 

Sering kali, produk-produk dengan klaim pembersihan usus besar menyebabkan usus besar bekerja lebih cepat dan menyebabkan sering buang air besar.

 

Kondisi ini sangat tidak baik untuk kesehatan karena dapat menyebabkan kram perut, muntah, dan diare. Bahkan masalah yang lebih serius dapat muncul seperti:

  • Infeksi bakteri
  • Usus berlubang
  • Ketidakseimbangan elektrolit yang dapat menyebabkan masalah ginjal dan jantung

 

Alih-alih mencoba detoksifikasi usus besar sebaiknya Anda mengonsumsi makanan tinggi serat untuk membersihkan racun pada usus.

 

Serat sangat efektif menghilangkan bagian-bagian makanan yang tidak tercerna usus besar yang menyebabkan sembelit dan perut kembung.

 

Mengapa Detoksifikasi Tidak Perlu dan Tidak Efektif

tidak efektif dan tidak bermanfaat
tidak efektif dan tidak bermanfaat

Secara teori, detoks merupakan kata yang terdengar cukup baik. Tapi, kenyataannya tindakan ini sama sekali tidak dibutuhkan.

 

Detoks bukan cara terbaik untuk meningkatkan kesehatan tubuh Anda. Tubuh kita sudah memiliki organ detoks luar biasa yaitu liver (hati).

 

Tugas utama organ ini adalah membuang zat racun atau mengubah racun menjadi zat tidak berbahaya yang dapat dimanfaatkan kembali atau dibuang oleh tubuh.

 

Dengan kata lain, liver atau hati Anda melakukan pekerjaan yang cukup berat untuk membersihkan segala jenis racun yang masuk ke dalam tubuh.

 

Tapi, bagaimana dengan orang yang mengonsumsi produk dengan klaim detoks tertentu mendapatkan manfaat dari upaya mereka.

 

Misalnya, pada orang dengan berat badan yang berkurang. Orang-orang ini mungkin mengalami penurunan berat badan dengan program detoks karena mereka tidak mengonsumsi makanan.

 

Berat hilang karena tubuh menggunakan massa lain untuk membentuk energi misalnya lemak dan protein dan dalam prosesnya melepaskan air.

 

Kesimpulan

Singkatnya, Detoksifikasi tidak diperlukan. Tindakan ini juga tidak efektif.

 

Jika Anda khawatir dengan kesehatan Anda, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan selain menjalani program detoks.

 

Terlebih lagi bila Anda menghabiskan sebagian uang Anda untuk membeli produk dengan klaim detoks yang luar biasa.

 

Ingat bahwa “TERLALU BAGUS UNTUK MENJADI KENYATAAN PASTI SEBUAH PENIPUAN”.

 

Kesehatan menyeluruh (holistik) berasal dari kebahagiaan, kepercayaan diri, dan pemahaman terkait tubuh Anda.

 

Hanya Anda yang paling paham tentang kebutuhan tubuh Anda.

 

Pilihan lain untuk mempertahankan kesehatan tubuh Anda antara lain:

  • Minum cukup air
  • Konsumsi makanan tinggi serat
  • Kurangi konsumsi gula dan garam
  • Tingkatkan konsumsi buah dan sayuran
  • Hindari makanan olahan
  • Luangkan waktu Anda untuk istirahat dan tidur yang cukup
  • Latihan pernapasan juga dan olahraga teratur

 

Jangan mengambil risiko untuk mencoba suatu produk dengan klaim detoksifikasi padahal hal tersebut tidak terbukti, merugikan, dan dapat membahayakan tubuh Anda.

 

Referensi

Klik di Sini
  1. Mishori R, et al. (2011). The dangers of colon cleansing.

https://mdedge.com/sites/default/files/Document/September-2017/6008JFP_Article1.pdf

  1. A Caution Against Detoxes: Breaking Down the 4 Most Popular Types

https://www.healthline.com/health/food-nutrition/detox-cleanses-do-diets-work

Featured Image Pengobatan alternatif dan komplementer

Pengobatan Alternatif dan Komplementer Pada Kanker

Banyak pasien dengan diagnosis kanker saat ini menggunakan pengobatan alternatif dan komplementer. Fakta ini memunculkan pertanyaan bahwa seberapa sering pengobatan alternatif dan komplementer digunakan oleh pasien kanker. Serta, alasan apa yang menyebabkan pasien kanker lebih memilih metode pengobatan ini.

Pengobatan Alternatif dan Komplementer
Pengobatan Alternatif dan Komplementer (sumber: pixabay.com)

Kanker atau tumor ganas merupakan salah satu diagnosis medis yang paling menakutkan.

 

Bila seorang pasien didiagnosis dengan kondisi kanker, pasien mungkin akan bertanya apakah terdapat perawatan non medis atau non konvensional yang memiliki manfaat apa pun.

 

Sebuah penelitian baru yang dilakukan oleh Martin Keene dan rekan-rekannya dari Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi di James University Australia memberikan beberapa penjelasan terbaru terkait jawaban pertanyaan di atas.

 

Tapi, sebelum saya menjabarkan apa temuan penelitian tersebut ada baiknya kita terlebih dahulu memahami apa yang dimaksud dengan pengobatan alternatif dan komplementer dalam bidang kedokteran.

 

Berbagai Definisi dari Pengobatan Alternatif dan Komplementer

Obat alternatif
Obat alternatif (sumber: pixabay.com)

Sebagian orang menganggap suatu pengobatan yang cukup “alami” sebagai pelayanan kesehatan alternatif dan komplementer.

 

Sebagian lainnya beranggapan bahwa metode pengobatan ini cenderung diberikan oleh profesional non kesehatan jadi berdasarkan oleh siapa yang memberikannya.

 

Pengobatan alternatif telah menjalani evolusi dari yang sebelumnya disebut sebagai metode perdukunan kini berkembang menjadi terapi alternatif.

Istilah pengobatan alternatif lebih sering didengar dan memiliki arti bahwa metode ini merupakan alternatif dari pengobatan konvensional.

 

Para pendukung metode ini tidak setuju dengan pernyataan di atas sehingga menambahkan pelayanan kesehatan alternatif dan komplementer.

 

Dampaknya, intervensi yang tidak masuk akal, tidak terbukti, atau bisa dibilang berbahaya dapat masuk ke dalam kategori pelayanan kesehatan alternatif dan komplementer.

 

Mengapa Memahami Pengobatan Alternatif dan Komplementer yang Digunakan pada Kanker Menjadi Penting?

Obat Alami
Obat Alami (sumber: pixabay.com)

Penggunaan pelayanan kesehatan alternatif dan komplementer yang luas tetapi tidak dinyatakan secara jujur berpotensi membahayakan pengobatan kanker.

 

Banyak pasien kanker meninggalkan perawatan kanker berbasis ilmu pengetahuan dan beralih menggunakan pelayanan kesehatan alternatif atau bahkan menggunakan keduanya secara bersamaan.

 

Beberapa produk obat alternatif dapat mempengaruhi atau meningkatkan risiko perdarahan atau bahkan menyebabkan kemoterapi yang diberikan menjadi tidak efektif.

 

Khususnya pada pasien yang masih menjalani pengobatan konvensional dengan kemoterapi namun menyembunyikan fakta bahwa ia juga menggunakan obat alternatif.

 

Kondisi di atas adalah hal yang sering ditemukan. Publikasi ilmiah menunjukkan sekitar 20 hingga 77 persen pasien kanker tidak mengungkapkan bahwa mereka juga menggunakan obat alternatif atau komplementer.

 

Penelitian yang akan saya tampilkan dalam artikel ini adalah sebuah tinjauan sistematis.

 

Sebuah pencarian komprehensif terhadap literatur medis untuk seluruh penelitian yang kemudian dirangkum menjadi analisis tunggal.

 

Penelitian yang dirangkum adalah penelitian berbahasa Inggris dengan tujuan menentukan penggunaan pengobatan alternatif dan komplementer yang setidaknya melibatkan 100 pasien kanker aktif.

 

Lalu, apa yang menjadi hasil tinjauan sistematis ini?

 

Hasil Tinjauan Sistematis Tentang Pengobatan Alternatif dan Komplementer pada Pasien Kanker

Pengobatan Alternatif dan Komplementer Pada Kanker
Pengobatan Alternatif dan Komplementer Pada Kanker (sumber: pixabay.com)

Publikasi ilmiah ini berjudul Complementary and alternative medicine use in cancer: A systematic review dan diterbitkan dalam jurnal Complementary Therapies in Clinical Practice.

 

Para penulis mengidentifikasi 61 studi yang relevan yang mencakup lebih dari 20.000 pasien kanker secara total.

 

Pasien kanker payudara adalah kelompok pasien yang paling umum dipelajari, diikuti oleh kanker hematologi (darah).

 

Menariknya, topik ini sedang diteliti di Amerika Utara. Negara yang paling umum di antara 61 studi adalah Jerman (9), Turki (6), Australia (5), dan Malaysia (5).

 

Ada 4 dari Italia dan Amerika Serikat, dengan beberapa negara lain diwakili oleh 3 atau kurang. Dalam sebagian besar studi, kuesioner yang diisi sendiri adalah sumber data.

 

Yang paling penting, 53 dari 61 studi memiliki definisi pengobatan alternatif dan komplementer yang mencakup terapi pikiran/tubuh.

 

Hanya 5 studi yang meneliti “terapi biologis” seperti obat herbal atau suplemen makanan.

 

Secara keseluruhan, keragaman dan definisi pengobatan alternatif berfungsi untuk memperkirakan populasi pengguna obat alternatif secara berlebihan.

 

Lalu, apa yang menjadi hasil tinjauan sistematis ini:

 

Prevalensi

Rata-rata, 51% pasien kanker menggunakan pengobatan alternatif & komplementer dengan rentang prevalensi mulai dari 16,5% hingga 93,4%.

 

Para penulis berusaha memecah pasien kanker ini berdasarkan jenis kanker, tetapi analisis statistik tidak menunjukkan perbedaan antara kelompok.

 

Selain itu, tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara negara yang berbeda dalam hal prevalensi penggunaan.

 

Demografis

56 dari 61 studi melihat demografi pengguna. Prediktor paling umum penggunaan obat alternatif dan komplementer adalah:

  • Perempuan
  • Pendidikan yang lebih tinggi
  • Usia muda
  • Penghasilan yang lebih tinggi
  • Penggunaan terapi alternatif & komplementer sebelumnya

 

Alasan Menggunakan Terapi Alternatif dan Komplementer

Keinginan untuk mengobati atau menyembuhkan kanker adalah alasan yang paling sering dikutip untuk digunakan, tercatat dalam 74% penelitian.

 

Alasan lain yang diberikan termasuk niat untuk mengobati komplikasi (misalnya, efek samping kemoterapi) (61%), mempengaruhi kesehatan umum (misalnya, meningkatkan kekebalan tubuh) (57%), pengobatan holistik (57%), “Mengambil Kontrol” atau “Tidak ingin ketinggalan sebuah peluang untuk kesembuhan”(46%) dan kepercayaan pada obat alternatif dan komplementer atau ketidakpuasan dengan pengobatan konvensional (34%).

 

Kesimpulan

Jika Pengobatan alternatif berfungsi dan sesuai dengan prinsip ilmiah maka dapat dijadikan pertimbangan serta bukan sekedar alternatif dari pengobatan konvensional.

 

Sayangnya, tidak terdapat banyak bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa perawatan kesehatan alternatif dan komplementer bermanfaat untuk pasien kanker bahkan bila diberikan bersamaan dengan terapi konvensional.

 

Yang paling penting harus diingat bahwa apa pun metode pengobatannya semuanya memiliki risiko termasuk pengobatan alternatif & komplementer.

 

Namun, pasien kanker mungkin lebih bersedia menerima risiko dari obat alternatif dan komplementer.

 

Penelitian tinjauan sistematis yang saya gambarkan pada artikel ini mengonfirmasi bahwa sebagian besar pasien kanker menggunakan pelayanan kesehatan alternatif dan komplementer.

 

Peran dokter seharusnya dapat membuat pasien kanker nyaman untuk mendiskusikan pengobatan alternatif & komplementer dengan dokter mereka.

 

Dokter harus melakukan pendekatan untuk tidak menghakimi pandangan pasien terhadap penggunaan pengobatan alternatif & komplementer  sambil memberikan informasi ilmiah terbaik.

 

Tujuan hal di atas adalah untuk mendukung prinsip etik autonomi pada pasien dan perawatan kanker yang optimal dan aman.

 

Referensi

Klik di Sini
  1. Complementary and alternative medicine use in cancer: A systematic review

https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1744388118307679?via%3Dihub

  1. “Integrative” medicine versus “alternative” medicine

https://sciencebasedmedicine.org/integrative-medicine-versus-alternative-medicine/

Featured Image Bioglass

Bioglass: Kebohongan dari Para Pencari Keuntungan?

Bila Anda memasukkan kata kunci Bioglass dalam pencarian Google di Indonesia maka Anda akan menemukan banyak halaman lapak penjual online yang menjual produk ini. Bioglass MCI merupakan salah satu produk kesehatan yang diklaim dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Bioglass adalah SCAM
Bioglass adalah SCAM (sumber: pixabay.com)

Lempeng kaca bundar yang disebut sebagai bioglass ini katanya dapat membangkitkan energi serta memperbaiki struktur molekul yang ada di dalam segala jenis cairan.

 

Suatu hal yang sangat hebat yaitu membangkitkan energi dan memperbaiki struktur molekul hanya dilakukan oleh sebuah kaca bundar.

 

Sejujurnya kenapa artikel ini saya tulis karena saya mulai kurang nyaman dengan promosi dari para member Millionaire Club Indonesia sebagai pemilik produk Bioglass dan turunannya di beranda FB saya.

 

Selain itu, beberapa minggu belakangan saya sering bertemu dengan orang yang mengenakan kalung-kalung Produk MCI ini di tempat publik.

 

Saya teringat pula sebuah hadist Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhu dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, “Barang siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka hendaknya dengan lisannya. Dan apabila tidak mampu lagi maka dengan hatinya, sesungguhnya itulah selemah-lemah iman.” (HR. Muslim)

 

Saya merasa produk Bioglass MCI dan member-member MCI telah berbuat suatu kemungkaran dengan melakukan “SCAM”.

