polifarmasi

Ginjal Rusak Karena Terlalu Banyak Minum Obat?

“Jangan banyak minum obat, tidak bagus untuk ginjal”. “Tidak bagus minum obat, zat kimianya merusak ginjal. Ganti dengan obat alami atau herbal saja”. Ungkapan-ungkapan tersebut sering sekali disampaikan orang awam yang mempercayai bahwa bila seseorang banyak minum obat maka ginjal orang tersebut akan rusak.

 

Padahal, kondisi-kondisi tertentu seperti seseorang dengan penyakit kronis (gagal jantung, diabetes, hipertensi) akan mengkonsumsi 4 atau lebih jenis obat.

 

Bila orang-orang dengan penyakit kronis ini tidak mengkonsumsi obat tersebut maka penyakitnya akan terus berkembang dan bertambah parah.

 

Begitu pula dengan lanjut usia. Pada umumnya, lansia adalah kelompok yang paling sering terpapar dengan kondisi polifarmasi (konsumsi bersamaan 5 atau lebih jenis obat).

 

Sebagian besar pasien akan percaya dengan ungkapan-ungkapan “menakutkan” di atas dan melakukan beberapa hal terkait dengan kondisi sakitnya seperti:

 

  • Menghentikan konsumsi beberapa atau semua obat
  • Menghentikan konsumsi obat dan menggantinya dengan herbal atau obat alami
  • Tetap melanjutkan konsumsi obat tapi mengurangi frekuensi konsumsinya

 

banyak minum obat

https://pixabay.com

Sedikit sekali pasien dengan polifarmasi ini bertanya kepada dokter yang merawatnya.

 

Sedikit sekali yang menanyakan kepada dokter apakah dengan mengkonsumsi begitu banyak jenis obat akan cenderung membuat ginjal rusak.

 

Artikel ini saya tulis dengan harapan membuka pikiran kita terkait dengan isu apakah benar ginjal dapat rusak karena teralu banyak mengkonsumsi obat? Benarkah demikian? Atau terdapat suatu kondisi lain yang belum kita pahami terkait hubungan antara ginjal dengan obat yang kita konsumsi.

 

Saya akan mulai artikel ini dengan pemahaman terkait fungsi ginjal normal.

 

 

Fungsi Ginjal Yang Sehat

Ginjal merupakan 2 organ berbentuk mirip dengan kacang merah.

 

Kedua organ ini membantu tubuh untuk membuang racun (sisa metabolisme) sebagai urin.

 

Organ ini juga membantu untuk menyaring darah sebelum darah dialirkan kembali ke jantung.

 

Secara sederhana ginjal melakukan beberapa fungsi tubuh penting, yaitu:

 

  • Mempertahankan keseimbangan cairan tubuh
  • Meregulasi dan menyaring berbagai mineral penting (seperti kalsium, kalium, natrium, dan mineral lainnya) dari darah
  • Menyaring racun dari makanan, obat, dan zat beracun yang masuk ke dalam tubuh
  • Menghasilkan hormon yang membantu produksi sel darah merah, mempertahankan kesehatan tubuh, dan mengatur tekanan darah.

 

 

Bila ginjal bermasalah maka terdapat beberapa gejala yang mungkin di alami. Gejala tersebut antara lain:

 

  • Kesulitan tidur
  • Keletihan
  • Tidak mampu untuk berkonsentrasi
  • Kulit kering atau gatal
  • Penurunan atau peningkatan buang air kecil
  • Darah pada urin
  • Urin berbusa
  • Mata bengkak
  • Bengkak pada kaki atau tangan
  • Penurunan nafsu makan
  • Kram pada otot

 

ginjal sehat

sumber: https://pixabay.com

Bila Anda merasakan gejala-gejala ini maka sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter.

 

Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan fungsi ginjal untuk menegakkan diagnosis.

 

Kita harus menggarisbawahi peran ginjal dalam menyaring racun dari obat. Bila ginjal mengalami gangguan maka peran ini juga akan terganggu.

 

Apalagi bila terlalu banyak minum obat.

 

Untuk lebih jelasnya maka kita harus berkenalan dengan sebuah ilmu yang disebut sebagai farmakokinetik obat.

 

 

Farmakokinetik Obat dan Peran Ginjal Sebagai Organ Ekskresi

Farmakokinetik adalah ilmu yang mempelajari tentang perjalanan obat mulai sejak diminum hingga keluar melalui organ ekskresi di tubuh manusia.

konsumsi obat

https://pixabay.com

Sedangkan ekskresi adalah proses pembuangan sisa metabolisme dan benda tidak berguna lainnya.

 

Pada farmakokinetik, zat yang diekresikan adalah sisa metabolisme obat atau zat sisa obat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh.

 

Lalu, apakah seluruh zat ini di buang melalui ginjal?

 

Apakah bila banyak minum obat maka semua zat sisa ini dapat dibuang ginjal?

 

Ya, sebagian besar obat diekskresikan melalui ginjal dan liver (hati). Tapi, tidak semua dari obat yang dikonsumsi diekskresikan oleh ginjal.

 

Sisa obat atau senyawa obat yang tidak dipakai akan dibuang melalui urin atau feses (kotoran) bila dieksresikan melalui ginjal atau liver.

 

Dalam beberapa kasus, obat-obatan juga dapat dikeluarkan dari tubuh melalui paru-paru, air susu ibu, keringat, air mata, kulit, rambut, atau air liur.

 

Hal tersebut dianggap sebagai proses sekunder untuk ekskresi obat.

 

Apa yang terjadi bila fungsi ginjal terganggu.

 

Bila fungsi ginjal terganggu ketika mengkonsumsi obat maka dokter akan melakukan penyesuaian dosis obat tertentu yang sekresi utamanya melalui ginjal.

 

Penyesuain dosis ini dibutuhkan karena ketika kondisi ginjal tidak normal maka akan terjadi beberapa hal terkait dengan gangguan proses eksresi seperti:

 

  • Kegagalan dalam membuang sisa obat atau metabolit turunannya
  • Peningkatan efek samping
  • Penurunan efektivitas obat karena penurunan fungsi ginjal.

 

Penyesuaian dosis ini juga dilakukan bila terlalu banyak minum obat. Obat yang disesuaikan dosisnya adalah obat yang dibuang melalui ginjal saja.

 

Begitu pula bila liver (hati) mengalami gangguan. Maka, obat yang diekskresikan melalui liver harus disesuaikan dosisnya.

 

Jadi, belum tentu ginjal rusak disebabkan karena banyak minum obat.

 

Selain penyesuaian dosis obat, terdapat pula obat-obat yang dapat mempengaruhi atau memperburuk fungsi ginjal.

 

Berikut ini beberapa obat yang dapat mempengaruhi fungsi ginjal.

 

 

Obat-obat yang dapat mempengaruhi fungsi ginjal (waspada bila Anda banyak minum obat ini)

Ginjal memiliki fungsi untuk menyaring sisa obat atau metabolitnya dari darah dan membuangnya melalui urin.

obat bahaya bagi ginjal

sumber: https://pixabay.com

Akan tetapi, terdapat beberapa obat yang memperberat beban ginjal dalam menjalankan fungsinya atau bahkan merusak sel-sel ginjal.

 

Antibiotik

Antibiotik adalah obat-obat yang mempengaruhi ginjal melalui berbagi cara.

 

Sebagai contoh, beberapa kristal dari obat golongan antibiotik tertentu tidak dapat dipecahkan dan dapat menghambat pembentukan serta aliran urin.

 

Beberapa senyawa metabolit lainnya dapat merusak sel ginjal ketika ginjal mencoba untuk menyaring mereka keluar.

 

Pada orang yang alergi terhadap antibiotik, reaksi alergi ini juga dapat menyebabkan gangguan pada ginjal.

 

Seluruh kondisi ini dapat lebih mudah terjadi bila Anda mengkonsumsi antibiotik terlalu lama dan pada dosis yang tidak tepat.

 

Jadi, pastikan bahwa antibiotik yang Anda konsumsi sesuai dengan saran dokter dan jangan mengkonsumsi antibiotik tanpa anjuran dokter.

 

 

Diuretik

Dokter pada umumnya menggunakan obat ini untuk pengobatan darah tinggi dan berbagai gejala pembengkakan pada tubuh.

 

Obat ini membantu tubuh untuk mengeluarkan cairan yang berlebih.

 

Orang yang mengkonsumsi obat ini pada umumnya akan lebih sering buang air kecil.

 

Kondisi ini berisiko mengakibatkan tubuh mengalami dehidrasi dan kondisi ini buruk untuk ginjal.

 

Obat Anti Inflamasi Non Steroid

Beberapa obat dalam golongan ini adalah obat bebas misalnya aspirin atau ibuprofen. Tapi, Anda tidak boleh mengkonsumsinya secara reguler untuk jangka waktu yang lama dengan dosis yang tinggi.

 

Penggunaan obat ini secara tidak rasional akan menyebabkan 5% kasus gagal ginjal kronis setiap tahunnya.

 

 

Inhibitor Pompa Proton (PPI)

obat banyak

sumber: https://pixabay.com

Lansoprazole, omeprazole, pantoprazole, dan esomeprazole merupakan beberapa obat yang termasuk dalam golongan PPI.

 

Mereka sering digunakan dalam pengobatan penyakit asam lambung, penyakit refluks, dan ulkus peptikum.

Obat-obat ini bekerja dengan menghambat produksi asam lambung, tapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jangka panjang obat ini dapat meningkatkan risiko masalah ginjal dan memiliki kemungkinan menyebabkan gagal ginjal.

 

 

Berdasarkan penjabaran di atas, dapat kita simpulkan bahwa:

 

  • Terdapat beberapa golongan obat yang dapat berpengaruh terhadap kerusakan ginjal
  • Kerusakan pada ginjal akan muncul terutama bila obat dikonsumsi secara berlebihan dan dosis tinggi

 

 

 

Lalu, bagaimana agar ginjal tetap sehat?

 

Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan agar ginjal tetap sehat.

 

 

Tips-tips agar ginjal tetap sehat

Ginjal adalah organ penting yang mempengaruhi organ-organ tubuh lainnya termasuk jantung.

 

Beberapa tips berikut dapat Anda lakukan untuk mempertahankan fungsi ginjal tetap sehat.

 

Tips Pertama: Hindari konsumsi garam berlebih

Mengkonsumsi makanan dengan garam berlebih dapat mengakibatkan gangguan keseimbangan mineral dalam darah.

 

Kondisi ini akan membuat beban kerja ginjal lebih berat.

 

Cobalah untuk mengurangi konsumsi makanan asin dan usakan meningkatkan asupan makanan seperti:

 

  • Sayuran dan buah segar
  • Daging
  • Kacang-kacangan

 

 

Tips Kedua: Olahraga teratur

Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko yang mengakibatkan gagal ginjal kronis.

 

Olah raga teratur, bahkan hanya 20 menit per hari dapat membantu untuk menurunkan kadar tekanan darah.

 

Tips Ketiga: Minum yang cukup

Minum air yang cukup dapat membantu ginjal dalam melakukan fungsi pentingnya yaitu membuang racun dari tubuh.

 

Tips Keempat: Kenali faktor risiko

Beberapa hal dapat mengingkatkan risiko penyakit ginjal.

 

Pastikan bahwa Anda melakukan pemeriksaan fungsi ginjal jika kamu:

 

  • Menderita diabetes
  • Menderita obesitas
  • Menderita darah tinggi
  • Memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit ginjal

 

Bila Anda penderita berbagai penyakit di atas maka kemungkinan Anda untuk mengalami gangguan ginjal menjadi lebih besar.

 

Lebih dari 50% pasien yang harus menjalani hemodialisa (cuci darah) setiap tahunnya merupakan pasien diabetes dan hipertensi yang tidak teratur mengkonsumsi obatnya.

 

 

Kesimpulan

Beberapa golongan obat memang dapat mempengaruhi fungsi ginjal dan meningkatkan risiko gagal ginjal.

 

Tapi, kondisi tersebut hanya muncul bila konsumsi obat dilakukan secara tidak rasional (tidak tepat frekuensi dan dosis obat).

 

Konsumsi obat tertentu dalam jangka panjang akan menimbulkan masalah penyakit ginjal kronis.

 

Dokter mengetahui berapa dosis obat yang harus diberikan, dosis obat yang aman untuk ginjal, termasuk melakukan penyesuaian dosis terhadap pasien yang telah mengalami masalah ginjal.