 

Untuk bagian awal, saya akan menjelaskan tentang apa itu SCAM dan sekaligus menjawab mengapa saya menulis “Kebohongan dari Para Pencari Keuntungan” pada judul artikel ini.

 

Apa itu “SCAM” ?

Para Pencari Keuntungan
Para Pencari Keuntungan (sumber: pixabay.com)

“SCAM” pada dasarnya adalah salah satu kata dalam Bahasa Inggris yang berarti “PENIPUAN”.

 

Dalam Bahasa Indonesia, “SCAM” ini memiliki istilah lain yaitu “TRIK KONFIDENSI”.

 

Trik Konfidensi atau SCAM ini diartikan sebagai informasi yang membohongi khalayak dan bersifat menipu dimana pemberi informasi akan mendapatkan manfaat dan keuntungan tertentu.

 

Saya beranggapan bahwa MCI dengan produknya telah melakukan SCAM terutama untuk bidang kecantikan dan kesehatan.

 

Mengapa demikian?

 

MCI adalah SCAM

Pada website resminya, MCI berpromosi bahwa mereka adalah MLM dengan:

  • Bisnis online yang prestisius
  • Fantastic Pay Out
  • Free Tour Program

 

MCI Indonesia menggunakan skema piramida untuk bisnis multi level marketing nya yang bagi sebagian besar orang skema ini disebut sebagai “Money Game”

 

Member MCI, harus mencari member baru, agar bisa memperoleh bonus.

 

MCI Indonesia menciptakan beberapa skema bonus antara lain:

  • Bonus penjualan langsung
  • Bonus Level
  • Bonus pasangan,
  • Bonus Matching, dan
  • Bonus Cycle

 

Semua bonus di atas berlandaskan asas skema piramida Multi Level Marketing yang semata-mata menjanjikan keuntungan yang besar.

 

Mirip dengan skema piramida MLM lainnya, 90% member yang baru bergabung belakangan alias telat akan menderita kerugian karena tidak mampu merekrut member baru.

 

Sepuluh persen sisanya yang merupakan member awal MCI akan memperoleh keuntungan dari skema piramida ini.

 

MCI Indonesia memiliki produk berupa produk Kecantikan dan kesehatan, diantaranya:

  • MCI Indonesia Nano spray,
  • MCI Indonesia Magic Stick,
  • MCI Indonesia Royal Green propolis,
  • MCI Indonesia
  • MGI Bio Green, dan
  • MCI Bioglass
  • MCI Indonesia Pendant Aura.

 

Percayalah bahwa produk-produk di atas hanya pelengkap skema MLM Piramida.

 

Sebenarnya mereka hanya menekankan bonus member get membernya bukan jualan produk MCI nya.

 

Untuk menjadi member MCI maka kita harus membeli produknya.

 

Pemilihan produk Kecantikan dan kesehatan adalah trik untuk menarik minat orang yang kurang paham dan orang-orang sakit yang telah putus harapan mencari pengobatan alternatif atau orang yang sudah tidak percaya lagi ilmu kedokteran modern.

 

Para Pencari Keuntungan?

waspada penipuan MCI
Waspada Penipuan MCI (sumber: pixabay.com)

Mirisnya, walaupun Anda adalah orang yang tergolong 10% pertama member yang bergabung dengan mereka.

 

Anda bahkan mendapatkan penghasilan jutaan hingga milyaran rupiah uang bonus member get member setiap bulannya.

 

Uang yang Anda peroleh itu merupakan uang HARAM.

 

Mengapa haram?

 

Karena sistem piramida adalah skema penipuan, maka uang hasil dari skema piramida ini adalah penipuan yang pasti haram.

 

Selain itu, pemerintah melalui Undang Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdangangan telah melarang skema piramida ini.

 

Pasal 9 UU No. 7 tahun 2017 menyebutkan bahwa, “Pelaku Usaha Distribusi dilarang menerapkan SKEMA PIRAMIDA dalam mendistribusikan barang”.

 

Menurut UU Perdagangan yang melanggar pasal di atas maka akan mendapat pidana 10 tahun penjara dan atau denda Rp 10 miliar.

 

Sampai sini, apakah Anda masih percaya khasiat produk yang ditawarkan oleh MCI Indonesia?

 

Penjelasan di atas yang membuat saya menempatkan frasa “Para Pencari Keuntungan” pada judul artikel ini.

 

Bila Anda masih mempercayai khasiat produk yang ditawarkan maka pada Bagian berikutnya saya hanya akan membahas salah satu produk mereka yang paling banyak dipromosikan yaitu Bioglass MCI.

 

Bagian ini akan menjelaskan pula mengapa produk ini saya katakan sebagai “SCAM”.

 

Apa itu Bioglass?

Kita harus dapat mendefinisikan bioglass ini secara benar agar nanti ulasan pada artikel ini tidak salah sasaran kepada produk lain dengan nama yang sama.

 

Mengapa saya menyatakan demikian?

 

Sebab saya mengenal produk bioglass yang digunakan di bidang kedokteran terutama bidang bedah tulang atau ortopedi serta akhir-akhir ini komponen bioglass yang sama digunakan pada bidang kedokteran gigi.

 

Bioglass di bidang kedokteran

Saya cukup melakukan pencarian di situs PubMed, salah satu mesin pencari jurnal kedokteran yang paling dapat dipercaya.

 

Pencarian dengan kata kunci Bioglass menghasilkan hasil pencarian sekitar 1.163 dengan kata Bioglass dalam artikelnya.

 

Bioglass dalam bidang kedokteran ini merupakan implan (bahan atau material buatan yang ditempelkan pada makhluk hidup) untuk kondisi tulang yang retak atau patah dan sekarang juga digunakan sebagai salah satu komponen untuk menambal lubang pada gigi.

 

Implan ini dikembangkan agar bahan campurannya dapat mengeras ketika terpapar cairan tubuh.

 

Implan bioglass terdiri dari strukrur lapisan kaya silika (unsur utama pada kaca) dan bagian luar merupakan lapisan yang aktif secara bioglogis (bereaksi terhadap sel tubuh).

 

Lapisan aktif ini terdiri dari lapisan kalsium fosfat yang berikatan dengan kolagen, mukopolisakarida, dan berdampak terhadap respons seluler.

 

 

Bioglass Di Indonesia

Bila Anda melakukan pencarian bioglass di Indonesia maka Anda akan menemukan produk Bioglass MCI dalam pencarian teratas.

 

Anda akan menemukan foto sebuah kaca bundar mirip corong dengan beragam ukuran yang dijual dengan harga jutaan dan berbagai klaim kesehatan.

 

Kaca bundar ini dijual dengan harga yang cukup murah untuk manfaat yang diberikan.

 

Silakan Anda bayangkan berapa banyak uang yang Anda butuhkan membayar dokter atau petugas medis lainnya seperti ahli gizi untuk mendapatkan manfaat seperti:

  • Membantu mencegah perkembangan penyakit degeneratif
  • Mengurangi Tingkat Stres
  • Meningkatkan Detoksifikasi Hati
  • Meningkatkan Kualitas Tidur
  • Membantu Proses Detoksifikasi Radikal Bebas
  • Meningkatkan Oksigen Dalam Darah
  • Meningkatkan Rasa Makanan Dan Minuman
  • Meningkatkan Penyerapan Nutrisi Ke Dalam Tubuh
  • Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
  • Meremajakan Kembali Sel-Sel Tubuh Yang Telah Rusak
  • Getarannya Memiliki Efek Menerangkan + Meningkatkan Kesadaran Mental
  • Membuat Tubuh Terasa Lebih Bugar, Stabil Dan Bebas Pengaruh Radiasi
  • Meningkatkan Penyerapan Asupan Gizi : Dari Makanan, Minuman Dan Vitamin
  • Membuat Air Yang Berenergi Yang Membantu Proses Detoksifikasi/Pembersihan racun Dari Dalam Tubuh

 

Terlalu murah produk ini hanya dijual seharga 2 jutaan untuk manfaat yang luar biasa.

 

Mengapa Bioglass adalah SCAM?

Sebelum saya menjelaskan hal ini panjang lebar, saya sangat menyarankan Anda telah membaca artikel saya tentang hoax vs bukti ilmiah pada link berikut:

Bukti Ilmiah VS Hoax Kedokteran Dan Kesehatan

 

Kenapa Anda perlu membacanya karena saya akan menunjukkan bahwa deskripsi produk kaca bundar ini penuh dengan kepalsuan.

 

Saya akan menampilkan banyak tangkapan layar peramban dari sebuah situs yang menurut saya mendeskripsikan produk ini cukup baik.

 

Tapi, deskripsi produk ini sama dengan deskripsi produk-produk dengan klaim dapat mengobati berbagai penyakit atau produk kesehatan yang belum jelas bukti ilmiah lainnya yang penuh dengan kebohongan.

 

Inilah kebohongan-kebohongan tersebut.

 

Kebohongan Pertama: Energi Skalar Positif

Kebohongan Bioglass
Kebohongan Bioglass

Frasa “memancarkan energi skalar positif” tidak ada dalam ilmu pengetahuan mana pun.

 

Silakan Anda lakukan pencarian menggunakan kata kunci “energi skalar positif” di Google.

 

Sebagian besar hasil pencarian ini akan mengarahkan Anda kepada produk-produk kesehatan dengan manfaat luar biasa.

 

Begitu pula dengan pencarian menggunakan istilah Inggris “Scalar Energy” maka Anda akan menemukan hasil pencarian halaman situs yang sebagian besar menjual produk kesehatan.

 

Sejujurnya, tidak ada yang disebut sebagai skalar energi.

 

Nicolas Tesla salah satu ilmuwan besar bidang elektronika memang pernah mencetuskan dan menggambarkan idenya tentang Scalar Wave.

 

Nicolas Tesla mendeskripsikan bahwa Scalar Wave merupakan gelombang electromagnetik Tanpa Frekuensi dan bersifat menyebar ke semua arah (Longitudinal).

 

Frasa Tanpa Frekuensi sengaja diberikan cetak tebal karena deskripsi produk kaca bundar ini menyatakan hal yang bertolak belakang dengan pernyataan awalnya yaitu:

  • frekuensi 127 Megacycle of Beta Rhythm (127 MBR)

 

Scalar wave tidak memiliki frekuensi lalu mengapa disebutkan memiliki frekuensi 127 Megacycle of Beta Rhytm.

 

Lanjut saja ke kebohongan yang kedua.

 

Kebohongan Kedua: Megacycle of Beta Rhythm

 

Kebohongan Bioglass Kedua
Kebohongan Bioglass Kedua

Megacycle of Beta Rhythm itu tidak ada. Beta Rhythm memang dikenal sebagai gelombang otak beta dengan frekuensi hanya 12,5 hingga 30 Hz. Atau 15 hingga 30 siklus perdetik.

 

Kalau ada gelombang dengan 127 megacycle maka itu artinya 127.000.000 siklus per detik.

 

Kalau pun memang benar produk kaca bundar ini memancarkan gelombang tersebut maka silakan tempatkan kaca bundar tersebut dekat radio atau televisi.

 

Seharusnya fungsi radio dan televisi akan terganggu karena kaca ini memiliki gelombang yang lebih tinggi.

 

Bahkan lebih tinggi dari gelombang yang ada pada microwave yaitu hanya 1.000.000 Hz.

 

Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah ini.

Spektrum elektromagnetik
Spektrum elektromagnetik

Kebohongan Ketiga dan Seterusnya: Silakan Anda Cari Sendiri

Kenapa saya meminta Anda mencari sendiri sebab saya ingin mengajak Anda menjadi konsumen cerdas.

 

Silakan cari beberapa kata atau frasa kata yang sebelumnya tidak pernah Anda dengar dan terasa ilmiah dari deskripsi produk yang diberikan kepada Anda.

 

Bila terlalu sulit, saya menyarankan Anda untuk melakukan pencarian perbandingan singkat beberapa frasa kata seperti:

  • energi skalar beta ion negatif
  • nanofusion

 

Deskripsi ini sama saja dengan kisah karangan Dr. Johan R. Tarjany pada artikel saya sebelumnya yang Anda bisa baca di sini:

Bukti Ilmiah VS Hoax Kedokteran Dan Kesehatan

 

Deskripsi produk yang penuh dengan kebohongan.

 

Manfaat Bioglass adalah Kebohongan?

Manfaat Bioglass yang tidak spesifik
Manfaat Bioglass yang tidak spesifik (sumber: pixabay.com)

Apakah manfaat bioglass spesifik?

 

Apakah manfaat bioglass telah diteliti atau hanya berdasar testimoni?

 

Apakah manfaatnya terlalu banyak dan terlalu bagus untuk jadi kenyataan?

 

Ingat!!!

 

To good to be true must be SCAM!

Terlalu bagus untuk jadi kenyataan pastilah penipuan

 

Bila benar semua manfaat produk ini bisa terjadi, tidak perlu mahasiswa fakultas kedokteran capek menjalani pendidikan untuk mempelajari bagaimana tubuh manusia bekerja dan bagaimana proses sakit serta proses penyembuhannya.

 

Produk ini dijual terlalu murah untuk manfaat yang begitu banyak.

 

Bila, ribuan testimoni dikeluarkan oleh orang-orang yang mendapatkan manfaat kemungkinan itu hanya efek placebo.

 

Istilah plasebo berasal dari bahasa latin yang berarti “I shall please” (saya akan senang).

 

Istilah ini mengacu pada fakta bahwa keyakinan akan efektivitas dari suatu penanganan (produk) akan dapat membangkitkan harapan yang membantu dan menggerakkan diri seseorang untuk menyelesaikan masalah (dalam hal ini kondisi sakit).

 

Efek plasebo ini dapat muncul tanpa melihat apakah substansi atau produk yang orang tersebut gunakan adalah aktif secara kimiawi atau tidak aktif.

 

Pesan untuk Para Dokter Member MCI

Pertama, silakan berhenti mempromosikan produk apa pun yang tidak jelas bukti ilmiahnya walaupun Anda mendapatkan manfaat setelah menggunakan produk tersebut.

 

Silakan buka buku Kode Etik Kedokteran Indonesia, pasal 3 yang menyatakan bahwa, “Dalam melakukan pekerjaan kedokterannya, seorang dokter tidak boleh dipengaruhi oleh sesuatu yang mengakibatkan hilangnya kebebasan dan kemandirian profesi.”

 

Bila Anda masih mempromosikan produk ini maka sesungguhnya Anda telah melanggar pasal 3 dalam KODEKI karena:

Setiap dokter dilarang melakukan perbuatan yang dapat mengakibatkan hilangnya kebebasan dan kemandirian profesi sebagaimana dimaksud pada Pasal 3, antara lain: a. memberikan obat, alat/produk kesehatan, anjuran/nasehat atau tindakan kedokteran, prototipe/cara/perangkat/sistem manajemen klinis pelayanan langsung pasien dan/atau penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan/kiat kedokteran yang belum berdasarkan bukti ilmiah (evidence) dan/atau diakui di bidang kedokteran yang mengakibatkan hilangnya integritas moral dan keilmuannya.

 

Bukan hanya pasal 3 beberapa pasal lainnya juga melarang dokter untuk terlibat dalam multi level marketing.

 

Hal ini juga ditunjukkan pada penjelasan pasal 6 KODEKI dimana:

Setiap dokter dilarang mengumumkan, menganjurkan penerapan barang/produk dan jasa kesehatan/terkait kesehatan yang dipasarkan secara multi level marketing (MLM).

 

Jadi berhentilah mempromosikan produk yang tidak jelas bukti ilmiah manfaat kesehatannya. Apalagi dipasarkan dan dipromosikan melalui mekanisme multi level marketing.

 

Kesimpulan

Saya berharap Anda tidak mudah percaya untuk membeli produk dari MCI Indonesia ketika mendapat penawaran untuk membeli produk dan bergabung dengan MCI Indonesia.

 

Bagi yang sudah bergabung, jangan mengajak dan menipu orang lain dengan janji-janji surga.

 

Bila ingin mendapatkan kesehatan lakukanlah pola hidup sehat tidak perlu menggunakan kaca-kaca, kalung-kalung, dan produk dengan klaim kesehatan lainnya.

 

Cukuplah makanan makanan sehat dan bergizi serta olahraga yang teratur.

 

Bila Anda sedang sakit, tetaplah berikhtiar untuk mendapatkan kesembuhan karena setiap penyakit ada obatnya tapi jangan berikhtiar dengan percaya terhadap kebohongan dari mereka para pencari keuntungan.

 

Terima kasih telah membaca artikel yang panjang ini, silakan share untuk menghindari keluarga, teman, dan orang-orang terdekat kita dari produk-produk kesehatan dan kedokteran yang penuh dengan SCAM.

 

Wallahu A’lam Bishawab

 

Referensi

Klik di Sini
  1. https://mystupidtheory.com/apakah-bioglass-bohong/
  2. http://bramirfanda.com/mci-indonesia-penipuan-money-game
  3. Zohuri B. 2019. Scalar Waves. In: Zohuri B. Scalar Wave Driven Energy Applications. Switzerland: Springer diakses melalui https://link.springer.com/book/10.1007/978-3-319-91023-9
  4. Hench, L. L., and D. B. Spilman. “Composition and Bonding Mechanisms in Bioglass™ Implants.” Glass… Current Issues. Springer, Dordrecht, 1985. 656-661.
Featured Image kurma

Kurma: Manfaat Kesehatan Buah Favorit Rasulullah

Kurma merupakan buah yang banyak dikonsumsi di bulan ramadan. Buah ini juga menjadi salah satu favorit Rasulullah dan disebutkan beberapa kali dalam Al-Qur’an dan juga hadist nabi.1

Kurma untuk kesehatan
Kurma untuk kesehatan (sumber: pixabay.com)

Beberapa tahun terakhir buah ini bahkan menjadi salah satu jenis buah yang paling populer bukan saja di negara-negara arab tapi juga di negara-negara barat.

 

Di negara barat, kurma pada umumnya dijual dalam bentuk buah yang dikeringkan.

 

Kurma kering memiliki penampilan dengan kulit buah yang keriput. Buah kurma segar memiliki kulit yang halus.

 

Ukuran buah ini juga beragam bergantung pada varietasnya dan warnanya juga bervariasi mulai dari merah terang hingga kuning cerah.

 

Daging buahnya agak kenyal dengan rasa manis. Buah ini juga memiliki kandungan nutrisi yang penting bagi kesehatan tubuh kita.

 

Artikel ini akan membahas 6 manfaat kesehatan bila kita mengonsumsi buah favorit rasulullah ini.

 

Manfaat Pertama: Kurma Sangat Bergizi

pohon kurma
pohon kurma (sumber: pixabay.com)

Buah ini kaya amat bergizi dan memiliki profil nutrisi yang baik.

 

Buah ini pada umumnya dikonsumsi dalam bentuk buah kering sehingga kandungan kalorinya lebih tinggi dibandingkan dengan buah segar.

 

Kandungan nutrisi buah kurma mirip dengan buah kering lainnya misalnya kismis.

 

Sebagian besar kalori pada buah ini berasal dari karbohidrat. Buah ini juga mengandung protein dalam jumlah yang kecil.

 

Terlepas dari kandungan kalori, buah ini juga mengandung beberapa vitamin dan mineral penting selain jumlah serat yang cukup besar.

 

Satu porsi buah ini (100 gram) memiliki nutrisi sebagai berikut2:

  • Kalori: 277
  • Karbohidrat: 75 gram
  • Serat: 7 gram
  • Protein: 2 gram
  • Kalium: 20% dari kebutuhan asupan harian
  • Magnesium: 14% dari kebutuhan asupan harian
  • Tembaga: 18% dari kebutuhan asupan harian
  • Mangan: 15% dari kebutuhan asupan harian
  • Zat Besi: 5% dari kebutuhan asupan harian
  • Vitamin B6: 12% dari kebutuhan asupan harian

 

Kurma juga mengandung antioksidan yang tinggi dan berkontribusi besar terhadap manfaat kesehatan buah ini.3

 

Kurma mengandung beberapa vitamin dan mineral, selain serat dan antioksidan. Namun, buah ini pada umumnya memiliki kalori yang tinggi karena dikonsumsi dalam bentuk buah kering.

 

Manfaat Kedua: Buah Kaya Akan Serat

buah manis kaya manfaat
buah manis kaya manfaat (sumber: pixabay.com)

Mengonsumsi serat sangat penting bagi kesehatan kita secara keseluruhan.

 

Dengan kandungan serat hampir 7 gram satu porsi (100 gr) mengonsumsi buah ini akan meningkatkan asupan serat Anda.

 

Serat bermanfaat terutama bagi sistem pencernaan dan mencegah sembelit atau konstipasi. Mengonsumsi serat juga dapat memudahkan kita buang air besar teratur.4

 

Sebuah penelitian melibatkan 21 orang yang mengonsumsi 7 kurma per hari selama 21 hari menunjukkan bahwa terdapat peningkatan frekuensi buang air besar dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsi buah ini.5

 

Serat dalam buah ini juga terbukti bermanfaat dalam mengontrol kadar gula dalam darah. Serat akan memperlambat proses pencernaan dan membantu mencegah kenaikan kadar gula darah setelah makan.6

 

 

Oleh sebab itu, buah ini memiliki indeks glikemik rendah. Indeks glikemik adalah pengukuran terkait dengan seberapa cepat gula darah kita naik setelah mengonsumsi makanan tertentu.7

 

Kurma mengandung serat yang tinggi dan bermanfaat untuk mencegah sembelit dan mengontrol kadar gula darah.

 

Manfaat Ketiga: Kaya Antioksidan untuk Melawan Penyakit

Penyajian buah kesukaan rasullulah
Penyajian buah kesukaan rasullulah (sumber: pixabay.com)

Buah kesukaan Nabi Muhammad ﷺ  ini  mengandung berbagai antioksidan dengan bermacam manfaat kesehatan yang diberikan termasuk mengurangi risiko beberapa penyakit.

 

Antioksidan melindungi sel-sel kita dari radikal bebas. Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan reaksi berbahaya dalam tubuh kita dan menyebabkan penyakit.8

 

Dibandingkan dengan beberapa jenis buah lainnya, seperti buah ara atau plum kering, buah ini memiliki kandungan antioksidan tertinggi.9

 

Berikut 3 antioksidan utama yang kita dapatkan bila makan buah ini:

  1. Flavonoid: flavonoid adalah antioksidan kuat yang dapat membantu mengurangi peradangan dan telah diteliti potensinya dalam menurunkan risiko diabetes, penyakit Alzheimer, dan beberapa jenis kanker.
  2. Karotenoid: antioksidan ini terbukti meningkatkan kesehatan jantung dan dapat mengurangi risiko gangguan terkait mata, seperti degenerasi makula (bintik kuning pada bagian dalam bola mata)
  3. Asam Fenolik: antioksidan ini sangat dikenal sebagai anti inflamasi. Asam fenolik dapat membantu untuk menyehatkan jantung dan mencegah kanker.

 

Kurma mengandung berbagai jenis antioksidan yang dapat membantu mencegah perkembangan beberapa penyakit kronis tertentu seperti penyakit jantung, kanker, penyakit Alzheimer, dan diabetes.

 

Manfaat Keempat: Kurma Meningkatkan Kesehatan Otak

berbagai jenis kurma
berbagai jenis kurma (sumber: pixabay.com)

Mengonsumsi buah ini dapat membantu meningkatkan fungsi otak. Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa kurma bermanfaat menurunkan penanda peradangan (inflamasi) seperti interleukin-6 (IL-6) di otak. Kadar IL-6 tinggi erat kaitannya dengan penyakit neurodegeneratif yang lebih tinggi seperti Alzheimer.10

 

Selain itu, penelitian pada hewan coba juga menunjukkan bahwa kurma bermanfaat untuk mengurangi aktivitas protein beta amiloid, yang dapat membentuk plak di otak.

 

Ketika plak ini menumpuk di otak, plak akan mengganggu komunikasi antara sel-sel otak, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian sel otak dan penyakit Alzheimer.

 

Satu penelitian lainnya pada hewan coba menemukan bahwa tikus yang diberi makan makanan yang dicampur dengan buah ini memiliki daya ingat dan kemampuan belajar yang lebih baik secara signifikan, serta perilaku yang kurang terkait dengan kecemasan, dibandingkan dengan tikus yang tidak diberikan buah ini.

 

Peningkatan fungsi otak setelah mengonsumsi buah ini telah dikaitkan dengan kandungan antioksidan yang dikenal untuk mengurangi peradangan, termasuk flavonoid.

 

Namun, penelitian pada manusia diperlukan untuk mengkonfirmasi peran buah ini dalam kesehatan otak.

 

Kurma dapat membantu menurunkan peradangan dan mencegah pembentukan plak di otak, yang penting untuk mencegah penyakit Alzheimer.

 

Manfaat Kelima: Pemanis Alami Yang Baik

buah dan kesehatan jantung
buah dan kesehatan jantung (sumber: pixabay.com)

Buah yang identik dengan buah gurun pasir ini merupakan sumber fruktosa. Fruktosa merupakan jenis gula alami yang sering ditemukan dalam buah.

 

Oleh karena itu, buah ini sangat manis dan memiliki rasa seperti karamel yang lembut. Buah ini merupakan pengganti yang sehat untuk pemanis seperti gula putih dengan tambahan nutrisi, serat, dan antioksidan.

 

Cara terbaik untuk mengganti gula putih dengan kurma adalah dengan membuat pasta kurma.

 

Pasta kurma dapat dibuat dengan mencampurkan air pada kurma lalu diblender. Gula dapat diganti dengan pasta kurma melalui aturan praktis rasio 1:1.

 

Misalnya bila resep membutuhkan 1 cangkir gula pasir maka Anda butuh mengganti gula tersebut dengan 1 cangkir pasta kurma juga.

 

Kurma adalah pengganti gula yang sehat dalam resep karena rasanya yang manis, nutrisi, serat, dan antioksidan.

 

Manfaat Keenam: Manfaat Kesehatan Potensial Kurma Lainnya

kurma kering
kurma kering (sumber: pixabay.com)

Buah ini telah diklaim memiliki beberapa manfaat kesehatan lain yang belum diteliti secara luas.

 

Beberapa manfaat tersebut antara lain:

  • Kesehatan tulang: buah ini mengandung beberapa mineral, termasuk fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium. Semua ini telah dipelajari untuk potensinya dalam mencegah kondisi terkait tulang seperti osteoporosis.11
  • Kontrol gula darah: buah ini berpotensi membantu pengaturan gula darah karena indeks glikemiknya yang rendah, serat dan antioksidan. Dengan demikian, memakannya dapat bermanfaat bagi manajemen diabetes.

 

Meskipun potensi manfaat kesehatan ini menjanjikan, lebih banyak penelitian pada manusia diperlukan sebelum kesimpulan dapat dibuat.

 

Kurma diklaim dapat meningkatkan kesehatan tulang dan membantu mengendalikan gula darah, tetapi efek ini belum diteliti secara memadai.

 

Kesimpulan

Kurma adalah buah yang sangat sehat untuk dimasukkan dalam diet Anda.

 

Mereka kaya akan nutrisi, serat dan antioksidan, yang semuanya dapat memberikan manfaat kesehatan mulai dari peningkatan fungsi sistem pencernaan hingga pengurangan risiko penyakit.

 

Ada beberapa cara untuk menambahkan kurma ke dalam diet Anda. Salah satu cara populer untuk memakannya adalah sebagai pemanis alami dalam berbagai hidangan. Buah ini juga dapat dijadikan camilan yang enak.

 

Pada bulan ramadan ini sangat disarankan bagi Anda mengonsumsi kurma baik pada waktu berbuka dan juga sahur.

OSCE adalah Jenis Ujian Yang Mengerikan?

OSCE adalah singkatan dari Objective Structured Clinical Examination. Jenis ujian klinis ini pertama kali dijelaskan dan diperkenalkan oleh Harden dan rekannya pada tahun 1975.

OSCE adalah Mudah (Sumber: pixabay.com)

OSCE telah berkembang menjadi salah satu metode ujian modern untuk mengevaluasi keterampilan klinis dokter dan mahasiswa kedokteran.