 

Bila saat ini Anda mengkonsumsi banyak obat (polifarmasi) silakan tanyakan kepada dokter yang merawat Anda berapa besar kemungkinan obat yang Anda konsumsi berpengaruh terhadap fungsi ginjal Anda.

 

Tanyakan pula apa yang akan terjadi bila Anda berhenti mengkonsumsi obat tersebut.

 

 

Bila Anda memiliki pertanyaan terkait dengan topik ini silakan sampaikan di kolom komentar.

suplemen vitamin

Benarkah Konsumsi Vitamin C Membantu Penyembuhan Flu?

Common cold (infeksi saluran napas atas) atau lebih sering disebut Flu merupakan infeksi virus yang sering di alami oleh setiap orang. Beberapa orang bahkan mengalaminya lebih dari sekali dalam setahun. Menariknya, konsumsi vitamin C diklaim merupakan pengobatan yang efektif untuk penyembuhan flu. Benarkah demikian?

 

Artikel ini akan menjabarkan bukti ilmiah atas klaim konsumsi vitamin c membantu penyembuhan flu.

 

 

Efek Konsumsi Vitamin C terhadap Flu

Sekitar tahun 1970, penerima penghargaan Nobel, Linus Pauling mempopulerkan teori bahwa vitamin C dapat mengobati flu.

vitamin c

Dia mempublikasikan sebuah buku mengenai pencegahan flu dengan menggunakan vitamin C dosis sangat besar.

 

Pada buku itu disarankan untuk mengkonsumsi 18.000 mg vitamin C per hari.

 

Sebagai perbandingan, kebutuhan harian yang direkomendasikan untuk vitamin C hanya 75 mg untuk wanita dan 90 mg untuk pria.

 

Pada waktu itu, tidak terdapat penelitian yang dapat diandalkan untuk membuktikan bahwa saran pencegahan flu tersebut benar.

 

Tapi, beberapa dekade terakhir, penelitian-penelitian terkontrol acak telah menilai apakah konsumsi vitamin C memiliki efek terhadap flu.

 

Hasil penelitian-penelitian tersebut cukup mengecewakan.

 

Analisis dari 29 penelitian yang melibatkan 11.306 orang menyimpulkan bahwa konsumsi vitamin C sebanyak 200 mg atau lebih tidak mengurangi risiko terkena flu (1).

 

Meskipun demikian, konsumsi vitamin C sebagai suplemen reguler menunjukkan beberapa keuntungan antara lain:

 

  • Menurunkan tingkat keparahan flu
  • Mengurangi durasi flu

 

 

Konsumsi dengan dosis sekitar 1-2 gram cukup untuk mengurangi durasi flu sekitar 18% pada anak-anak (1).

 

Penelitian lainnya menunjukkan bahwa konsumsi 6-8 gram per hari juga efektif pada orang dewasa (2).

Vitamin C juga menunjukkan efek yang lebih kuat pada orang-orang dengan stress fisik tertentu. Pada pelari maraton atau atlet ski, vitamin C mengurangi durasi hari sakit flu hingga setengahnya (1).

 

 

Bagaimana Vitamin C dapat menurunkan keparahan flu?

Vitamin c merupakan antioksidan dan dibutuhkan untuk memproduksi kolagen pada kulit.

konsumsi vitamin c

Kolagen merupakan salah satu protein utama yang melindungi kulit serta berbagai jaringan lainnya yang bersifat fleksibel.

 

Defisiensi vitamin c mengakibatkan kondisi yang dikenal sebagai scurvy, yang bukan lagi menjadi masalah saat ini karena banyak orang mendapatkan asupan vitamin C yang cukup dari makanan.

 

Meskipun demikian, tidak banyak yang mengetahui bahwa vitamin C juga memiliki konsentrasi yang tinggi pada sel imun (sel pembentuk kekebalan tubuh) dan jumlahnya akan menurun selama suatu infeksi (3).

 

Faktanya, defisiensi vitamin C secara signifikan melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko infeksi (4).

 

Untuk alasan ini, mengkonsumsi vitamin C yang cukup selama infeksi merupakan ide yang baik.

 

 

Kesimpulan

Meskipun suplemen vitamin C tidak memiliki efek untuk menyembuhkan Flu. Vitamin C dapat menurunkan derajat keparahan dan durasi hari sakit pada penderita flu.

 

Vitamin C merupakan zat yang penting untuk fungsi sistem kekebalan tubuh. Kadar vitamin C akan menurun ketika infeksi dan akan meningkatkan risiko infeksi.

 

 

Bila Anda memiliki pengalaman menarik seputar konsumsi vitamin C atau pertanyaan terkait dengan vitamin C silakan tuliskan di kolom komentar.

nikotin

Berapa Lama Nikotin Akan Meracuni Tubuh Anda?

Ketika seseorang menggunakan produk tembakau, nikotin akan meracuni tubuh bahkan setelah berhenti merokok. Pemeriksaan kesehatan tertentu dapat mendeteksi kadar nikotin yang meracuni tubuh ini pada darah, air liur (saliva), rambut dan bahkan kuku Anda.

 

Nikotin merupakan senyawa addiktif (penyebab kecanduan) yang banyak ditemukan pada tembakau, rokok, dan vape atau rokok elektrik.

 

Ketika Anda menghisap rokok, tubuh Anda akan menyerap lebih dari 90% nikotin.

 

Bukti nikotin akan meracuni tubuh dalam jangka waktu yang sangat lama bahkan setelah Anda tidak lagi merasakan efek dari nikotin tersebut.

nikotin akan meracuni tubuh

Sumber: https://pixabay.com

Pada artikel ini, kami akan memberikan gambaran berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membuang nikotin, dan bagaimana cara yang dapat dilakukan untuk lebih cepat mengeluarkan nikotin tersebut.

 

 

Berapa lama nikotin akan meracuni tubuh dan berada dalam tubuh?

Dua jam setelah dihisap atau dikonsumsi, nikotin akan dibuang setengahnya. Kondisi ini berarti bahwa waktu paruh nikotin adalah sekitar 2 jam.

 

Waktu paruh yang pendek ini (hanya sekitar 2 jam) berarti bahwa seseorang membutuhkan nikotin berikutnya sebab efek nikotin akan cepat menghilang.

 

Ketika nikotin masuk kedalam tubuh Anda, nikotin akan meracuni tubuh dengan terpecah menjadi 20 jenis senyawa kimia lainnya termasuk:

 

  • Cotine
  • Anabasine
  • Nornicotine

 

Perokok akan membuang senyawa-senyawa kimia tersebut melalui urin.

 

Dokter dapat menggunakan uji nikotin untuk mengukur kadar nikotin dan produk-produk turunannya pada:

 

  • Urin
  • Darah
  • Air liur
  • Rambut
  • Kuku

 

Berdasarkan American Association for Clinical Chemistry dibutuhkan sekitar 2 minggu hingga kadar cotinine dalam darah seorang perokok sama dengan bukan perokok.

orang merokok

Sumber: https://pixabay.com

Dibutuhkan waktu yang lebih lama hingga beberapa minggu hingga kadar nikotin pada urin menjadi sangat rendah.

 

Bukti nikotin masih akan berada pada rambut dalam jangka waktu yang cukup lama.

 

 

Meskipun sangat jarang seseorang diminta untuk melakukan uji nikotin terhadap rambut kecuali mereka terlibat pada suatu penelitian tertentu.

 

Semakin lama seseorang merokok dan semakin tinggi frekuensi merokok, maka semakin lama pula waktu yang dibutuhkan nikotin untuk keluar dari tubuh.

 

Durasi nikotin akan meracuni tubuh berbeda antara satu individu dengan individu dengan individu lainnya.

 

Perbedaan tersebut antara lain:

 

  • Nikotin dapat bertahan lebih lama pada tubuh lanjut usia (usia lebih dari 65 tahun)
  • Wanita akan mengalami metabolisme nikotin yang lebih cepat dibandingkan pria, terutama bila mereka mengkonsumsi pil kontrasepsi
  • Nikotin akan lebih lama bertahan pada tubuh pada perokok yang lebih lama dan lebih sering merokok.

 

 

Berapa lama gejala putus nikotin (sindrom withdrawal) berlangsung?

Keparahan dan durasi gejala fisik dari sindrom putus nikotin sangat bervariasi.

 

Bergantung pada seberapa sering seseorang merokok.

 

Sebuah penelitian dari tahun 2010 menunjukkan bahwa orang yang merokok sebanyak 5 batang atau kurang setiap hari mungkin tidak akan mengalami gejala yang besar.

 

Kondisi ini terjadi karena tubuh hanya memiliki ketergantungan kecil terhadap nikotin.

 

Minggu pertama setelah berhenti merokok merupakan masa yang paling sulit.

 

Gejala akan secara bertahap berkurang dalam beberapa minggu setelah berhenti merokok.

 

Efek fisik dan psikologis dari sindrom putus nikotin antara lain:

  • Cemas atau stress
  • Irritabilitas
  • Kesulitan bicara
  • Depresi
  • Letih
  • Sulit fokus
  • Peningkatan nafsu makan

 

Ketika gejala fisik menghilang, dan seluruh nikotin telah meninggalkan tubuh, perokok secara psikologis masih memiliki keinginan untuk merokok.

vaping

Sumber: https://pixabay.com

Keinginan untuk merokok akan semakin meningkat pada situasi pencetus.

 

Misalnya, bagi perokok yang biasa merokok ketika berkumpul dengan teman.

 

Suasana ini akan mendorong seseorang untuk kembali merokok.

 

Bahkan dorongan merokok dapat lebih kuat bila berada pada situasi pencetus merokok.

 

Itulah bahasan terkait dengan berapa lama nikotin akan meracuni tubuh.

 

Selanjutnya, kita akan membahas tentang merokok konvensional vs rokok elektrik (vaping).

 

 

Merokok VS Vaping

uji nikotin dapat mendeteksi nikotin pada tubuh seseorang meskipun mereka menggunakan rokok elektrik atau vape.

 

Vaping merupakan inovasi terbaru dan baru sedikit penelitian yang menilai tentang efek jangka pendek dan jangka panjang vaping.

 

Peneliti belum mengetahui bagaimana perbedaan proses tubuh terhadap nikotin pada rokok konvensional dan vape.

 

Beberapa penelitian menunjukkan hasil yang beragam.

rokok elektrik

Sumber: https://pixabay.com

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vaping membawa nikotin yang lebih sedikit dari pada merokok secara konvensional.

 

Namun, banyak pula penelitian yang menyatakan sebalikya.

 

Kesulitan lainnya adalah tidak dapat ditentukan berapa banyak dan berapa lama nikotin akan meracuni tubuh bila seseorang mengunakan rokok elektrik.

Peneliti masih terus berusaha untuk melanjutkan penelitian dan mencari tahu faktor-faktor apa yang menentukan berapa banyak nikotin akan meracuni tubuh ketika menggunakan rokok elektrik atau vape.

 

 

Dapatkah Anda membuang nikotin dari tubuh?

Cara terbaik untuk mengikuti uji nikotin dan menghindari hasil positif adalah dengan mengikuti tes 10 hari setelah terakhir kali merokok.

 

Tes darah masih akan mendeteksi kandungan cotinie dalam 10 hari.

 

Tapi, tidak ada yang dapat memastikan tubuh dapat membuang nikotin lebih cepat.

 

Pada seseorang yang berusaha menerapkan gaya hidup sehat, tubuh mereka akan bekerja lebih efisien.

 

Beberapa metode yang dapat dilakukan untuk membantu membuang nikotin dari dalam tubuh antara lain:

 

  • Minum air yang cukup untuk membuang nikotin dan produk limbah lainnya melalui urin
  • Berolahraga teratur. Dengan olah raga teratur aliran darah akan lancar dan akan membuang produk limbah melalui keringat
  • Konsumsi diet yang kaya akan antioksidan untuk membantu tubuh memperbaiki diri sendiri

 

Beberapa produk komersial dan herbal mengklaim dapat mempercepat pengeluaran nikotin dari dalam tubuh.

 

Tapi, belum ada bukti ilmiah berdasarkan penelitian yang menguji klaim tersebut.

 

 

Kesimpulan

Berapa lama nikotin akan meracuni tubuh, tiada yang tahu pasti.