 

Di Amerika Serikat, USMLE Step 2 Clinical Skills merupakan salah satu ujian lisensi bagi calon dokter dan pada dasarnya merupakan OSCE.

 

Di Indonesia sendiri, OSCE UKMPPD merupakan salah satu jenis ujian yang harus dijalani oleh mahasiswa program profesi pendidikan dokter bila ingin lulus dan disumpah menjadi seorang dokter.

 

OSCE adalah salah satu jenis ujian yang banyak digunakan di seluruh dunia untuk mengevaluasi mahasiswa kedokteran atau mahasiswa kepaniteraan klinis di pusat-pusat pendidikan kedokteran.

 

Alasan mengapa OSCE adalah ujian yang sering digunakan karena kemampuan OSCE untuk menilai berbagai dimensi kompetensi klinis peserta pendidikan kedokteran.

 

Dimensi kompetensi klinis tersebut antara lain:

  • Anamnesis
  • Pemeriksaan fisik
  • Pengetahuan medis
  • Kemampuan komunikasi
  • Kemampuan interpersonal
  • Profesionalisme
  • Pengumpulan data/informasi
  • Pemahaman terhadap proses penyakit
  • Pengambilan keputusan berdasarkan bukti
  • Keterampilan manajemen perawatan primer/manajemen klinis
  • Tatalaksana yang berpusat pada pasien
  • Promosi kesehatan
  • Pencegahan penyakit
  • Praktik kedokteran yang aman dan efektif

 

Ujian OSCE menggunakan pasien standar. Penilai mengamati secara langsung interaksi antara kandidat peserta didik dengan pasien standar.

 

Ujian OSCE terdiri dari beberapa stasion dimana setiap peserta didik harus keluar masuk stasion dalam rentang waktu tertentu.

 

Sebagian besar mahasiswa kedokteran menganggap OSCE adalah ujian yang sulit.

 

Sering kali mahasiswa mulai stress dan panik ketika akan menghadapinya

 

Tapi, Benarkah ujian OSCE adalah ujian yang mengerikan?

 

Apa yang diharapkan dari OSCE?

Pemeriksaan Vital Sign Saat OSCE (sumber: pixabay.com)

Sering kali ketakutan terhadap OSCE muncul karena seorang mahasiswa kedokteran atau mahasiswa kepaniteraan klinik belum memahami OSCE secara menyeluruh.

 

OSCE adalah ujian yang terdiri dari beberapa station (10-14) dimana masing-masing station harus diselesaikan dalam 5 hingga 15 menit.

 

Setiap fakultas kedokteran memiliki panduan untuk OSCE yang berbeda-beda.

 

Maka langkah pertama untuk mengurangi rasa takut Anda adalah baca dan ikuti panduan OSCE dari kampus Anda masing-masing.

 

OSCE pada umumnya akan meminta para peserta ujian (kandidat) untuk berotasi memasuki setiap station.

 

Pada setiap station OSCE tersebut peserta akan diberikan waktu untuk terlebih dahulu membaca informasi dan data yang dicetak pada selembar kertas.

 

Informasi dan data ini disebut sebagai skenario.

 

Masing-masing station memiliki skenario yang berbeda-beda.

 

Peserta ujian diharapkan melakukan salah satu atau beberapa hal berikut ini pada setiap station:

  • Melakukan anamnesis terfokus dan terperinci
  • Melakukan pemeriksaan fisik terfokus dan terperinci
  • Melakukan penilaian masalah dan mengatasi masalah pasien
  • Menjawab pertanyaan spesifik terkait dengan pasien
  • Memberikan interpretasi pemeriksaan penunjang seperti rongent, elektrokardiografi, analisa gas darah, dan pemeriksaan lainnya
  • Menegakkan dan menuliskan diagnosis
  • Membuat permintaan pemeriksaan penunjang

 

OSCE adalah ujian keterampilan klinis yang mencakup sebagian besar masalah dalam bidang:

  • Ilmu Penyakit Dalam
  • Pediatri
  • Obstetri dan ginekologi
  • Kedokteran preventif dan kesehatan masyarakat
  • Psikiatri
  • Bedah, dan
  • Cabang-cabang kedokteran lainnya.

 

Setiap station OSCE memiliki penguji dan pasien simulasi yang telah terlatih untuk menjalankan skenario tertentu.

 

Penguji melakukan penilaian terhadap peserta ujian dengan menggunakan formulir penilaian standar yang disebut sebagai checklist OSCE.

 

Persiapan Sebelum Menjalani Ujian OSCE

Pemeriksan OSCE (sumber: pixabay.com)

Menurut sebagian besar mahasiswa kedokteran, Ujian OSCE adalah salah satu ujian yang paling sulit.

 

Sehingga dibutuhkan persiapan tertentu sebelum menjalani ujian ini.

 

Persiapan OSCE paling baik dilakukan dengan membentuk kelompok belajar atau belajar dengan 2 atau 3 orang teman.

 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa belajar persiapan OSCE 2 minggu sekali selama 4 sampai 5 jam setiap hari kemudian berlatih skenario seminggu sekali dengan teman kelompok merupakan salah satu persiapan yang paling baik.

 

Belajar kelompok untuk menghadapi ujian OSCE adalah penting karena rekan satu kelompok belajar dapat memberikan umpan balik dan kritik saat belajar simulasi OSCE.

 

Buatlah Rencana Belajar

Rencana belajar penting dibuat untuk persiapan sebelum menghadapi ujian OSCE.

 

Beberapa orang mempersiapkan rencana belajar OSCE beberapa hari sebelum ujian sedangkan beberapa mahasiswa lainnya mempersiapkan rencana belajar 2 hingga 3 bulan sebelum ujian OSCE dilangsungkan.

 

Rencana belajar ini sangat bervariasi secara individu, bergantung pada jadwal perkuliahan Anda, pengalaman klinis, pengetahuan klinis, dan pemahaman terkait dengan topik OSCE yang akan diujikan.

 

Identifikasi tujuan dari setiap station adalah salah satu hal yang penting. Fokuskan diri Anda untuk memahami presentasi pasien yang umum ditemukan dan gejala yang kritis.

 

Membuat daftar diagnosis banding juga penting, buat daftar pemeriksaan yang dibutuhkan, dan mengatur serta berlatih bagaimana Anda dapat melakukan semua hal ini dalam waktu OSCE yang telah ditentukan.

 

Saat berlatih skenario dengan teman kelompok, jika Anda tidak berpikir bahwa Anda tidak berhasil melakukan topik tertentu.

 

Cukup luangkan lebih banyak waktu untuk membahas topik tersebut dan diskusikan pada kelompok belajar Anda.

 

Pengembangan Keterampilan Anamnesis pada OSCE adalah Penting

Anamnesis pada OSCE adalah salah satu komponen paling penting.

 

Pengetahuan klinis, kelancaran dan pemahaman, dan berlatih sebelum ujian merupakan komponen kunci dari pengembangan keterampilan anamnesis.

 

Pada OSCE terdapat sejumlah informasi terbatas yang perlu diketahui untuk bisa lulus ujian ini.

 

OSCE adalah ujian keterampilan klinis yang terkait dengan penentuan prioritas dan pemikiran strategis dalam waktu terbatas.

 

Jadi, dalam situasi apa pun, Anda harus mengingat checklist OSCE yang dijadikan dasar penilaian, atau pertanyaan penting yang harus ditanyakan pada pasien simulasi dan tidak boleh dilewatkan.

 

OSCE adalah Mudah, Jangan Panik!

Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk menyambut ujian OSCE.

  • Pastikan Anda cukup tidur sebelum hari OSCE dan cukup istirahat
  • Kecemasan ketika melakukan pemeriksaan fisik dan anamnesis adalah musuh terbesar Anda, jadi cobalah untuk tetap tenang dan santai.
  • Hindari persiapan dengan mempelajari checklist OSCE hingga menit terakhir. Saya menyarankan Anda menyelesaikan belajar dan berlatih OSCE 24 jam sebelum ujian.
  • Selalu percaya diri dan lakukan yang terbaik
  • Setel alarm Anda dan bila memungkinkan maka mintalah seseorang untuk memastikan Anda bangun tepat waktu
  • Bila OSCE dilangsungkan di pagi hari pastikan Anda sarapan sebelum ujian
  • Kenakan pakaian yang paling nyaman dan yang terakhir jangan pernah PANIK.

 

Semoga Anda dapat menghadapi OSCE Anda dengan baik.

 

Referensi

Klik di Sini
  1. Harden RM, Stevenson M, Downie WW, Wilson GM. Assessment of clinical competence using objective structured examination. Br Med J. 1975;1:447. https://www.bmj.com/content/1/5955/447
  2. USMLE Step 2 CS. http://www.usmle.org/step-2-cs/.
  3. Wiprud R. Improving patient care. 30 standardized hospital admission orders. Fam Pract Manag. 2001;8(9):49–51. https://www.aafp. org/fpm/2001/1000/p49.html
Featured Image karoshi

Karoshi: Tinjauan Kematian Karena Kelelahan Bekerja

Kematian karena kelelahan bekerja saat ini menjadi masalah kesehatan masyarakat terutama di Jepang dan Cina. Istilah Karoshi sendiri berasal dari Jepang dan memiliki arti sebagai “Meninggal karena kerja berlebihan” atau “overwork death”.

kematian karena kelelahan
(Sumber: pixabay.com)

Penyebab kematian utama pada kasus karoshi adalah kematian mendadak akibat serangan jantung dan stroke karena stres, dan kelaparan sebab tidak mengonsumsi makanan.

 

Fenomena ini telah menyebar ke bagian lain dari Asia dan sedang menjadi topik perbincangan hangat pasca PEMILU di Indonesia.

 

Hingga tulisan ini saya buat dan berdasarkan rilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia pada tanggal 05 Mei 2019 lebih kurang 440 orang Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia dan 3.788 orang sakit serta harus menjalani perawatan di rumah sakit.

 

Pro dan kontra muncul seiring dengan bertambah banyaknya orang-orang yang diberikan amanah menjaga suara rakyat dalam PEMILU ini “Meninggal”.

 

KPU menyatakan bahwa KPPS yang meninggal disebabkan karena kelelahan bekerja.

 

Di sisi lain, banyak orang yang menduga ada sesuatu hal yang tidak wajar terkait banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia pada PEMILU tahun ini.

 

Atas dasar tersebut saya mencoba untuk memberikan gambaran terkait dengan apa yang sebenarnya terjadi pada pekerja yang mengalami Karoshi atau kematian karena kelelahan bekerja dan bagaimana kondisi ini dapat terjadi.

 

Apa itu Karoshi?

depresi karena pekerjaan
depresi karena pekerjaan (Sumber: pixabay.com)

Karoshi merupakan istilah bahasa Jepang yang berarti kematian karena bekerja secara berlebihan.

 

Istilah ini pertama kali muncul pada tahun 1969 dan para peneliti di Jepang mulai meneliti Karoshi sejak 1980 dalam rangka merespons peningkatan kasus gangguan mental pada para pekerja.

 

Kondisi bekerja secara berlebihan ini akan menyebabkan penyakit kardiovaskular dan stroke.

 

Karoshi juga istilah yang digunakan pada orang-orang yang melakukan tindakan bunuh diri karena tidak sanggup menahan beban kerja secara berlebihan.

 

Kondisi ini telah menjadi epidemik terutama di negara Jepang dan Cina dan memiliki hasil yang sangat buruk untuk penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular.

 

Sebuah meta analisis besar yang dilakukan pada populasi pekerja dalam jumlah besar menunjukkan bahwa pekerja yang bekerja untuk waktu yang panjang memiliki risiko stroke dan juga penyakit jantung koroner yang lebih tinggi dibandingkan dengan pekerja yang bekerja pada waktu standar.

 

Stres yang muncul karena pekerjaan memiliki peran utama dalam onset terjadinya penyakit kardiovaskular.

 

Undang-undang di Jepang Tahun 2014 mendefinisikan Karoshi sebagai salah satu dari berikut:

  1. Kematian karena penyakit jantung serebrovaskular atau iskemik karena beban kerja berlebihan; atau
  2. Bunuh diri yang disebabkan oleh gangguan mental karena stres berat di tempat kerja; atau
  3. Penyakit jantung serebrovaskular atau iskemik karena beban kerja yang berlebihan atau gangguan mental akibat stres berat di tempat kerja (didefinisikan oleh timbulnya suatu kondisi penyakit dan tidak selalu mengarah pada kematian).

 

Kemudian, berapa lama beban kerja yang menyebabkan seseorang mengalami kelelahan yang berujung kematian?

 

Berapa lama waktu ideal bekerja bagi setiap orang?

Karoshi kelelahan bekerja
kelelahan bekerja (Sumber: pixabay.com)

Di Jepang, jam kerja yang berlebihan didefinisikan sebagai bekerja lebih dari 51 jam per minggu atau lebih dari 45 jam kerja lembur per bulan.

 

Di Indonesia sendiri berdasarkan Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menyebutkan bahwa jam kerja ideal karyawan adalah:

  • Untuk karyawan yang bekerja 6 hari dalam seminggu, jam kerjanya adalah 7 jam dalam 1 hari dan 40 jam dalam 1 minggu.
  • Sedangkan untuk karyawan dengan 5 hari kerja dalam 1 minggu, kewajiban bekerja mereka 8 jam dalam 1 hari dan 40 jam dalam 1 minggu.

 

Banyak penelitian menunjukkan bahwa jam kerja yang panjang menginduksi risiko stroke atau penyakit jantung yang lebih tinggi dibandingkan jam kerja standar.

 

Peningkatan risiko penyakit jantung koroner (meningkat 13%) dan stroke (meningkat 33%) lebih tinggi pada orang yang menjalani jam kerja panjang (55 jam per minggu) dibandingkan orang yang menjalani jam kerja standar (35-40 jam per minggu).

 

Bila beban kerja berlebihan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stoke. Lalu, mekanisme apa yang sebenarnya terjadi pada Karoshi sehingga menyebabkan seseorang meninggal dunia?

 

Penyebab Terjadinya Karoshi

Karoshi: kematian akibat kerja
kematian akibat kerja (Sumber: pixabay.com)

Mekanisme patofisiologis terkait hubungan stres pekerjaan dan penyakit kardiovaskular masih belum jelas.

 

Penelitian Otsui K, yang diterbitkan dalam jurnal Journal of Thrombosis and Thrombolysis, menunjukkan bahwa terlalu banyak bekerja akan mempercepat reaksi pembekuan darah (trombotik).

 

Percepatan reaksi ini mungkin memperjelas patogenesis penyakit kardiovaskular terkait dengan kerja berlebihan.

 

Penelitian ini juga menemukan bahwa tes trombosis global (sebuah tes in vitro terbaru) merupakan alat yang baik untuk mengevaluasi tingkat kelelahan.

 

Penelitian terbaru pada hewan coba yang dilakukan uji berenang paksa sebagai model kelelahan dalam bekerja. Hasil penelitian ini menunjukkan jaringan otot jantung (miokard) tikus yang melakukan uji berenang paksa (1 jam per hari, selama 30 hari berturut-turut mengalami penurunan (down regulation) Caveolin-1 disertai dengan aktivasi cSrc dan menghasilkan penurunan tingkat onnexin43 (Cx43).

 

Molekul-molekul tersebut merupakan molekul miokard yang terkait dengan kejadian aritmia.

 

Fibrosis interstitial miokard yang berhubungan dengan penyimpangan sistem kelistrikan jantung (elektrofisiologis) yang juga menjadi penyebab aritmia ditemukan pula pada model hewan coba yang terlalu banyak bekerja.

 

Penelitian ini menyimpulkan hubungan antara Karoshi dengan aritmia jantung.

 

Sebuah laporan kasus terbaru juga mengambarkan seorang pria paruh baya yang mengalami fibrilasi ventrikel (gangguan irama pada bagian serambi jantung) idiopatik setelah menjalani jam kerja secara berlebihan dan kurang tidur.

 

Selain itu, stres psiko-sosial terutama pada pekerjaan dengan tekanan tinggi juga meningkatkan kondisi penyakit kardiovaskular.

 

Faktor psikologis juga berpotensi memicu penyakit jantung.

 

Kelelahan karena terlalu banyak bekerja juga dipercayai terkait dengan kegugupan, kecemasan, depresi, masalah sosial atau psikologis yang dalam jangka panjang menyebabkan gangguan endrokrin dan metabolisme.

 

Temuan yang menarik adalah pada banyak kasus Karoshi, pekerja yang meninggal adalah para pekerja yang menjalani kelelahan dan jam kerja berlebihan dalam waktu berbulan-bulan.

 

Sangat jarang kasus Karoshi yang menyebabkan kematian terjadi secara akut dimana seorang pekerja meninggal setelah kelelahan bekerja hanya selama beberapa hari.

 

Meskipun demikian, kondisi kematian mendadak ini dapat terjadi bila aritmia terjadi dan tidak termasuk kemungkinan kematian mendadak lainnya seperti alergi atau keracunan.

 

Lalu, pekerja bidang apakah yang paling banyak mengalami Karoshi?

 

Siapa yang paling banyak mengalami Karoshi?

depresi karena kerja
Depresi karena kerja (Sumber: pixabay.com)

Karoshi merupakan suatu bentuk lain dari kematian mendadak dan tak terduga.

 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan kematian mendadak sebagai kematian, tanpa kekerasan dan tidak dapat dijelaskan, terjadi dalam 24 jam setelah timbulnya gejala.

 

Setiap tahun, lebih dari 2 juta orang meninggal karena kematian mendadak.

 

Kasus kematian mendadak juga telah dijelaskan dalam berbagai pekerjaan dan usia dan sedikit kasusnya terjadi pada dokter.

 

Karoshi menjadi salah satu masalah utama pada praktisi medis muda di rumah sakit tersier Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir.

 

Di Jepang, kematian pekerja terakhir yang ditentukan sebagai karoshi adalah jurnalis berusia 31 tahun Miwa Sado.

 

Dia dilaporkan menjalani 159 jam lembur dalam satu bulan di jaringan berita NHK, sebelum meninggal karena gagal jantung pada Juli 2013.

 

Kematiannya diumumkan sebagai karoshi pada awal Oktober 2017.

 

Sebelumnya, Matsuri Takahashi yang berusia 24 tahun bekerja lembur 105 jam dalam sebulan di agensi iklan Jepang Dentsu.

 

Takahashi melompat dari atap kantornya pada Hari Natal 2015. Tadashi Ishii, presiden dan CEO Dentsu, mengundurkan diri sebulan kemudian karena kasus ini.

 

Sebuah laporan tahun 2016 yang meneliti kasus-kasus Karoshi dan penyebab kematian mereka menemukan bahwa lebih dari 20% orang dalam survei terhadap 10.000 pekerja Jepang mengatakan mereka bekerja setidaknya 80 jam lembur dalam sebulan.

 

Di Amerika Serikat, 16,4% orang bekerja rata-rata 49 jam atau lebih setiap minggu.

 

Di Jepang, lebih dari 20% bekerja rata-rata 49 jam setiap minggu, menurut laporan itu.

 

Kesimpulan

Karoshi merupakan istilah bahasa Jepang yang berarti kematian karena bekerja secara berlebihan.

 

Kondisi ini didefinisikan sebagai Kematian karena penyakit jantung serebrovaskular atau iskemik karena beban kerja berlebihan; atau

 

Bunuh diri yang disebabkan oleh gangguan mental karena stres berat di tempat kerja; atau

 

Penyakit jantung serebrovaskular atau iskemik karena beban kerja yang berlebihan atau gangguan mental akibat stres berat di tempat kerja (didefinisikan oleh timbulnya suatu kondisi penyakit dan tidak selalu mengarah pada kematian).

 

Meskipun demikian, kondisi ini sangat jarang terjadi secara mendadak sebab biasanya muncul pada orang yang terpapar kelelahan karena kerja berlebihan selama berbulan-bulan.

 

Beberapa kasus kecil kondisi kematian mendadak karena kelelahan disebut sebagai Karoshi karena fibrilasi ventrikel idiopatik dan tidak menutup kemungkinan kematian mendadak yang terkait dengan keracunan atau alergi (reaksi anafilaksis).

 

Referensi

Featured Image Kolesterol

Kolesterol Dalam Tubuh Kita: Teman Atau Musuh?

Kolesterol merupakan salah satu komponen penyusun sel pada tubuh kita. Terutama untuk membentuk membran sel. Namun, senyawa dari golongan lemak atau lipid ini sering kali diasumsikan sebagai hal yang negatif.

 

Metabolit yang mengandung lemak sterol ini sering kali dikaitkan dengan keluhan tegang pada belakang leher atau sakit kepala.

 

Penelitian ilmiah dalam dekade terakhir juga menunjukkan hubungan erat senyawa ini dengan penyakit jantung koroner.

 

Meskipun demikian, penemuan terbaru seharusnya mengubah pola pikir dan rekomendasi dokter terhadap pasien yang mengalami peningkatan kadar kolesterol.

 

Dan untuk Anda yang memiliki tingkat kolesterol darah tinggi, sebaiknya Anda menyelesaikan membaca artikel ini.

 

Terutama bila dokter Anda melarang Anda untuk sama sekali mengonsumsi daging atau seafood karena Anda memiliki kolesterol tinggi.

 

Apa itu Kolesterol?

senyawa kolesterol
senyawa kolesterol | sumber: pixabay.com

Kolesterol normal merupakan suatu komponen yang dimiliki oleh tubuh kita.

 

Ciri ciri kolesterol disebutkan sebagai zat lunak, berwarna putih atau putih kekuningan.

 

Kolesterol normal dapat ditemukan dalam aliran darah dan di dalam sel-sel tubuh.

 

Terdapat 2 sumber utama yang menjadi dasar peningkatan kadar senyawa ini dalam tubuh dan aliran darah.

Sumber pertama adalah tubuh kita sendiri. Hati atau liver merupakan organ yang menghasilkan senyawa ini sekitar 1 gram per hari.

 

Yang kedua, makanan yang mengandung senyawa ini terutama dari sumber hewani seperti:

  • Kuning telur
  • Daging
  • Unggas
  • Ikan
  • Makanan laut, dan
  • Produk susu murni

 

Kolesterol yang terkandung pada makanan akan disebut sebagai kolesterol makanan.

 

Fungsi Kolesterol Pada Tubuh Kita

Kolesterol pada membran sel
Kolesterol pada membran sel | sumber: pixabay.com

Senyawa yang ditemukan di setiap sel tubuh ini memiliki beberapa fungsi penting dalam menjaga kesehatan tubuh, seperti:

  • menjaga membran sel tetap utuh
  • meningkatkan kinerja mental/pikiran
  • membantu pencernaan
  • membentuk tulang yang kuat
  • membangun otot
  • menjaga energi, vitalitas, dan kesuburan
  • mengatur kadar gula darah
  • memperbaiki jaringan yang rusak
  • melindungi tubuh terhadap penyakit menular

 

Namun, kolesterol adalah penyakit sering kali disebutkan pada kondisi kelebihan kadar senyawa ini dalam aliran darah.

 

Beberapa penelitian telah menunjukkan penumpukan senyawa ini dalam aliran darah dan di dinding pembuluh darah(arteri) akan membentuk “plak” yang dapat menyumbat pembuluh darah (aterosklerosis).

 

Aterosklerosis dapat menjadi penyebab utama stroke dan serangan jantung atau stroke.

 

Karena kolesterol darah tinggi adalah salah satu faktor risiko utama penyakit jantung, kolesterol makanan telah menjadi fokus perdebatan.

 

Terutama terkait dengan apakah kolesterol dalam makanan mempengaruhi kadar senyawa ini dalam darah.

 

Atau tentang kolesterol total, kolesterol jahat VS kolesterol baik.

 

Termasuk berapa kadar kolesterol normal wanita dan kolesterol normal pria.

 

Dan berapa nilai kolesterol sehat serta apa perbedaan kolesterol HDL, kolesterol LDL dan trigliserida serta bagaimana dampak mereka terhadap tubuh.

 

Sebelum membahas nilai normal kolesterol darah di atas maka sebaiknya kita harus memahami terlebih dahulu dari mana kolesterol berasal.

 

Dari Mana Kadar Kolesterol Darah Berasal

liver
ilustrasi hati (liver)| sumber: pixabay.com

Jika kita ingin mengetahui pengaruh kadar kolesterol darah terhadap tubuh kita, maka sebaiknya kita tahu dari mana kolesterol ini berasal.

 

DELAPAN PULUH PERSEN kolesterol pada tubuh kita dibuat oleh liver (hati)”

 

Pernyataan di atas adalah fakta yang mungkin belum banyak diketahui.

 

Sebagian besar orang akan menganggap bahwa makanan yang mereka konsumsi merupakan penyebab naiknya kadar kolesterol dalam tubuh.

 

Anggapan tersebut menyebabkan orang-orang berkesimpulan bahwa ketika mereka mengonsumsi makanan berlemak maka akan sulit untuk menurunkan kadar zat lemak ini dalam darah.

 

Secara teoritis, bila kita sama sekali tidak mengonsumsi makanan dengan kandungan kolesterol apa pun maka kadar zat lemak ini akan berkurang 20 persen.

 

Faktanya, orang-orang dengan kadar kolesterol tinggi yang menghindari makanan berlemak dan mengonsumsi obat statin untuk menurunkan kadar zat lemak ini malah tidak efektif untuk menurunkan kadar lemaknya.

 

Mengapa demikian, ketika kita sama sekali tidak mengonsumsi lemak, maka liver (hati) akan meningkatkan sintesis kolesterol.

 

Jadi, Anda tidak perlu untuk tidak sama sekali mengonsumsi makanan berlemak tapi harus membatasinya.

 

Bila kadar kolesterol Anda 50% di atas normal maka membatasi konsumsi lemak saja tidak cukup.

 

Anda harus mengonsumsi obat yang tepat untuk menurunkan kadar lemak dalam pembuluh darah Anda.

 

Lalu, bagaimana seharusnya pengukuran nilai normal kolesterol dilakukan?

 

Pengukuran Kadar Kolesterol

pemeriksaan kadar kolesterol darah
pemeriksaan kadar kolesterol darah | sumber: pixabay.com

Jika, seorang dokter ingin mengetahui nilai zat lemak ini pada pembuluh darah Anda maka seorang dokter meminta Anda untuk menjalani pemeriksaan “profil lipid”.

Pemeriksaan Profil Lipid ini mencakup pemeriksaan 4 golongan lipid utama yang ada pada pembuluh darah yaitu:

  1. kolesterol total
  2. Kolesterol jahat (kolesterol LDL)
  3. Kolesterol baik (kolesterol HDL)
  4. Trigliserida

 

Banyak pasien yang menjalani pemeriksaan hanya dilakukan salah satu pemeriksaan saja dari 4 pemeriksaan di atas.

 

“HANYA PEMERIKSAAN KOLESTEROL TOTAL”

 

Padahal, di antara 4 lipid di atas KOLESTEROL TOTAL adalah yang “PALING TIDAK PENTING”.

 

Ketika dokter melakukan prediksi risiko penyakit jantung, nilai LDL adalah yang paling penting.

 

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara kadar LDL tinggi dengan terjadinya penyakit jantung.

 

Sebaliknya, Kadar HDL yang tinggi menurunkan risiko kejadian penyakit jantung.

 

Karena kedua jenis lipoprotein ini memiliki efek yang saling bertolak belakang terhadap risiko penyakit jantung, nilai kolesterol total menjadi tidak penting jika dilibatkan dalam prediktor penyakit jantung.

 

Contoh sederhana, katakanlah ada seorang wanita sehat dengan kadar HDL yang sangat tinggi (85 mg/dL) dan kadar LDL yang normal (125 mg/dL). Meskipun, pemeriksaan Kolesterol Totalnya menunjukkan nilai tinggi (> 200 mg/dL) hal ini terjadi karena kadar HDL nya yang sangat tinggi.

Hal inilah yang menyebabkan pemeriksaan kolesterol total menjadi “PALING TIDAK PENTING”.

 

Lalu berapa kadar normal untuk masing-masing pemeriksaan di atas?

 

Kadar Normal Pemeriksaan Profil Lipid

 

Berapa kadar normal untuk kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida?

 

Pedoman terbaru menunjukkan bahwa kadar kolesterol normal harus di bawah 200 mg/dL.