 

Kondisi ini dipengaruhi oleh:

 

  • Berapa banyak nikotin yang dihirup dan seberapa sering Anda merokok
  • Berapa lama Anda telah merokok
  • Kesehatan Anda dan juga usia Anda

 

Berhenti merokok merupakan langkah yang sulit, tapi hal tersebut merupakan tantangan yang patut Anda coba.

 

Laporan American Lung Association pada tahun 2015, menyatakan bahwa 52,8 juta perokok telah berhenti merokok.

 

Hal ini berarti mereka tidak lagi perokok dan dapat menikmati kehidupan yang lebih sehat serta tentu saja bebas dari nikotin.

 

Apakah Anda tertarik untuk berhenti merokok? Punya pengalaman terkait dengan usaha berhenti merokok? Bila Anda bersedia silakan bagikan pengalaman Anda di kolom komentar.

belajar kedokteran

Masalah Belajar Yang Dialami Oleh Mahasiswa Kedokteran

Belajar di fakultas kedokteran bagi sebagian mahasiswa dianggap membutuhkan usaha yang keras dan sulit. Tapi, sebagian mahasiswa lainnya menemukan cara cerdas dalam menjalani pendidikan kedokteran. Mereka dapat menemukan langkah-langkah efektif dalam mengatasi masalah belajar mereka. Artikel ini akan memberikan gambaran terkait dengan masalah belajar yang dialami oleh mahasiswa kedokteran dan bagaimana cara mengatasinya.

 

Masalah Pertama: Tidak tahu harus memulai dari mana

Ilmu kedokteran merupakan salah satu pengetahuan dengan topik yang sangat luas.

 

Mahasiswa sering kali tidak tahu apa yang harus dipelajari terlebih dahulu.

 

Bila Anda merupakan salah satu yang mengalami hal ini, Jangan Panik.

 

Hal ini merupakan suatu kondisi yang normal karena banyaknya materi yang harus dipelajari.

 

Langkah awal yang harus dilakukan adalah mulai belajar dengan membuat daftar apa saja yang perlu Anda ketahui berdasarkan silabus atau apa yang disampaikan oleh dosen saat perkuliahan.

 

Bagi beban balajar menjadi beberapa bagian yang dapat dikelola dengan baik.

 

Selain itu, belajarlah untuk menentukan prioritas dan buatlah jadwal belajar yang realistis.

 

Disiplinkan diri Anda untuk menghabiskan beberapa menit pada saat jeda antar kuliah untuk untuk mengulang catatan kuliah sebelumnya.

 

Hindari belajar di menit terakhir atau satu malam sebelum ujian.

 

Buatlah jadwal minimal belajar selama 4 jam sehari di luar perkuliahan.

 

Jangan pernah tidak menghadiri perkuliahan sebab satu jam kuliah yang tidak Anda ikuti tidak akan tergantikan dengan 5 jam Anda belajar mandiri.

 

 

Masalah Kedua: Terlalu banyak yang harus dipelajari.. dan hanya ada sedikit waktu

“Ketahuilah bahwa kewajiban itu lebih banyak dari waktu yang tersedia”. Demikianlah pesan Hasan Al-Banna.

 

masalah belajar

sumber: https://pixabay.com

Begitu pula dengan belajar di kedokteran. Banyak yang merasa bahwa waktu yang dimiliki tidak cukup untuk mempelajari semua materi yang harus dikuasai.

 

Maka, belajar cerdas jangan belajar keras.

Untuk mengetahui bagaimana teknik belajar mahasiswa kedokteran silakan download ebook berikut:

Teknik belajar mahasiswa kedokteran

 

Penting untuk Anda mempelajari gaya belajar apa yang paling cocok untuk Anda.

 

Buatlah ringkasan dari semua materi yang telah Anda pelajari.

 

Belajar akan menjadi lebih mudah bila Anda memiliki kelompok belajar.

 

Ringkasan belajar sebaiknya berisikan catatan kuliah, tutorial, praktikum, dan semua hal yang terkait dengan materi yang harus Anda kuasai.

 

Identifikasi topik-topik penting dan bidang-bidang yang sulit dimengerti.

 

Dengan hal ini masalah belajar kedua ini akan dapat diatasi.

 

 

Masalah Belajar Ketiga: Materi ini terlalu sulit, Aku tidak mengerti sedikit pun tentang materi ini

Sabar adalah kunci.

 

Mempelajari tubuh manusia, ciptaan Allah yang paling sempurna di muka bumi, memang tidak pernah mudah.

 

Tapi, percayalah, ketika Anda dapat menguasai pengetahuan tersebut, maka hal tersebut adalah suatu hal yang paling memuaskan.

 

Jadikan kondisi ini sebagai tantangan.

 

Pendekatan yang paling mungkin Anda lakukan bila menemui topik yang terlalu sulit adalah mendiskusikan topik tersebut dengan teman, kakak leting, atau dosen.

kuliah kedokteran

sumber: https://pixabay.com

Hal ini juga dapat membantu Anda mengetahui apakah topik tersebut juga sulit bagi yang lain.

 

Miliki keberanian untuk membuat janji bertemu dengan dosen agar Anda bisa menanyakan terkait topik yang sulit tersebut.

 

Satu hal yang penting diingat terkait masalah belajar ini adalah:

 

Semakin sulit topiknya, semakin bermanfaat topik tersebut dalam praktik klinis atau studi lanjutan (pasca sarjana) Anda di masa depan.

 

 

Masalah Keempat: saya sudah membacanya. Saya sudah memahaminya. Tapi, saya tidak dapat mengingatnya.

Diskusikanlah topik tersebut dengan kelompok belajar.

 

Kita akan mengingat dengan baik sebagian besar yang kita diskusikan atau ajarkan kepada orang lain.

baca buku

sumber: https://pixabay.com

Penelitian menunjukkan bahwa kita mengingat 70% dari semua hal yang kita diskusikan.

 

Selain itu, cobalah untuk menghubungkan topik tersebut dengan suatu yang berarti bagi Anda.

 

Misalnya, saat Anda mempelajari tentang penyakit lupus (SLE) hubungkan penyakit tersebut dengan orang-orang terkenal (aktor, aktris, penyanyi, dll) yang mengalami kondisi tersebut.

 

Misalnya untuk SLE adalah Selena Gomez.

 

Apa saja gejala yang di alami oleh Selena Gomez? Mengapa Selena Gomez harus menjalani cangkok ginjal? Dan berbagai hal terkait lainnya.

 

Teknik ini akan sanat membantu Anda untuk mengingat topik yang telah Anda pahami.

 

Penyelesaian masalah belajar ini juga dapat dilakukan dengan menghubungkan topik yang ingin Anda ingat dengan materi yang telah Anda pelajari sebelumnya.

 

 

Masalah Kelima: Saya rasa… saya sudah memahaminya.

Jangan terlalu yakin dengan perasaan Anda.

 

Karena bila terlalu terbawa perasaan maka Anda tidak akan dapat menilai kemampuan Anda pribadi secara objektif.

 

Uji diri Anda sendiri setelah mempelajari suatu meteri.

menguji diri sendiri

sumber: https://pixabay.com

Saya biasa menuliskan pertanyaan setiap malam setelah belajar untuk setiap materi yang saya pelajari.

 

Kemudian, saya mencoba menjawab pertanyaan tersebut keesokan harinya tanpa melihat buku ajar atau catatan.

 

Ingat pula apa yang ditekankan dosen ketika menyampaikan kuliah.

Pelajari hubungan setiap topik. Dan cobalah untuk membuat soal ujian sendiri dan menjawabnya sebelum Anda menghadapi ujian yang sesungguhnya.

 

Hal ini akan mengatasi masalah belajar Anda terkait dengan perasaan.

 

 

Masalah Keenam: terlalu banyak yang harus diingat

Susun dan buatlah daftar yang menurut Anda paling mudah.

 

Informasi akan lebih mudah diingat dan direcall jika disusun dengan sistematis.

 

Terdapat berbagai teknik yang dapat membantu Anda untuk membantu dalam menyusun informasi selama menjalani pendidikan kedokteran.

 

Teknik tersebut antara lain:

  • Tulis ringkasan atau kesimpulan setiap materi. Misalnya, gunakan diagram pohon untuk menunjukkan hubungan berbagai obat autonomik, efek, dan mekanisme kerjanya.
  • Kelompokkan informasi menjadi kategori. Misalnya, patologi paru dapat dikelompokkan menjadi penyakit paru obstruktif dan penyakit paru restriktif.
  • Gunakan peta informasi. Gambarkan matrik untuk menyusun dan menghubungkan berbagai materi yang Anda pelajari. Misalnya dengan memuat mind map.
mindmap

sumber: https://pixabay.com

Kami sudah membuat sebuah ebook menggunakan teknik-teknik di atas. Ebook tersebut dapat Anda unduh gratis pada link di bawah ini:

Farmakologi Klinis Bagi Mahasiswa Kedokteran

 

 

Masalah Ketujuh: Aku tahu tentang itu beberapa menit yang lalu

Cobalah untuk membuat tinjauan (review).

 

Setelah Anda membaca buku ajar atau materi tertentu, buatlah tinjauan dan latihan keluaran belajar.

 

Cobalah untuk menyusun pertanyaan lalu kemudiannya menjawabnya.

 

Bila Anda tidak mampu menjawab dengan baik, baca kembali bagian yang sulit untuk Anda ingat tersebut.

 

Semakin banyak waktu yang Anda habiskan untuk belajar suatu topik, maka semakin mudah Anda recall kembali tentang topik tersebut.

 

Namun, bagaimana Anda mengatur dan mengintegrasikan Informasi baru masih lebih penting daripada berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk belajar.

 

Bukan jumlah jam yang dihabiskan tetapi seberapa banyak informasi yang Anda peroleh selama sesi belajar yang lebih penting penting.

 

Ukuran seberapa banyak yang telah Anda pelajari dapat direfleksikan oleh sejumlah pertanyaan yang dapat Anda jawab.

 

Cobalah untuk membuat beberapa pertanyaan esai dan jawablah, dan cobalah untuk menjawab beberapa pertanyaan pilihan ganda untuk mengkonsolidasikan apa yang telah Anda pelajari.

 

Teknik ini adalah cara terbaik dalam menyelesaikan masalah belajar ini.

 

 

Masalah Kedelapan: Saya suka belajar di atas tempat tidur

Ini adalah contoh belajar yang tidak baik.

 

Membaca buku ajar kedokteran tidak sama dengan membaca novel.

 

Membacanya di atas tempat tidur akan menjadikan buku tebal tersebut sebagai pengganti banta Anda.

 

Anda harus belajar secara aktif dengan bantuan pena dan kertas untuk menulis atau membuat diagram saat Anda belajar.

 

Hal tersebut akan sulit dilakukan bila sambil berbaring.

 

Sebagai tambahan, recall akan lebih baik dilakukan bila suasana belajar mirip dengan suasana ketika Anda menjalani ujian.

 

Jadi cobalah untuk tidak belajar di atas tempat tidur sebab ini adalah masalah belajar yang dapat menghambat kemajuan Anda dalam mempelajari topik kedokteran.

 

 

Masalah Kesembilan: sistem kebut semalam lebih baik dari pada belajar sepanjang waktu

Peryataan di atas tidak pernah benar.

 

Kemampuan recall akan meningkat seiring waktu belajar yang tersebar dari waktu ke waktu.

 

Tentu saja ada beberapa hormon yang memicu stres yang membuat Anda lebih waspada dan aktif serta merasa penuh energi untuk belajar dengan sistem SKS.

 

Namun, ini akan menyebabkan kelelahan dan Anda mungkin mendapatkan serangan panik terutama ketika Anda menemukan bahwa ada terlalu banyak materi yang harus dipelajari.

 

Teknik ini dapat dikatakan sia-sia dan Anda akan mendapatkan reaksi selama ujian.

sistem kebut semalam

sumber: https://pixabay.com

 

Saya telah melihat banyak teman saya yang selalu menggunakan teknik ini akhirnya harus mengulang begitu banyak blok dan pada akhirnya harus mengulang tahun akademis.

 

Bahkan, banyak dari mereka membutuhkan dua tahun tambahan dibandingkan dengan yang lain untuk dapat lulus.

 

Teknik SKS ini akan menyebabkan frustrasi dan kurangnya kepercayaan diri.

 

 

Masalah Kesepuluh: saya akan terbangun hingga larut malam untuk menyelesaikan belajar saya

Hal ini sangat kontraproduktif.

 

Yang paling penting selama tes adalah memiliki pikiran waspada.