 

HDL harus > 40 mg/dl untuk pria dan > 45 mg/dL untuk wanita, LDL harus < 130 mg/dL dan trigliserida < 150 mg.

 

Lalu, bila kadar profil lipid Anda ada yang tidak normal, kapan Anda harus minum obat?

 

Langkah-Langkah Menurunkan Kolesterol

Sebelum membahas langkah menurunkan kolesterol darah maka kita harus memahami terlebih dahulu klasifikasi kadar kolesterol yang dinyatakan tinggi.

 

Seseorang dapat dinyatakan memiliki kadar kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia apabila:

  • Kadar kolesterol total 200-239 mg/dL adalah borderline tinggi dan ≥ 240 mg/dL adalah tinggi
  • Kadar LDL 100-129 mg/dL adalah di atas optimal, 130-159 mg/dL adalah borderline tinggi, 160-189 mg/dL adalah dipertimbangkan tinggi dan ≥ 190 mg/dL dipertimbangkan sangat tinggi.

 

Klasifikasi di atas didasarkan pada publikasi dari National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) guideline on high blood cholesterol in adults (National Cholesterol Education Program Adult Treatment Panel III) yang versi lengkapnya bisa Anda lihat di tautan ini:

https://www.ahajournals.org/doi/full/10.1161/01.CIR.0000133317.49796.0E?url_ver=Z39.88-2003&rfr_id=ori:rid:crossref.org&rfr_dat=cr_pub%3dpubmed

 

Yang harus kita garis bawahi, pedoman saat ini menekankan kadar low-density lipoprotein (LDL) dan fokus pada pengobatan untuk pasien yang berisiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung dan pembuluh darah yang akan memperoleh manfaat dari pengobatan.

 

Anda harus menurunkan kadar kolesterol Anda bila kadar kolesterol Anda melebihi target di atas dengan catatan bahwa obat penurun kolesterol hanya diberikan pada orang yang memiliki risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

 

Diet untuk Menurunkan Kolesterol

Terdapat beberapa organisasi kedokteran yang memberikan rekomendasi terkait dengan pengaturan makanan apa saja yang harus dikonsumsi terutama pada orang dengan kadar kolesterol jahat yang tinggi.

 

Rekomendasi tersebut antara lain:

 

Rekomendasi diet American College of Cardiology/American Heart Association (ACC / AHA)

Rekomendasi untuk orang dewasa yang akan mendapat manfaat dari penurunan kadar LDL-C

  • mengurangi persen kalori dari lemak jenuh untuk mencapai target 5%-6% dari total kalori harian (ACC / AHA Kelas I, Level A)
  • mengurangi persen kalori dari lemak trans (ACC / AHA Kelas I, Level A)
  • pola diet untuk pasien yang akan mendapat manfaat dari penurunan kadar LDL (ACC / AHA Kelas I, Level A) adalah:
    • menekankan asupan sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian termasuk produk susu rendah lemak, unggas, ikan, kacang-kacangan, minyak sayur nontropis, dan kacang-kacangan
    • membatasi asupan permen, minuman manis, dan daging merah
    • Diet disesuaikan dengan kebutuhan kalori, preferensi makanan pribadi (makanan favorit) dan budaya makan, dan terapi nutrisi untuk kondisi medis lainnya (termasuk diabetes mellitus)
    • dapat dicapai dengan mengikuti rencana-rencana seperti pola diet Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) atau Diet American American Association (AHA)

 

Rekomendasi Diet European Society of Cardiology/European Atherosclerosis Society (ESC/EAS)

 

ESC/EAS merekomendasikan langkah-langkah diet dan pilihan makanan sehat untuk mengelola risiko penyakit jantung dan pembuluh darah meliputi:

  • menyesuaikan asupan energi untuk mencegah kelebihan berat badan dan obesitas serta mengonsumsi berbagai jenis makanan
  • konsumsi buah, sayuran, kacang-kacangan, legume, dan ikan (terutama minyak ikan)
  • rekomendasi asupan lemak
    • total lemak < 35% kebutuhan kalori harian
    • lemak jenuh <7% kebutuhan kalori harian
    • lemak trans <1% kebutuhan kalori harian
    • kolesterol dari makanan < 300 mg/hari
  • kurangi konsumsi garam hingga < 5 gram/hari
  • kurangi asupan minuman atau makanan dengan gula tambahan

 

Rekomendasi Diet National Institute for Clinical Excellence (NICE)

NICE merekomendasikan diet pada orang-orang dengan risiko tinggi atau orang dengan penyakit kardiovaskular.

 

Rekomendasi diet kardioprotektif ini antara lain:

  • total asupan lemak ≤ 30%, lemak jenuh ≤ 7%, dan kolesterol makanan <300 mg/hari
  • ganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda
  • gunakan minyak zaitun
  • pilih varietas gandum dari makanan bertepung
  • mengurangi asupan gula dan produk makanan yang mengandung gula olahan termasuk fruktosa
  • konsumsi ≥ 5 porsi buah dan sayuran per hari
  • konsumsi ≥ 2 porsi ikan per minggu, termasuk ikan berminyak. Jika hamil, batasi ikan berminyak hingga ≤ 2 porsi per minggu dan hindari ikan marlin, hiu dan swordfish
  • konsumsi ≥ 4 hingga 5 porsi kacang tanpa biji, biji dan polong-polongan per minggu
  • Pertahankan berat badan normal atau ideal

 

Aktivitas Fisik Untuk Menurunkan Kolesterol

American College of Cardiology / American Heart Association (ACC / AHA) merekomendasikan orang dewasa untuk melakukan aktivitas fisik aerobik agar kadar lipoprotein densitas rendah menurun dan kadar lipoprotein densitas tinggi meningkat (ACC / AHA Class IIa, Level A).

 

Aktivitas fisik tersebut dilakukan dalam:

  • 3 atau 4 sesi aktivitas fisik / minggu
  • durasi rata-rata 40 menit / sesi
  • aktivitas harus intensitas sedang hingga kuat

 

Sedangkan European Society of Cardiology / European Atherosclerosis Society (ESC / EAS) merekomendasikan aktivitas fisik selama ≥ 30 menit / hari setiap hari.

 

Bila dengan aktivitas fisik dan pengaturan diet ini kadar LDL Anda tidak juga turun maka Anda memerlukan obat untuk menurunkan kadar lemak jahat pada pembuluh darah Anda.

 

Rekomendasi Obat Kolesterol (Statin)

ACC/AHA, ESC/EAS, dan NICE memiliki rekomendasi pengobatan dan ambang batas yang berbeda untuk risiko penyakit kardiovaskular 10 tahun (menggunakan persamaan yang berbeda) ketika terapi statin harus diberikan pada pasien dengan kadar LDL berlebih.

 

Rekomendasi ACC/AHA tentang terapi statin

  • Di semua individu di segala usia, penting menekankan gaya hidup sehat jantung, yang berarti diet dan olahraga yang tepat, untuk mengurangi risiko mengembangkan penyakit arterosklerotik harus disarankan.
  • Individu termasuk dalam kelompok dengan risiko penyakit arterosklerotik yang berbeda atau kambuhnya penyakit arterosklerotik dan rekomendasinya disusun sesuai dengan kelompok risiko ini.
  • Pencegahan penyakit arterosklerotik sekunder: Pasien yang sudah memiliki penyakit arterosklerotik berdasarkan telah memiliki suatu kejadian atau diagnosis yang ditetapkan (MI, angina, peristiwa serebrovaskular atau stroke, atau penyakit pembuluh darah perifer) termasuk dalam kategori pencegahan sekunder:
  • Pasien berusia 75 tahun dan lebih muda dengan penyakit arterosklerotik klinis: Terapi statin intensitas tinggi harus dimulai dengan tujuan untuk mengurangi kadar LDL sebesar 50%. Pada pasien yang mengalami efek samping terkait statin, statin intensitas sedang harus dimulai dengan tujuan untuk mengurangi LDL sebesar 30%-49%.
  • Pada pasien yang sangat berisiko tinggi dengan LDL di atas 70 mg / dL pada terapi statin yang ditoleransi secara maksimal, masuk akal untuk mempertimbangkan penggunaan agen penurun kolesterol nonstatin dengan tujuan LDL di bawah 70 mg / dL.
  • Untuk pasien yang berusia lebih dari 75 tahun dengan penyakit arterosklerotik yang jelas, masuk akal untuk melanjutkan terapi statin intensitas tinggi jika pasien mentolerir pengobatan.

 

Hiperkolesterolemia berat

  • Pasien dengan LDL di atas 190 mg / dL tidak perlu memperhitungkan skor risiko 10 tahun. Orang-orang ini harus menerima terapi statin yang dapat ditoleransi secara maksimal.
  • Jika pasien tidak dapat mencapai 50% pengurangan LDL dan/atau memiliki level LDL100 mg/dL, penambahan terapi ezetimibe dapat dipertimbangkan.
  • Jika LDL masih lebih besar dari 100mg/dL pada statin plus ezetimibe, penambahan inhibitor PCSK9 dapat dipertimbangkan. Harus diakui bahwa penambahan PCSK9 dalam keadaan ini diklasifikasikan sebagai rekomendasi yang lemah.

 

Diabetes mellitus pada orang dewasa

  • Pasien berusia 40-75 tahun dengan diabetes, terlepas dari risiko penyakit aterosklerotik 10-tahun, harus diresepkan statin intensitas sedang (rekomendasi kuat).
  • Pada orang dewasa dengan diabetes mellitus dan beberapa faktor risiko penyakit aterosklerotik, Pertimbangkan untuk meresepkan terapi statin intensitas tinggi dengan tujuan untuk mengurangi LDL lebih dari 50%.
  • Pada orang dewasa dengan diabetes mellitus dan risiko penyakit aterosklerotik 10 tahun 20% atau lebih tinggi, mungkin pertimbangkan untuk menambahkan ezetimibe pada terapi statin yang ditoleransi secara maksimal untuk mengurangi kadar LDL sebesar 50% atau lebih.
  • Pada pasien berusia 20-39 tahun dengan diabetes yang berdurasi lama (setidaknya 10 tahun, diabetes mellitus tipe 2; setidaknya 20 tahun, diabetes mellitus tipe 1), atau dengan kerusakan organ akhir termasuk albuminuria, insufisiensi ginjal kronis, retinopati, neuropati, atau indeks pergelangan kaki-brakialis di bawah 0,9, pertimbangkan untuk memulai terapi statin (rekomendasi lemah).

 

Kesimpulan

Ilmu tentang kolesterol dalam tubuh kita sangat kompleks.

 

Peneliti telah memberikan kita pemahaman terkait mekanisme lemak apa yang berpengaruh terhadap penyakit jantung, perkembangan pengobatan yang lebih baik dan lebih terfokus.

 

Saat ini, kita harus memiliki informasi yang cukup untuk menjaga kesehatan jantung kita dari pengaruh buruk kolesterol jahat.

 

Pastikan kita tahu berapa kadar LDL, HDL, dan trigliserida kita. Bukan hanya kadar kolesterol total.

 

Ingat, liver atau hati kita memproduksi 80% dari total kolesterol dalam tubuh kita dan hanya 20% yang berasal dari makanan.

 

Jadi, cukup hindari dan kurangi konsumsi kolesterol harian dan lemak trans. Jangan menyiksa diri kita dengan tidak sama sekali mengonsumsi makanan favorit kita hanya karena kolesterol total tinggi.

 

Kolesterol LDL (lemak jahat) adalah target pengobatan yang paling utama dan kadar HDL (lemak baik) harus dapat kita tingkatkan.

 

Referensi

Klik di Sini
  1. Skolnik, Neil, and Gregory Palko. “AHA/ACC updates blood cholesterol management advice.” Family Practice News, Feb. 2019, p. 16. Health & Wellness Resource Center, http://link.galegroup.com/apps/doc/A579994686/HWRC?u=stanhosp_main&sid=HWRC&xid=dd8dcc2b . Accessed 28 Apr. 2019.
  2. Grundy SM et al. 2018 AHA/ACC/AACVPR/AAPA/ABC/ACPM/ADA/AGS/APhA/ASPC/NLA/PCNA Guideline on the management of blood cholesterol: Executive Summary: A report of the American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Clinical Practice Guidelines. Circulation. 2018 Nov 10.
  3. National Institute for Health and Care Excellence (NICE). Lipid modification: cardiovascular risk assessment and the modification of blood lipids for the primary and secondary prevention of cardiovascular disease. NICE 2014 Jul:CG181PDF, summary can be found in BMJ 2014 Jul 17;349:g4356
  4. Stone NJ, Robinson J, Lichtenstein AH, et al. 2013 ACC/AHA Guideline on the Treatment of Blood Cholesterol to Reduce Atherosclerotic Cardiovascular Risk in Adults: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Practice Guidelines.  2014 Jun 24;129(25 Suppl 2):S1-45or in J Am Coll Cardiol 2014 Jul 1;63(25 Pt B):2889 PDF (correction can be found in J Am Coll Cardiol 2014 Jul 1;63(25 Pt B):3024), commentary can be found in J Am Coll Cardiol 2014 Jun 3;63(21):2300
  5. Goff DC Jr, Lloyd-Jones DM, Bennett G, et al. 2013 ACC/AHA Guideline on the Assessment of Cardiovascular Risk: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Practice Guidelines.  2014 Jun 24;129(25 Suppl 2):S49-73or in J Am Coll Cardiol 2014 Jul 1;63(25 Pt B):2935 full-text (correction can be found in J Am Coll Cardiol 2014 Jul 1;63(25 Pt B):3026), commentary can be found in Mayo Clin Proc 2014 Jun;89(6):722
  6. Eckel RH, Jakicic JM, Ard JD, et al. 2013 AHA/ACC Guideline on Lifestyle Management to Reduce Cardiovascular Risk: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Practice Guidelines.  2014 Jun 24;129(25 Suppl 2):S76-99or in J Am Coll Cardiol 2014 Jul 1;63(25 Pt B):2960 PDF
  7. European Association for Cardiovascular Prevention & Rehabilitation, Reiner Z, Catapano AL, De Backer G, et al; ESC Committee for Practice Guidelines (CPG) 2008-2010 and 2010-2012 Committees. ESC/EAS Guidelines for the management of dyslipidaemias: the Task Force for the management of dyslipidaemias of the European Society of Cardiology (ESC) and the European Atherosclerosis Society (EAS). Eur Heart J. 2011 Jul;32(14):1769-818
  8. Laberge, Monique, PhD. “Dietary Cholesterol.” The Gale Encyclopedia of Diets, edited by Deirdre S. Hiam, 3rd ed., vol. 1, Gale, 2019, pp. 347-350. Health & Wellness Resource Center, http://link.galegroup.com/apps/doc/CX2491000093/HWRC?u=stanhosp_main&sid=HWRC&xid=b50d5970 . Accessed 28 Apr. 2019.
Featured Image pertolongan pertama

Pertolongan Pertama: Semua Bisa Jadi Penyelamat

Pertolongan pertama adalah bantuan atau perawatan awal yang diberikan kepada seseorang yang terluka atau sakit. Orang yang memberikan bantuan ini disebut sebagai penolong pertama atau awal.