 

Karena itu, Anda harus memiliki istirahat yang cukup. Hindari kelelahan mental. Seringlah beristirahat sejenak saat belajar.

 

Cobalah untuk beristirahat atau tidur nyenyak sebelum menjalani ujian atau tes keesokan harinya.

 

Yang lebih baik adalah mempersiapkan dan manjakan diri Anda sebelum ujian.

 

Makan dengan baik, tidur, dan berolahraga cukup serta berdoa.

 

Persiapan yang baik dan diiringi dengan usaha keras pasti akan memberikan hasil yang maksimal.

 

Itulah sepuluh masalah belajar yang sering dialami oleh mahasiswa kedokteran. Semoga Anda dapat mengatasi masalah belajar yang muncul selama menjalani pendidikan kedokteran.

 

Bila Anda memiliki masalah belajar lainnya serta cara mengatasinya maka silakan bagikan di kolom komentar.

kopi hitam

Indahnya Perpaduan Senyawa Kimia Di Balik Secangkir Kopi

Kopi saat ini merupakan salah satu minuman populer di seluruh dunia. Banyak di antara kita bahkan mengkonsumsinya setiap hari. Aromanya yang khas dan rasanya yang nikmat membuat setiap orang ingin selalu menikmatinya. Tapi, tidak setiap cangkir kopi dibuat dengan baik. Mulai dari biji kopi (bean) hingga metode pembuatan (brew), pengetahuan akan hal tersebut dapat membantu Anda dalam membuat secangkir kopi yang nikmat.

 

Pada artikel ini kami akan memberikan gambaran bahwa banyak sekali perpaduan senyawa kimia di balik secangkir kopi.

 

Tidak hanya kafein, tapi juga senyawa lainnya membuat kopi menjadi sempurna.

 

Senyawa kimia pada secangkir kopi

Kopi sendiri mengandung sekitar 2.000 zat kimia selain kafein.

 

Kafein merupakan komponen minuman yang paling Anda kenal.

 

Jumlah kafein dan zat lainnya sangat bergantung pada varietas kopi, jenis bubuk kopi, metode penyeduhan (brewing), proses pembuatan, dan ukuran gelas atau cangkir yang digunakan.

 

Membuat secangkir kopi yang nikmat tidak semudah memotong sebuah roti.

 

Kandungan senyawa kimia kopi akan berbeda berdasarkan varietas kopi dan perpaduan senyawa-senyawa kimia tersebutlah yang mempengaruhi aroma dan rasa kopi.

 

Meskipun demikian, terdapat karakteristik kimia umum pada seluruh jenis kopi setelah disangrai (roasting).

 

Karakteristik ini antara lain:

  • Karbohidrat
  • Asam amino
  • Protein
  • Kafein
  • Trigonelline
  • Lemak (cafestol dan kahweol)
  • Mineral terutama kalium
  • Asam dan ester seperti asam aliphatik dan asam klorogenik
  • Melanoidin

 

Sebagian besar senyawa kimia tersebut merupakan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.

 

Untuk mendapatkan secangkir kopi terbaik dibutuhkan proses yang sempurna pada:

 

  • Biji kopi (bean)
  • Proses sangrai (roasting), dan
  • Metode pembuatan kopi (brew)

 

Mari kita jabarkan satu per satu.

 

1. biji kopi

Petani kopi mencurahkan begitu banyak waktu dan tenaga untuk menghasilkan biji kopi yang berkualitas.

 

Mulai dari menanam pohon kopi, merawat, dan hingga panen ceri kopi.

 

Biji kopi merupakan bagian dari ceri kopi.

ceri kopi

Setelah ceri kopi di petik dari pohon maka selanjutnya ceri kopi akan dikeringkan dan melalui berbagai proses lainnya untuk menghasilkan biji kopi.

 

Untuk merasakan kopi dengan rasa terbaik maka pilihlah biji kopi arabika.

 

Mengapa demikian?

 

Hal ini dikarenakan kopi arabika memiliki kualitas rasa yang tinggi, beraneka macam rasa, dan aroma yang lebih baik.

 

Tapi, bila ingin mendapatkan lebih banyak kafein maka Anda bisa memilih biji kopi robusta.

 

Sebaiknya bila Anda membeli biji kopi maka pastikan bahwa biji kopi tersebut dikemas dalam kemasan dengan saluran udara dengan katup satu arah.

 

Kemasan ini memungkinkan untuk gas karbon dioksida (CO2) keluar dari kemasan tapi tidak memungkinkan oksigen (O2) masuk.

 

Hal ini akan mempertahankan kesegaran biji kopi lebih lama.

 

Karena kesegaran merupakan salah satu kunci, membeli biji kopi utuh bukan suatu hal harus dilakukan dan harus digunakan segera.

 

Semakin lama biji kopi disimpan maka semakin jelek hasil kopi yang dibuat (brew).

 

Biji kopi yang masih segar memiliki banyak sekali senyawa kimia.

 

Senyawa kimia ini akan membantu untuk meningkatkan rasa pada secangkir kopi.

 

Senyawa tersebut antara lain:

 

  • 3-Metilbutanal: memberikan rasa fruity (Cita rasa buah seperti beri atau sitrus)
  • Metilpropanal: memberikan rasa floral dan spicy
  • Acetaldehida: memberikan rasa fruity yang tajam

 

Selain itu, terdapat pula asam klorogenik ketika biji kopi disangrai.

 

Saat proses sangrai tersebut asam klorogenik ini akan memunculkan beberapa senyawa kimia lain yang berpengaruh terhadap rasa dan aroma kopi.

 

Untuk itu, mari kita kenali rahasia senyawa kimia biji kopi dibalik proses roasting (sangrai)

 

2. Proses sangrai (roasting)

Proses sangrai (roasting) biji kopi akan mengeluarkan rasa seperti floral, cokelat, dan banyak rasa lainnya seperti yang digambarkan dalam diagram rasa kopi SCAA – Lexicon Flavour Wheel di bawah ini.

roda rasa kopi

Proses keluarnya rasa tersebut sangat bergantung pada proses pemanasan saat biji kopi disangrai.

 

Proses yang pertama disebut sebagai reaksi Maillard.

 

Reaksi Maillard ini mungkin merupakan reaksi kimia yang paling nikmat di seluruh dunia.

 

Reaksi ini pertama sekali diperkenalkan oleh Louis Maillard.

 

Selama reaksi ini berlangsung, gula dan protein bereaksi membentuk senyawa yang menghasilkan aroma serta rasa.

 

Senyawa-senyawa tersebut yang akan menempel pada indra penghidu (hidung) sehingga kita dapat mencium aroma dan juga menempel pada lidah sehingga kita dapat mencicipi rasa.

 

Reaksi Maillard ini juga terjadi pada proses menyiapkan makanan lainnya seperti steak, kencang goreng, atau makanan yang dibakar lainnya.

 

Reaksi Maillard pada biji kopi yang disangrai akan menghasilakan senyawa 2-furfurilthiol.

 

Senyawa ini akan memberikan kopi rasa yang nikmat.

 

Ketika suhu naik (sekitar 170-200°c) maka gula akan mengalami karamelisasi dan menghasilkan senyawa antara lain diacetyl (butterscotch)  dan furanone (burn sugar).

 

Masing-masing akan menghasilakan rasa butterscotch dan burn sugar.

 

Ketika suhu mencapai 205°c, air di dalam biji kopi yang disangrai akan menguap dan menyebabkan biji kopi membesar dan terbuka (retak).

 

Kondisi ini dikenal sebagai “first crack” dalam industri kopi.

secangkir kopi

perbedaan roasting level

Untuk roasting tingkat “light” biji kopi akan diangkat dari pengorengan setelah “first crack” tersebut.

 

Light roast memiliki tingkat keasaman biji yang paling tinggi dan memiliki karakteristik yang berbeda dari biji kopi awal dengan warna cokelat muda.

 

Kemudian pada suhu 225-230°c biji kopi akan kembali mengalami keretakan. Kondisi ini disebut sebagai “Second crack”.

 

Second crack” ini mengakibatkan selulosa pada biji kopi rusak dan menyebabkan dinding sel biji kopi rusak serta tentu saja merusak struktur sel biji kopi lainnya.

 

Tidak berapa lama kemudian biji kopi akan berwarna cokelat gelap. Kondisi ini disebut sebagai “medium roast”.

 

Medium roast” akan membuat biji kopi yang  memiliki kadar keasaman yang seimbang dan masih memiliki rasa asal.

 

Senyawa aromatik akan muncul pada biji kopi “medium roast” dan memberikan kopi aroma earthy (Karakteristik aroma tanah atau debu yang tertinggal di biji kopi).

 

Aroma ini muncul karena senyawa 2-isobutil-3-methoxypyrazine dan 2-etil-3,5-dimetilpirazine.

 

Bila proses sangrai dilanjutkan, peningkatan suhu berikutnya akan membuat biji kopi semangkin berwarna gelap dan menjadi berminyak.

Ini adalah “dark roast”, yang sering digunakan untuk espresso.

dark roast

Jadi, Anda bisa memilih jenis roasting apa yang Anda inginkan.

 

Perbedaan rasa ini juga muncul pada perbedaan geografis dimana biji kopi tersebut berasal.

 

Selanjutnya, mari kita membahas tentang metode penyeduhan secangkir kopi (brew)

 

3. Metode pembuatan kopi (brew)

Setelah Anda mendapatkan biji kopi terbaik dan telah memilih tingkat roasting sesuai dengan keinginan Anda maka selanjutnya adalah bagaimana proses menyiapkan biji tersebut menjadi secangkir kopi yang nikmat.

 

Langsung menggiling biji kopi tersebut dan mencampurnya dengan air panas?

 

Sayangnya, Anda dapat meraih biji kopi yang telah diroasting dengan kualitas terbaik tapi secangkir kopi yang masih buruk.

 

Terdapat beberapa komponen kunci untuk mendapatkan secangkir kopi terbaik.

 

Yang pertama rasio air dan kopi.

 

Sangat disarankan untuk menimbang kopi dari pada menakarnya menggunakan sendok makan ataus sendok teh.

 

Lalu, lihat juga kualitas air.

 

Rasa air yang digunakan untuk membuat kopi akan mempengaruhi rasa kopi secara dramatis.

 

Jadi, sebaiknya gunakan air yang telah disaring atau air mineral dalam kemasan.

 

Kunci selanjutnya adalah suhu air. Suhu terbaik untuk menyeduh secangkir kopi adalah 92°C-96°C, usahakan jangan sampai lebih.

 

Jangan mendidihkan air hingga terlalu panas, karena Anda akan menghasilkan secangkir kopi gosong dengan air yang terlalu panas.

 

Lalu, yang selanjutnya Anda harus lakukan adalah memilih metode penyeduhan.

Mulai dari Mr. Coffee, percolator, pour-overs, french presses, dan chemexes.

metode brewing

metode brewing

Prinsip dasar dari seluruh metode brewing ini adalah sama.

 

Ketika Anda menambahkan air, air akan melewati bubuk kopi dan kemudian mengeluarkan gelembung CO2.

 

Ketika bubuk kopi sudah basah maka tambahkan kembali air panas dan air akan melarutkan senyawa kimia yang ada pada bubuk kopi.

 

Sebagian besar senyawa kimia yang menimbulkan rasa akan larut air lebih mudah. Jadi, tambahkan air yang cukup.

 

Tapi, jangan terlalu banyak karena rasa kopi akan menjadi buruk.

 

Yang terakhir adalah difusi.

 

Osmosis akan mendorong senyawa tersebut keluar dari bubuk kopi dan berpindah ke air serta tentu saja memunculkan aroma yang sedap.

 

Bagi Anda yang ingin membuat kopi di rumah sangat disarankan untuk memilih metode pour-over.

 

Metode ini lebih baik dibandingkan pembuat kopi automatis.

 

 

Beri tahu kami kopi apa yang Anda suka dan metode apa yang Anda gunakan untuk membuat kopi pada kolom komentar di bawah.

 

 

Referensi
  1. https://www-accessscience-com.ezproxy1.carrollcc.edu/content/coffee-chemistry/an400121
  2. Cavalli L., Tavani A. (2016) Coffee Consumption and Its Impact on Health. In: Wilson T., Temple N. (eds) Beverage Impacts on Health and Nutrition. Nutrition and Health. Humana Press, Cham
software daftar pustaka

Software untuk Menyusun Daftar Pustaka: EndNote & Mendeley

Anda masih bingung dalam menentukan pilihan software untuk menyusun daftar pustaka mana yang harus Anda gunakan?

 

EndNote atau Mendeley?

 

Kami akan memberikan saran kepada Anda.

 

Terdapat beberapa pilihan software berbeda untuk membantu Anda dalam menyusun daftar pustaka.

 

Pilihannya sangat bergantung pada pilihan individu, biaya, fungsi dan juga efektivitas software.

 

Berdasarkan diskusi pada grup atau forum kedokteran, sebagian besar penulis menggunakan Mendeley atau EndNote.

Jika sedang mempertimbangkan software mana yang Anda akan gunakan untuk membantu Anda menulis karya tulis ilmiah, skripsi, jurnal dan lain-lain.

 

Dan Anda masih belum menentukan pilihan yang mana, kami akan menjabarkan beberapa keunggulan dari Mendeley dan EndNote sehingga dapat membantu Anda dalam menentukan pilihan.

 

 

Mengapa menggunakan software untuk menyusun daftar pustaka?

 

Ketika Anda memiliki sumber artikel yang Anda sitasi untuk tulisan kedokteran, menjaga agar semua daftar pustaka tersebut tersusun rapi dan mudah dicari merupakan suatu hal yang sulit.

Software untuk menyusun daftar pustaka

Sumber: https://pixabay.com

 

Pengalaman menunjukkan bahwa seorang penulis akan dengan mudah kehilangan file daftar pustaka, terutama bila Anda melakukan pekerjaan menulis berbagai artikel atau sedang menyusun tulisan yang butuh banyak daftar pustaka seperti skripsi atau tesis.

 

Software untuk menyusun daftar pustaka memungkinkan Anda untuk membuat perpustakaan daftar pustaka Anda sendiri yang terhubung ke software pengolah kata Anda (misalnya Ms. Word), menyimpan referensi yang Anda sitasi pada satu database.

 

Referensi otomatis juga mengurangi kesalahan yang sering terjadi ketika Anda membuat nomor daftar pustaka secara manual.

 

Software untuk menyusun daftar pustaka juga merupakan alat yang efisien dalam menghemat waktu Anda dengan:

 

  • Memasukkan atau mengimpor kutipan online dalam database sehingga Anda tidak perlu mengetik setiap referensi secara manual
  • Menyisipkan referensi Anda secara akurat saat Anda memindahkan atau menghapus konten
  • Membuat daftar pustaka yang sesuai dengan gaya referensi tertentu (misalnya Havard atau Vancouver) dengan satu klik tombol
  • Mencatat informasi kutipan secara akurat

 

Selanjutnya, mari kita kenali EndNote dan Mendeley

 

Software untuk menyusun daftar pustaka: EndNote

 

EndNote memungkin Anda untuk mengimpor referensi dari database mesin pencari (misalnya PubMed) untuk membuat perpustakaan file referensi pribadi.

endnote

Anda dapat menghubungkan perpustakaan pribadi ini dengan tulisan Anda.

 

Hal ini tentunya akan memungkinkan Anda untuk memilih referensi yang Anda sitasi dalam tulisan Anda.

 

Apa saja keuntungan EndNote?

 

  • Terdapat berbagai macam gaya kutipan (sitasi) yang dapat Anda gunakan untuk setiap jurnal
  • Setelah di unduh, referensi dapat dihubungkan dengan mudah ke dokumen pengolah kata Anda
  • Anda dapat membuat banyak perpustakaan sekaligus, untuk setiap artikel yang Anda tulis.

 

Tapi, terdapat pula beberapa kekurangan dari EndNote

 

  • Software EndNote mahal karena Anda harus melakukan pembelian EndNote dengan harga $249,95 atau sekitar Rp.3.584.033.-. Kecuali Anda dapat akses EndNote gratis dari institusi atau universitas Anda. Terdapat software EndNote Basic yang menyediakan pilihan gratis tapi banyak fungsi yang dikurangi dibandingkan dengan software berbayarnya.
  • Butuh waktu untuk terbiasa dengan software dan Anda mungkin harus menginvestasikan waktu mengikuti pelatihan
  • EndNote dapat didownload pada komputer atau laptop Anda. Tapi, pastikan bahwa sistem operasi (misalnya windows atau mac OS) da spesifikasi komputer atau laptop Anda kompatibel dengan kebutuhan software

 

Kesimpulannya: EndNote merupakan software yang dapat diandalkan untuk file yang besar dan banyak daftar pustaka.

 

Tapi, bila memiliki aksesnya melalui institusi Anda karena software ini cukup mahal bila dibeli sendiri.

 

EndNote juga butuh waktu untuk dapat dikuasasi dan terkadang dibutuhkan pelatihan untuk dapat menggunakannya.

 

Lalu, bagaimana dengan Mendeley?

 

 

Software untuk menyusun daftar pustaka: Mendeley

 

Mendeley merupakan software untuk menyusun daftar pustaka gratis.

mendeley

Software ini dapat Anda unduh ke komputer Windows atau Mac Anda pada situsnya Mendeley.

 

Software ini lebih populer dikalangan penulis artikel kedokteran untuk mengelola referensi dan mudah untuk mentrasfer file pdf ke software referensi ini.

 

Apa saja keuntungan Mendeley?

 

  • Paket dasar Mendeley adalah gratis tapi hanya dapat menyimpan hingga 2 gigabyte. Bila terdapat akses dari institusi atau membayar biaya subscription (langganan), Anda bisa mendapatkan penyimpanan yang lebih besar
  • Mudah digunakan dengan ribuan jenis sitasi (kutipan)
  • Anda juga dapat menggunakan software untuk mencari artikel
  • Anda dapat melakukan sinkronisasi perpustakaan Anda dengan menggunakan berbagai perangkat (misalnya tabler, ipad, dan komputer lain) sehingga memungkinkan Anda untuk bekerja di mana saja.

 

Namun, dibalik keuntungan tersebut juga terdapat kekurangan.

 

Apa saja kekurangan Mendeley?

 

  • Hanya artikel Open Access full-text yang dapat di akses dari pencarian literatur yang Anda lakukan di Mendeley. Alternatifnya Anda dapat melakukan pencarian melalui database eksternal dan menyimpan file PDF full-text nya lalu import ke Mendeley
  • Ruang penyimpanan yang terbatas (2 GB)

 

 

Kesimpulan: Mendeley merupakan pilihan yang cost-effective untuk penulis dengan tampilan yang bersahabat. Jika Anda tidak yakin bagaimana cara menggunakan software untuk menyusun daftar pustaka, Mendeley merupakan software yang bagus untuk dicoba terlebih dahulu sebelum membuat keputusan.

 

Apakah Anda menggunakan software untuk menyusun daftar pustaka? Kami senang bila Anda berbagi pengalaman Anda dalam menggunakan software tersebut dan silakan bagikan pada kolom komentar di bawah ini.

hoax kedokteran

Bukti Ilmiah VS Hoax Kedokteran Dan Kesehatan

Perkembangan dunia teknologi informasi yang demikian pesat termasuk media sosial memberikan dampak baik dan buruk. Salah satu dampak buruk yang ditimbulkan adalah munculnya artikel-artikel Hoax Kedokteran Dan Kesehatan yang dishare setiap harinya.

 

Artikel-artikel ini akan mudah sekali ditemukan di grup-grup facebook atau dishare via aplikasi chating seperti whatsapp atau line.

media sosial

media sosial

Hoax Kedokteran Dan Kesehatan ini menempati urutan ketiga sebagai hoax yang paling banyak dibuat di bawah hoax tentang politik dan SARA.

Hal ini cukup membuat resah karena dapat merubah pola pikir masyarakat.

Khususnya terkait dengan paradigma sehat dan persepsi masyarakat. Terutama terkait dengan pengobatan alami, herbal, atau pengobatan alternatif.

Perubahan paradigma dan persepsi ini sangat sulit untuk dirubah.

Artikel ini saya tulis untuk memberikan gambaran tentang Hoax Kedokteran Dan Kesehatan.

Bagaimana atau cara apa yang dapat kita lakukan untuk mengetahui bahwa informasi tersebut adalah suatu hoax atau bukan.

Selain itu, saya akan menjabarkan mengapa bukti ilmiah itu penting dalam bidang kedokteran dan kesehatan.

 

Saya akan mulai dengan pembahasan Hoax Kedokteran Dan Kesehatan.

 

Hoax Kedokteran Dan Kesehatan

Secara sederhana Hoax dapat diartikan sebagai:

“Informasi yang sesungguhnya tidak benar, tapi dibuat seolah-olah benar”.

Secara luas Hoax dapat diartikan sebagai:

“Usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu informasi, padahal sang pencipta informasi palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu”.

Atau secara singkat dapat diartikan sebagai informasi palsu yang dibuat secara sengaja.

Kita harus menggarisbawahi frasa informasi palsu dan secara sengaja ini.

 

Mengapa demikian?

Ilmu kedokteran dan ilmu kesehatan lainnya dibentuk dan dilandaskan berdasarkan suatu asas yang disebut sebagai “Evidance Based Medicine (EBM)”.

EBM menyaratkan bahwa suatu praktik kedokteran harus didasarkan pada bukti-bukti ilmiah yang terkini dan terpercaya.

Artinya, bukti-bukti ini harus dapat dipertanggungjawabkan, tidak saja secara ilmiah, medis, dan klinis, tapi juga harus bermakna secara statistik.

hoax

informasi palsu

Bila suatu artikel di bidang kedokteran dan kesehatan tidak menunjukkan atau menjadikan suatu bukti ilmiah sebagai referensi maka dapat dicurigai bahwa itu adalah informasi palsu.

Bila informasi palsu tersebut dibuat dengan sengaja untuk tujuan tertentu maka jelas itu merupakan suatu hoax.

Lalu, apa yang menjadi tujuan sengaja orang-orang ini membuat artikel tersebut?

 

Mengapa Hoax Kedokteran Dan Kesehatan meningkat?

Setidaknya terdapat beberapa alasan mengapa orang-orang sengaja memproduksi Hoax Kedokteran Dan Kesehatan, yaitu:

  1. Marketing dan Promosi: alasan ini merupakan penyumbang Hoax Kedokteran Dan Kesehatan terbesar. Banyak orang yang menggunakan bukti ilmiah palsu semata-mata untuk meningkatkan jumlah penjualan suatu produk tertentu.
  2. Meningkatkan traffic: trafik disini bukan berarti lalu lintas melainkan jumlah pengunjung pada suatu situs. Semakin banyak trafik suatu situs atau suatu website maka semakin besar penghasilan pembuat website baik dari iklan, program affiliasi dan sumber penghasilan lainnya.
  3. Memecah-belah: untuk alasan ketiga ini sama dengan hoax terkait dengan tentang politik dan SARA, khususnya memecah-belah antara dokter, penyedia layanan jaminan kesehatan, dan pasien.

 

Lalu, Mengapa Hoax Kedokteran Dan Kesehatan mudah dipercaya?

Menurut ilmu Psikologi, terdapat dua faktor yang dapat menyebabkan seseorang cenderung mudah percaya pada hoax.

mudah percaya hoax

mudah percaya hoax

Yang pertama, orang lebih cenderung percaya hoax jika informasinya sesuai dengan opini atau sikap yang dimiliki.

Contohnya jika seseorang penganut paham bumi datar memperoleh artikel yang membahas tentang berbagai teori konspirasi mengenai foto satelit maka secara naluri orang tersebut akan mudah percaya karena mendukung teori bumi datar yang diyakininya.

Yang kedua, secara alami perasaan positif akan timbul dalam diri seseorang jika opini atau keyakinannya mendapat afirmasi (penegasan).

Kondisi ini membuat seseorang cenderung tidak akan mempedulikan apakah informasi yang diterimanya benar dan bahkan mudah saja bagi mereka untuk menyebarkan kembali informasi tersebut.

Hal ini dapat diperparah jika si penyebar hoax memiliki pengetahuan yang kurang dalam memanfaatkan internet guna mencari informasi lebih dalam atau sekadar untuk cek dan ricek fakta.

Lalu, langkah apa yang dapat dilakukan untuk mengecek bahwa informasi kedokteran atau kesehatan yang diberikan merupakan suatu informasi fakta atau bukti ilmiah.

 

Pemahaman Terkait Bukti Ilmiah Untuk Menangkal Penyebaran Hoax Kedokteran dan Kesehatan

Bukti ilmiah secara sederhana dapat diterjemahkan sebagai hal yang berbeda pada orang yang berbeda.