 

Artikel ini akan memberikan gambaran kepada Anda terkait langkah-langkah untuk menjadi penolong pertama.

 

Termasuk gambaran persiapan secara psikologis dan emosional.

 

Artikel ini juga memberikan saran praktis tentang apa yang harus dan tidak seharusnya Anda lakukan dalam keadaan darurat.

 

Apa yang dimaksud dengan penolong pertama?

ilustrasi pertolongan pertama
ilustrasi pertolongan pertama (Sumber: Pixabay.com)

Pertolongan pertama mengacu pada tindakan yang diambil sebagai respons terhadap seseorang yang terluka atau sakit.

 

Penolong pertama adalah orang yang melakukan tindakan ini sambil menjaga agar semua orang yang terlibat tetap aman dan tidak menyebabkan bahaya lebih lanjut saat melakukannya.

 

Anda harus mengambil tindakan yang paling menguntungkan korban.

 

Selalu perhitungkan keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman Anda sendiri.

 

Salah satu aturan utama pertolongan pertama adalah memastikan bahwa area di sekitar korban aman bagi Anda sebelum Anda mendekati korban.

 

Jangan mencoba untuk menjadi pahlawan dalam situasi berbahaya.

 

Jika Anda menempatkan diri Anda dalam risiko bahaya, Anda tidak mungkin dapat membantu orang lain.

 

Anda malah bisa menjadi korban berikutnya.

 

Jika tidak aman, jangan mendekati korban, tetapi hubungi bantuan gawat darurat atau cari pertolongan.

 

 

Prioritas Pertolongan Pertama

ilustrasi resusitasi jantung paru
ilustrasi resusitasi jantung paru (Sumber: Pixabay.com)

Penolong pertama memiliki beberapa prioritas terkait hal-hal yang harus dilakukan ketika akan memberikan bantuan.

 

Prioritas tersebut antara lain:

  • Menilai suatu situasi dengan cepat dan tenang.
  • Lindungi diri Anda dan korban dari bahaya – jangan pernah menempatkan diri Anda dalam risiko
  • Cegah infeksi silang antara Anda dan korban sejauh mungkin
  • Menghibur dan meyakinkan korban setiap saat.
  • Nilai korban: identifikasi, sejauh yang Anda bisa, cedera atau sifat penyakit yang memengaruhi korban
  • Berikan pengobatan dini, dan obati korban dengan kondisi paling serius (mengancam jiwa) terlebih dahulu.
  • Mengatur bantuan yang tepat: hubungi bantuan darurat jika Anda mencurigai adanya cedera atau penyakit serius; membawa atau mengirim korban ke rumah sakit; mencari bantuan medis, atau membawanya pulang.
  • Tetap dengan korban sampai perawatan yang tepat tersedia.

 

 

Mempersiapkan Diri Menjadi Penolong Pertama

penolong pertama
penolong pertama (Sumber: Pixabay.com)

Ketika menanggapi keadaan darurat, penting untuk mengenali kebutuhan emosional dan fisik semua yang terlibat, termasuk kebutuhan Anda sendiri.

 

Anda harus menjaga kesehatan psikologis Anda sendiri dan dapat mengidentifikasi stres jika hal tersebut datang saat Anda melihat seseorang yang membutuhkan bantuan.

 

 

Respons yang tenang dan penuh perhatian dari Anda yang memfasilitasi kepercayaan dan rasa hormat dari orang-orang di sekitar Anda adalah dasar bagi Anda untuk dapat memberikan atau menerima informasi dari seorang korban atau saksi secara efektif.

 

Tindakan ini termasuk menyadari, dan mengelola reaksi Anda, sehingga Anda dapat fokus pada korban dan membuat penilaian.

 

Dengan berbicara kepada seorang korban dengan cara yang baik hati, penuh perhatian, lembut tetapi tegas, Anda akan menginspirasi kepercayaan diri dalam tindakan Anda.

 

Sikap ini akan menghasilkan kepercayaan antara Anda dan para korban.

 

Tanpa rasa percaya diri ini, korban mungkin tidak dapat memberi tahu Anda tentang peristiwa penting, cedera, atau gejala, dan korban mungkin tetap dalam keadaan sangat tertekan.

 

Langkah-langkah kunci untuk menjadi penolong pertama yang efektif adalah:

  • Tetap tenang
  • Waspadai risiko (untuk diri sendiri dan orang lain)
  • Bangun dan pertahankan kepercayaan (dari korban dan orang yang ada di sekitarnya)
  • Berikan perawatan dini, perawatan yang paling serius (mengancam jiwa) syarat terlebih dahulu
  • Hubungi bantuan yang sesuai
  • Ingat kebutuhan Anda sendiri

 

Tetap Tenang Ketika Menjadi Penolong Pertama

korban yang butuh pertolongan pertama
korban yang butuh pertolongan pertama (Sumber: Pixabay.com)

Penting untuk bersikap tenang ketika Anda memberikan pertolongan pertama.

 

Pertimbangkan situasi apa yang mungkin menantang Anda, dan bagaimana Anda akan menghadapinya.

 

Untuk menyampaikan kepercayaan kepada orang lain dan mendorong mereka untuk mempercayai Anda, Anda perlu mengendalikan emosi dan reaksi Anda.

 

Orang sering takut akan hal yang tidak diketahui.

 

Menjadi lebih terbiasa dengan prioritas pertolongan pertama dan teknik-teknik pertolongan pertama dapat membantu Anda merasa lebih nyaman.

 

Dengan mengidentifikasi ketakutan Anda sebelumnya, Anda dapat mengambil langkah untuk mengatasinya.

 

Cari tahu sebanyak mungkin, misalnya, dengan menyelesaikan program pembelajaran pertolongan pertama dengan salah satu Lembaga pelatihan.

 

Untuk jaminan tambahan, bicarakan dengan orang lain tentang bagaimana mereka menghadapi situasi yang sama atau bicarakan ketakutan Anda dengan orang yang Anda percayai.

 

Penolong Pertama Harus Bisa Mengontrol Diri

alat dan bahan pertolongan pertama
alat dan bahan pertolongan pertama (Sumber: Pixabay.com)

Dalam situasi darurat, tubuh merespons dengan melepaskan hormon yang dapat menyebabkan respons “melawan, melarikan diri, atau membeku”.

 

Ketika ini terjadi, jantung Anda berdetak lebih cepat, pernapasan Anda lebih cepat dan Anda mungkin lebih banyak berkeringat.

 

Anda mungkin juga merasa lebih waspada, ingin melarikan diri atau merasa terpaku di tempat.

 

Jika Anda merasa kewalahan dan sedikit panik, Anda mungkin merasa tertekan untuk melakukan sesuatu sebelum Anda jelas tentang apa yang dibutuhkan.

 

Berhentilah sejenak dan ambil nafas yang dalam.

 

Pertimbangkan siapa lagi yang mungkin membantu Anda merasa lebih tenang, dan ingatkan diri Anda tentang prioritas pertolongan pertama (berlawanan).

 

Jika Anda masih merasa kewalahan, tarik napas lagi dan katakan pada diri sendiri “lebih tenang” sebagai isyarat.

 

Ketika Anda tenang, Anda akan dapat berpikir lebih jernih dan merencanakan respons Anda.

 

Pikiran yang Anda miliki terkait dengan cara Anda berperilaku dan perasaan Anda.

 

Jika Anda berpikir bahwa Anda tidak dapat mengatasinya, Anda akan lebih sulit menentukan apa yang harus dilakukan dan akan merasa lebih cemas: lebih siap untuk bertarung, melarikan diri atau terpaku.

 

Jika Anda tahu cara menenangkan diri, Anda akan lebih mampu mengatasi kecemasan Anda dan membantu korban.

 

Memberikan Pertolongan Pertama

Terdapat beberapa langkah-langkah dalam memberikan pertolongan pertama. Langkah-langkah tersebut antara lain:

  1. Membangun kepercayaan awal dengan korban
  2. Mengatasi korban yang menolak pertolongan pertama
  3. Memberikan pertolongan pertama
  4. Mendapatkan bantuan dari orang lain
  5. Membuat catatan

 

Membangun kepercayaan awal pada pertolongan pertama

Gunakan mata dan telinga Anda untuk mengetahui bagaimana respons seorang korban.

 

Dengarkan dengan menunjukkan keterampilan mendengarkan verbal dan non-verbal.

 

  • Lakukan kontak mata, tetapi lihatlah sekarang dan kemudian agar tidak menatap.
  • Gunakan suara yang tenang dan percaya diri yang cukup keras untuk didengar tetapi jangan berteriak.
  • Jangan berbicara terlalu cepat.
  • Buat instruksi sederhana: gunakan kalimat pendek dan kata-kata sederhana.
  • Gunakan anggukan dan “mmm” untuk menunjukkan bahwa Anda mendengarkan ketika korban berbicara.
  • Periksa apakah korban mengerti maksud Anda – minta untuk memastikan.
  • Gunakan gerakan dan gerakan tangan yang sederhana.
  • Jangan menyela korban, tetapi selalu mengakui apa yang dikatakan kepada Anda; misalnya, dengan merangkum apa yang dikatakan korban untuk menunjukkan bahwa Anda mengerti

 

Semoga tips-tips seputar bagaimana seorang penolong pertama bersikap di atas dapat membantu Anda untuk menyelamatkan lebih banyak orang yang membutuhkan pertolongan.

 

Referensi
  1. John F. 2018. The Complete First Aid Pocket Guide: Step-by-Step Treatment for All Your Medical Emergency. New York: Adams Media
  2. Dunne J et al. 2016. First Aid Manual. Revised 10th edition. London: Dorling Kindersley
Featured Image Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar

Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar

Kulit kita berperan untuk melindungi dan menjaga suhu tubuh tetap normal. Kulit kita dapat rusak karena terpapar dengan api, cairan panas, atau zat kaustik. Pada artikel ini kami menjabarkan langkah-langkah pertolongan pertama pada luka bakar.

pertolongan pertama pada luka bakar
pertolongan pertama pada luka bakar | I, Jkl-foto [CC BY-SA 3.0], via Wikimedia Commons
Artikel ini berisi saran tentang cara penilaian luka bakar baik ringan maupun berat.

 

Penilaian luka bakar sebagai langkah awal pertolongan pertama pada luka bakar

Ketika kulit rusak karena terbakar, kulit tidak dapat berfungsi secara efektif sebagai penghalang alami terhadap infeksi.

 

Selain itu, cairan tubuh dapat berkurang karena pembuluh darah kecil di kulit membocorkan cairan jaringan (serum).

 

Cairan ini terkumpul di bawah kulit yang menyebabkan kemunculan lecet. Cairan ini juga dapat keluar melalui permukaan kulit.

 

Pada luka bakar juga mungkin ditemukan cedera terkait, kehilangan cairan yang signifikan, dan infeksi dapat terjadi kemudian.

 

Apa yang harus dinilai?

Sangat penting untuk mempertimbangkan keadaan di mana luka bakar terjadi. apakah jalan nafas kemungkinan akan terpengaruh; dan tingkat, lokasi, serta kedalaman luka bakar.

 

Ada banyak kemungkinan penyebab luka bakar (lihat tabel di bawah).

 

Dengan menetapkan penyebab luka bakar, Anda mungkin dapat mengidentifikasi potensi masalah lain yang dapat terjadi.

 

Sebagai contoh, api di ruang tertutup kemungkinan telah menghasilkan gas karbon monoksida beracun, atau asap beracun lainnya mungkin telah dilepaskan jika bahan bakar lainnya terlibat.

 

Jika jalan nafas korban telah terpengaruh, ia mungkin mengalami kesulitan bernafas dan akan membutuhkan perhatian medis segera di rumah sakit.

 

Tabel Kemungkinan Penyebab Luka Bakar

Jenis Luka BakarPenyebab
Luka bakar keringApi

Kontak dengan benda-benda panas, seperti peralatan rumah tangga atau rokok

MelepuhUap panas

Cairan panas, seperti teh dan kopi, atau minyak panas

Luka bakar listrikArus tegangan rendah, seperti yang digunakan oleh peralatan rumah tangga

Arus tegangan tinggi, seperti yang dihantarkan oleh kabel listrik atau kabel bawah tanah

Sambaran petir

Luka bakar radiasiSinar matahari

Paparan sinar ultraviolet yang berlebihan dari sinar matahari

Paparan sumber radioaktif, seperti sinar-X

Luka bakar kimiaBahan kimia industri, termasuk asap yang dihirup dan gas korosif

Bahan kimia dan agen rumah tangga, seperti cat stripper, soda kaustik, pembunuh gulma, pemutih, pembersih oven, atau asam kuat atau bahan kimia alkali lainnya

 

 

Luasnya luka bakar juga akan menunjukkan apakah syok cenderung berkembang.

Menghitung luas luka bakar
Menghitung luas luka bakar | U.S. Department of Health and Human Services [Public domain], via Wikimedia Commons
Syok adalah kondisi yang mengancam jiwa dan terjadi setiap kali ada kehilangan cairan tubuh yang serius.

 

Pada luka bakar yang menutupi sebagian besar tubuh, kehilangan cairan akan signifikan dan risiko syok tinggi.

 

Jika luka bakar ada pada tungkai, cairan mungkin terkumpul di jaringan di sekitarnya, menyebabkan pembengkakan dan nyeri.