Different things to different people”.

hoax kedokteran dan kesehatanNamun hal inilah yang masih banyak belum kita pahami.

Misalnya, bila seorang dukun dan korbannya mengklaim mereka memiliki bukti bahwa pengobatan yang dilakukan berhasil.

 

Terkadang bukti tersebut hanya berisi testimoni dari korban yang merasa terpuaskan dengan pengobatan dukun tersebut atau dari pengalaman pribadi.

 

“Aku coba pakai herbal X dan aku merasa lebih baik serta kadar gula darah ku turun”.

Kata seorang penderita diabetes kepada seorang temannya.

Kemudian temannya tersebut menimpali

“Aku masih tetap menggunakan rebusan daun Y dan percaya akan berefek karena rebusan Y telah memberikan efek yang baik pada sepupuku”.

Baik herbal X dan rebusan daun Y yang menurut kedua penderita diabetes di atas telah memiliki manfaat tapi belumlah cukup untuk diterapkan dalam praktik kedokteran.

Sebab testimoni tidak dapat digunakan sebagai bukti ilmiah.

Bahkan dalam EBM sendiri suatu bukti ilmiah memiliki peringkat atau hierarki.

hierarki EMB

Hierarki Evidance Based Medicine

Hanya bukti ilmiah dengan hierarki tertinggilah yang dapat dirangkum menjadi panduan praktik klinis atau pedoman pengobatan.

Namun, apakah suatu hal yang alami dan dirasakan memiliki dampak baik seperti herbal X dan rebusan daun Y di atas memiliki dampak yang buruk?

 

Apakah “Alami” Selalu Sehat?

Orang berpikir bahwa “alami” adalah sehat. Tapi, banyak zat alami yang bahkan dapat membunuh seseorang.

Beberapa produk suplemen herbal yang dijual bahkan di Apotek sekalipun juga dapat membahayakan kita, meskipun dikonsumsi dengan dosis yang tertera pada kemasannya.

herbal

Teh herbal

Suplemen dapat bersifat beracun atau toxic oleh karena zatnya sendiri, terkontaminasi oleh senyawa yang menyebabkan racun, atau karena interaksi dengan obat yang diberikan oleh dokter.

Meskipun risiko interaksi berbahaya antara pengobatan rumahan dengan herbal atau bahan alami lainnya dengan obat yang resepkan dokter, hanya sepertiga pasien yang mengaku kepada dokter bahwa mereka sedang mengkonsumsi obat rumahan.

Salah satu alasan popularitas suplemen herbal digunakan sebagai pengobatan rumahan karena pasien tidak harus mengunjungi dokter atau harus memiliki resep untuk mendapatkannya. Kondisi ini bisa disebut sebagai “Ultimate Health DIY”.

Alasan lainnya adalah sangat sedikitnya regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk mengatur hal ini.

Regulasi di Indonesia hanya memastikan bahwa obat-obat alami ini diproduksi berdasarkan standar.

Tidak ada garansi bahwa produk yang dinyatakan memenuhi standar produksi tersebut aman atau efektif.

Yang sangat disayangkan sebagian besar hoax kedokteran dan kesehatan terkait dengan bahan alami, herbal, atau produk yang dibilang alami tertentu.

 

Lalu, langkah apa yang dapat dilakukan untuk menentukan suatu informasi kedokteran atau kesehatan hoax atau tidak?

 

Mengenal “Baloney Detection Kit”

Baloney Detection Kit merupakan suatu metode yang berisikan dengan pertanyaan-pertanyaan untuk menentukan apakah suatu klaim benar atau “sampah”.

Langkah-langkah dalam metode ini dapat diterapkan untuk mengetahui bahwa suatu informasi kesehatan dan kedokteran tertentu merupakan suatu bukti ilmiah atau hoax.

Metode ini sangat penting untuk dilakukan karena pembuat hoax saat ini sangat lihai dalam memainkan perannya.

Silakan Anda perhatikan potongan artikel yang saya buat berikut:

Pengobatan kanker luar biasa ini telah diketahui sejak tahun 1800-an.

Tapi, pengetahuan ini telah disembunyikan oleh perusahaan obat kanker besar.

Otto Maass

Pada tahun 1816, Dr. Johan R. Tarjany menemukan bahwa terdapat spesies lumut yang dapat membunuh sel kanker.

Lumut Funariidae karkinolutae yang tumbuh di kampung halamannya. Dr. Tarjany terpesona dengan lumut tersebut sejak kecil.

Dr. Tarjany dewasa menemukan bahwa lumut ini dapat memproduksi molekul yang dapat secara selektif mempengaruhi DNA double helix sel kanker.

Molekul tersebut membuat perubahan DNA, perubahan ini menyebabkan kematian sel kanker.

Dr. Tarjany lalu selalu mengkonsumsi lumut ini setiap hari dan dia tidak mengalami kanker hinga meninggal dunia.

Zat aktif (molekul) dari lumut ini dilarang oleh FDA Amerika Serikat tapi Anda masih dapat menemukannya di beberapa Online Shop.

 

Setelah membaca artikel di atas apa yang Anda pikirkan?.

Sebagian besar pasti mempercayai hal ini dan mungkin akan langsung share artikel tersebut.

Bila hal ini Anda lakukan maka Anda termasuk orang yang menyebarkan hoax.

Sesungguhnya artikel tersebut saya tulis berdasarkan informasi palsu. Informasi Palsu atau Bohong artikel di atas antara lain:

  1. Tidak ada Dr. Johan R. Tarjany. Foto yang saya gunakan di atas bukan foto Dr. Tarjany melainkan foto Prof. Otto Maass. Seorang ahli kimia dari Universitas Mcgill.
  2. Kita tidak tahu bahwa bentuk DNA double helix hingga tahun 1952. Artikel di atas menuliskan bahwa Dr. Tarjany menemukan bahwa molekul lumut dapat merusak DNA double helix sel kanker pada tahun 1816. Tahun dimana Francis Crick dan James Watson, penemu struktur DNA bahkan belum dilahirkan.

Artikel ini sebenarnya sebuah terjemahan transkrip dari video yang dibuat oleh Jonathan Jarry dan dishare melalui twitter oleh David Gorski, MD, PhD.

Artikel seperti ini atau video aslinya pasti akan mendapatkan banyak sekali trafik, sharing, dan kunjungan di sosial media.

Artikel ini ditulis seolah-olah berdasarkan bukti ilmiah terpercaya.

Pernahkah Anda menemui artikel sejenis ini?

Terkadang kita juga perlu bersikap skeptis (ragu-ragu atau kurang percaya) terhadap artikel kesehatan atau kedokteran tertentu.

Bila sikap skeptis muncul maka Anda dapat menggunakan Baloney Detection Kit untuk menilai apakah suatu artikel yang di share pada Anda hoax kedokteran dan kesehatan atau bukan.

Cara Menggunakan “Baloney Detection Kit”

Terdapat beberapa pertanyaan yang harus Anda ajukan dan menjadi bagian dari Baloney Detection Kit, yaitu:

  1. Apakah sumber informasi yang Anda terima dapat dipercaya?
  2. Apakah terdapat sumber informasi lainnya yang membuat klaim yang sama?
  3. Apakah klaim tersebut telah diverivikasi oleh orang lain?
  4. Apakah informasi tersebut sesuai dengan common sense (fakta umum)?
  5. Apakah ada orang lain yang tidak setuju dengan klaim tersebut?
  6. Apakah terdapat poin-poin ilmiah yang cukup besar?
  7. Apakah klaim tersebut disimpulkan berdasarkan bukti ilmiah bukan klaim dari testimoni semata?
  8. Apakah pemberi informasi menunjukkan bukti ilmiah?
  9. Apakah terdapat kepercayaan pribadi untuk membuat klaim?
  10. Apakah informasi tersebut sesuai dengan teori yang telah ada sebelumnya?

 

Bila terdapat satu saja pertanyaan yang membuat Anda ragu terhadap suatu informasi maka Anda harus berpikir hal tersebut adalah suatu hoax kedokteran dan kesehatan.

Semoga dengan artikel ini kita dapat lebih berhati-hati dalam menerima informasi seputar kedokteran dan kesehatan.

Jangan jadikan diri kita menjadi bagian orang-orang yang menyebarkan informasi hoax kedokteran dan kesehatan.

Jangan karena artikel dibuat seolah-olah memiliki bukti ilmiah kita langsung share padahal sesungguhnya informasi yang diberikan adalah palsu.

 

Bila Anda Memiliki Pertanyaan Seputar Informasi Kedokteran Atau Kesehatan Yang Anda Ragu, Silakan Sampaikan Pertanyaan dan Pendapat Anda Di Kolom Komentar.

 

Kami akan berusaha memberikan jawaban ilmiah terbaik untuk pertanyaan Anda tersebut.

 

psoriasis

Langkah Pencegahan Psoriasis & Tips Menghindari Pencetus

Psoriasis merupakan suatu penyakit kulit inflamatorik (peradangan) kronis. Penyakit ini pada umumnya mempengaruhi kulit dan/atau sendi. Psoriasis dapat dicetuskan oleh berbagai jenis obat, infeksi, trauma pada kulit, obesitas, stress dan faktor lingkungan lainnya. Lalu, Apa langkah-langkah Pencegahan Psoriasis dan juga Tips Menghindari Pencetus Psoriasis?

 

Gejala Kekambuhan Psoriasis

Gejala psoriasis dapat bervariasi antara satu orang dengan orang lainnya. Gelaja yang paling sering muncul antara lain:

  • Bercak merah yang ditutupi oleh skuama (sisik) putih mengkilat
  • Kulit kering, pecah-pecah, dan terkadang berdarah
  • Rasa gatal dan sensasi kulit terbakar
  • Kuku tidak rata
  • Sendi kaku dan bengkak
pencegahan psoriasis

By User:The Wednesday Island (of the English Wikipedia) – http://en.wikipedia.org/wiki/Image:Psoriasis_on_back.jpg, CC BY-SA 3.0, Link

Bagaimana Langkah Pencegahan Psoriasis

Gejala psoriasis dapat muncul dan kemudian menghilang, tapi tidak terdapat suatu metode untuk menyembuhkan kondisi ini.

Jalan terbaik yang dapat dilakukan adalah untuk mencegah gejala-gejala tersebut muncul.

Pencegahan psoriasis terbaik adalah dengan menghindari pencetus yang telah diketahui.

Pencetus psoriasis juga berbeda pada setiap orang. Jadi, langkah pertama yang paling penting adalah mendeteksi faktor apa yang membuat penderita psoriasis mengalami gejala.

Mengetahui faktor yang dapat meringankan gejala juga penting.

Berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk pencegahan psoriasis

 

Langkah-Langkah Pencegahan Psoriasis

Mengurangi Stress

Stress yang muncul karena kehidupan sehari-hari memang memiliki dampak buruk bagi setiap orang. Stress juga merupakan masalah yang terjadi pada orang yang mengalami psoriasis.

Tubuh cenderung memiliki reaksi inflamasi terkait stress. Respons inilah yang menyebabkan kekambuhan pada psoriasis.

Mengurangi tingkat stress sebisa mungkin adalah hal yang penting. Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi stress:

  • Psikoterapi
  • Yoga
  • Meditasi dan Teknik Relaksasi Lainnya

 

Hindari Konsumsi Beberapa Jenis Obat

Beberapa jenis obat dapat mempengaruhi respon sistem imun tubuh dan menyebabkan peradangan. Kondisi ini tentu saja akan mencetuskan psoriasis.

Beberapa obat ini harus dihindari dalam langkah pencegahan psoriasis.

  • Lithium
  • Obat anti malaria
  • Indometasin

 

Pastikan bahwa dokter mengetahui obat bebas apa yang Anda konsumsi. Dokter akan menukar obat dengan jenis obat lainnya bila obat-obat di atas dikhawatirkan dapat mencetuskan psoriasis.

Hindari Cedera Pada Kulit

Cedera pada kulit dapat mencetuskan psoriasis pada beberapa orang. Kondisi in disebut sebagai Fenomena Koebner.

Cedera kulit yang umum seperti garukan atau terbakar sinar matahari merupakan pencetus psoriasis.

Rawat kulit anda untuk mencegah cedera pada kulit. Lakukan tips berikut untuk menghindari cedera kulit ketika Anda melakukan aktivitas:

  • Gunakan tabir surya dan gunakan topi ketika beraktivitas di luar rumah
  • Gunakan lengan panjang dan sarung tangan ketika berkebun
  • Gunakan semprotan anti serangga ketika beraktivitas di luar rumah

Kunjungi dokter ketika gejala psoriasis muncul setelah cedera pada kulit. Bila cepat ditangani maka pengobatan dapat dilakukan secara efektif.

 

Hindari Infeksi

Infeksi merupakan salah satu penyebab psoriasis. Kondisi ini akan meningkatkan stress pada sistem imun yang menyebabkan reaksi peradangan.

Radang tenggorokan diketahui memiliki hubungan dengan onset psoriasis guttate khususnya pada anak-anak.

Tapi, gejala psoriasis juga dapat muncul setelah infeksi telinga, tonsilitis, atau infeksi paru-paru dan infeksi kulit lainnya.

Penting untuk menemui dokter, jika Anda mencurigai adanya infeksi. Jika Anda mengalami cedera kulit, seperti goresan atau luka, pastikan untuk membersihkannya dengan benar dan tetap tertutup untuk mencegah infeksi. Cara lain untuk mencegah infeksi termasuk:

  • sering mencuci tangan sepanjang hari
  • menghindari berbagi makanan, minuman, atau peralatan makan dengan orang lain
  • membatasi paparan dengan orang-orang yang sakit, terutama anak-anak

 

Identifikasi hal-hal yang dapat mencetuskan psoriasis merupakan hal penting dalam pencegahan psoriasis. Mengikuti rencana pengobatan dan menghindari pencetus akan meminimalisir munculnya gejala. Anda dapat berdiskusi dengan dokter untuk mengidentifikasi pencetus atau untuk menanyakan langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk mengurangi kekambuhan.

 

Bila Anda Memiliki Pertanyaan Seputar Pencegahan Psoriasis atau Pengalaman Dalam Pengobatan Psoriasis, Silakan Sampaikan Pertanyaan dan Pendapat Anda Di Kolom Komentar.

 

Referensi
  1. Menter A, Gottlieb A, Feldman SR, et al. Guidelines of care for the management of psoriasis and psoriatic arthritis: Section 1. Overview of psoriasis and guidelines of care for the treatment of psoriasis with biologics. J Am Acad Dermatol. 2008 May;58(5):826-50
  2. Menter A, Korman NJ, Elmets CA, et al; American Academy of Dermatology. Guidelines of care for the management of psoriasis and psoriatic arthritis. Section 3. Guidelines of care for the management and treatment of psoriasis with topical therapies. J Am Acad Dermatol. 2009 Apr;60(4):643-59
  3. Menter A, Korman NJ, Elmets CA, et al. Guidelines of care for the management of psoriasis and psoriatic arthritis: Section 4. Guidelines of care for the management and treatment of psoriasis with traditional systemic agents. J Am Acad Dermatol. 2009 Sep;61(3):451-85
  4. Menter A, Korman NJ, Elmets CA, et al. Guidelines of care for the management of psoriasis and psoriatic arthritis: Section 5. Guidelines of care for the treatment of psoriasis with phototherapy and photochemotherapy. J Am Acad Dermatol. 2010 Jan;62(1):114-35
  5. Boehncke WH, Schön MP. Psoriasis.  2015 Sep 5;386(9997):983-94
  6. Kupetsky EA, Keller M. Psoriasis vulgaris: an evidence-based guide for primary care. J Am Board Fam Med. 2013 Nov-Dec;26(6):787-801full-text
  7. Canadian Psoriasis Guidelines Committee. Canadian guidelines for management of plaque psoriasis CDA 2009 June PDF
  8. Canadian Psoriasis Guidelines Addendum Committee. 2016 Addendum to the Canadian guidelines for the management of plaque psoriasis 2009. J Cutan Med Surg. 2016 Sep;20(5):375-431full-text

 

pengukuran tekanan darah ibu hamil

Langkah & Rekomendasi Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil

Hipertensi merupakan salah satu sindrom yang umum terjadi selama kehamilan. Kondisi hipertensi ini baik hipertensi gestasional dan preeklamsia terjadi pada 7-15% kehamilan diseluruh dunia. Untuk itu diperlukan langkah-langkah pencegahan hipertensi pada ibu hamil.

Artikel ini memuat tentang jenis hipertensi pada kehamilan, faktor risikonya dan beberapa rekomendasi seputar pencegahan hipertensi pada ibu hamil.

Jenis-Jenis Hipertensi Pada Ibu Hamil

Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥140 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung serta gagal jantung. Begitu pula dengan risiko stroke dan gangguan ginjal. Terdapat beberapa bentuk hipertensi pada ibu hamil yaitu:

  • Hipertensi gestasional: Gangguan hipertensi baru yang terjadi pada usia kehamilan >20 minggu
  • Preeklamsia: hipertensi gestasional dengan proteinuria (ekskresi ≥300 mg protein setiap 24 jam) dan atau dengan penyakit organ akhir lainnya yang berhubungan dengan hipertensi
  • Hipertensi kronik: hipertensi yang terjadi pada masa awal kehamilan (sebelum usia kehamilan 20 minggu)
  • Hipertensi kronik dengan preeklamsia superimposed: hipertensi kronik disertai dengan kemunculan tanda preeklamsia pada masa kehamilan

Faktor Risiko Hipertensi Pada Ibu Hamil

Faktor risiko tertentu untuk mengembangkan hipertensi tidak dapat diubah, seperti usia atau ras. Sebagai contoh, wanita yang lebih tua dari 40 atau lebih muda dari 20 memiliki risiko lebih tinggi terkena hipertensi selama kehamilan; hal yang sama berlaku untuk wanita ras Afrika-Amerika.

Faktor risiko lain termasuk kelebihan berat badan, tidak berolahraga, makan dengan buruk, membawa banyak anak, berurusan dengan penyakit kronis seperti diabetes atau lupus, memiliki tekanan darah tinggi sebelum kehamilan, dan pernah mengalami preeklamsia atau hipertensi selama kehamilan sebelumnya.

Langkah-Langkah Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil

Pencegahan hipertensi pada ibu hamil harus dilakukan karena kondisi peningkatan tekanan darah ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi selama kehamilan. Komplikasi ini dapat menyebabkan masalah baik bagi ibu hamil ataupun janin dalam kandungan.

Komplikasi yang paling berbahaya adalah eklamsia. Suatu kondisi kejang umum yang mengancam jiwa. Kondisi ini di awali oleh preeklamsia berat. Komplikasi lainnya termasuk gagal jantung, penyakit jantung iskemik, stroke, edema paru, sindrom distress pernapasan akut, gangguan ginjal, liver, dan gangguan pembekuan darah.

Sedangkan komplikasi untuk janin antara lain:

  • Pertumbuhan janin terhambat
  • Abrutio plasenta
  • Cairan ketuban sedikit
  • Kematian janin

Untuk mencegah komplikasi-komplikasi tersebut maka diperlukan pencegahan hipertensi pada ibu hamil.

 

Rekomendasi Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) merekomendasikan beberapa hal terkait dengan pencegahan hipertensi pada ibu hamil. Beberapa rekomendasi tersebut antara lain:

  • Pertimbangkan pemberian aspirin dosis rendah 60-80 mg/hari pada trimester pertama untuk ibu hamil baik dengan (ACOG Qualified recommendation, Moderate-quality evidence) :
    • Riwayat preeklamsia onset awal dan kelahiran prematur < 34 minggu
    • Riwayat preeklamsia > 1 kehamilan
  • Vitamin C dan E tidak direkomendasikan untuk mencegah preeklamsia ACOG Strong recommendation, High-quality evidence)
  • Pembatasan asupan garam harian tidak direkomendasikan untuk pencegahan preeklamsia (ACOG Qualified recommendation, Low-quality evidence)
  • Tirah baring dan pembatasan aktivitas fisik tidak direkomendasikan untuk preeklamsia dan komplikasi terkait lainnya. (ACOG Qualified recommendation, Low-quality evidence)

Society of Obstetricians and Gynaecologists of Canada (SOGC) juga memiliki beberapa rekomendasi terkait dengan pencegahan hipertensi pada ibu hamil. Rekomendasi tersebut antara lain:

  • Konseling prekonsepsi direkomendasikan untuk wanita dengan hipertensi (SOGC Grade C, Level III)
  • Tawarkan konsultasi kebidanan pada kunjungan pemeriksaan antenatal pertama untuk wanita dengan peningkatan risiko preeklamsia (SOGC Grade B, Level II-2)
  • Untuk wanita dengan risiko tinggi preeklamsia:
    • Jika asupan kalsium rendah (< 600 mg/hari)
      • pemberian suplementasi kalsium oral 1 gr/hari direkomendasikan (SOGC Grade A, Level I)
    • Pemberian aspirin dosis rendah (75-162 mg/hari) direkomendasikan (SOGC Grade B, Level III)
      • Diminum menjelang tidur (SOGC Grade B, Level I)
      • Mulai pemberian obat setelah diagnosis kehamilan ditegakkan dan sebelum usia kehamilan 16 minggu (SOGC Grade B, Level I)
      • Pertimbangkan untuk melanjutkan terapi setelah persalinan (SOGC Grade C, Level I)
    • Tidak terdapat cukup bukti untuk merekomendasikan tindakan, penggunaan atau konsumsi:
      • Diet jantung sehat (SOGC Grade L, Level III)
      • Olahraga (SOGC Grade L, Level I)
      • selenium (SOGC Grade L, Level I)
      • bawang putih (SOGC Grade L, Level I)
      • zinc (SOGC Grade L, Level III)
      • Suplemen piridoksin (SOGC Grade L, Level III)
      • Zat besi tanpa asam folat (SOGC Grade L, Level III)
      • Multivitamin dengan atau tanpa mikronutrien (SOGC Grade L, Level III)

Istirahat, Olahraga, dan Kontrol Berat Badan Untuk Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil

Berikut ini merupakan beberapa hasil penelitian yang menunjukkan efek istirahat, olahraga, dan kontrol berat badan untuk pencegahan hipertensi pada ibu hamil.

Istirahat Harian mengurangi risiko preeklamsia pada ibu dengan tekanan darah normal.

  • Penelitian ini menunjukkan istirahat 4-6 jam setiap hari menurunakan risiko preeklamsia
  • Penelitian ini juga menunjukkan bahwa istirahat 30 menit setiap hari dengan suplemen nutrisi juga menurunkan risiko preeklamsia
  • Referensi-Cochrane Database Syst Rev 2010 Feb 17;(2):CD005939

 

Aktivitas fisik dapat mencegah preeklamsia

 

Tidak cukup bukti ilmiah untuk menentukan bahwa olahraga membantu dalam pencegahan preeklamsia

 

Metformin dapat mengurangi kenaikan berat badan ibu dan risiko preeklampsia, tetapi tidak dapat meningkatkan outcome neonatus pada wanita hamil dengan obesitas tanpa diabetes

  • Penelitian ini dilakukan pada 450 wanita (usia rata-rata 32 tahun) dengan kehamilan tunggal pada usia kehamilan 12-18 minggu, tanpa diabetes, tetapi dengan indeks massa tubuh (BMI)> 35 kg / m2 diacak ke metformin 3 g / hari vs plasebo sampai melahirkan
  • Referensi-N Engl J Med 2016 Feb 4;374(5):434

 

Penurunan indeks massa tubuh 10% sebelum kehamilan terkait dengan penurunan risiko preeklamsia pada wanita dengan berat badan berlebih dan obesitas.