 

Penumpukan cairan ini sangat serius jika ekstremitasnya menyempit, misalnya oleh pakaian atau alas kaki.

 

Luka bakar memungkinkan kuman masuk ke kulit dan karena itu membawa risiko infeksi yang serius.

 

Kedalaman Luka Bakar

derajat luka bakar
derajat luka bakar | BruceBlaus [CC BY-SA 4.0], via Wikimedia Commons
Luka bakar diklasifikasikan menurut kedalaman kerusakan kulit. Ada tiga kedalaman: superfisial (dangkal), parsial, dan penuh.

kulit normal
kulit normal

Korban mungkin menderita satu atau lebih kedalaman terbakar dalam satu insiden.

 

Luka bakar superfisial

luka bakar superfisial
luka bakar superfisial

Luka bakar yang dangkal hanya melibatkan lapisan kulit terluar, epidermis.

 

Biasanya sembuh dengan baik jika pertolongan pertama pada luka bakar diberikan segera dan jika lepuh tidak terbentuk.

 

Sunburn atau terbakar matahari adalah salah satu jenis luka bakar dangkal yang paling umum.

 

Penyebab lainnya termasuk insiden domestik kecil.

 

Luka bakar parsial

luka bakar parsial
luka bakar parsial

Luka bakar dengan kedalaman parsial sangat menyakitkan.

 

Pada kondisi ini, luka bakar merusak epidermis dan menyebabkan kulit menjadi merah dan melepuh.

 

Kondisi ini biasanya sembuh dengan baik, tetapi jika mereka mempengaruhi lebih dari 20 persen tubuh pada orang dewasa dan 10 persen pada anak, luka bakar parsial bisa mengancam jiwa.

 

Luka bakar ketebalan penuh

luka bakar dalam
luka bakar dalam

Pada luka bakar ketebalan penuh (dalam), sensasi nyeri hilang, yang menutupi tingkat keparahan cedera.

 

Kulit mungkin terlihat seperti lilin, pucat, atau gosong dan membutuhkan perhatian medis segera.

 

Pada luka bakar ketebalan penuh juga memiliki kemungkinan ada area luka bakar parsial dan superfisial di sekitarnya.

 

Luka Bakar Yang Membutuhkan Perawatan Medis

kulit melepuh pad a luka bakar
kulit melepuh pada luka bakar | volty [Public domain], via Wikimedia Commons
Jika korbannya adalah anak-anak, korban harus segera mendapatkan perawatan medis atau bawa anak ke rumah sakit.

 

Perawatan medis harus diberikan berapa pun kecilnya luka bakar yang muncul pada anak.

 

Untuk orang dewasa, perawatan medis diberikan untuk luka bakar serius. Luka bakar tersebut termasuk:

  1. Semua luka bakar parsial lebih besar dari 10 persen dari total luas permukaan tubuh
  2. Semua luka bakar yang melibatkan wajah, tangan, kaki, alat kelamin dan area genital, atau persendian utama
  3. Semua luka bakar ketebalan penuh
  4. Luka bakar listrik, termasuk tersambar petir
  5. Luka bakar bahan kimia
  6. Cedera jalanan napas
  7. Korban dengan gangguan medis yang sudah ada sebelumnya yang dapat mempersulit perawatan
  8. Korban dengan trauma serta luka bakar
  9. Korban yang membutuhkan perawatan sosial, emosional, atau rehabilitasi.

 

Jika Anda tidak yakin tentang tingkat keparahan luka bakar, mintalah bantuan medis segera.

 

Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar Berat dan Melepuh

 

Berhati-hatilah saat merawat luka bakar.

 

Semakin lama pembakaran berlanjut, semakin parah cederanya, dan semakin lama untuk sembuh.

 

Jika korban terluka dalam kebakaran, anggaplah bahwa asap atau udara panas juga memengaruhi pernapasannya.

 

Prioritas Anda adalah mendinginkan luka bakar sesegera mungkin (yang menghentikan proses pembakaran dan mengurangi rasa sakit) dan terus mendinginkan selama setidaknya 10 menit, atau sampai rasa sakitnya hilang.

 

Korban dengan luka bakar parah atau luka bakar luas hampir dipastikan akan menderita syok karena kehilangan cairan dan akan membutuhkan perawatan gawat darurat di rumah sakit.

 

Kemungkinan cedera non-kecelakaan harus selalu dipertimbangkan, tidak peduli berapa usia korban.

 

Simpan catatan akurat tentang apa yang telah terjadi dan perawatan apa pun yang telah Anda berikan.

 

Jika Anda harus melepas atau memotong pakaian, simpanlah potongan pakaian tersebut kalau-kalau ada penyelidikan lebih lanjut.

 

Perhatian

Beberapa hal yang harus menjadi perhatian Anda ketika melakukan pertama pada luka bakar berat antara lain:

  • Jangan lepaskan apa pun yang menempel di luka bakar; Anda dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut dan menyebabkan infeksi pada area yang terbakar.
  • Jangan memecahkan lecet yang mengembung.
  • Jangan memberikan jenis lotion atau salep apa pun ke area yang terbakar. Tindakan ini dapat merusak jaringan dan meningkatkan risiko infeksi.
  • Penggunaan pembalut, semprotan dan gel khusus untuk mendinginkan luka bakar tidak dianjurkan.
  • Jangan menggunakan pembalut perekat atau menempelkan selotip pada kulit; luka bakar mungkin lebih luas daripada yang pertama kali muncul.
  • Jika korban luka bakar mengalami luka bakar di wajahnya, jangan menutupi luka; Anda dapat menyebabkan korban tercekik dan menghalangi jalan napas.
  • Jangan biarkan korban makan atau minum karena dia mungkin memerlukan tindakan pembiusan (anestesi).

 

Kenali

Hal-hal yang harus dipahami dan dikenali ketika melakukan pertolongan pertama pada luka bakar berat adalah:

  • Kemungkinan area luka bakar superfisial, ketebalan parsial dan/atau ketebalan penuh
  • Nyeri
  • Kesulitan bernapas
  • Gejala syok

 

Tujuan Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar Berat

  • Untuk menghentikan proses terbakar sesegera mungkin dan meredakan rasa sakit
  • Untuk mempertahankan jalan napas terbuka
  • Untuk mengobati cedera terkait
  • Untuk meminimalkan risiko infeksi
  • Untuk meminimalkan risiko syok
  • Untuk mengatur pemindahan darurat korban ke rumah sakit
  • Untuk mengumpulkan informasi terkait layanan darurat

 

Apa yang harus dilakukan?

Berikut ini merupakan langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk memberikan pertolongan pertama pada luka bakar berat.

  1. Mulailah mendinginkan cedera sesegera mungkin. Siram luka bakar dengan banyak air dingin, tetapi jangan menunda pemindahan korban ke rumah sakit. Bantu korban untuk duduk atau berbaring. Jika memungkinkan, cobalah untuk mencegah area yang terbakar agar tidak bersentuhan dengan tanah untuk menjaga luka bakar sebersih mungkin.
  2. Panggil bantuan dan hubungi layanan bantuan medis darurat atau ambulance. Jika memungkinkan, mintalah seseorang untuk melakukan tindakan ini sementara Anda terus mendinginkan luka bakar.
  3. Lanjutkan mendinginkan area yang terkena setidaknya 10 menit, atau sampai rasa sakitnya hilang. Perhatikan tanda-tanda kesulitan bernafas. Jangan terlalu mendinginkan korban karena Anda dapat menurunkan suhu tubuh ke tingkat yang berbahaya, menyebabkan hipotermia. Kondisi hipotermia adalah bahaya khusus untuk bayi dan orang tua.
  4. Jangan menyentuh atau mengganggu luka bakar. Lepaskan cincin, arloji, ikat pinggang, sepatu, dan pakaian yang terbakar atau membara dengan lembut sebelum jaringan mulai membengkak. Seorang penolong lainnya dapat melakukan ini saat Anda mendinginkan luka bakar. Jangan lepaskan pakaian apa pun yang menempel di luka bakar.
  5. Ketika luka bakar didinginkan, tutupi area yang terluka dengan plastik warp dapur untuk melindunginya dari infeksi. Buang dua gulungan pertama dari gulungan lalu tempelkan memanjang di atas luka bakar. Kantong plastik bersih dapat digunakan untuk menutupi tangan atau kaki; kencangkan dengan perban atau pita perekat yang diaplikasikan di atas plastik warp, bukan di atas kulit yang rusak. Jika tidak ada film plastik yang tersedia, gunakan pembalut steril, atau improvisasi dengan bahan yang tidak berbulu, seperti perban segitiga (mitela).
  6. Yakinkan korbannya dan lakukan pertolongan pertama untuk syok jika perlu. Catat perincian cedera korban. Pantau dan catat tanda-tanda vitalnya seperti pernapasan, denyut nadi, dan tingkat respons sambil menunggu bantuan datang.

 

Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar Ringan dan Melepuh

Luka bakar ringan dan luka bakar yang dangkal seringkali disebabkan oleh insiden rumah tangga, seperti menyentuh besi panas atau terkena air atau minyak panas.

 

Kebanyakan luka bakar ringan dapat diobati dengan sukses dengan pertolongan pertama dan akan sembuh secara alami.

 

Namun, Anda harus menasihati korban untuk mencari bantuan medis jika Anda melihat keparahan cedera yang berat.

 

Setelah terbakar, kulit melepuh dapat terbentuk.

 

“Gelembung” tipis ini disebabkan oleh cairan jaringan yang bocor ke area yang terbakar tepat di bawah permukaan kulit.

 

Anda tidak boleh membuka kulit yang melepuh yang disebabkan oleh luka bakar karena Anda berisiko memasukkan infeksi ke dalam luka.

 

Perhatian

Beberapa hal yang harus menjadi perhatian Anda ketika melakukan pertama pada luka bakar ringan antara lain:

  • Jangan merusak kulit yang melepuh atau mengganggu area yang terluka.
  • Jangan mengoleskan pembalut perekat atau pita perekat pada kulit; menghapusnya dapat merusak kulit yang rusak.
  • Jangan mengoleskan salep atau krim; mereka dapat merusak jaringan dan meningkatkan risiko infeksi.
  • Penggunaan pembalut, semprotan dan gel khusus untuk mendinginkan luka bakar tidak dianjurkan.
  • Jangan letakkan plester pada lepuh yang disebabkan oleh luka bakar

 

Kenali

Hal-hal yang harus dipahami dan dikenali ketika melakukan pertolongan pertama pada luka bakar ringan adalah:

  • Kulit memerah
  • Nyeri pada area luka bakar
  • Kulit melepuh

 

Tujuan Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar Ringan

  • Untuk menghentikan proses luka bakar
  • Untuk menghilangkan rasa sakit dan bengkak
  • Untuk meminimalkan risiko infeksi

 

Apa yang harus dilakukan?

Berikut ini merupakan langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk memberikan pertolongan pertama pada luka bakar ringan.

  1. Alirkan air dingin ke bagian yang mengalami luka bakar selama setidaknya sepuluh menit atau sampai rasa sakitnya hilang. Jika tidak ada air yang tersedia, cairan dingin, tidak berbahaya, seperti susu atau minuman kaleng, dapat digunakan.
  2. Lepaskan perhiasan, jam tangan, ikat pinggang, atau pakaian yang sempit dengan hati-hati dari area yang terluka sebelum mulai membengkak.
  3. Saat luka bakar telah didinginkan, tutup dengan plastik warp dapur atau letakkan kantong plastik bersih di atas kaki atau tangan. Gunakan plastik warp dapur lebih panjang di atas luka bakar, bukan di sekitar tungkai karena jaringan dapat membengkak. Jika Anda tidak memiliki plastik warp dapur atau kantong plastik, gunakan pembalut steril atau pembalut yang tidak berbulu, dan balut dengan longgar.
  4. Carilah bantuan medis jika korbannya adalah anak-anak, atau jika Anda ragu dengan kondisi korban.

 

Kesimpulan Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar

Demikianlah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk memberikan pertolongan pertama pada luka bakar berat dan ringan.

 

Ingat bahwa tujuan utama pertolongan pertama pada luka bakar adalah untuk menghentikan perjalanan luka bakar, menghilangkan nyeri, dan menghindari infeksi pada kulit, serta mengatasi masalah lainnya seperti syok.

 

Semoga dapat memberikan kepada Anda pemahaman dan informasi tentang apa yang harus Anda lakukan jika bertemu dengan seseorang yang mengalami luka bakar.

 

Referensi
  1. Hospital and prehospital resources for optimal care of patients with burn injury: guidelines for development and operation of burn centers. American Burn Association. J Burn Care Rehabil. 1990 Mar-Apr;11(2):98-104
  2. Barillo DJ, Goode R. Fire fatality study: demographics of fire victims.  1996 Mar;22(2):85-8
  3. Mzezewa S, Jonsson K, Aberg M, Salemark L. A prospective study on the epidemiology of burns in patients admitted to the Harare burn units.  1999 Sep;25(6):499-504
  4. Snell JA, Loh NH, Mahambrey T, Shokrollahi K. Clinical review: the critical care management of the burn patient. Crit Care. 2013 Oct 7;17(5):241full-text
  5. Baud FJ, Borron SW, Megarbane B, et al. Value of lactic acidosis in the assessment of the severity of acute cyanide poisoning. Crit Care Med. 2002 Sep;30(9):2044-50
  6. Sharma RK, Parashar A. Special considerations in paediatric burn patients. Indian J Plast Surg. 2010 Sep;43(Suppl):S43-50full-text
  7. Sargent RL. Management of blisters in the partial-thickness burn: an integrative research review. J Burn Care Res. 2006 Jan-Feb;27(1):66-81
  8. Barajas-Nava LA, López-Alcalde J, Roqué I Figuls M, Solà I, Bonfill Cosp X. Antibiotic prophylaxis for preventing burn wound infection. Cochrane Database Syst Rev. 2013 Jun 6;6:CD008738
  9. Still JM, Law EJ, Belcher K, Thiruvaiyaru D. A regional medical center’s experience with burns of the elderly. J Burn Care Rehabil. 1999 May-Jun;20(3):218-23
  10. American Burn Association. Advanced Burn Life Support (ABLS). Burn Center Referral Criteria. ABLS PDF