  • Penelitian dilakukan pada antara wanita yang kelebihan berat badan dan obesitas dan pengurangan indeks massa tubuh 10% sebelum kehamilan terkait dengan ≥ 10% risiko rendah preeklamsia
  • Referensi-Obstet Gynecol 2015 Jan;125(1):133

 

Pedoman Terkait Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil dan Preeklamsia

Klik Di Sini Untuk Link Pedoman

International guidelines Terkait Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil dan Preeklamsia

  • World Health Organization (WHO) guideline on calcium supplementation in pregnant women can be found at WHO 2013 PDF
  • WHO recommendations for prevention and treatment of preeclampsia and eclampsia can be found at WHO 2011 PDF
  • international expert paper on critical pathways for management of preeclampsia and severe preeclampsia in institutionalised healthcare settings can be found in BMC Pregnancy Childbirth 2003 Oct 3;3(1):6 full-text

United States guidelines Terkait Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil dan Preeklamsia

  • American College of Chest Physicians (ACCP) Evidence-Based Clinical Practice Guidelines on Antithrombotic Therapy and Prevention of Thrombosis (Ninth Edition) recommendation on venous thromboembolism, thrombophilia, antithrombotic therapy, and pregnancy can be found in Chest 2012 Feb;141(2 Suppl):e691S full-text, commentary can be found in Chest 2012 Aug;142(2):545

United Kingdom guidelines Terkait Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil dan Preeklamsia

  • Royal College of Obstetricians and Gynaecologists (RCOG) Green-top Guideline No. 56 on maternal collapse in pregnancy and puerperium can be found at RCOG 2011 Jan PDF

Canadian guidelines Terkait Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil dan Preeklamsia

European guidelines Terkait Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil dan Preeklamsia

Mexican guidelines Terkait Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil dan Preeklamsia

  • Colegio Mexicano de Especialistas en Ginecología y Obstetricia (COMEGO) clinical practice guideline on diagnosis and treatment of preeclampsia-eclampsia can be found in Ginecol Obstet Mex 2010 Jun;78(6):S461[Spanish]
  • Grupos de Desarrollo de las Instituciones Públicas del Sistema Nacional de Salud de México (Secretaría de Salud, IMSS, ISSSTE, SEDENA, SEMAR, DIF, PEMEX) guías de práctica clínica en detección, diagnóstico y tratamiento de las enfermedades hipertensivas del embarazo se pueden encontrar en Secretaría de Salud-México 2017 PDF [Spanish]

Central and South American guidelines Terkait Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil dan Preeklamsia

Australian and New Zealand guidelines Terkait Pencegahan Hipertensi Pada Ibu Hamil dan Preeklamsia

 

Kesimpulan

Faktor risiko umum untuk tekanan darah tinggi, seperti obesitas dan riwayat tekanan darah tinggi, dapat diminimalkan melalui diet dan olahraga. Tentu saja, selama kehamilan, tidak dapat dihindari bahwa ibu hamil akan mengalami peningkatan berat badan. Dianjurkan agar wanita hamil berkonsultasi dengan dokter mereka untuk mengidentifikasi target berat badan yang sehat bagi mereka

Pedoman diet untuk wanita hamil bervariasi antara setiap orang. Berbicaralah dengan ahli gizi  atau dokter melakukan pengukuran tinggi dan berat badan spesifik Anda saat membuat rencana nutrisi untuk Anda.

NHLBI menekankan bahwa penting untuk mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko tekanan darah tinggi Anda. Anda harus menghindari merokok dan minum alkohol, keduanya diketahui meningkatkan tekanan darah.

Kehamilan menyebabkan pergeseran hormon, serta perubahan psikologis dan fisik. Ini dapat menimbulkan stres, yang dapat membuat tekanan darah tinggi lebih sulit untuk dikelola. Cobalah teknik-teknik untuk mengurangi tingkat stress.

 

Bila Anda Memiliki Pertanyaan Seputar Hipertensi Pada Kehamilan atau Pengalaman Terkait Hipertensi Pada Kehamilan, Silakan Sampaikan Pertanyaan dan Pendapat Anda Di Kolom Komentar.

 

Referensi

perut kram karena keracunan makanan

Langkah-Langkah Pencegahan Penularan Keracunan Makanan

Keracunan makanan atau foodborne illness merupakan penyakit yang disebabkan oleh mengkonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh kuman. Gejala keracunan makanan sangat bervariasi termasuk mual, muntah, diare, dan perut kram. Beberapa orang juga dapat mengalami demam.

 

Sekitar 76 juta kasus terjadi di Amerika Serikat setiap tahunnya. Kondisi ini menyebabkan 300.000 orang harus mendapatkan perawatan dan 5.000 kematian.

Gejala dapat terjadi beberapa jam hingga beberapa hari setelah mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Keracunan makanan dapat disebabkan baik oleh bakteri, virus, atau parasit yang dapat menular. Jadi, bila Anda atau orang di sekitar Anda mengalami keracunan makanan, Anda harus melakukan beberapa hal dan mencegah penyebaran penyakit.

Terkadang keracunan makanan disebabkan oleh zat kimia atau racun yang ditemukan pada makanan. Keracunan yang disebabkan oleh zat kimia atau racun bukan merupakan suatu infeksi jadi tidak menular.

Sebelum membahas tentang langkah-langkah pencegahan keracunan makanan maka ada baiknya kita memahami jenis-jenis keracunan makanan.

 

Jenis-jenis keracunan makanan

Terdapat lebih 250 jenis foodborne illness yang berbeda. Sebagian besar penyakit tersebut disebabkan oleh salah satu dari mikroorganisme berikut.

 

  1. Bakteri

Bakteri merupakan organisme yang dapat masuk menuju saluran pencernaan dari makanan yang terkontaminasi. Infeksi bakteri jahat akan memunculkan gejala mual, muntah, diare, dan nyeri perut.

Bakteri dapat mengkontaminasi makanan melalui beberapa cara:

  • Bahan makanan atau makanan yang Anda beli telah terkontaminasi oleh bakteri
  • Bakteri mengkontaminasi makanan ketika makanan disimpan atau dipersiapkan.

Kondisi di atas terjadi bila Anda tidak mencuci tangan sebelum mempersiapkan makanan. Kondisi tersebut juga terjadi bila makanan kontak dengan permukaan yang terkontaminasi bakteri.

Penyimpanan makanan yang tidak baik seperti menyimpan makanan pada temperatur ruang atau di luar terlalu lama, juga dapat menyebabkan bakteri tumbuh dan bertambah banyak dengan cepat.

Penting untuk menyimpan makanan di kulkas atau freezer setelah dimasak. Jangan mengkonsumsi makanan yang terlalu lama ditaruh di luar ruangan.

Selalu ingat bahwa makanan yang terkontaminasi dapat memiliki rasa dan bau yang tetap normal.

bakteri penyebab keracunan makanan

Bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan dan tingkat kejadiannya antara lain:

  • Salmonella           15,89 per 100.000 orang
  • Campylobacter   12,97 per 100.000 orang
  • Shigella                 5,53 per 100.000 orang
  • STEC non-O157   1,64 per 100.000 orang
  • STEC O157           0,95 per 100.000 orang
  • Vibrio                    0,39 per 100.000 orang
  • Yersinia                0,29 per 100.000 orang
  • Listeria                 0,24 per 100.000 orang
  • Referensi-[MMWR Morb Mortal Wkly Rep 2016 Apr 15;65(14):368]

 

  1. Virus

Keracunan makanan yang disebabkan virus juga dapat menular dari satu orang ke orang yang lainnya. Virus yang paling sering menyebabkan foodborne illness adalah norovirus.

Norovirus dapat menyebabkan peradangan (inflamasi) pada lambung dan saluran cerna.

Hepatitis A juga foodborne illness lainnya yang disebabkan oleh virus. Virus ini sangat menular dan menyebabkan infeksi hati (liver) akut. Virus hepatitis A dapat ditemukan pada kotoran dan darah orang yang telah terinfeksi.

Bila Anda tidak mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi, hal ini akan memungkinkan penyebaran virus melalui jabat tangan dan kontak fisik lainnya.

Anda juga mungkin menyebarkan virus ke orang lain jika menyiapkan makanan atau minuman dengan tangan yang terkontaminasi.

Virus yang menular melalui makanan juga menyebar melalui kontak tidak lansung. Sepanjang hari, Anda dapat menyentuh beberapa permukaan dengan tangan yang terkontaminasi. Termasuk menyentuh sakelar lampu, telepon, dan gagang pintu. Siapa pun yang menyentuh permukaan ini dapat menjadi sakit jika mereka meletakkan tangan mereka di dekat mulut mereka.

keracunan makanan

Bakteri dan virus dapat hidup di luar tubuh pada permukaan yang keras selama berjam-jam, dan terkadang berhari-hari. Salmonella dan Campylobacter dapat hidup di permukaan hingga empat jam, sedangkan norovirus dapat bertahan hidup di permukaan selama berminggu-minggu.

 

  1. Parasit

Parasit yang dapat menyebabkan keracunan makanan termasuk:

  • Giardia duodenalis
  • Cryptosporidium parvum
  • Cyclospora cayetanensis
  • Toxoplasma gondii
  • Trichinella spiralis
  • Taenia saginata
  • Taenia solium

 

Parasit merupakan organisme penyebab penyakit lainnya. Seperti namanya organisme ini akan mengambil nutrisi dari inangnya.

Organisme ini dapat muncul pada kotoran manusia dan hewan. Parasit dapat masuk ke dalam tubuh melalui konsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi atau apapun yang masuk melalui mulut setelah kontak dengan kotoran orang atau hewan yang telah terinfeksi.

 

Bagaimana Mencegah Penyebaran Keracunan Makanan?

Siapa pun bisa mengalami keracunan makanan, tetapi ada cara untuk mencegah penyebarannya setelah Anda terinfeksi.

Mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan melalui makanan adalah penting karena komplikasi dapat timbul.

Karena keracunan makanan dapat menyebabkan muntah dan diare, ada risiko dehidrasi. Dalam kasus dehidrasi parah, rawat inap diperlukan untuk mengganti cairan yang hilang. Dehidrasi bisa sangat berbahaya bagi bayi, orang tua, dan orang-orang yang memiliki sistem kekebalan yang lemah.

Berikut beberapa kiat untuk mencegah penyebaran keracunan makanan setelah Anda sakit.

  • Tetap Tinggal di rumah dan tidak masuk sekolah atau bekerja sampai gejala hilang
  • Cuci tangan Anda dengan air sabun hangat setelah dari kamar mandi dan setelah bersentuhan dengan kotoran hewan atau manusia.
  • Jangan menyiapkan makanan atau minuman sampai gejala hilang dan Anda merasa lebih baik.
  • Ajari anak cara mencuci tangan dengan benar.
  • Disinfeksi permukaan yang biasa disentuh di rumah – sakelar lampu, kenop pintu, remote control, dan lain-lain.
  • Bersihkan toilet kamar mandi setelah setiap penggunaan, gunakan tisu desinfektan atau semprotan disinfektan di kursi dan pegangan kursi.
  • Gunakan sarung tangan saat membersihkan muntahan atau diare orang yang terinfeksi.

 

Apa Yang Harus Di Waspadai Dari Keracunan Makanan?

Keracunan makanan dapat menyebabkan berbagai gejala tidak nyaman seperti diare, muntah, sakit perut, dan demam. Namun, gejala biasanya sembuh sendiri dalam beberapa jam hingga hari dan biasanya tidak memerlukan perawatan dokter.

Banyak istirahat dan minum cairan dapat membantu Anda merasa lebih baik. Meskipun Anda mungkin tidak ingin makan, tubuh Anda membutuhkan energi, jadi penting untuk menggigit makanan lunak seperti biskuit, roti, dan nasi.

Cairan (air, jus) juga penting untuk menghindari dehidrasi. Jika Anda mengalami gejala dehidrasi, segera pergi ke rumah sakit. Tanda-tanda termasuk rasa haus ekstrim, buang air kecil jarang, urin berwarna gelap, kelelahan, dan pusing.

Pada anak-anak, gejala dehidrasi termasuk lidah kering, popok tidak basah selama tiga jam, kelemahan, irritabilitas, dan menangis tanpa air mata.

 

Bila Anda Memiliki Pertanyaan Seputar Makanan atau Pengalaman Terkait Keracunan Makanan Silakan Sampaikan Pertanyaan dan Pendapat Anda Di Kolom Komentar.

 

Referensi
  • Food and Drug Administration. Bad Bug Book (Second Edition): Foodborne Pathogenic Microorganisms and Natural Toxins Handbook: FDA 2014 Oct 7 PDF
  • Mandell GL, Bennett JE, Dolin R, eds. Mandell, Douglas, and Bennett’s Principles and Practice of Infectious Diseases. 8th ed. New York, NY: Saunders; 2014.
  • Zich DK. Food- and water-borne infections. In: Adams JG, ed. Emergency Medicine. 2nd ed. New York, NY: Saunders; 2013:1539-1549.e1.
  • Baron EJ, Miller JM, Weinstein MP, et al. A guide to utilization of the microbiology laboratory for diagnosis of infectious diseases: 2013 recommendations by the Infectious Diseases Society of America (IDSA) and the American Society for Microbiology (ASM)(a). Clin Infect Dis. 2013 Aug;57(4):e22-e121full-text